Jelaskan bahwa kegiatan distribusi meningkatkan kegunaan tempat, waktu, dan kepemilikan

Jelaskan bahwa kegiatan distribusi meningkatkan kegunaan tempat, waktu, dan kepemilikan


Pak Radit memiliki tanah seluas 200 m² dengan harga jual Rp. 1.200.000,00 per m². la membangun rumah di atas tanah tersebut seluas 150 m² dengan harga …

jual bangunan Rp. 2.000.000,00 per m².Jika NJOPTKP ditetapkan sebesar Rp. 10.000.000,00 berapa PBB terhutang pak Radit?yan bener jawabnya​


tuliskan nama toko perempuan, dan bentuk perjuaangan nya pada masa munculnya nasionalisme​


Perhatikan grafik ekspor berikut!*Gambar Tanpa Teksa. Ekspor migas tahun 2019 lebih rendah dibanding tahun 2020b. Indonesia memiliki kenaikan nilai e …

kspor pada seluruh bidang ekspor di tahun 2020c. Ekspor industri pengolahan menjadi penghasil devisa tertinggi sepanjang tahun 2019 dan 2020d. Ekspor barang tambang dan lainnya memberikan kontribusi terkecil dalam aktivitas perdagangan antar negara di Indonesia(maaf kalo buram fotonya)​


sebutkan fungsi prnata sosial menurut soearjono soekanto​


Model pembelajaran perspektif global seperti apa yang menurut saudara tepat diterapkan dalam pembelajaran ips di sd


sebutkan kebijakan tarif perdagangan internasional yang berlaku dispanyol


3 Pada keseimbangan pasar terdapat penjelasan keseimbangan umum antar pasar yang di mana salah salah satunya membahas model dua pasar dan industri. D …

i dalam pembahasan model dua pasar dan industri terdapat perilaku kurva-kurva permintaan pasar. Jelaskanlah perilaku kurva-kurva permintaan pasar tersebut!


4. Apa yang dimaksud KTSP dan landasan aturannya? 4. Apa yang dimaksud KTSP dan landasan aturannya? 4. Apa yang dimaksud KTSP dan landasan aturannya? …

4. Apa yang dimaksud KTSP dan landasan aturannya?


3. Jika 0,272727… = , dengan a, b adalah bilangan asli, tentukan nilai terkecil dari ( 3a + 2b) ?


2 Sebagai konsumen hal pertama kali kita lihat pada waktu pembelian bahan pangan adalah kemasan. Uraikan kemasan yang paling banyak kita temukan di p …

asaran! Serta uraikan fungsi utama dan standar mutu pengemasan untuk suatu produk pangan!

Secara sederhana, yang dimaksud dengan kegiatan distribusi adalah suatu proses penyaluran yang mencakup penyampaian ataupun proses pengiriman pada beberapa orang atau pada beberapa tempat. Dalam dunia bisnis, kegiatan distribusi dilakukan  untuk mempermudah proses penyampaian dan juga penyaluran barang ataupun jasa dari produsen ke konsumen.

Pelaku kegiatan distribusi yang disebut dengan distributor, bertanggung jawab untuk menjadi fasilitator agar setiap konsumen bisa mendapatkan barang atau jasa dari produsen. Distributor biasanya   membeli barang terlebih dahulu dari pihak produsen agar selanjutnya bisa dijual kembali kepada para konsumen. Para distributor tersebut selayaknya mampu membuat suatu barang atau jasa agar bisa tersebar luas ke target pasar yang membutuhkan.

Dari penjelasan di atas  maka bisa disimpulkan bahwa kegiatan distribusi adalah  sesuatu yang erat kaitannya dengan kegiatan pemasaran.

Baca Juga :   Jelaskan tiga kegiatan yang tercakup dalam program pembangunan nasional pada masa orde baru

Pengertian Kegiatan Distribusi

Agar lebih mudah dalam

mengenal dan memahami segala sesuatu yang terkait dengan distribusi, maka  terlebih dahulu sebaiknya mengetahui definisi dari distribusi itu sendiri. Beberapa ahli mengungkapkan pengertian dan penekanannya masing-masing dalam memaknai distribusi.

Soekartawi

Soekartawi memiliki pandangan yang sedikit berbeda mengenai pengertian kegiatan distribusi. Dalam pandangannya, distribusi lebih cenderung kepada aktivitas yang dapat membuat barang atau jasa dapat diterima oleh konsumen akhir.

Dari pengertian tersebut dapat dilihat bahwa distribusi tidak hanya sampai ke konsumen industri yang memanfaatkan barang atau jasa tersebut dalam pembuatan barang atau jasa lainnya. Titik akhir dari kegiatan distribusi adalah barang maupun jasa  tersebut diterima atau dipergunakan oleh konsumen, bukan untuk dijual kembali.

