Jelaskan nilai-nilai apa Saja yang terkandung dalam ideologi pancasila sebagai ideologi terbuka

Jelaskan nilai-nilai apa Saja yang terkandung dalam ideologi pancasila sebagai ideologi terbuka

Asked by wiki @ 03/08/2021 in
PPKn
viewed by 19475 persons

Asked by wiki @ 30/07/2021 in
PPKn
viewed by 17670 persons

Asked by wiki @ 03/08/2021 in
PPKn
viewed by 14203 persons

Asked by wiki @ 03/08/2021 in
PPKn
viewed by 14065 persons

Asked by wiki @ 31/08/2021 in
PPKn
viewed by 13234 persons

Asked by wiki @ 30/07/2021 in
PPKn
viewed by 12648 persons

Asked by wiki @ 31/08/2021 in
PPKn
viewed by 11966 persons

Asked by wiki @ 12/08/2021 in
PPKn
viewed by 11845 persons

Asked by wiki @ 10/08/2021 in
PPKn
viewed by 4016 persons

Asked by wiki @ 03/08/2021 in
PPKn
viewed by 3282 persons

Asked by wiki @ 23/08/2021 in
PPKn
viewed by 3198 persons

Asked by wiki @ 20/08/2021 in
PPKn
viewed by 2972 persons

Asked by wiki @ 20/08/2021 in
PPKn
viewed by 2763 persons

Asked by wiki @ 23/08/2021 in
PPKn
viewed by 2580 persons

Asked by wiki @ 14/08/2021 in
PPKn
viewed by 2446 persons

Jakarta

Pancasila
sebagai ideologi terbuka hadir dengan kemampuan untuk menyesuaikan dengan perkembangan zaman, ilmu pengetahuan, teknologi, dan perkembangan aspirasi masyarakat. Hal ini dikarenakan pancasila sebagai ideologi terbuka bersifat aktual, dinamis, dan antisipatif.


Meski Pancasila sebagai ideologi terbuka bersifat dinamis namun hal itu tidak mengubah sedikitpun nilai-nilai dasar yang terkandung di dalamnya.


Nilai-nilai dasar yang begitu kuat dalam Pancasila mampu memecahkan masalah-masalah yang selalu berkembangnya zaman dan kondisi di masyarakat. Lantas mengapa pancasila disebut sebagai ideologi terbuka?


Dikutip dari laman resmi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), artikel dan jurnal “Relevansi Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka di Era Reformasi” milik A. Aco Agus mengungkapkan, ideologi Pancasila dikatakan terbuka karena tidak kaku dan tidak tertutup, akan tetapi reformatif, dinamis, dan terbuka.

Baca Juga :   Dibawah ini bukan faktor yang mendorong perdagangan internasional


Untuk memecahkan masalah yang terjadi di kehidupan masyarakat Indonesia, Pancasila dalam penerapannya mampu mengembangkan konsep dari nilai yang terkandung di dalamnya.


Sementara berdasarkan buku “Negara Kebangsaan Pancasila : Kultural, Historis, Filosofis, Yuridis dan Aktualisasinya” oleh Kaelan menjelaskan mengenai beberapa nilai yang terkandung di
Pancasila
sebagai ideologi terbuka, di antaranya:

1) Nilai dasar yang mencakup ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan. Kelima hal ini adalah pedoman fundamental yang sifatnya universal, mengandung cita-cita negara, dan tujuan yang baik dan benar.

2) Nilai instrumental yang mencakup arahan, kebijakan, strategi, sasaran, dan lembaga yang melaksanakannya.

3) Nilai praksis, meliputi realisasi dari instrumental yang sifatnya nyata dan bisa digunakan untuk kehidupan bernegara.


Adapun selain nilai, terdapat tiga dimensi yang merupakan syarat Pancasila sebagai ideologi terbuka, yakni:


1. Dimensi Idealistis

Bagian ini menyangkut nilai dasar yang sebelumnya disebutkan, yakni ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan.


Keberadaan Pancasila sebagai Ideologi Ditinjau dari Segi Pandangan Hidup Bersama sebagai bangsa Indonesia.

2. Dimensi Normatif

Nilai dasar yang terkandung dalam Pancasila diperjelas dengan aturan atau sistem norma negara. Pancasila sebagai ideologi terbuka juga bisa mengatur sesuatu secara mendalam untuk pelaksanaannya melalui norma yang dibuat atau diubah.

3. Dimensi Realistis

Poin ini mencerminkan Pancasila bisa hidup dalam segala keadaan yang sedang terjadi di Indonesia. Berkat dimensi ini, realita yang ada di Indonesia bisa diselesaikan dengan keterbukaan ideologi negara.

Semua nilai dasar dalam Pancasila yang universal serta adanya norma-norma normatif yang dinamis, membuat Pancasila bisa diterapkan dalam kehidupan nyata untuk menghadapi berbagai dinamika masyarakat Indonesia hingga sekarang.

Oleh karena itu, penting untuk melihat dan merenungi kembali bahwa Pancasila sebagai ideologi terbuka https://www.detik.com/tag/pancasila harus diterapkan agar bangsa Indonesia terhindar dari perpecahan dan anti kritik.

Simak Video “Sekjen Pemuda Pancasila Ngaku Salah Ada Anggotanya Bawa Sajam di Demo DPR

Baca Juga :   Apa yang dimaksud dengan mad shilah Thawilah secara bahasa dan istilah?

