Sekumpulan nilai-nilai yang dapat disimpan pada satu atau lebih kolom adalah

Sekumpulan nilai-nilai yang dapat disimpan pada satu atau lebih kolom adalah

  1. Basis data realasional adalah basis data yang mempresentasikan data dalam bentuk tabel-tabel, dimana tabel-tabel tersebut dihubungkan oleh nilai-nilai yang sama/umum pada kolom-kolom terkait.

  2. Untuk mengilustrasikan Basis data relasional secara lebih nyata, berikut ini kita ambil sebuah contoh basis data sederhana yang berkaitan dengan perpustakaan. Kita sebut saja basis data tersebut sebagai Basis Data Perpustakaan. Basis Data Perpustakaan terdiri dari empat tabel, yaitu tabel Anggota, tabel Buku, tabel Peminjaman dan tabel Pengembalian. Basis data perpustakaan memiliki skema sebagai berikut :

    Gambar: Skema Tabel

Tabel Anggota

Kode Anggota Nama
A01 Ahmadi
A02 Suryadi
A03 Qomariyah
A04 Hamid
A05 Dewi

Tabel Buku

Kode Buku Judul Stok Buku
B01 Pemrograman C 5
B02 Basis Data 3
B03 Struktur Data 2
B04 Pemrogaraman Web 7
B05 Android 5

Skema :

  • Tabel Buku : kode buku (3) , judul buku (20)
  • Tabel Anggota : kode anggota (3), nama anggota (25)
  • Tabel Peminjaman : Kode pinjam (5), tgl pinjam (date), kode anggota (3)
  • Tabel Pengembalian : Kode kembali (5), tgl kembali (date), kode anggota(3)

Adapun Komponen Penyusun Basis Data ada empat, sebagai berikut:

  • Tabel

    Tabel memiliki nama dan terdiri atas baris dan kolom. Tabel pada suatu basis data tidak boleh memilki nama yang sama (unik). Tabel disebut juga dengan Relation atau File. Pada gambar diatas terdiri dari 4 tabel yaitu, tabel anggota, tabel buku, tabel peminjaman, tabel pengembalian. Menurut (Ladjamudin, 2004), tabel atau relasi memiliki karakteristik, sebagai berikut:

    1. Nama relasi yang digunakan dalam suatu basis data haruslah berbeda satu dengan yang lainnya.
    2. Masing-maisng atribut suatu relasi terdiri dari simple attribute dan bernilai tunggal.
    3. Masing-masing atribut dalam suatu relasi memiliki yang nama yang unik atau berbeda dengan lainnya.
    4. Semua nilai dari suatu atribut haruslah berasal dari domain yang sama.
    5. Tidak ada tuple yang ganda.
    6. Tuple-tuple boleh tidak berurutan.
    7. Atribut-atributnya tidak perlu berurutan.
    8. Semua elemen data pada suatu kolom tertentu dalam relasi yang sama harus mempunyai jenis yang sama.
  • Kolom/Atribut

    Kolom memiliki nama. Kolom yang terdapat dalam suatu tabel tidak boleh memiliki nama yang sama. Urutan nama boleh sembarang dan tidak mempengaruhi makna dari tabel. Nama lain kolom adalah Field atau Atribut. Pada gambar diatas, contoh kolom pada tabel Buku yaitu kode buku dan judul buku.

  • Baris/Tuple Berisikan data dari sebuah objek. Baris pada sebuah tabel harus unik, dapat diletakkan dalam urutan bebas dan tidak mempengaruhi makna dari tabel. Baris disebut juga dengan Record atau tuple. Pada slide diatas tabel anggota dapat menyimpan tiga obyek (yaitu tiga data anggota).
  • Domain

    Domain adalah sekumpulan nilai-nilai yang dapat disimpan pada satu atau lebih kolom. Sebuah domain bisa dimiliki oleh satu kolom atau lebih, tetapi sebuah kolom hanya memiliki satu domain. Karena domain membatasi dan mengatur nilai yang dapat disimpan maka disebut domain constraint. Pada gambar diatas, kolom yaitu kode anggota hanya berisi 3 nilai saja, yaitu “A01”.

  • Relational Keys

    Relational Keys adalah identifikasi satu atau sekelompok kolom yang nilainya dapat membedakan secara unik tuple-tuple tersebut. Menurut (Ladjamudin, 2005), menyampaikan bahwa Key adalah elemen record yang dipakai untuk menemukan record tersebut pada waktu akses, atau bias juga digunakan untuk mengidentifikasi suatu entity atau record atau baris.

