Suhu yang sangat tinggi dapat diukur dengan menggunakan termometer

Suhu yang sangat tinggi dapat diukur dengan menggunakan termometer

KOMPAS.com
– Dalam kehidupan sehari-hari setiap orang pernah merasakan keadaan dingin atau panas.

Dengan menggunakan besaran suhu, kamu dapat menentukan panas dan dingin suatu keadaan secara pasti.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), suhu adalah ukuran kuantitatif terhadap temperatur panas dan dingin, diukur dengan termometer.

Dikutip situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), suhu adalah suatu besaran untuk menyatakan ukuran derajat panas atau dinginnya suatu benda.

Temperatur tidak setara dengan energi sistem termodinamika, seperti korek api.

Temperatur, mirip dengan tekanan atau kerapatan dan disebut sebagai sifat intensif yang tidak tergantung pada jumlah materi yang dipertimbangkan. Dibedakan dari sifat luas, seperti massa atau volume.

Baca juga: Lantai Rumah Warga di Sawah Besar Keluarkan Suhu Panas, Apa Penyebabnya?

Termometer

Untuk mengukur suhu secara cepat dan mengetahui derajat panas atau dingin suatu benda diperlukan alat bernama termometer.

Pada umumnya termometer yang digunakan adalah termometer zat cair dengan pengisi pipa kapilernya raksa atau alkohol.

Kenapa menggunakan raksa. Karena raksa cepat mengalami panas dari benda yang hendak diukur suhunya, sehingga suhunya sama dengan suhu benda yang diukur.

Raksa juga dapat mengukur suhu yang rendah maupun suhu tinggi. Karena raksa membeku pada suhu -39 derajat celsius dan mendidih pada suhu 357 derajat celsius.

Selain itu raksa mudah dilihat karena mengkilat dan tidak membasahi dinding tempatnya. Raksa juga memiliki pemuaian teratur.

Kalor jenis raksa rendah, akibatnya dengan perubahan panas yang kecil cukup mengubah suhunya.

Sementara alkohol memiliki titik beku yang sangat rendah yaitu -114 derajat celsius. Sehingga dapat digunakan untuk mengukur suhu yang sangat rendah.

Tapi alkohol tidak dapat digunakan untuk mengukur suhu benda yang sangat tinggi. Karena titik didihnya hanya 78 derajat celsius.

Baca juga: Planet Terpanas Ditemukan, Suhu Permukaannya 4.300 Derajat Celcius

Jenis termometer menurut penggunaan

Termometer banyak jenisnya yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari oleh masyarakat, yakni:

Berikut penjelasannya:

Termometer demam banyak digunakan oleh masyarakat dan biasanya selalu disimpan dirumah.

Termometer demam dipakai untuk mengukur suhu badan saat panas. Termometer demam memiliki skala dari 35 derajat celsius hingga 42 derajat celsius.

Karena suhu tubuh manusia tidak pernah kurang dari 35 derajat celsius atau tidak pernah lebih dari 42 derajat celsius.

Bagian-bagian pada termometer demam terdiri atas tabung (terbuat dari kaca tipis), bagian sempit, batang kaca, dan air raksa.

Termometer ruangan adalah termometer yang digunakan untuk mengukur suhu suatu ruangan. Skala termometer ruangan dari -20 derajat celsius hingga 50 derajat celsius.

Biasanya diletakan menempel pada dinding. Itu untuk memudahkan pembacaan suhu.

Baca juga: Penumpang yang Tiba di Bandara Palu Diperiksa Satu per Satu dengan Termometer Laser

  • Termometer maksimum-minimum

Termometer maksimum-minimum digunakan untuk mengukur suhu tertinggi dan suhu terenda di suatu tempat. Bahkan dapat mengukur suhu maksimum dan minimum sekaligus.

Karena pada termometer tersebut terdiri atas raksa dan alkohol. Raksa digunakan untuk mengukur suhu maksimum, sedangkan alkohol untuk suhu minimum.

Baca Juga :   Berikan contoh sikap tanggung jawab pemilik wirausaha untuk menjaga kelestarian lingkungan calgary, alberta

Termometer differensial merupakan termometer yang digunakan untuk menentukan selisih suhu dua tempat yang saling berdekatan.

Jenis termometer menurut skala

Pada termometer menurut skala ada beberapa jenis, yakni:

  1. Termometer celsius
  2. Termometer reaumur
  3. Termometer fahrenheit
  4. Termometer kelvin

Berikut penjelasannya:

Titik tetap bawah diberi angka 0 dan titik tetap atas diberi angka 100. Di antara titik tetap bawah dan titik tetap atas dibagi 100 skala.

Baca juga: Suhu di Laut Naik, Ahli Jelaskan Dampak Buruk Bagi Bumi

Titik tetap bawah diberi angka 0 dan titik tetap atas diberi angka 80. Di antara titik tetap bawah dan titik tetap atas dibagi menjadi 80 skala.

Titik tetap bawah diberi angka 32 dan titik tetap atas diberi angka 212. Di antara titik tetap bawah dan titik tetap atas dibagi 180 skala.