(lus/lus)

Jakarta

Ideologi terbuka adalah pandangan sebuah bangsa dengan nilai-nilai yang dapat mengikuti perkembangan zaman. Nah, apakah kamu bisa jelaskan
kedudukan Pancasila sebagai ideologi terbuka?

Kedudukan Pancasila sebagai ideologi terbuka berarti ideologi Pancasila bersifat aktual, dinamis, dan antisipatif.

Di samping itu, Pancasila sebagai ideologi terbuka memiliki arti bahwa ideologi Pancasila mampu menyesuaikan dengan perkembangan zaman, ilmu pengetahuan, teknologi, dan perkembangan aspirasi masyarakat, seperti dikutip dari buku Mengenal Ideologi Negara oleh D.C. Tyas.

Ideologi terbuka terdiri dari nilai dasar, nilai instrumen, dan nilai praktis. Nilai dasar adalah nilai yang tidak dapat diubah. Nilai instrumen adalah nilai yang dinamis sesuai perkembangan zaman. Sementara itu, nilai praktis adalah nilai yang dilaksanakan secara nyata.

Ideologi terbuka hanya berisi orientasi dasar, sementara penerjemahannya ke dalam tujuan dan norma sosial politik dapat dipertanyakan dan disesuaikan dengan nilai dan prinsip moral yang berkembang di masyarakat.

Kedudukan Pancasila sebagai ideologi terbuka
juga memiliki arti bahwa ideologi negara ini tidak mengubah nilai-nilai dasar yang terkandung di dalamnya.

Nilai-nilai dasar Pancasila adalah nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan. Sehingga Pancasila dapat memecahkan masalah yang berkembang seiring dengan aspirasi masyarakat, teknologi, dan zaman.

Ciri khas ideologi terbuka yaitu nilai-nilai dan cita-citanya tidak dipaksakan dari luar, melainkan digali dan diambil dari kekayaan rohani, moral, dan budaya masyarakat sendiri.

Kedudukan Pancasila sebagai ideologi terbuka
juga memiliki arti bahwa Pancasila merupakan cita-cita yang sudah hidup dalam masyarakat Indoensia dan keberadaannya tidak dipaksakan kepada rakyat Indonesia, seperti dikutip dari Buku Ajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan oleh Zulfikar Putra, S.H., M.Pd. dan Dr. H. Farid Wajdi, S.Pd.I., M.Si.

Karena itu, kedudukan Pancasila sebagai ideologi terbuka berarti dimiliki semua rakyat dan rakyat bisa menemukan dirinya di dalamnya. Pelaksanaan pencapaian cita-cita negara dengan ideologi terbuka juga disepakati secara demokratis oleh masyarakat.

Baca Juga :   Berikut Yang Bukan Tujuan Dari Wirausaha Adalah

Dengan begitu, ideologi terbuka bersifat inklusif dan tidak dapat dipakai untuk melegitimasi kekuasaan sekelompok orang.

Gimana detikers, sudah bisa ya jelaskan
kedudukan Pancasila sebagai ideologi terbuka?

Simak Video “Menengok Kampung Pancasila Ciamis yang Punya 4 Rumah Ibadah Berdekatan

(pal/pal)

Lihat Foto

Ilustrasi Pancasila.

KOMPAS.com
– Pancasil sebagai ideologi terbuka adalah ideologi yang mampu mengikuti perkembangan zaman dan bersifat dinamis.

Di mana nilai-nilai dasar Pancasila dapat dikembangkan sesuai dengan kehidupan bangsa Indonesia dan tuntutan perkembangan zaman.

Ideologi banyak diterapkan oleh bangsa-bangsa dunia. Sehingga mereka bisa menyesuaikan diri dengan perkembangan zamannya.

Pancasila sebagai ideologi terbuka memiliki makna setiap sila yang terkandung dalam landasan dasar negara, yakni ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan keadilan bisa berkembang seiring dinamika kehidupan bangsa Indonesia.

Meski Pancasila sebagai ideologi terbuka, tapi nilai luhur yang ada pada falsafah tidak goyah dan tetap tertanam.

Baca juga: Najwa Shihab Bela Kalista Iskandar yang Tak Hafal Pancasila

Ada beberapa ciri-ciri Pancasila sebagai ideologi terbuka. Karena Pancasila akan berperan penting dalam menyikapi perkembangan zaman.

Dalam buku Spiritualisme Pancasila (2018) karya Fokky Fuad Wasitaatmadja dkk, Berikut ciri-ciri:

Nilai dan cita-cita tidak dapat dipaksakan dari luar

Pada ciri tersebut nilai dan cita-cita berasal dan diambil dari moral, budaya masyarakat itu sendiri. Tidak dapat dipaksakan dari luar.

Dasarnya bukan keyakinan ideologis sekelompok orang

Dalam ideologi terbuka disepakai secara musyawarah dari konsensus masyarakat atau demokratis. Bukan dihasilkan oleh ideologi sekelompok orang.

Nilai-nilai sifatnya dasar, secara garis besar saja

Dalam ideologi terbuka, nilai-nilai sifatnya dasar. Sehingga tidak langsung operasional.

Jelaskan nilai-nilai apa Saja yang terkandung dalam ideologi pancasila sebagai ideologi terbuka

Posted by: pskji.org