Pada label kaos tertulis harga Rp 120.000 00 dengan diskon 30 maka harga setelah diskon adalah

Pada label kaos tertulis harga Rp 120.000 00 dengan diskon 30 maka harga setelah diskon adalah

Belanja merupakan aktivitas yang menyenangkan terutama bagi kaum hawa. Pada saat akhir pekan atau hari libur, pusat perbelanjaan atau mal di seluruh kota selalu dipadati pengunjung. Saat mengunjungi mal pastinya kita sering melihat tulisan “Diskon 25%, Diskon 50%” yang membuat kita tertarik untuk membeli barang tersebut. Lalu bagaimana cara menghitung harga barang yang dikenakan diskon? Mari kita pelajari bersama-sama cara menghitung diskon suatu produk berikut contoh soalnya.

Diskon (rabat) artinya potongan harga, yaitu pengurangan harga barang yang dijual dari harga jual yang telah ditetapkan sebelumnya oleh penjual. Perlu kita pahami bahwa pengertian diskon dengan harga diskon tidaklah sama. Diskon adalah potongan harga. Sedangkan harga diskon adalah harga barang setelah mendapatkan potongan harga atau disebut juga harga akhir yang harus dibayar. Harga awal adalah harga sebelum dikenakan diskon.

Contoh

Sebuah kemeja diberi label harga oleh penjual sebesar Rp 180.000,00. Kemudian penjual mengurangi harga jualnya sebesar Rp 25.000,00. Maka bisa dikatakan bahwa harga kemeja tersebut telah didiskon. Dengan adanya diskon tersebut maka harga jual kemeja tersebut menjadi lebih murah yaitu Rp 155.000,00.

Keterangan

Rp 180.000,00 adalah harga awal Rp 25.000,00 adalah diskon atau potongan harga Rp 155.000,00 adalah harga setelah didiskon (harga diskon) atau harga akhir yang harus dibayar Untuk menghitung besarnya diskon bisa menggunakan rumus

Besarnya Diskon = Harga Awal – Harga Diskon

Contoh Soal
Harga awal sebuah baju Rp 300.000,00. Setelah didiskon harganya menjadi Rp 250.000,00. Berapa besarnya diskon baju tersebut?

Penyelesaian soal

Diketahui : Harga awal = Rp 300.000,00 Harga diskon = Rp 250.000,00

Besarnya Diskon = Harga Awal – Harga Diskon


Besarnya diskon = Rp 300.000,00 – Rp 250.000,00

Besarnya diskon = Rp 50.000,00 Jadi besarnya diskon adalah Rp 50.000,00 Untuk menghitung harga diskon bisa menggunakan rumus

Harga Diskon = Harga Awal – Besarnya Diskon

Contoh Soal
Harga sebuah tas awalnya Rp 200.000,00 dijual dengan potongan harga Rp 25.000,00. Berapa harga tas yang harus dibayar?

Penyelesaian soal

Diketahui : Harga awal = Rp 200.000,00 Besarnya diskon = Rp 25.000,00

Harga Diskon = Harga Awal – Besarnya Diskon


Harga diskon = Rp 200.000,00 – Rp 25.000,00

Harga diskon = Rp 175.000,00 Jadi harga tas tersebut setelah mendapat diskon adalah Rp 175.000,00

Untuk menghitung harga awal bisa menggunakan rumus

Harga Awal = Harga Diskon + Besarnya Diskon

Contoh Soal
Harga sepatu setelah mendapat diskon Rp 15.000,00 adalah Rp 125.000,00. Berapa harga awal sepatu tersebut sebelum mendapat diskon?

Penyelesaian soal

Diketahui : Harga awal = Rp 125.000,00 Besarnya diskon = Rp 15.000,00

Baca Juga :   Masuknya penduduk dari suatu negara ke negara lain dengan tujuan menetap disebut

Harga Awal = Harga Diskon + Besarnya Diskon


Harga awal = Rp 125.000,00 + Rp 15.000,00

Harga awal  = Rp 140.000,00 Jadi harga sepatu tersebut sebelum mendapat diskon adalah Rp 140.000,00 Diskon biasanya dinyatakan dalam persentase. Harga awal dihitung 100%.. Cara menghitung besarnya diskon jika harga awal dan persentase diskon diketahui bisa menggunakan rumus

Diskon = Harga Awal x Persentase Diskon

Contoh Soal
Harga gaun yang tertera pada label harga adalah Rp 350.000,00. Gaun tersebut dijual dengan potongan harga 15%. Tentukan besarnya potongan harga gaun tersebut!

