Salah satu dari bagian raket yang paling diperhatikan dalam bulutangkis adalah

Salah satu dari bagian raket yang paling diperhatikan dalam bulutangkis adalah

Cara Memegang Raket Bulutangkis yang Benar –
Setujukah kamu kalau bulutangkis adalah olahraga yang paling sering mengharumkan nama Indonesia di pentas internasional? Tak usah terlalu jauh melihat ke belakang, salah satunya contohnya bisa dilihat di ajang Olimpiade Tokyo 2020 lalu. Bulutangkis sukses mendapat medali emas dari pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu, dan medali perunggu dari Anthony Ginting di tunggal putra.

Tak heran, kalau bulutangkis jadi salah satu olahraga yang paling digemari di Indonesia. Hampir semua tempat memainkan olahraga tersebut, di kota maupun di desa, di lapangan atau di dalam gedung olahraga.

Baca juga: Sepatu Badminton 200 Ribuan. Olahraga Social Distancing Paling Seru!

_______________________________________________

Apa Saja yang Diperlukan untuk Bermain Bulutangkis?

Image Source : unsplash.com

Untuk bisa bermain bulutangkis sebenarnya tidak diperlukan terlalu banyak peralatan. Selain tentunya lapangan, kamu hanya memerlukan


raket bulutangkis


dan

shuttlecock
. Tanpa perlu net, wasit, dan hakim garis, kamu sudah bisa bermain bulutangkis.

Akan tetapi, jika ingin lebih nyaman, kamu bisa bermain di dalam gedung olahraga untuk mengurangi pengaruh angin. Selain itu, kamu juga bisa memasang net agar lebih terasa serius. Kalau memungkinkan, ditambah dengan adanya wasit tentu akan membuat pemain jadi semakin seru.

Jangan lupa juga untuk menggunakan sepatu olahraga. Karena jika tidak menggunakan sepatu, bukan tidak mungkin kamu akan mengalami cedera. Kemudian, gunakan juga pakaian olahraga yang mudah menyerap keringat agar kamu merasa nyaman saat bermain.

Mengenal Bagian pada Raket Bulutangkis

Mizuno Promax ZX3 Raket Badminton

Raket adalah peralatan wajib saat bermain bulutangkis. Pada awal-awal olahraga ini ditemukan,


raket bulutangkis


terbuat dari kayu. Tapi di era modern seperti sekarang, raket bulutangkis biasanya terbuat dari bahan yang kuat dan juga ringan, misalnya serat karbon.

Berbicara soal raket, apakah kamu sudah tahu bagian-bagian yang ada pada raket bulutangkis? Secara umum, raket terdiri dari lima bagian, yaitu kepala, area senar, leher, batang, dan gagang atau pegangan. Ukuran raket pun ada aturannya. Menurut BWF, panjang raket tidak boleh lebih dari 680 mm dan lebarnya maksimal 230 mm.

Ada dua tipe bentuk kepala raket bulutangkis, yaitu isometric atau berbentuk kotak dan konvensional atau berbentuk oval. Selain bentuk, kepala raket bulutangkis juga memiliki beberapa jenis yang berbeda, yaitu ringan, berat, dan seimbang. Kamu bisa memilihnya sesuai dengan tipe permainan yang kamu miliki.

Area senar berfungsi sebagai permukaan raket, yang dibentuk melalui senar berbahan nilon atau serat karbon. Di bagian inilah kamu akan memukul shuttlecock saat memainkan bulutangkis.

Bagian ini mungkin tidak terlalu diperhatikan, tapi fungsinya cukup penting. Leher raket menjadi penyambung antara bagian kepala raket dengan batang raket, biasanya berbentuk segitiga terpisah. Namun, sekarang ini sudah banyak bagian leher raket yang langsung tersambung antara batang dan kepala raket.

Ada beberapa tipe batang raket bulutangkis yang perlu kamu ketahui. Biasanya, ada batang raket yang ekstra kaku, kaku, dan fleksibel. Semakin kaku batang raket, semakin besar tenaga yang harus dikeluarkan saat memukul shuttlecock. Batang raket yang kaku biasanya digunakan oleh para pemain profesional, yang sudah bisa mengontrol tenaga dan arah pukulan.

Pegangan raket adalah area tempat kamu memegang sebuah raket. Kamu tak bisa asal pilih, karena bagian ini sangat menentukan kenyamanan saat bermain. Terdapat ukuran-ukuran yang bisa kamu sesuaikan. Biasanya, area ini dilapisi lagi dengan sebuah bahan yang disebut grip, bisa berbahan handuk atau karet.

