Apa usaha yang bergerak pada proses penjualan

Apa usaha yang bergerak pada proses penjualan

Bertambah tahun perusahaan jasa semakin berkembang bentuknya sesuai dengan keadaan zaman.

Hubungan saling mempengaruhi antara perusahaan dan masyarakat berada dalam sisi yang saling membutuhkan.

Sehingga jenis perusahaan juga semakin berkembang mengingat semakin banyak pula kebutuhan masyarakat.

Umumnya, perusahaan melakukan kegiatan produksi baik barang maupun jasa untuk menyediakan kebutuhan dari para klien.

Lalu apa saja jenis-jenis perusahaan yang bergerak di bidang jasa di negara ini, dan apa saja contoh perusahaan jasa? Temukan jawabannya pada artikel di bawah ini.

Pengertian perusahaan jasa

Perusahaan jasa adalah unit usaha yang model bisnis barang produksi tidak berwujud yang bertujuan untuk memperoleh suatu keuntungan.

Bisa kita simpulkan sebagai perusahaan yang menjual jasa yang diproduksinya supaya dapat memenuhi kebutuhan para konsumen dan menghasilkan suatu keuntungan lebih.

Perusahaan ini bisa berupa fisik atau berwujud seperti transportasi umum yang menawarkan suatu jasa berupa transportasi kepada konsumen untuk mengantarkannya ke suatu titik tertentu.

Transportasi bisa berupa kapal laut, pesawat, bus dan alat transportasi lainya. Suatu perusahaan harus memiliki alat transportasi untuk melakukan suatu kegiatan tersebut.

Baca Juga :
7 Karakteristik Perusahaan Jasa yang Wajib Diketahui

Perusahaan Jasa Dari Jenisnya

Perusahaan jasa memiliki dua unsur kata yang memiliki arti berbeda, yaitu perusahaan dan jasa.

Perusahaan memiliki makna sebuah organisasi terstruktur yang diselenggarakan untuk mencapai tujuan tertentu. sedangkan jasa adalah produk abstrak yang dihasilkan dalam rangka memenuhi permintaan pasar.

Perusahaan jasa bisa diartikan sebagai jenis perusahaan yang bergerak untuk memproduksi jasa berupa layanan sesuai dengan jenisnya masing-masing.

Oleh karena itu Anda harus mengetahui berbagai jenis perusahaan di bidang jasa berikut ini

Perusahaan Jasa Keuangan

Keuangan adalah salah satu aspek penting dalam perekonomian negara kita.

Keuangan berkaitan langsung dengan uang yang menjadi alat tukar utama di Indonesia, maupun di seluruh dunia.

Perilaku masyarakat yang berkaitan langsung dengan peredaran uang seringkali menyebabkan mereka mengalami surplus maupun kekurangan jumlah uang.

Dalam arti lain, ada kalanya sebagian kecil kelompok masyarakat mengaku kekurangan uang. Dan ada juga yang bingung akan menginvestasikan uangnya dimana karena kelebihan uang.

Nah, perusahaan yang bergerak di bidang jasa keuangan bertugas membantu masyarakat dalam hal pengelolaan finansial.

Perusahaan Jasa Telekomunikasi

Perusahaan yang bergerak di bidang jasa telekomunikasi biasanya menangani masalah komunikasi dalam garis besar.

Cakupan dari perusahaan yag bergeerak di bidang jasa ini cukup luas, meliputi jasa pengiriman barang, jasa penerjemah, jasa penulisan, dan lainnya

Perusahaan Jasa Transportasi

Perusahaan yang bergerak di bidang jasa transportasi juga semakin berkembang. Mulai dari jasa transportasi darat, laut, hingga udara, semuanya memiliki kapasitas tersendiri.

Perusahaan Jasa Kesehatan

Pelayanan jasa kesehatan semakin dibutuhkan dari hari ke hari, terlebih di masa pandemi COVID-19.

Semua orang membutuhkan rumah sakit atau berbagai jenis perusahaan bidang jasa kesehatan lain untuk tetap dapat hidup sehat.

Selain itu, mereka juga butuh pendampingan dari sisi kesehatan mental agar imunitas tubuh selalu terjaga.

Perusahaan Jasa Pendidikan

Bidang jasa pendidikan tak luput dari perhatian para wirausaha, dan dijadikan ladang uang yang cukup strategis.

Contoh dari perusahaan yang bergerak di bidang jasa pendidikan adalah lembaga bimbingan belajar atau Bimbel.

Contoh Perusahaan Jasa di Indonesia

Jasa Keuangan

Bank konvensional atau syariah.