Penyelesaian soal

Diketahui : Harga awal= Rp 350.000,00 Persentase Diskon = 15%

Diskon = Harga Awal x Persentase Diskon

Diskon = Rp 350.000,00 x 15% Diskon = Rp 350.000,00 x 15/100 Diskon = Rp 52.500 Jadi potongan harga gaun tersebut adalah Rp 52.500,00 Cara menghitung harga diskon (harga yang harus dibayar) jika harga awal dan persen diskon diketahui bisa menggunakan rumus Pertama-tama kita gunakan rumus mencari besarnya diskon dulu

Diskon = Harga Awal x Persentase Diskon

Setelah mengetahui nominal potongan harga (diskon) barulah kita bisa mengetahui harga barang yang harus dibayar dengan menggunakan rumus

Harga Diskon (Harga Akhir) = Harga Awal – Diskon

Contoh Soal
Harga sebuah celana yang tertera pada label harga adalah Rp 250.000,00. Karena diobral maka pembeli mendapat diskon 25%. Berapa harga celana itu sekarang?
Penyelesaian soal
Diketahui : Harga awal = Rp 250.000,00 Persentase Diskon = 25%

Diskon = Harga Awal x Persentase Diskon

Diskon = Rp 250.000,00 x 25% Diskon = Rp 250.000,00 x 25/100 Diskon = Rp 62.500,00 Potongan harga (diskon) celana tersebut sebesar Rp 62.500,00 Setelah mengetahui nominal potongan harga (diskon) barulah kita bisa mengetahui harga barang yang harus dibayar dengan menggunakan rumus

Harga Akhir = Harga Awal – Diskon


Harga akhir = Rp 250.000,00 – Rp 62.500,00

Harga akhir  = Rp 187.500,00 Jadi harga celana tersebut setelah mendapat diskon adalah Rp 187.500,00 Kita juga bisa menggunakan rumus

Harga Diskon = (100% – Persen Diskon) x Harga Awal

Harga Diskon = (100% – Persen Diskon) x Harga Awal
Harga Diskon = (100% – 25%) x Rp 250.000,00 Harga Diskon = 75% x Rp 250.000,00 Harga Diskon = 75/100 x Rp 250.000,00 Harga Diskon = Rp 187.500,00 Jadi harga celana tersebut setelah mendapat diskon adalah Rp 187.500,00 Cara menghitung persen diskon jika harga awal dan besarnya diskon diketahui bisa menggunakan rumus

Contoh Soal
Harga awal sebuah kaos adalah Rp 175.000,00 dijual dengan potongan harga Rp 25.000,00. Hitunglah persentase diskon dari kaos tersebut!

Penyelesaian soal

Diketahui : Harga awal= Rp 175.000,00 Besarnya Diskon = Rp 25.000,00

%Diskon = Besarnya Diskon/Harga Awal x 100%

%Diskon = Rp 25.000,00/Rp 175.000,00 x 100% %Diskon = 7 x 100% %Diskon = 7% Jadi persentase diskon kaos tersebut adalah 7% Harga awal dihitung 100%. Cara menghitung harga awal jika harga akhir dan persen diskon diketahui bisa menggunakan rumus

Baca Juga :   Elektron elektron dalam atom beredar mengelilingi inti dan berada pada lintasan dikemukakan oleh

Contoh Soal
Harga sebuah baju renang didiskon 40% sehingga harganya tinggal Rp 120.000,00. Berapa harga awal baju renang tersebut sebelum mendapat diskon ?

Penyelesaian soal

Diketahui : Harga akhir (harga diskon) = Rp 120.000,00 Persentase Diskon = 40%

Harga Awal =
Harga Diskon :
(100% – Persentase Diskon)

Harga Awal = Harga Diskon : (100% – 40%) Harga Awal = Rp 120.000,00 : 60% Harga Awal = Rp 120.000,00 x 100/60 Harga Awal = Rp 200.000,00 Jadi harga awal baju renang tersebut adalah Rp 200.000,00

Demikianlah
Cara Menghitung Diskon (Rabat) Suatu Produk dan Contoh Soal.  Ayo belanja yang banyak mumpung ada diskon besar-besaran dengan tetap memperhatikan kualitas barang.

Menghitung diskon
– Diskon adalah potongan harga pada setiap barang yang dijual oleh para penjual offline maupun online agar produknya diminati oleh banyak pembeli.

Diskon yang diberikan oleh penjual juga beragam macamnya mengikuti situasi yang sedang terjadi. Diskon disebut juga rabat. Besaran diskon biasanya dinyatakan dalam bentuk persentase.

Diskon diberikan pada umumnya 25%, 40%, 50%, dan 75%.Dengan adanya diskon atau potongan harga tersebut tentu kita bisa mendapatkan sebuah barang dengan harga yang lebih murah dari aslinya.

Photo By : https://creditscoregeek.com/

Nah untuk mengetahui berapa besar diskon tersebut sebenarnya tidak begitu sulit dan anda pun bisa melakukannya sendiri. Anda bisa mencoba rumus matematika dasar mengenai diskon dengan contoh seperti yang saya berikan dibawah ini.


