Apa bedanya sekolah negeri dengan sekolah swasta?

Apa bedanya sekolah negeri dengan sekolah swasta?

Bingung menjelang masuk sekolah baru tentu sudah wajar terjadi. Bukan lantaran nilai yang tidak mencukupi, melainkan tentang pilihan kemana nantinya sekolah akan dilanjutkan. Mau ke sekolah negeri ataukah ke sekolah swasta, tentu pertimbangan yang matang. Nah, berikut ini ada 10 perbedaan sekolah negeri dan swasta yang wajib Kamu ketahui. Check it out!

Berbicara tentang perbedaan sekolah negeri atau swasta, tentu sangat jelas berbeda. Sekolah negeri merupakan sekolah yang ada dibawah naungan pemerintah sementara sekolah swasta biasanya ada dibawah naungan yayasan. Lalu, apalagi perbedaan mendasar diantara keduanya?

1. Kepemilikan Sekolah

Sekolah swasta jelas dimiliki oleh perorangan atau kelompok, sedangkan sekolah negeri dimiliki oleh pemerintah dengan anggaran pendidikan.

2. Biaya Sekolah

Sudah dibahas sebelumnya, biaya sekolah adalah yang paling membedakan antara negeri dan swasta. Negeri biasanya murah karena mendapat subsidi dari pemerintah, sementara swasta mahal lantaran tidak adanya subsidi.

3. Fasilitas

Sekolah negeri pada umumnya memiliki fasilitas standar seperti ruang kelas nyaman dengan papan tulis, meja, dan kursi. Jika beruntung, proyektor pun akan disediakan. Namun hal ini berbeda dengan swasta. Ruang kelas ber AC, LCD Proyektor, whiteboard dengan alat bantu belajar bermacam-macam akan ditemukan dengan mudah disana.

4. Jumlah Siswa

Sekolah negeri memiliki jumlah siswa yang lebih banyak dibanding swasta. Perbandingannya, negeri dapat menampung anak hingga 40 orang per kelasnya, sedangkan swasta hanya membatasi kelas mencapai 20 orang saja.

5. Cara Belajar

Para guru di sekolah negeri cenderung mengajar dengan pakem yang sudah ada lantaran mungkin terkendala dengan usia dan aturan, sedangkan guru-guru di sekolah swasta cenderung lebih banyak berimprovisasi dalam mengajar anak didiknya lantaran bebasnya aturan.

6. Tenaga Pendidik

Kebanyakan, guru sekolah negeri adalah mereka yang usianya sudah cukup tua dengan status pegawai negeri sipil sedangkan guru-guru swasta biasanya mereka adalah anak-anak muda dengan passion mengajar dan jam terbang yang lumayan tinggi.

7. Sikap Murid

Biasanya, anak-anak di sekolah swasta lebih aktif dalam berpendapat lantaran lingkungan belajar yang mendukung mereka untuk selalu keluar dari textbook. Selain itu, sedikitnya murid juga berdampak pada semakin terbukanya kesempatan guru memperhatikan siswanya lebih dekat lagi.

8. Kurikulum Pendidikan

Sekolah negeri memiliki kurikulum dengan standar tersendiri dari pemerintah, sedangkan sekolah swasta biasanya menggunakan kurikulum internasional dari Cambridge, New York, dan kota-kota besar lainnya.

9. Bangunan Sekolah

Layaknya sekolah negeri, bangunan yang dipakai tentu merupakan bangunan yang telah lama berdiri sedangkan sekolah swasta biasanya menggunakan bangunan yang selalu diperbarui.

10. Pergaulan

Pergaulan anak-anak di sekolah negeri lebih beraneka ragam, sedangkan pergaulan anak-anak di sekolah swasta biasanya cenderung berada pada kelompok tertentu saja.

Baca Juga :   Yang termasuk sunnah berkaitan dengan salat jumat adalah

Demikian ulasan tentang perbedaan sekolah negeri dan swasta. Semoga bermanfaat buat yang masih ragu mau sekolah di sekolah negeri atau swasta.

Mama bingung mau menyekolahkan si Kecil di sekolah negeri atau sekolah swasta?

Sekolah negeri vs sekolah swasta, mana yang terbaik?

Tentunya setiap orangtua ingin pendidikan yang terbaik bagi anak-anaknya. Pada era modern seperti sekarang ini banyak Mama millennial yang mempertimbangkan sekolah swasta bagi anak-anak mereka.

Alasannya? Tidak lain tidak bukan karena fasilitas yang lebih lengkap dan jumlah murid yang tidak begitu banyak.