Baca Juga :   Teknik Dorong Dalam Pencak Silat Menggunakan

Berbicara mengenai masalah perusahaan bidang jasa keuangan, bank tidak boleh luput dari perhatian.

Bank yang menganut sistem konvensional maupun syariah membantu masyarakat dalam menyimpan dan menginvestasikan dana mereka.

Pegadaian konvensional atau syariah.

Lembaga Pegadaian juga termasuk perusahaan bidang jasa keuangan, yang berfungsi untuk mengadakan pembiayaan serta menyediakan berbagai jenis jasa lain.

Seperti halnya pembayaran tiket, tabungan emas, pembayaran listrik dan internet, serta masih banyak lainnya.

Perusahaan asuransi konvensional atau syariah.

Perusahaan asuransi bisa dibilang sebagai lembaga yang bertugas mengelola investasi dana dan mengalokasikannya sesuai dengan perjanjian dengan nasabah

  • Bank Tabungan Indonesia (Persero) Tbk (BBTN)
  • Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI)
  • Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI)
  • Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI)
  • Bank Central Asia Tbk (BBCA)
  • Dan lain – lainya

Jasa Komunikasi

Perusahaan operator jaringan seluler.

Sebuah ponsel tanpa kartu SIM memang tidak akan berfungsi dengan maksimal.

Di sinilah peran operator jaringan seluler, mereka mengadakan layanan jasa telekomunikasi dengan objek pulsa dan kuota internet.

Sehingga kita bisa berkomunikasi dengan lancar menggunakan handphone atau smartphone.

Perusahaan bidang jasa kurir.

Pada bidang jasa kurir, perusahaan seperti menyelenggarakan kegiatan pengiriman barang sesuai dengan alamat yang telah tercantum.

  • PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom)
  • PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel),
  • PT Indosat Ooredoo (Indosat),
  • PT XL Axiata Tbk (XL),
  • PT Smartfren Telecom Tbk (Smartfren)
  • JNE
  • POS Indonesia.
  • J&T.
  • SiCepat

Jasa Transportasi

Perusahaan transportasi jalur darat.

Jalur yang dipakai oleh jenis perusahaan bidang jasa yang satu ini adalah jalur darat. Contoh nyata perusahaan jenis ini adalah PT KAI, Blue Bird Group (TAXI), perusahaan rental mobil dan lainnya.

Perusahaan transportasi jalur laut.

Berorientasi pada penyeberangan antar pulau maupun negara menggunakan laut, perusahaan transportasi jalur laut cukup banyak contohnya.

Diantaranya adalah PELNI yang menjual tiket kapal laut, PT ASDP Indonesia Ferry, dan masih banyak lainnya.

  • PT. Garuda Indonesia (pesawat)
  • PT. Kereta Api Indonesia (kereta api)
  • PT. Trans Jakarta (Bus Trans)
  • PT. Kalla Coorperation (Taxi, jual beli otomotif)
  • PT. Toyota (mobil)
  • PT. Yamaha (motor)

Jasa Kesehatan

● BPJS (Badan Penyedia Jaminan Sosial).

BPJS berfungsi untuk menyelenggarakan jaminan kesehatan berdasarkan kluster-kluster yang dimiliki oleh nasabah. Pada awalnya, BPJS memiliki nama Askes atau Asuransi Kesehatan.

● Rumah Sakit dan Puskesmas.

Rumah Sakit dan Puskesmas adalah fasilitas kesehatan yang sangat diperlukan di setiap daerah.

Rumah sakit pada umumnya memiliki skala tingkat kabupaten, sedangkan puskesmas ditempatkan di tiap kecamatan.

Kesimpulan

Itulah jenis-jenis perusahaan jasa di Indonesia yang harus Anda tahu.

Dari uraian kami di atas, sudah jelas jika perusahaan yang bergerak di bidang jasa selalu berkembang menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

Banyaknya perkembangan dalam perusahaan jasa, nantinya akan menciptakan lapangan pekerjaan untuk masyarakat.

Pada perusahaan jasa pencatatan laporan keuangan penting dilakukan bagi perusahaan untuk meminimalisir adanya risiko keuangan, Anda bisa mengunakan software akuntansi seperti MASERP.

Karena dengan adanya software akuntansi bisa membantu bentuk pendataan perusahaan Anda agar lebih mudah terkontrol.

Pantau terus artikel lainnya. Semoga Artikel ini bisa menambah informasi dan pengetahuan Anda.

Share artikel ini untuk memberikan informasi ke yang lainnya.

Baca Juga: Laporan Keuangan Perusahaan Jasa Beserta Komponen dan Contohnya

Strategi pemasaran dalam bisnis jasa terkadang bisa lebih menantang daripada pemasaran dalam bisnis produk atau ritel.