Basu Swastha

Basu Swastha adalah salah seorang ahli manajemen yang mendefinisikan kegiatan distribusi sebagai saluran pemasaran yang dipakai oleh pembuat produk (yang disebut produsen) untuk mengirimkan produknya kepada konsumen (baik konsumen personal maupun industri).

Dalam definisi ini, distribusi berarti sebuah saluran yang dibuat atau diciptakan oleh produsen, sementara konsumen (personal maupun industri) mendapatkan barang atau jasa dari saluran tersebut.

Alex S. Nitisemito

Alex S. Nitisemito juga mempunyai definisi yang berbeda tentang kegiatan distribusi. Alex memberikan penekanan kepada peran distributor dalam proses distribusi. Alex memandang kegiatan distribusi adalah lembaga-lembaga penyalur atau distributor yang berkegiatan menyalurkan barang-barang maupun jasa-jasa dari produsen kepada konsumen.

Definisi Alex S. Nitisemito ini menonjolkan pentingnya keberadaan distributor dalam proses produksi dan konsumsi barang maupun jasa. Distributor bukan hanya saluran yang diciptakan oleh produsen, melainkan dapat berdiri independen sebagai suatu lembaga tersendiri di luar produsen maupun konsumen.

Jenis-jenis Kegiatan Distribusi

1. Langsung

Kegiatan distribusi


langsung dilakukan oleh produsen kecil agar bisa meminimalisir biaya distribusi. Pihak produsen bisa menjual produk tersebut secara langsung ke konsumen, yakni dengan melakukan pemasaran, penjualan dan pengiriman barang sendiri.

2. Tidak Langsung

Jenis distribusi yang kedua adalah distribusi tidak langsung. Di sini, pihak produsen hanya fokus dalam mengandalkan jasa distributor saja, yaitu grosir ataupun retail. Kegiatan distribusi tidak langsung ini biasanya dipakai oleh perusahaan berskala besar agar bisa menjangkau pemasaran yang lebih luas.


3. Semi Langsung





Kegiatan distribusi semi langsung adalah kegiatan yang lebih mengacu pada jalur distributor khusus. Proses ini memanfaatkan produsen agar bisa mengendalikan distributor, contohnya distribusi dengan barang dengan harga mahal dan mewah.

Contoh Kegiatan Distribusi

Ada banyak contoh kegiatan distribusi yang dengan mudah bisa ditemui dalam kehidupan sehari-hari, diantaranya adalah:

  • Produsen makanan yang memasarkan

    produknya

    online

    dan mengirimnya langsung ke konsumen.

  • Petani sayuran yang menjual hasil tanamnya pada pedagang sayur, yang kemudian menjual kembali sayurnya pada konsumen.

  • Penjual tiket kereta atau bus

    online
    .

  • Hewan ternak yang dijual oleh peternaknya langsung ke konsumen pada hari raya kurban.

  • Kendaraan bermotor yang dipasarkan oleh pabriknya melalui

    dealer

    atau

    showroom
    .

  • Konsumen membeli langsung hasil perkebunan dari petani.

  • Konsumen membeli tiket bioskop atau pertunjukan melalui aplikasi

    online
    .

  • Penjualan perabot atau perlengkapan rumah tangga dari produsen melalui agen/reseller kepada konsumen.

Baca Juga :   Apakah perbedaan cara mematikan dan menghidupkan perangkat hp dan komputer

Tujuan Kegiatan Distribusi

Seperti yang sudah disampaikan di awal artikel ini bahwa pada dasarnya tujuan kegiatan distribusi bukan hanya untuk menyalurkan produk atau jasa dari produsen kepada konsumen, melainkan masih ada beberapa tujuan lainnya.

1. Untuk Mempermudah Konsumen dalam Mendapatkan Barang/Jasa

Tujuan kegiatan distribusi yang utama adalah agar bisa lebih memudahkan konsumen dalam memperoleh barang atau jasa, ini dikarenakan tidak semua konsumen memiliki akses ke produsen secara langsung.

Dengan adanya


kegiatan distribusi konsumen bisa mendapatkan barang yang mereka butuhkan. Selain itu kegiatan ini juga menjamin barang yang diterima oleh konsumen sesuai dengan harapan.

2. Sebagai Jaminan Proses Produksi

Bila kegiatan distribusi dilakukan dengan alur yang baik maka akan mampu menjaga keterkaitan antar suatu proses produksi agar barang tersebut tidak menumpuk terlalu lama di gudang.

Semakin banyak konsumen yang menerima atau membutuhkan barang, makan proses produksi akan semakin cepat. Proses produksi barang hanya mungkin berlanjut bila barang produksi sebelumnya telah diterima oleh konsumen.

Hal ini biasanya hanya berlaku untuk produsen berskala besar dan menengah, karena produsen kecil umumnya  melakukan penjualan langsung ke konsumen demi mempersingkat jalur distribusinya.

