Sperma bertahan dalam rahim berapa lama

Sperma bertahan dalam rahim berapa lama

Liputan6.com, Jakarta
Memiliki momongan menjadi impian tiap pasangan suami istri. Kaum hawa biasanya memperhatikan masa subur sehingga sukses hamil. Tapi, bagaimana dengan pria?

Seperti sel telur wanita, apakah ada waktu terbaik bagi perenangnya untuk bisa menghamili? Berapa lama sperma hidup?

Para ahli mengatakan ada peluang yang tak bisa dilewatkan. Apabila berhubungan beberapa hari sebelum ovulasi, sperma masih bisa berada di sana pada saat telur dilepaskan.

“Setelah ejakulasi, sperma rata-rata bisa bertahan selama dua sampai tiga hari dan sampai lima hari,” Dr. Alison Zimon, seorang ahli endokrinologi reproduksi dan direktur medis terkemuka dari Colorado Center for Reproductive Medicine di Boston, mengatakan kepada Romper dalam sebuah email, dilansir Kamis (12/10/2017).

“Ada laporan tentang sperma yang lebih lama, lebih dari enam hari, tapi ini diyakini tidak biasa.”

Zimon menunjukkan, bagaimanapun, sel telor wanita hanya bisa bertahan selama 12 sampai 24 jam.

“Karena rentang hidup sperma melebihi sel telur, sebaiknya antisipasi ovulasi sehingga sperma keluar bersamaan atau siap dan menunggu telur yang baru berovulasi,” katanya.

Dr Aaron Styer, Direktur Medis The Colorado Center for Reproductive Medicine di Boston, mengatakan karena sel telur tersebut hanya bisa bertahan sekitar 12 sampai 24 jam setelah dilepaskan, tidak ada salahnya untuk memanfaatkan waktu sepenuhnya.

Dan apabila mencoba segera hamil, cobalah melakukan seks mulai empat hari sebelum ovulasi hingga hari ovulasi yang sebenarnya.

Meski ovulasi belum mulai, sperma akan tetap hidup selama 72 hingga 96 jam. Ini artinya mungkin masih ada yang berkeliaran saat ovulasi mulai. Secara sederhana: Sperma menunggu bertemu dengan telur dan terjadilah pembuahan.

Sperma memang bisa tinggal di luar tubuh untuk beberapa lama, dan Anda mungkin bertanya-tanya jika kebetulan berhubungan dengan suami di bak mandi atau bak mandi air panas, lalu bisakah Anda hamil?

Menurut Healthline tidak mungkin, melihat bagaimana sperma harus menempuh perjalanan melalui air ke vagina. Ditambah lagi, dalam bak mandi air panas, suhu air dan bahan kimia akan membunuh sperma dalam hitungan detik.

Ada beberapa hal yang dapat suami lakukan untuk meningkatkan kesuburan mereka. Selain menghindari bak air panas dan shower, mengurangi asupan kedelai, membatasi alkohol satu atau dua minuman per hari, dan cukup tidur bisa sangat membantu kualitas sperma.

Saksikan juga video berikut ini:

Jakarta

Pernahkah terpikir, butuh berapa lama sperma berjalan menuju rahim? Dalam proses pembuahan, sperma perlu melewati berbagai macam rintangan dalam rahim agar bisa mencapai sel telur.

Bahkan, dari sekian juta sperma hanya satu yang berhasil membuahi sel telur. Lantas berapa lama sperma berjalan menuju rahim?

Dikutip dari Babycentre, waktu paling cepat sperma mencapai sel telur adalah 45 menit, sedangkan paling lama bisa sampai 12 jam. Setiap sperma memiliki kecepatan berenang yang berbeda-beda, tetapi umumnya adalah 2,5 centimeter per 15 menit.

Saat ejakulasi, pria mengeluarkan sekitar 40 juta sperma ke dalam rahim. Namun, hanya satu sperma yang berhasil membuahi sel telur.

Begitu banyak rintangan yang perlu dilalui sperma agar bisa mencapai sel telur. Salah satunya adalah lingkungan asam dalam vagina yang membuat sperma tidak bisa bertahan hidup dan mati. Sehingga, hanya sperma yang kuat dan sehat yang benar-benar bisa membuahi sel telur.

Apa yang terjadi ketika sperma berhasil membuahi sel telur?

Sperma yang berhasil membuahi sel telur dan membawa kromosom Y, maka bayi yang akan dihasilkan adalah berjenis kelamin pria. Sedangkan, sperma yang membawa kromosom X, maka bayi Anda akan berjenis kelamin wanita.