  • Superkey

    Adalah satu atau kelompok kolom yang nilainya secara unik membedakan tuple-tuple pada suatu tabel. Pada gambar diatas di masing-masing tabel terdapat lebih dari satu superkey, yaitu :

    1. Tabel anggota : kode anggota, nama anggota
    2. Tabel buku : kode buku, judul, stok buku
    3. Tabel peminjaman : kode pinjam, tgl pinjam, kode buku, kode anggota, juml, tgl kembali
    4. Tabel pengembalian : kode kembali, kode pinjam
    5. Pada gambar diatas di masing-masing tabel terdapat lebih dri satu superkey, yaitu :

      • Tabel anggota :
      • Kolom kode anggota,
      • Kolom no faktur dan kolom nama anggota
Baca Juga :   Perbedaan reflash dan remap

Pengenalan Basis Data
Basis Data (Database),

pada saat ini sangat berdampak besar

pada perkembangan ekonomi dan masyarakat.

Sistem basis data

berkaitan penting dalam

pengembangan bidang rekayasa

perangkat lunak, dan database menjadi kerangka kerja

yang

mendasari sistem informasi dan secara mendasar merubah cara

banyak organisasi beroperasi.

Contoh Penggunaan Basis Data

pada aplikasi:
aplikasi pengelolaan nomor telepon, aplikasi pembayaran gaji

perusahaan, dll.

Konsep Dasar Basis Data
BASIS

dapat diartikan sebagai markas atau gudang,

tempat bersarang (berkumpul).
DATA

adalah representasi fakta dunia nyata yang mewakili

suatu objek seperti manusia (pegawai, siswa, pembeli,

pelanggan), barang, hewan, peristiwa, konsep, keadaan,

dan sebagainya, yang diwujudkan dalam bentuk angga,

huruf, simbol, teks, gambar, bunyi, atau kombinasinya.
BASIS DATA (DATABASE)

adalah himpunan kelompok

data/ kumpulan data yang saling berhubungan secara logis

dan

deskripsinya,

yang

disimpan

secara

bersama

sedemikian

rupa

dan

dirancang

untuk

memenuhi

kebutuhan informasi organisasi.

Prinsip Dan Tujuan Basis

Data
– Prinsip utamanya adalah pengaturan data/arsip.

Tujuan utamanya adalah kemudahan dan kecepatan

dalam pengambilan data/arsip.
Yang sangat ditonjolkan dalam basis data adalah

pengaturan,

pemilahan,

pengelompokkan,

pengorganisasian data yang akan kita simpan sesuai

fungsi/jenisnya.

Pengorganisasian

data

tersebut

dapat dalam bentuk tabel terpisah atau dalam bentuk

pendefinisian kolom (field) data dalam setiap tabel.

Operasi Dasar Basis Data
Operasi dasar yang dapat kita lakukan pada basis data ,

adalah :
1.Create database
2.Drop database
3.Create table
4.Drop table
5. Insert

6. Query
7. Update
8. Delete

Sistem Basis Data
Sistem
adalah

sebuah

tatanan

yang

terdiri

atas

sejumlah komponen fungsional yang saling berhubungan

dan secara bersama-sama bertujuan untuk memenuhi

suatu proses tertentu.
Sistem Basis Data

merupakan sistem yang terdiri atas

kumpulan tabel data yang saling berhubungan dan

sekumpulan

program

(DBMS)

yang

memungkinkan

beberapa

pemakai

dan/atau

program

lain

untuk

mengakses dan memanipulasi tabel-tabel data tersebut.

Baca Juga :   Jurnal khusus yang digunakan untuk mencatat penjualan barang dagangan secara tunai disebut jurnal

Database Management

System (DBMS)
DBMS adalah
perangkat lunak yang memungkinkan

pemakai

untuk

mendefinisikan,

mengelola,

dan

mengontrol

akses

ke

basis

data.

DBMS

yang

mengelola basis data relational disebut dengan

Relational DBMS (
RDBMS
)
Contoh perangkat lunak yang termasuk DBMS: dBase,

FoxBase, Rbase, Microsoft-Access, Borland Paradox /

Borland Interbase, MS-SQL Server, Oracle, Informix,

Sybase, MySQL, dll.

Komponen Sistem Basis

Data

Peran Dalam Lingkungan

Database
Terdiri dari :
1.Data dan Database

Administrator
2.Database Designer
3.Application Developers
4.End-User

Bahasa Basis Data
Cara berinteraksi antara pemakai dengan basis

data diatur dalam suatu bahasa yang ditetapkan

oleh pembuat DBMS.

Upload your study docs or become a

Course Hero member to access this document

Upload your study docs or become a

Course Hero member to access this document

End of preview. Want to read all 112 pages?

Upload your study docs or become a

Course Hero member to access this document

Sekumpulan nilai-nilai yang dapat disimpan pada satu atau lebih kolom adalah

Posted by: pskji.org