Baca Juga :   Teknik Melakukan Lari Cepat Menempuh Jarak 1.000 M Adalah

Anda tidak menjual sesuatu yang terlihat “nyata” (tangible). Anda sebenarnya menjual sesuatu yang bersifat intangible.

Strategi pemasaran yang diterapkan juga berbeda dengan pemasaran bisnis barang.

Pengertian Strategi Pemasaran Jasa

Sebelum membahas lebih jauh bagaimana kiat sukses dalam membangun strategi pemasaran jasa, Anda perlu memahami apa itu strategi pemasaran jasa.

Menurut Investopedia melalui Adam Baron menyebutkan bahwa strategi pemasaran merupakan rencana keseluruhan pada bisnis untuk mengubah calon konsumen potensial menjadi konsumen yang menikmati produk dari pemasaran itu sendiri.

Sedangkan jasa menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah aktivitas, kemudahan, manfaat, dan sebagainya yang dapat dijual kepada orang lain (konsumen) yang menggunakan atau menikmatinya.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa strategi pemasaran jasa merupakan rencana keseluruhan suatu perusahaan jasa agar konsumen potensial dapat menikmati produk yang diberikan.

Mengapa Bisnis Perlu Strategi Pemasaran?

Membangun strategi pemasaran perlu dilakukan agar produk jasa yang ditawarkan dapat tersampaikan kepada konsumen.

Konsumen dapat memahami produk yang ditawarkan sehingga konsumen dapat memilih apakah produk jasa yang ditawarkan sesuai dengan kebutuhan saat ini atau tidak.

Dengan strategi pemasaran jasa, pemilik jasa juga mengetahui target konsumen yang akan dituju,toolsyang akan digunakan, dan menyesuaikan anggaran yang akan digunakan.

Strategi Pemasaran yang Tepat untuk Bisnis Jasa

Setelah mengetahui apa itu pemasaran jasa, berikut penerapan strategi pemasaran jasa agar dapat memenuhi nilai kepuasan konsumen.

1. Membangun User Experience

Ketika melakukan pemasaran dalam bisnis jasa secara efektif diharapkan akan menciptakan pengalaman pelanggan (User Experience) yang baik bagi pelanggan.

Pengalaman berbisnis Anda jelas memiliki dampak pada nilai layanan yang Anda berikan dan meminimalisasi risiko yang terjadi.

Sebelum membangun experience, Anda perlu memahami nilai-nilai yang dianut oleh pelanggan. Scanches-Fernandea dan Iniesta-Bonillo (2006) menyebutkan bahwa nilai pelanggan itu termasuk;

  • Value as a lowprice, maksudnya adalah nilai yang dikorbankan pelanggan agar mencapai kepuasan tersebut. Pelanggan akan berupaya mengorbankan sedikit-dikitnya untuk mendapatkan kepuasan sebesar-besarnya;
  • Value as wether consumer wants in a product, maksudnya konsumen lebih berfokus terhadap apa yang Ia dapatkan dalam layanan yang diberikan;
  • Value as the quality consumer gets for the price they pay, konsumen akan membandingkan apakah yang kualitas Mereka dapatkan setimpal dengan apa yang Mereka berikan;
  • Value as what the consumer get for what they give, konsumen juga akan mempertimbangkanfeatures dari layanan yang diberikan dan seberapa besar yang harus dikeluarkan.

Produk jasa yang bersifatintangiblemembuat strategi pemasaran yang diterapkan berupaexperience.

Pemilik jasa harus memberikan pengalaman yang dapat memengaruhi bahkan merubah pengalaman konsumen sebelumnya. Pemilik jasa harus memenuhi nilai-nilai yang dianut oleh konsumen.

Meski bukan fokus strategi, features and benefittetap menjadi penting untuk menunjang pengalaman konsumen.

Tantangan dan tugas Anda adalah untuk mensimulasikan dan menciptakan User Experience melalui treatment atau paket produk yang Anda berikan.

2. Pentingnya Customer Service

Bisnis jasa berifatInseparability, artinya hasil dari layanan yang diberikan dapat dirasakan langsung oleh konsumen. Berbeda dengan produk barang dimana pelanggan dapat merasakan dampak produk tersebut kapan saja.

Sehingga, dalam hal ini perancustomer servicemenjadi tumpuan pemilik jasa dalam mempertahankan usaha-nya.

Bisnis jasa juga bersifat perishability, yang artinya bisnis jasa tidak dapat disimpan.

Maksudnya tidak dapat disimpan adalah ketika penilaian bisnis Anda buruk, maka keburukan bisnis Anda akan terus tercium.