Baca Juga :   Hal yang perlu dilakukan untuk mendapatkan informasi dalam teks eksplanasi adalah membaca dengan

Bagaimana kondisi sperma yang tidak berhasil membuahi sel telur?

Sperma yang tidak berhasil membuahi sel telur akan mati. Umumnya mereka bisa bertahan hidup tiga sampai lima hari di dalam rahim hingga akhirnya terbuang karena gagal melakukan pembuahan.

Simak Video “Ingin Jalani Pembekuan Sel Telur? Ini Syarat yang Harus Diperhatikan

[Gambas:Video 20detik]
(up/up)

sperma kecepatan sperma rahim sel telur kesehatan seksual

Agar terjadi kehamilan, sel telur harus dilepaskan dari ovarium dan dibuahi oleh sperma. Sperma harus menunggu di tuba falopi saat sel telur dilepaskan.

Jika sel telur tidak dibuahi dalam waktu sekitar 24 jam setelah dilepaskan, sel telur akan dikeluarkan dari tubuh ketika menstruasi.

Jadi berapa lama sperma akan menunggu sel telur? Ini penting untuk diketahui agar program hamil sukses.

Kali ini
Popmama.com
akan membahas tentang berapa lama sperma bisa bertahan dan waktu yang diperlukan untuk mencapai leher rahim.

Berapa Lama Sperma Bisa Bertahan?

Pexels/Nadezhda Moryak

Berapa lama sperma bisa hidup di dalam tubuh Mama agar terjadi kehamilan?

Dalam kondisi yang tepat, sperma dapat bertahan hidup di dalam saluran reproduksi perempuan hingga 5 hari. Ini berarti Mama bisa berhubungan seks selama seminggu sebelum berovulasi dan tetap hamil.

“Kondisi yang tepat” biasanya berarti bahwa perempuan dalam masa paling subur. Selain itu jugamenghasilkan banyak lendir serviks putih telur untuk menjaga sperma tetap sehat. Jika lendir serviks yang ideal tidak ada, sperma akan mati cukup cepat di dalam lingkungan asam vagina.

Peluang terbaik untuk hamil adalah berhubungan seks 2 hari sebelum ovulasi dan hari ovulasi.

Jika Mama melakukan IUI atau IVF, sperma biasanya mengalami proses pencucian dan pemekatan sebelum digunakan. Setelah dicuci, sperma dapat hidup di bawah inkubasi selama 24-72 jam.

Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan Sperma untuk Mencapai Leher Rahim?

Pixabay/mariananbu

Dalam beberapa menit setelah ejakulasi, sperma akan tiba di leher rahim. Apakah Mama perlu berbaring terlentang selama 30 menit setelah ejakulasi untuk membantu sperma mencapai leher rahim? Ini tidak perlu dilakukan, Ma.

Setelah melewati leher rahim, sperma tercepat akan sampai ke saluran tuba dalam waktu 45 menit, sedangkan yang paling lambat mungkin memakan waktu hingga 12 jam.

Jumlah rata-rata sperma per ejakulasi adalah 200 juta. Hanya sekitar 1000 dari mereka yang biasanya sampai ke tuba falopi, dan hanya sekitar 200 dari mereka yang benar-benar mencapai sel telur.

  1. 7 Cara Menurunkan Tekanan Darah Tinggi pada Ibu Hamil
  2. 5 Pertanyaan Penting yang Harus Ditanyakan ke Dokter agar Cepat Hamil
  3. 95 Nama Bayi Perempuan Hindu Inisial N-Z Beserta Artinya

Berapa Lama Sperma Dapat Bertahan di Luar Tubuh?

Pexels/Deon Black

Di luar tubuh dan inkubator, sperma dapat hidup hingga 30 menit. Tetapi itu tergantung pada kondisinya. Bak mandi air panas, misalnya, tidak ramah bagi sperma.

Sperma tidak menyukai suhu panas dan bahan kimia. Sehingga sperma bisa mati dalam beberapa detik di lingkungan ini. Setelah sperma mengering di permukaan, itu tidak lagi layak.

Jika Mama mencoba untuk hamil, peluang tertinggi sebelum dan selama ovulasi. Itu sekitar dua minggu sebelum periode berikutnya dimulai.