Cara Memegang Raket Bulutangkis yang Benar

Kawasaki High Tension G1360 Raket Badminton Tas Senar Grip

Tidak sedikit orang yang gemar bermain bulutangkis, tapi setelah diperhatikan cara memegang raketnya belum benar. Hal tersebut tentu mempengaruhi beberapa hal, mulai dari kekuatan pukulan hingga risiko cedera. Maka dari itu, sebaiknya kamu pahami dulu

cara memegang raket bulutangkis

yang benar sebelum mulai bermain.

Baca Juga :   Perbandingan marketcap crypto

Umumnya ada empat cara atau teknik dalam memegang


raket bulutangkis

, yaitu

Forehand Grip, Backhand Grip, American Grip
, dan Kombinasi.

Cara memegang raket pada teknik ini mirip dengan cara orang bersalaman. Jari kelingking, manis, dan tengah diletakkan pada gagang raket seperti saat berjabat tangan. Setelah itu, jari telunjuk diletakkan agak menjauh dari ketiga jari lainnya. Sementara ibu jari berada di antara keduanya.

Jika ibu jari dan telunjuk sudah membentuk huruf V, itu tandanya kamu sudah melakukan teknik ini dengan benar. Dengan teknik ini, pergelangan kamu akan bergerak dengan leluasa dan melakukan bisa melakukan pukulan dengan optimal.

Berbeda dengan Forehand Grip, cara memegang raket dengan teknik Backhand Grip terpusat pada ibu jari. Posisi jari telunjuk, tengah, manis, dan kelingkin diletakkan sejajar, sementara ibu jari lebih menekan pada permukaan raket yang lebih lebar. Agar lebih mudah melakukannya, kamu cukup putar raket ke arah kiri dari posisi Forehand Grip.

Posisi memegang raket Backhand Grip dengan benar akan memudahkan kamu melakukan pukulan backhand. Jika salah saat melakukan pegangan, bukan tidak mungkin pergelangan kamu akan cedera.

Teknik selanjutnya adalah American Grip, yang jika dilihat sekilas mirip dengan gaya orang saat memukul Kasur. Cara memegang raket dengan teknik ini hampir mirip dengan Forehand Grip. Bedanya, posisi ibu jari berada di atas telunjuk, bukan di antara telunjuk dan tiga jari lainnya.

American Grip sangat cocok dilakukan saat kamu ingin melakukan pukulan smash. Jadi posisi area senar raket berada sejajar dengan shuttlecock. Dengan begitu kekuatan pukulan yang dilakukan akan maksimal

Cara memegang raket bulutangkis yang terakhir adalah teknik kombinasi. Sesuai namanya, teknik ini mencampur ketiga teknik memegang raket yang sudah disebutkan sebelumnya. Jika sudah menguasai teknik ini, maka pukulan kamu akan lebih bervariasi dan semakin sulit ditebak oleh lawan.

______________________________________________

Baca juga: Rekomendasi Raket Badminton yang Mirip Raket Kevin Sanjaya

Setelah mengetahui hal-hal seputar raket dan

cara memegang raket bulutangkis

dengan benar, selanjutnya adalah memilih


raket bulutangkis


dan membelinya. Kamu bisa melihat beragam raket di Blibli. Kamu bisa pilih sesuai kebutuhan dan tentu saja bujet yang tersedia.

TEMUKAN BERAGAM RAKET BULUTANGKIS BERKUALITAS DI SINI!

A.    Sejarah Singkat




          Menyinggung mengenai sejarah bulutangkis, kita tidak bisa melupakan IBF (International Badminton Federation) Karena IBF inilah yang mencetuskan federasi bulutangkis internasional. Sejarah tercatat bahwa bulutangkis ditemukan pada waktu yang sudah lama, sekitar dua ribu tahun lalu permainan “Battledore” dan “Shuttlecock” yang dimainkan di Yunani kuno, India dan China. Sejarah yang panjang yang menakjubkan sebagai permainan baru dalam olympics. Badminton diberi nama dari “Badminton House” di Gloucestershire, kampung halaman “Duke of Beaufort” (Bulu-Tangkis.COM: Duke adalah sebutan nama bangsawan eropa) dimana olah raga ini dimainkan di abad terakhir. Secara kebetulan, Gloucestershire sekarang adalah pusat dari International Badminton Federation (IBF). IBF diprakarsai pada tahun 1934 oleh 9 negara anggota yaitu: Canada, Denmark, Inggris, Prancis, Irlandia, Belanda, New Zeland, Scotlandia dan Wales. Anggota IBF bertambah secara cepat dari tahun ke tahun. Turnamen pertama IBF yang paling bergengsi adalah Thomas Cup (World men’s team championships) pada tahun 1948. Sejak itu turnamen berkembang untuk tim putri seperti Uber Cup, Sudirman Cup, World Junior dan World Grand Prix Finals. Sekarang ada banyak sekali turnamen bulutangkis yang diadakan di masing-masing negara seperti : Indonesia Open, Malaysia, Open, Singapore Open, All England, Japan Open, Swiss Open, Korea Open, Denmark Open, China Open dan masih banyak lagi semuanya dibawah naungan IBF.
        Itulah sedikit informasi tentang sejarah bulutangkis dan IBF. Menyinggung mengenai sejarah bulutangkis, kita tidak bisa melupakan IBF (International Badminton Federation) Karena IBF inilah yang mencetuskan federasi bulutangkis internasional. Sejarah tercatat bahwa bulutangkis ditemukan pada waktu yang sudah lama, sekitar dua ribu tahun lalu permainan “Battledore” dan   “Shuttlecock” yang dimainkan di Yunani kuno, India dan China.