Cara menghitung barang setelah diskon

Sebagai contoh misalnya saya membeli barang dengan harga aslinya adalah Rp 1.000.000 kemudian mendapat diskon 20%, jadi yang pertama kita harus tahu adalah berapa besar potongan harga tersebut.

Harga diskon = harga awal x persentase diskon Harga diskon = Rp 1.000.000 x 20% Harga diskon = Rp 1.000.000 x 20/100

Harga diskon = Rp 200.000

Setelah itu baru kita bisa mengetahui harga diskon dari barang tersebut Harga akhir = harga awal – harga diskon Harga akhir = Rp1.000.000 – Rp 200.000

Harga akhir = Rp 800.000

Jadi harga barang tersebut setelah dipotong diskon adalah Rp 800.000

Cara praktis:

Menghitung harga setelah di diskon bisa pula menggunakan cara mudah dibawah ini:

-Mengurangi berapa diskon tersebut dengan 100%

100%-20%= 80%

– Setelah itu cukup kalikan dengan harga awal

80/100 × 1.000.000= Rp 800.000
Bagaimana, sudah mengerti? Untuk lebih memahaminya perhatikan beberapa contoh soal dan cara penyelesaiannya di bawah ini:

Heru ingin membeli sepasang sepatu dengan harga Rp.750.000 karena pada saat itu bertepatan dengan tahun baru, maka tas tersebut diberikan diskon sebanyak 25%. Maka, berapakah jumlah uang yang harus dikeluarkan oleh Heru untuk membeli sepasang sepatu tersebut?

Baca Juga :   Sumber energi yang dapat digunakan untuk menghasilkan listrik pada pembangkit listrik adalah nomor

Diketahui:
Harga awal = Rp. 750.000 Harga diskon = harga awal x persentase diskon Harga diskon = Rp. 750.000 x 25% Harga diskon = Rp. 750.000 x 25/100

Harga diskon = Rp. 187.500

Ditanyakan:
Harga akhir = …. Harga akhir = harga awal – harga diskon Harga akhir = Rp.750.000 – Rp. 187.500

Harga akhir = Rp.562.500

Jadi jumlah uang yang harus dibayar Heru untuk membeli sepatu adalah Rp.562.500


Contoh Soal 2:

Ibu Bertha ingin membeli sebuah TV, setalah mencari-cari akhirnya Ibu Bertha pun pergi menuju kasir untuk membayar TV tersebut. Setelah diberikan potongan harga sebanyak 40% harga TV tersebut menjadi Rp. 1.200.000. Hitunglah berapa harga awal dari TV tersebut sebelum diberikan diskon?

Diketahui:
Harga akhir = Rp. 1.200.000

persentase diskon = 40 %

Ditanyakan:

Harga awal = …?

Gunakan Rumus :

Harga Awal = harga akhir $\div$ (100% – % diskon) Harga Awal = Rp. 1.200.000 $\div$ (100% – 40% diskon) Harga Awal = Rp. 1.200.000 $\div$ 60% Harga Awal = Rp 1.200.000 $\times$ 100/60

Harga Awal = Rp 2.000.000,

Jadi harga awal dari TV tersebut sebelum dipotong diskon adalah Rp 2.000.000,-


Cara Menghitung Diskon Ganda (Diskon dua kali)

Selain diskon tunggal, ada juga diskon ganda. Diskon ganda juga sering ditemui di toko-toko online, contoh diskon ganda ….%+..%. Harga yang sudah di diskon tunggal saja sudah mengiurkan apalagi dengan diskon ganda. Contoh diskon ganda yang sering ditemukam ialah diskon 50%+30%.

Tetapi bukan berarti diskon tersebut menjadi diskon 80% lho. Barang tersebut didiskon 50 persen terlebih dahulu, baru hasilnya didiskon 30 persen. Seperti misalkan harga sebuah sepatu Rp 750.000 kemudian didiskon 50 persen + 30 persen, adalah sebagai berikut:

Harga diskon pertama 50% x 750.000= 350.000 Harga setelah di diskon = harga awal – harga diskon

harga setekah diskon = Rp 750.000 – Rp 350.000 = Rp 350.000

Diskon kedua 30% x 350.000= 105.000
Harga akhir setelah dua kali diskon = Rp 350.000 – Rp 105.000 = Rp 245.000

Jadi harga yang wajib dibayarkan di kasir ialah Rp 245.000.

Itulah penjelasan yang saya berikan secara detail mengenai cara menghitung harga barang setelah mendapat diskon.

Dengan mengetahuinya tentu anda bisa memperkirakan berapa yang harus dibayarkan ke kasir. Semoga informasi yang saya sampaikan diatas bisa bermanfaat untuk anda semua.

Pada label kaos tertulis harga Rp 120.000 00 dengan diskon 30 maka harga setelah diskon adalah

Posted by: pskji.org