Baca Juga :   Apa perbedaan kehidupan masyarakat yang tinggal di dataran tinggi dan dataran rendah

Ciri-Ciri Sperma yang Sehat untuk Pembuahan

Pixabay/geralt

Sperma yang sehat dibutuhkan agar kehamilan dapat terjadi. Berikut ciri-ciri sperma yang sehat:

  • Jumlahnya banyak, sekitar 15 juta atau lebih,
  • Gerakannya gesit,
  • Bentuk sperma normal,
  • Air mani kental dan berwarna putih.

Nah jadi Mama sudah mengetahui tentang berapa lama sperma dapat bertahan. Informasi ini penting bagi Mama yang berencana untuk hamil.

Selain itu, penting juga mengetahui waktu ovulasi. Kenali gejalanya atau Mama dapat menggunakan alat tes ovulasi. Semoga informasi ini bermanfaat, Ma!

Baca juga:

  • Sperma Encer Bikin Pasangan Sulit Hamil, Mitos atau Fakta?
  • Apa yang Harus Dilakukan jika Hasil Analisis Sperma Tidak Normal?
  • Ketahui 5 Fakta Mengenai Sperma Sebelum Memulai Program Kehamilan

Untuk menghindari kehamilan di luar rencana, beberapa orang bertanya-tanya berapa lama sperma bertahan hidup pasca ejakulasi? Tergantung dari kondisi sekitarnya, sperma bahkan dapat bertahan hidup 5 hari di dalam rahim dan bisa menyebabkan kehamilan walapun Anda melakukan hubungan seksual saat menstruasi.

09 Feb 2020
|Marco Anthony

Ditinjau olehdr. Karlina Lestari

Kehamilan dapat terjadi saat Anda melakukan hubungan saat menstruasi, pasalnya sperma dapat bertahan hingga 5 hari di dalam rahim

Sel sperma adalah salah satu sel yang ajaib. Cukup satu sel saja dapat menyebabkan kehamilan. Oleh karena itu, bagi Anda yang berhubungan seksual dan sedang tidak merencanakan kehamilan, wajib berhati-hati saat mengeluarkan sperma. Pasalnya, kehamilan mungkin terjadi jika vagina bersentuhan dengan kain ataau benda yang mengandung sperma basah. Atau bahkan ketika melakukan ejakulasi di dubur, cairan sperma dapat menetes ke pembukaan vagina.
Sel sperma dapat menyebabkan kehamilan selama masih hidup.

Mungkin Anda pernah bertanya, berapa lama umur sel sperma setelah dikeluarkan dari penis? Jawabannya tergantung di mana sperma itu mendarat. Sperma memiliki daya tahan yang lama jika kondisi di sekitarnya mendukung. Seperti di rahim misalnya, sperma dapat bertahan hidup hingga 5 hari. Oleh karena itu, kehamilan mungkin terjadi dengan persentase kecil walapun Anda melakukan hubungan seksual tanpa perlindungan saat pasangan mengalami menstruasi.
Pada permukaan yang kering, sperma akan mati ketika cairan mani mengering. Sperma juga hanya memiliki umur hitungan detik jika dikeluarkan di air panas. Namun jika berada di air dengan suhu ruangan, sperma dapat hidup selama beberapa menit.
Tak perlu khawatir pasangan Anda hamil jika Anda ejakulasi saat berendam berdua di dalam bak. Meski memiliki kemungkinan kecil untuk hamil, sekalipun sperma masih tetap hidup, sel sperma tidak memiliki sistem navigasi otomatis untuk berenang langsung ke arah vagina.
Namun sperma juga bisa memiliki umur hingga puluhan tahun jika dibekukan dan diawasi dalam lingkungan yang dikontrol. Contohnya pada penyimpanan sperma di bank sperma atau untuk kebutuhan penelitian.