Pada termometer Kelvin, titik terbawah diberi angka nol. Titik ini disebut suhu mutlak, yaitu suhu terkecil yang dimiliki benda ketika energi total partikel benda tersebut nol.

Kelvin menetapkan suhu es melebur dengan angka 273 dan suhu air mendidih dengan angka 373.

Dapatkan update
berita pilihan
dan
breaking news
setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halodoc,

Jakarta – Pemerintah Indonesia saat ini telah menetapkan status darurat

corona
, dan mengimbau seluruh warga untuk membatasi kegiatan di tempat ramai. Namun, ada kalanya kamu mungkin harus pergi ke suatu tempat umum karena sebuah urusan penting, bukan? Nah, saat ini ada semacam “kebiasaan” baru, sebelum memasuki tempat umum, biasanya akan ada petugas yang memeriksa suhu tubuh menggunakan termometer inframerah.

Jika suhu tubuh kamu terlalu tinggi, kamu mungkin tidak akan diperbolehkan masuk. Peraturan tersebut dibuat sebagai bentuk upaya pencegahan wabah virus corona. Nah, bicara soal mengukur suhu tubuh, sebenarnya ada berbagai cara atau jenis alat (termometer) yang dapat digunakan, selain termometer inframerah yang saat ini populer karena wabah virus corona.

Baca juga:

Berapa Suhu Tubuh Normal pada Bayi?

Cara Mengukur Suhu Tubuh Sesuai dengan Jenis Termometer

Suhu tubuh normal manusia berada pada kisaran 36,5 – 37,2 derajat Celcius. Ketika suhu tubuh berada di atas normal, itu berarti tubuh sedang berjuang melawan penyakit atau infeksi yang menyerang. Untuk mengukur suhu tubuh, ada berbagai jenis termometer yang beredar di pasaran. Tidak harus menggunakan termometer inframerah yang ditodongkan ke dahi, seperti yang banyak digunakan di area-area publik.

Berikut jenis-jenis termometer beserta cara mengukur suhu tubuh yang tepat serta tingkat keakuratannya, mengutip dari jurnal Nursing Times yang ditulis oleh ahli kesehatan Louise McCallum dari University of the West of Scotland dan Dan Higgins dari University Hospitals Birmingham Foundation Trust:

1. Termometer Oral

Merupakan jenis termometer yang paling banyak digunakan, karena mulut dianggap dapat merepresentasikan suhu tubuh dengan akurat. Namun, jika kamu menggunakan termometer oral, pastikan untuk menjaga kebersihannya, ya. Beberapa produk termometer oral menyediakan penutup plastik sekali pakai. Jika tidak ada penutupnya, kamu harus mencuci termometer dengan air mengalir dan mengeringkannya, sebelum digunakan.

Baca Juga :   Jelaskan bagaimana peran ekstensi dan dial-plan dalam server softswitch

Cara penggunaannya adalah dengan meletakkan ujung termometer di bagian bawah lidah dan tutup mulut hingga alat mengeluarkan bunyi tertentu. Bunyi tersebut biasanya menandakan bahwa suhu tubuh telat selesai tercatat. Selama pengukuran, kamu disarankan untuk tetap relaks dan bernapas melalui hidung saja, karena mulut harus tertutup. Kalau kamu baru saja mengonsumsi makanan atau minuman panas atau dingin, atau merokok, tunggulah sekitar 20-30 menit sebelum menggunakan termometer.

2. Termometer Rektal

Termometer rektal adalah jenis termometer yang digunakan melalui rektum atau anus. Biasanya lebih cocok digunakan untuk bayi dan anak-anak. Meski terkesan jorok, termometer rektal justru dinilai sebagai cara pengukuran suhu tubuh yang paling akurat, lho. Sebelum pemakaian, bersihkan termometer terlebih dahulu dengan menggunakan sabun dan air mengalir. Lalu, lapisi dengan pelumas berbahan dasar air, dan masukkan ujung termometer ke dalam anus.

Biarkan bayi atau anak dalam posisi tengkurap selama pengukuran, agar lebih mudah. Kemudian, setelah termometer berbunyi, cabut dari anus dan lihat suhu tubuh yang berhasil terukur. Setelah selesai, cuci kembali termometer dan keringkan, lalu simpan. Sanitasi saat penggunaan termometer jenis ini harus sangat dijaga, mengingat bakteri

E. coli

yang terdapat di anus dapat menyebabkan infeksi.

Baca juga:

Ini yang Perlu Diketahui tentang Suhu Tubuh

3. Termometer Timpani

Termometer timpani memang agak berbeda dengan yang lainnya, karena dirancang khusus agar sesuai dengan saluran telinga. Sensor termometer yang satu ini dapat mencerminkan emisi inframerah dari membran timpani (gendang telinga). Sebelum memasukkannya ke dalam telinga, pastikan termometer kering dan bersih dari kotoran telinga. Kondisi termometer yang basah dan kotor dapat mengurangi keakuratan pengukuran suhu tubuh.

