Faktor yang MEMPENGARUHI KEBUTUHAN suatu energi listrik adalah

Faktor yang MEMPENGARUHI KEBUTUHAN suatu energi listrik adalah

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tingkat Kebutuhan EnergiListrik

Penggunaan tenaga listrik diperkirakan akan selalu meningkat setiap tahunnya. Hal ini dikarenakan oleh semakin berkembangnya kebutuhan masyarakat yang harus dipenuhi. Banyak faktor yang berpengaruh terhadap tingkat kebutuhan tenaga listrik, seperti faktor ekonomi, kependudukan, kewilayahan, dan lain-lain. Tingkat kebutuhan energi listrik dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut ini :

1) Faktor Ekonomi

Faktor ekonomi yang mempengaruhi tingkat kebutuhan tenaga listrik adalah pertumbuhan PDRB (Produk Domestik Regional Bruto). Secara umum, PDRB dapat dibagi menjadi 3 sektor, yaitu PDRB sektor komersial (bisnis), sektor industry dan sektor publik. Kegiatan ekonomi yang dikategorikan sebagai sektor komersial/bisnis adalah sektor listrik, gas dan air bersih, bangunan dan konstruksi, perdagangan, serta transportasi dan komunikasi. Kegiatan ekonomi yang termasuk sektor publik adalah jasa dan perbankan, termasuk lembaga keuangan selain perbankan. Sektor Industri sendiri adalah mencakup kegiatan industri migas dan manufaktur.

2) Faktor Pertumbuhan Penduduk

Pertumbuhan penduduk memiliki pengaruh besar terhadap kebutuhan tenaga listrik selain faktor ekonomi. Sesuai dengan prinsip demografi, pertumbuhan penduduk akan terus turun setiap tahunnya sampai pada suatu saat akan berada pada kondisi yang stabil.

3) Faktor Perencanaan Pembangunan Daerah

Berjalannya pembangunan daerah akan sangat dipengaruhi oleh tingkat perekonomian daerah itu sendiri. Dalam hal ini baik langsung maupun tidak langsung, faktor ekonomi sangat berpengaruh terhadap kebutuhan energi listrik seiring dengan berjalannya pembangunan. Pemerintah Daerah sebagai pelaksana pemerintahan di tingkat daerah akan mengambil peran penting dalam perencanaan pengembangan wilayah. Hal itu berbentuk kebijakan yang tertuang dalam berbagai produk peraturan daerah. Termasuk di dalamnya adalah perencanaan tentang tata guna lahan, pengembangan industri, kewilayahan, pemukiman dan faktor geografis.

Baca Juga :   Sebutkan 5 manfaat perdagangan antar daerah

4) Faktor Lain-lain

Selain 3 faktor di atas, ada beberapa faktor lain yang mempengaruhi tingkat kebutuhan energi listrik di antaranya luas bangunan konsumen, tingkat pekerjaan, jumlah anggota keluarga dan lain-lain. Namun beberapa faktor tersebut hanya berpengaruh dalam kajian spesifik masing-masing sektor tarif dan bukan dalam skala makro.

  • Twitter
  • Facebook

Like this:


Like

Loading…

Related

PERAMALAN DAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBUTUHAN ENERGI LISTRIK TAHUN 2015-2025 PADA PT.PLN (PERSERO) WILAYAH KOTA BUKITTINGGI DENGAN METODE REGRESI LINIER BERGANDA

Haviz, Falenzi
(2017) PERAMALAN DAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBUTUHAN ENERGI LISTRIK TAHUN 2015-2025 PADA PT.PLN (PERSERO) WILAYAH KOTA BUKITTINGGI DENGAN METODE REGRESI LINIER BERGANDA. Diploma thesis, Universitas Andalas.

Preview


Text (Cover dan Abstrak)

COVER HAVIZ FIX 1.pdf


Download (177kB) | Preview

Preview


Text (BAB 1 Pendahuluan)

BAB I PENDAHULUAN.pdf


Download (126kB) | Preview

Preview


Text (BAB 5 Kesimpulan dan Saran)

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN.pdf


Download (51kB) | Preview

Preview


Text (Daftar Kepustakaan)

DAFTAR KEPUSTAKAAN.pdf


Download (53kB) | Preview


Text (Skiripsi Full Text)

PERAMALAN DAN IDENTIFIKASI FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBUTUHAN ENERGI LISTRIK TAHUN 2015-2025 PADA PT.PLN (PERSERO) WILAYAH KOTA BUKITTINGGI DENGAN METODE REGRESI LINIER BERGANDA.pdf

Restricted to Repository staff only


Download (1MB)

Abstract

Listrik merupakan energi yang mempunyai peranan sangat penting bagi perkembangan suatu negara. Jawa Tengah adalah provinsi yang memiliki tingkat konsumsi listrik terbesar di Indonesia setelah Jawa Barat dan Jawa Timur. Konsumsi listrik yang besar menuntut adanya peningkatan penyediaan pelayanan kebutuhan listrik bagi masyarakat di Jawa Tengah. Permasalahan dalam penelitian ini adalah: apakah Produk Domestik Regional Bruto, jumlah penduduk dan konsumsi bahan bakar minyak mempengaruhi konsumsi listrik Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Produk Domestik Regional Bruto, jumlah penduduk dan konsumsi bahan bakar minyak terhadap konsumsi listrik Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah. Populasi dalam penelitian ini adalah Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah, variabel penelitian ini meliputi Produk Domestik Regional Bruto, jumlah penduduk, konsumsi bahan bakar minyak dan konsumsi listrik. Untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel terhadap variabel konsumsi listrik Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah digunakan analisis regresi berganda dengan data panel. Time series yang digunakan adalah tahun 2006-2009. Hasil analisis regresi dengan panel data menunjukan secara bersama-sama variabel Produk Domestik Regional Bruto, jumlah penduduk dan konsumsi bahan bakar minyak berpengaruh signifikan terhadap konsumsi listrik Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah tahun 2006-2009 pada tingkat kepercayaan 99,7%. Hal ini berarti besarnya variasi variabel dependen konsumsi listrik dapat dijelaskan oleh variabel independen Produk Domestik Regional Bruto,Jumlah penduduk dan konsumsi bahan bakar minyak sebesar 99 % dan sisanya 0,3 % dijelaskan oleh variabel-variabel diluar model. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa variabel Produk Domestik Regional Bruto, jumlah penduduk, konsumsi bahan bakar minyak memiliki pengaruh yang besar terhadap konsumsi listrik Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah tahun 2006-2009. Sehingga dalam penyediaan pelayanan diperlukan adanya kerja sama yang baik antara seluruh elemen. Selain itu diperlukan juga berbagai kebijakan berupa pembangunan sumber energi listrik baik renovasi maupun sumber energi baru termasuk pada energi alternatif.

Baca Juga :   Gambaran tentang jenis dan bentuk kegiatan pada TEKS LAPORAN kegiatan adalah

Actions (login required)

View Item

Faktor yang MEMPENGARUHI KEBUTUHAN suatu energi listrik adalah

Posted by: pskji.org