        Sejarah yang panjang yang menakjubkan sebagai permainan baru dalam olympics.
Badminton diberi nama dari “Badminton House” di Gloucestershire, kampung halaman “Duke of Beaufort” (Bulu-Tangkis.COM: Duke adalah sebutan nama bangsawan eropa) dimana olah raga ini dimainkan di abad terakhir. Secara kebetulan, Gloucestershire sekarang adalah pusat dari International Badminton Federation (IBF). IBF diprakarsai pada tahun 1934 oleh 9 negara anggota yaitu: Canada, Denmark, Inggris, Prancis, Irlandia, Belanda, New Zeland, Scotlandia dan Wales. Anggota IBF bertambah secara cepat dari tahun ke tahun. Turnamen pertama IBF yang paling bergengsi adalah Thomas Cup (World men’s team championships) pada tahun 1948.

        Sejak itu turnamen berkembang untuk tim putri seperti Uber Cup, Sudirman Cup, World Junior dan World Grand Prix Finals. Sekarang ada banyak sekali turnamen bulutangkis yang diadakan di masing-masing negara seperti : Indonesia Open, Malaysia, Open, Singapore Open, All England, Japan Open, Swiss Open, Korea Open, Denmark Open, China Open dan masih banyak lagi semuanya dibawah naungan IBF. Itulah sedikit informasi tentang sejarah bulutangkis

Baca Juga :   Manakah yang bukan termasuk faktor produksi?

B.    Peraturan Permainan

Partai Lapangan bulu tangkis Ada lima partai yang biasa dimainkan dalam bulu tangkis, yaitu:


  1. Tunggal putra
  2. Tunggal putri
  3. Ganda putra
  4. Ganda putri
  5. Ganda campuran

Lapangan dan jaring Lapangan bulu tangkis berbentuk persegi panjang dan mempunyai ukuran seperti terlihat pada gambar. Garis-garis yang ada mempunyai ketebalan 40 mm dan harus berwarna kontras terhadap warna lapangan. Warna yang disarankan untuk garis adalah putih atau kuning. Permukaan lapangan disarankan terbuat dari kayu atau bahan sintetis yg lunak. Permukaan lapangan yang terbuat dari beton atau bahan sintetik yang keras sangat tidak dianjurkan karena dapat mengakibatkan cedera pada pemain. Jaring setinggi 1,55 m berada tepat di tengah lapangan. Jaring harus berwarna gelap kecuali bibir jaring yang mempunyai ketebalan 75 mm harus berwarna putih.


Perlengkapan

Secara tradisional raket dibuat dari kayu. Kemudian aluminium atau logam ringan lainnya menjadi bahan yang dipilih. Kini, hampir semua raket bulu tangkis profesional berkomposisikan komposit serat karbon (plastik bertulang grafit). Serat karbon memiliki kekuatan hebat terhadap perbandingan berat, kaku, dan memberi perpindahan energi kinetik yang hebat. Namun, sejumlah model rendahan masih menggunakan baja atau aluminium untuk sebagian atau keseluruhan raket.

Mungkin salah satu dari bagian yang paling diperhatikan dalam bulu tangkis adalah senar nya. Jenis senar berbeda memiliki ciri-ciri tanggap berlainan. Keawetan secara umum bervariasi dengan kinerja. Kebanyakan senar berketebalan 21 ukuran dan diuntai dengan ketegangan 18 sampai 30+ lb. Kesukaan pribadi sang pemain memainkan peran yang kuat dalam seleksi senar.

Kok adalah bola yang digunakan dalam olahraga bulu tangkis, terbuat dari rangkaian bulu angsa yang disusun membentuk kerucut terbuka, dengan pangkal berbentuk setengah bola yang terbuat dari gabus. Dalam latihan atau pertandingan tidak resmi digunakan juga kok dari plastik.