Bila Mama dan Papa memiliki kemampuan finansial yang mencukupi tentunya hal tersebut tidak akan jadi masalah.

Namun bagaimana jika terlalu memaksakan biaya pendidikan? Tentunya memaksakan yang diluar kemampuan akan membawa keburukan baik dari segi finansial maupun tumbuh kembang anak.

Mama mungkin selama ini kurang memiliki cukup informasi tentang sekolah negeri dan telah melihat banyaknya iklan sekolah swasta.

Hal ini membuat Mama menilai sekolah swasta lebih unggul dibandingkan sekolah negeri. Padahal sekolah swasta maupun sekolah negeri sama-sama memiliki kualitas yang baik dan bisa menjadi sekolah favorit idaman.

Banyak sekali lho, Ma anak lulusan dari sekolah negeri yang berhasil diterima di sekolah negeri lanjutan favorit hingga ke tingkat universitas-universitas unggulan yang ada di Indonesia.

Lalu apa yang harus diperhatikan dalam memilih antara sekolah swasta dan sekolah negeri?

Apa saja keunggulan dan kelemahan masing-masing?

Popmama.com
telah merangkum 5 keunggulan dan kekurangannya sebagai berikut:

1. Biaya Sekolah

Pexels/rawpixel.com

Perbedaan yang paling menonjol adalah dari segi biaya. Dimana sekolah swasta membutuhkan biaya yang sangat besar, sementara sekolah negeri jenjang SD dan SMP gratis alias tidak dipungut biaya. Sekolah negeri jenjang SMA memungut biaya tetapi tidak banyak karena mendapat dukungan pemerintah.

Biaya sekolah yang tinggi di sekolah swasta disebabkan karena fasilitas yang lebih lengkap, oleh karena itu jangan kaget bila Mama harus merogoh kocek hingga puluhan juta rupiah sebagai uang pangkal masuk sekolah pertama kali.

Apabila Mama ingin menyekolahkan anak di sekolah swasta maka Mama dan Papa harus berinvestasi mulai sekarang karena inflasi biaya pendidikan saat ini mencapai 15-20% per tahun!

Angka yang sangat fantastis ya, Ma?

2. Fasilitas

Pexels/Lukas

Bukan rahasia umum lagi jika fasilitas di sekolah swasta dan negeri sangat berbeda. Di sekolah swasta Mama akan menemukan ruangan kelas yang lebih nyaman dengan dilengkapi AC, LCD projector, laptop dan alat bantu belajar lainnya yang menunjang kegiatan belajar mengajar.

Sementara di sekolah negeri ruang kelas dan fasilitas lainnya terbilang lebih sederhana dimana biasanya tidak terdapat pendingin ruangan dan hanya tersedia papan tulis tanpa LCD projector.

Baca Juga :   Flora Melanesia Yang Banyak Terdapat Di Wilayah Indonesia Timur Adalah

Fasilitas lain yang dimiliki sekolah swasta pun sangat lengkap, diantaranya memiliki gedung olahraga, kamar mandi dan kantin yang lebih rapi dan bersih, serta memiliki jadwal kegiatan yang lebih beragam.

Fasilitas yang lengkap dari sekolah swasta tentunya menuntut biaya yang tidak sedikit bahkan mencapai puluhan juta rupiah.

Sementara pada sekolah negeri murid dibebaskan dari uang gedung yang biasa ditagihkan saat awal masuk sekolah.

Terbatasnya fasilitas di sekolah negeri ternyata dapat membuat anak lebih kreatif lho, Ma. Mama juga bisa menghadirkan fasilitas yang baik di rumah untuk menunjang kegiatan belajar si Kecil.

  1. Anak Balita Menelan Glitter, Apa yang Perlu Mama Lakukan?
  2. Perut Anak Buncit Tapi Kurus, Apakah Sehat atau Tidak?
  3. 9 Makanan dengan Kandungan Vitamin K untuk Anak-Anak

3. Jumlah siswa

Pexels/Artem bali

Tidak bisa dipungkiri, jumlah siswa dalam satu kelas di sekolah negeri jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan jumlah siswa di sekolah swasta. Dimana sekolah negeri bisa menampung hingga 40 anak per kelas, sementara sekolah swasta membatasi sekitar 20 anak saja.

Banyaknya jumlah siswa berpengaruh pada tingkat perhatian guru pada setiap anak. Di sekolah negeri guru cenderung hanya memperhatikan siswa yang menonjol baik dari segi kecerdasan maupun kenakalannya. Sementara siswa yang rata-rata menjadi tidak terlihat dan kurang diperhatikan.