Setelah termometer dinyalakan, tempatkan penutup steril di ujungnya, pegang kepala, dan tarik kembali pada bagian atas telinga untuk meluruskan saluran serta membuat termometer lebih mudah untuk dimasukkan. Selama pengukuran, tidak perlu menyentuh gendang telinga dengan ujung termometer karena alat ini telah dirancang untuk mengambil bacaan jarak jauh. Tunggu saja hingga berbunyi dan suhu tubuh terbaca.

Jika telinga sedang mengalami infeksi, terluka, atau baru pulih dari operasi, hindari penggunaan termometer timpani untuk mengukur suhu tubuh. Soal keakuratan, termometer ini bisa dibilang cukup akurat membaca suhu tubuh, jika diposisikan dengan benar. Namun kekurangannya, termometer timpani biasanya memiliki harga yang cenderung lebih mahal dibanding jenis termometer lain.

4. Termometer Ketiak

Termometer ketiak juga banyak digunakan untuk mengukur suhu tubuh. Namun, termometer ini tidak seakurat termometer yang digunakan pada mulut, anus, ataupun telinga. Untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat, gunakan termometer di kedua ketiak dan ambil angka rata-rata dari hasil dua pengukuran tersebut. Pengukuran suhu di ketiak biasanya lebih rendah daripada area tubuh lain, dengan suhu normal menunjukkan 36,5 derajat Celsius.

Baca Juga :   Jelaskan pula perbedaan antara job description dengan job specification

Sebelum menggunakan termometer ini, pastikan ketiak dalam keadaan kering. Lalu, tempatkan ujung termometer ke tengah ketiak (tepatnya menunjuk ke atas ke arah kepala) dan pastikan lengan mendekap di dekat tubuh, sehingga panas tubuh terperangkap. Tunggu beberapa saat atau hingga termometer berbunyi dan menampilkan hasil pengukuran.

5. Termometer Plaster

Termometer plaster biasanya digunakan untuk mengukur suhu tubuh anak-anak, dengan cara ditempelkan pada dahi. Termometer ini dirancang menggunakan kristal cair yang dapat bereaksi terhadap panas tubuh, dengan mengubah warna untuk menunjukkan suhu kulit. Iya, hanya suhu kulit saja, bukan suhu di dalam tubuh. Itulah sebabnya akurasi dari termometer plaster cukup bervariasi.

Cara menggunakan termometer ini adalah dengan menempelkannya di kulit dahi secara horizontal, lalu tunggu setidaknya satu menit. Sebelum memasangnya, pastikn dahi tidak berkeringat, baik karena aktivitas fisik ataupun terbakar sinar matahari. Agar hasil pengukuran lebih akurat, tempatkan termometer plaster di dekat garis rambut, karena aliran darah pada area ini lebih merefleksikan suhu tubuh dengan baik.

Baca juga:

Ditarik Kemenkes, Ini Bahaya Termometer Bermerkuri

6. Termometer Arteri Temporal

Termometer ini juga kerap disebut dengan nama “termometer dahi”. Hal ini karena penggunaannya yang ditodongkan ke arah dahi, walaupun tanpa menyentuh. Dalam mengukur suhu, termometer ini menggunakan pemindai inframerah untuk mengukur suhu arteri temporal pada dahi. Termometer jenis inilah yang sering kamu jumpai di ruang-ruang publik saat ini.

Kelebihan termometer arteri temporal terletak pada keakuratan dan kecepatannya. Termometer ini dapat merekam suhu tubuh seseorang dengan cepat dan mudah. Bahkan, termometer arteri temporal disebut-sebut dapat memberikan pembacaan yang akurat pada bayi baru lahir. Selain cepat, termometer ini juga bersifat

contactless
, karena memang tidak ditempelkan langsung ke kulit. Itulah sebabnya termometer ini sangat cocok digunakan untuk mengukur suhu tubuh banyak orang di tempat umum.

Nah, itu dia 6 jenis termometer yang biasa digunakan untuk mengukur suhu tubuh. Soal keakuratan, kelebihan, dan kekurangan masing-masing termometer telah dijelaskan satu persatu tadi, ya. Kamu tinggal pilih saja termometer seperti apa yang cocok dan pas untuk kebutuhanmu saat ini. Jika ingin

membeli termometer

untuk penggunaan pribadi, kamu bisa beli lewat aplikasi

Halodoc
, lho.

Ingat, demam adalah gejala dari banyak sekali penyakit, tak mesti infeksi corona. Jadi kalau demam, jangan langsung panik, ya. Gunakan aplikasi

Halodoc

untuk berbicara dengan

dokter
, kapan dan di mana saja, tentang demam atau gejala lain yang kamu alami. Kalau dokter menyarankan pemeriksaan lebih lanjut, kamu bisa buat janji dengan dokter di

rumah sakit
, lewat aplikasi

Halodoc

juga.




Referensi:


Nursing Times. Diakses pada 2020. Measuring body temperature.


Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Thermometers: Understand the options.

Suhu yang sangat tinggi dapat diukur dengan menggunakan termometer

Posted by: pskji.org