3. Agar Barang/Jasa Lebih Berguna

Produsen membuat barang dan jasa tujuannya untuk bisa dimanfaatkan oleh konsumen. Tapi bila tidak disalurkan dengan tepat waktu, maka konsumen tidak akan bisa menikmati barang ataupun jasa tersebut.


4. Pemerataan Produk ke Seluruh Wilayah






Kegiatan distribusi dapat membantu produsen menjangkau wilayah pemasaran yang lebih luas. Dengan begitu maka produsen juga bisa menjangkau lebih banyak konsumen yang berada jauh dari lokasi produksi.







5.





Untuk Mempertahankan dan Mengembangkan Kualitas Produksi



Tujuan kegiatan distribusi lainnya adalah untuk menjamin produsen dapat terus mempertahankan proses produksinya. Kegiatan distribusi juga bertujuan agar produsen bisa mendapatkan data terkait barang atau jasa yang diproduksinya.


6. Untuk Meningkatkan Nilai Jual Barang






Kegiatan distribusi juga bertujuan untuk meningkatkan nilai jual barang. Dalam suatu proses distribusi, jarak pengiriman barang dari produsen menuju konsumen diperhitungkan dalam biaya produksi yang nantinya akan berpengaruh pada harga jual di pasaran. Sudah banyak contoh dari hal ini, banyak barang produksi yang harganya jadi melonjak setelah disalurkan ke lokasi yang jauh oleh distributor.






Manfaat Kegiatan Distribusi





Dari seluruh penjelasan di atas mengenai pengertian, jenis, tujuan, dan contoh kegiatan distribusi, maka bisa dianggap bahwa kegiatan distribusi adalah sebuah proses yang memiliki banyak manfaat dalam dunia bisnis. Lalu, apa manfaat kegiatan distribusi tersebut?

Baca Juga :   Orang yang memiliki keahlian dalam berkomunikasi dengan komputer secara optimal disebut

Berikut beberapa manfaat kegiatan distribusi.

  • Memastikan


    barang atau jasa lebih bermanfaat, dan dapat digunakan oleh konsumen dengan baik. Tanpa adanya kegiatan distribusi, maka barang tersebut tidak dapat dipakai oleh konsumen.

  • Menjamin kesinambungan proses produksi. Kegiatan distribusi menjamin barang bisa beredar dengan baik, dan tidak menumpuk di gudang.

  • Memudahkan konsumen mendapatkan barang dan jasa yang mereka butuhkan. Untuk produk tertentu, konsumen tidak bisa langsung mendapatkannya dari produsen, dan memerlukan distributor sebagai perantara penyaluran barang atau jasa.

  • Menjamin barang atau jasa sampai ke tangan konsumen yang membutuhkannya dalam kondisi yang baik. Proses ini bahkan dimulai sejak promosi dan pemasaran dilakukan.


Kesimpulan

Kegiatan distribusi adalah kegiatan ekonomi yang  menggabungkan proses produksi dan juga proses konsumsi. Tujuan kegiatan distribusi yang utama adalah agar bisa menyalurkan barang yang dihasilkan oleh produsen ke pihak konsumen.

Pelaku kegiatan distribusi ini disebut dengan distributor. Kegiatan ini digolongkan dalam 3 jenis, yakni distribusi langsung, tidak langsung, dan semi langsung yang memiliki contoh kegiatan distribusi masing-masing.

Bisa disimpulkan pula apa manfaat kegiatan distribusi dalam dunia bisnis. Salah satunya adalah dapat menjamin proses produksi terus berlangsung dan menjamin barang atau jasa bisa sampai ke tangan konsumen secara aman.

Di dunia bisnis yang semakin berkembang mengikuti kemajuan teknologi seperti saat ini, jalur kegiatan distribusi bisa dipersingkat. Hal ini tak lepas dari peran

digitalisasi bisnis

yang bisa diterapkan oleh para pelaku bisnis atau pemilik usaha.

Bila sebelumnya terasa cukup sulit dalam memasarkan produk yang berada di luar negeri atau di luar pulau, dengan adanya digitalisasi ini keseluruhan prosesnya bisa jadi lebih mudah.

Contohnya, kamu bisa memesan barang yang kamu perlukan hanya dengan menggunakan

marketplace online
, tidak usah lagi mengunjungi toko. Contoh lainnya adalah bila kamu adalah pihak produsen yang menggunakan sistem distribusi langsung, maka ada aplikasi seperti
majoo
yang bisa membantu kamu dalam memudahkan proses pemasaran.

Aplikasi Majoo menyediakan banyak

fitur

seperti order

online, self order,

bahkan aplikasi

dashboard

untuk membantu kamu mengontrol bisnis lebih mudah dan praktis.

Jelaskan bahwa kegiatan distribusi meningkatkan kegunaan tempat, waktu, dan kepemilikan

Posted by: pskji.org