Fakta menarik seputar sperma

Jika Anda memiliki pengetahuan yang terbatas seputar sperma dan kehamilan, fakta-fakta menarik seputar sperma ini wajib Anda baca.
Banyak orang yang masih beranggapan bahwa cairan pra-mani yang keluar sebelum ejakulasi tidak menyebabkan kehamilan. Padahal, faktanya cairan pra mani juga mengandung sperma yang dapat menyebabkan kehamilan bahkan ketika Anda tidak ejakulasi di dalam vagina.
Banyak orang yang membayangkan bahwa ketika sperma berenang menuju sel telur sama seperti sebuah perlombaan renang yang besar. Faktanya tidak semua sperma berenang lurus menuju sel telur. Dari sekian banyak sel sperma yang dikeluarkan, ada yang bergerak maju, membentuk lingkaran, hingga yang diam di tempat. Pergerakan ini disebut sebagai motilitas sperma.
Ada mitos yang mengatakan bahwa kualitas sperma tetap subur dan sehat sekalipun sang pria sudah tua. Hal ini tentunya salah.
Meski kemampuan produksi sperma pada pria berlangsung seumur hidup – dibuktikan oleh pria berusia lanjut masih dapat memiliki anak – tetapi kualitasnya akan semakin menurun. Bahkan sebuah penelitian di tahun 2017 mengatakan, sperma dari pria yang sudah tua memiliki kemungkinan menghasilkan anak yang memiliki kondisi medis tertentu yang tidak dimiliki orangtuanya. Perlu diketahui bahwa pria juga dapat mengalami menopause seperti wanita, namun untuk pria istilah ini dikenal sebagai andropause.
Meski hal ini sepintas terdengar logis, faktanya jumlah sperma yang terlalu banyak malah dapat meningkatkan kelahiran janin yang tidak normal. Pada dasarnya, sel telur hanya butuh satu sel sperma untuk pembuahan. Namun dengan meningkatnya jumlah sperma, maka terjadi konsentrasi jumlah sperma yang akan masuk ke sel telur. Hal ini menyebabkan meningkatnya kemungkinan sel telur dibuahi oleh dua atau banyak sel sperma. Dalam dunia medis hal ini disebut sebagai polyspermy. Polyspermy juga meningkatkan risiko terjadinya mutasi DNA pada janin yang menyebabkan bayi lahir dengan kondisi down syndrome atau cacat bawaan pada organ jantung, pernapasan, dan lain-lain.
Ada yang mengatakan bahwa mengonsumsi nanas dapat membuat rasa sperma Anda lebih manis. Sayangnya, nanas atau buah-buahan lainnya tidak dapat membuat rasa sperma Anda menjadi manis. Dan hal ini didukung oleh fakta tidak adanya penelitian yang menyatakan bahwa makanan dapat memengaruhi rasa sperma.
Sama seperti keringat dan cairan lain dari tubuh, aroma dan rasa sperma sangat berkaitan erat dengan faktor genetik dan gaya hidup Anda. Aroma dan rasa sperma dari setiap orang itu unik.

Baca Juga :   Katrol yang memiliki keuntungan mekanis sama dengan 1 adalah . . . . *

Baca Juga

Tradisi Sunat Bambu Sifon, Amankah bagi Kesehatan?
Mengenal Undescended Testis, Buah Zakar yang Tidak pada Tempatnya
Vitamin B3 untuk Disfungsi Ereksi, Benarkah Efektif?

Catatan dari SehatQ

Kesimpulannya, sperma dapat hidup lebih lama jika kondisi lingkungan sekitarnya mendukung. Contohnya kondisi lembap dan hangat seperti bagian dalam vagina.
Ada baiknya untuk selalu menggunakan alat pelindung seperti kondom jika Anda ingin melakukan hubungan seksual saat tidak mengharapkan kehamilan. Hal ini dapat menurunkan kemungkinan pasangan Anda hamil secara signifikan.kesehatan organ intimspermakesehatan pria

Healthline. https://www.healthline.com/health/how-long-can-sperm-live-outside-the-body#outlook
Diakses 6 Februari 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/mens-health/sperm-myth-and-facts#Its-important-to-keep-science-ahead-of-the-myths
Diakses 6 Februari 2020

WebMD. https://www.webmd.com/infertility-and-reproduction/guide/sperm-and-semen-faq#1
Diakses pada 6 Februari 2020

Bank sperma mewadahi pendonor dan penerima sperma dengan persyaratan dan komitmen sangat ketat. Seperti apa praktik medis yang cukup kontroversial ini?

11 Mar 2020
|Azelia Trifiana

Masturbasi sering kali dijadikan sarana oleh pria untuk melepaskan hasrat seksualnya ketika sedang sendiri. Adakah dampak negatif yang mungkin muncul akibat sering onani?

01 Des 2021
|Ajeng Quamila Irawan

Masa subur tidak hanya berlaku untuk wanita namun juga pria. Saat masa subur pria tiba, kualitas sperma akan lebih baik dan banyak, sehingga kemungkinan memiliki momongan pun akan semakin tinggi.

17 Sep 2019
|Nina Hertiwi Putri

Dijawab Oleh
dr. Sarah Fajriah

Dijawab Oleh
dr. Dwiana Ardianti

Sperma bertahan dalam rahim berapa lama

Posted by: pskji.org