Karena percepatan sepanjang lapangan sangatlah penting, para pemain membutuhkan pegangan dengan lantai yang maksimal pada setiap saat. Sepatu bulu tangkis membutuhkan sol karet untuk cengkraman yang baik, dinding sisi yang bertulang agar tahan lama selama tarik-menarik, dan teknologi penyebaran goncangan untuk melompat; bulu tangkis mengakibatkan agak banyak stres (ketegangan) pada lutut dan pergelangan kaki.


C.    Tekhnik Dasar

    Untuk dapat bermain bulutangkis dengan baik terlebih dahulu kita harus memahami bagaimana cara bermain bulutangkis dan menguasai beberapa teknik/keterampilan dasar permainan ini.

Keterampilan teknik dasar permainan bulutangkis yang perlu dipelajari secara umum dapat dikelompokkan ke dalam beberapa bagian, yaitu :

Baca Juga :   Apa saja teori teori perubahan sosial budaya?


1. Cara memegang raket (Grip)

Cara memegang raket tidak begitu sukar karena raket bulutangkis relatif ringan. Teknik memegang raket yang dianggap baik adalah teknik memegang raket yang dapat digunakan untuk menerima atau mengembalikan kok dengan mudah.


2. Sikap Berdiri

a. Sikap berdiri pada saat melakukan servis ada dua, yaitu :

1) Servis forehand
dilakukan dengan cara pemain berdiri di sudut depan garis tengah   pada daerah servis kira-kira setengah meter di belakang garis servis pendek. Kaki     kiri di depan dan kaki kanan di belakang, sementara berat badan bertumpu pada kaki belakang. Pada saat kok dipukul, berat badan pindahkan ke depan.
2
) Servis backhand
dilakukan dengan cara pemain berdiri di sudut depan garis tengah pada daerah servis kira-kira setengah meter di belakang garis pendek. Kaki kanan     di depan dan kaki kiri di belakang, berat badan berada di tengah dan pada saat servis dilakukan berat badan pindahkan ke depan.




b. Sikap berdiri pada saat menerima servis, baik forehand maupun backhand :

1) Sikap berdiri untuk
permainan tunggal
adalah berdiri pada daerah servis kira-kira di tengah-tengah daerah servis dan satu meter di belakang garis servis pendek.
2) Sikap berdiri untuk
permainan ganda
adalah pemain lebih maju ke depan tetapi tidak melewati garis servis pendek. Kaki kiri di depan dan kaki kanan di belakang.             Berat badan berada di kaki depan dengan posisi labil (kedua kaki agak jinjit). Pada saat servis dilakukan berat badan dipindahkan ke arah datangnya kok, mungkin ke depan     atau belakang tergantung pada jenis servis.



c. Sikap berdiri pada saat rally
Sikap ini sangat bervariasi, tergantung pada posisi pemain, apakah ia melakukan serangan atau bertahan. Juga harus diperhatikan dari mana arah datangnya kok, apakah dari depan, belakang, di atas kepala, di samping atau di bawah. Sebagai patokan, sikap berdiri pemain tunggal dianjutkan untuk selalu berdiri di tengah-tengah lapangan dan kedua kaki tidak sejajar.


3. Gerak Kaki (Foot Work)

Gerak kaki atau kerja kaki adalah gerakan langkah-langkah yang mengatur badan untuk menempatkan posisi badan agar memudahkan pemain dalam melakukan gerakan memukul kok sesuai dengan posisinya.



4. Teknik Pukulan (Strokes)
a. Pukulan dengan ayunan raket dari bawah terdiri dari : 1) Servis 2) Under arm lob mengangkat kok tinggi
b. Pukulan mendatar atau menyamping, terdiri dari :
1) Lob/clear 2) Drive 3) Dropshot 4) Netting

c. Pukulan dari atas kepala, terdiri atas :
1) Overhead lob 2) Overhead smes 3) Chopped 4) Dropshot 5) Around the head
5. Servis




a. Servis panjang
Dilakukan dengan memukul kok dari bawah dan diarahkan ke belakang atas lapangan permainan lawan.

b. Servis pendek
Diarahkan pada bagian depan lapangan lawan dan biasanya dilakukan dalam permainan ganda, tetapi pemain tunggal pun banyak yang melakukan servis pendek, pemain berada dalam posisi menyerang.

c. Flick servis
Adalah cara servis yang dilakukan seperti servis pendek namun ketika hampir menyentuh kok secara tiba-tiba pergelangan tangan dilecutkan sehingga laju kok menjadi kencang dan melambung ke bagian belakang daerah servis lawan. Jenis servis ini sering dilakukan dalam perminan ganda.
6. Pukulan dari atas kepala :
a. Lob/clear b. Pukulan melingkar kepala

7. Pukulan dari tengah atau samping

a. Drive

b. Netting

Salah satu dari bagian raket yang paling diperhatikan dalam bulutangkis adalah

Posted by: pskji.org