Baca Juga :   Agar tercipta kerukunan dalam kehidupan masyarakat yang beragam kita harus saling

Berbeda dengan bisnis barang jika Anda berbuat kesalahan,value proofdari barang itu bisa diubah dan mengubah persepsi konsumen yang dikecewakan.

3. Membangun Kepercayaan Konsumen

Konsumen sering merasa lebih sulit untuk membandingkan bisnis Anda dengan kompetitor lain karena mereka tidak dapat menyentuh atau merasakan bentuk produk seperti pada bisnis penjualan produk pada umumnya.

Tetapi poin pentingnya adalah Anda harus membuat mereka percaya bahwa jasa yang Anda berikan sesuai seperti yang Anda janjikan, sesuai dengan slogan atau pesan yang Anda komunikasikan lewat usaha promosi Anda.

Jasa tidak dapat diretur. Jika suatu jasa dibeli tetapi tidak memenuhi harapan konsumen, mereka tidak dapat mengembalikan atau menukarnya seperti yang bisa dilakukan oleh bisnis produk.

Kegagalan layanan yang disebabkan oleh tidak memberikan kepuasan pelanggan akan mengorbankan waktu dan kepercayaan konsumen.

Penuhi 7 Kondisi dalam Memasarkan Bisnis Jasa

Perlu diingat bahwa di dalam pemasaran konvensional terdapat empat kondisi yang harus dipenuhi, yaitu: Produk, Harga, Tempat, dan Promosi.

Namun, ketika berada di dalam kondisi pemasaran bisnis jasa, terdapat tiga kondisi tambahan yang harus dipenuhi, yaitu:

  • SDM (Sumber Daya Manusia)

SDM yang Anda miliki dan terlibat langsung di bagian pemasaran atau Customer Service menjadi unsur yang penting karena unsur tersebut dapat menambahkan nilai yang signifikan pada penawaran jasa Anda.

SDM mengomunikasikan dan menjual jasa dan bisa membuat atau menghancurkan usaha pemasaran jasa yang Anda tawarkan. Kesimpulannya, SDM yang berurusan dengan penjualan dan pemasaran menjadi “wajah” bagi bisnis jasa Anda

  • Bukti Fisik

Jasa yang Anda tawarkan harus dikomunikasikan dan ditindaklanjuti secara baik dan benar.

Anda menciptakan suatu User Experience, kepuasan atau kenyamanan yang Anda berikan kepada pelanggan tidak berwujud sehingga komunikasi dan dokumentasi bisa berupa ulasan pelanggan terhadap bisnis Anda adalah satu-satunya bukti fisik yang harus Anda bagikan untuk membangun citra positif bagi bisnis jasa Anda.

  • Alur Jasa

Prosedur dan alur kegiatan tentang bagaimana jasa Anda dikonsumsi merupakan elemen penting dari strategi pemasaran bisnis jasa Anda. Semuanya harus berjalan dengan lancar tanpa kendala untuk menjaga kepercayaan pelanggan Anda.

Dengan mengembangkan empat kondisi pemasaran konvensional dan meningkatkannya dengan menggunakan ketiga strategi pemasaran bisnis jasa di atas, bisa dikatakan Anda sukses dalam memasarkan bisnis jasa.

Jika Anda menemukan bahwa Anda semakin terjebak dalam hal pemasaran layanan Anda, cobalah untuk menganggapnya sebagai produk.

Hal ini sering kali dapat menempatkan kerangka kerja di sekitar pemasaran Anda dan membantu menerobos jalur pemasaran.

Jika strategi pemasaran bisnis jasa Anda sudah matang, maka berikutnya Anda harus membuat perencanaan dan pencatatan keuangan yang matang juga.

Jangan sampai pencatatan transaksi jasa Anda terlihat berantakan dan tidak teroganisir dengan baik. Dengan Jurnal, segala masalah terkait akuntansi dan keuangan perusahaan Anda bisa teratasi.

Jurnal adalah software akuntansi online yang memberikan fitur-fitur akuntansi secara lengkap dan komprehensif.

Untuk melihat informasi lebih lanjut mengenai aplikasi akunting Jurnal, silahkan klik
di sini.

Kategori :
Bisnis

Artikel Sebelumnya

Artikel Selanjutnya

Bisnis

Gudang Penyimpanan dalam Transportasi Logistik

Bisnis

7 Ide Bisnis Minuman Kemasan Cup

Bisnis,Inspirasi

Mind Mapping: Pengertian, Jenis dan Contoh

Bisnis

Cloud ERP: Pengertian, Cara Kerja, dan Manfaat

Nama Lengkap

Email

Subscribe

Apa usaha yang bergerak pada proses penjualan

Posted by: pskji.org