Dalam hal mengajar guru pun cenderung menyamaratakan kemampuan anak, dimana apabila anak tidak bertanta berarti dianggap sudah mengerti.

Hal ini berbeda dengan sekolah swasta, karena jumlah siswa lebih sedikit, maka guru akan mampu memahami karakteristik setiap anak didiknya.

Guru juga biasanya akan memberi laporan rutin tiap anak untuk para orangtuanya sebagai catatan atau saran perbaikan yang harus diperhatikan.

4. Cara belajar

Pexels/nappy

Siswa-siswi di swasta terlihat lebih dinamis dan mampu menyuarakan pendapatnya dengan lebih baik di muka umum dikarenakan mereka biasa berdiskusi dalam kegiatan belajar mengajar dengan guru di kelas. Menyatakan pendapat dan beradu argumen merupakan hal yang biasa dan lumrah.

Hal ini berbeda dengan siswa-siswi di sekolah negeri dimana mereka biasanya agak pasif dan tidak bisa menyuarakan pendapatnya dengan baik karenaperbedaan cara belajar yang diterapkan di kelas.

Dengan banyaknya jumlah siswa dalam satu kelas membuat guru lebih cenderung menyampaikan materi secara satu arah agar tidak memakan banyak waktu.

Untuk menyiasati hal ini Mama dapat memberi pengertian pada si Kecil untuk bertanya pada guru saat ada pelajaran yang belum dimengerti.

Tekankan padanya bahwa bertanya tidak akan menjadikannya bodoh, melainkan langkah cerdas agar anak semakin pintar dan memahami dengan baik materi yang disampaikan oleh guru.

Baca Juga :   Bagaimanakah langkah langkah dalam merancang kerajinan dengan inspirasi objek budaya singapura

5. Pergaulan

Pexels/Pixabay

Latar belakang agama dan sosial budaya pada siswa-siswi sekolah negeri ternyata lebih kaya dan beragam. Hal ini menjadi keunggulan yang tidak dimiliki oleh sekolah swasta.

Mengapa keragaman ini menjadi keunggulan?

Karena sejak kecil anak akan belajar menyikapi perbedaan yang ada dan belajar menerima serta beradaptasi dengan lebih baik.

Anak akan belajar yang namanya toleransi beragama, belajar berbagi pada temannya yang kurang beruntung serta anak akan mampu dan pandai bersyukur pada nikmat yang telah Tuhan berikan.

Hal ini berbeda dengan sekolah swasta dimana hampir semua siswa-siswinya memiliki orangtua yang mampu secara finansial. Faktor inilah yang menjadi penyebab eksklusifitas pergaulan antar anak di dalam sekolah.

Beberapa sekolah swasta juga mengkhususkan bagi agama tertentu saja, sehingga anak kurang bisa belajar toleransi antar agama sejak dini.

Selain itu banyak sekolah yang didominasi oleh ras tertentu sehingga apabila ada anak yang masuk ke sekolah tersebut dari ras lain akan dianggap sebagai sebuah kejanggalan.

Tidak bisa dipungkiri pula bahwa pergaulan antar anak dengan orangtua yang kaya akan membuat mereka berlomba-lomba bersaing untuk tampil lebih dibandingkan yang lain. Hal ini pula yang memicu adanya sifat pamer ke sesama teman sekelas.

Hal ini akan berdampak buruk khususnya bagi Mama yang memaksakan anak bersekolah di sekolah swasta padahal kemampuan finansial sangat terbatas.

Sehingga saat teman sebayanya memiliki barang atau mainan terbaru dengan merek tertentu serta memiliki pengalaman liburan ke luar negeri, sementara anak Mama tidak memiliki itu semua maka dapat menyebabkan turunnya rasa percaya diri sehingga anak menjadi minder di pergaulannya.

Hal ini banyak yang tidak dipertimbangkan para orangtua, dimana anak tidak hanya membutuhkan fasilitas lengkap untuk mendapat pendidikan yang baik, akan tetapi mereka butuh lingkungan pergaulan sosial yang mendukung kepercayaan diri serta tumbuh kembangnya.

Nah, itulah 5 keunggulan dan kelemahan sekolan negeri vs sekolah swasta yang perlu Mama ketahui.

Pada intinya bersekolah dimanapun dapat membawa pengaruh positif bagi anak asalkan orangtua tetap mendampingi dan memberikan cukup motivasi.

Dengan motivasi yang diberikan pada anak maka ia akan memiliki keinginan yang kuat untuk sukses dan berhasil sehingga belajar dimanapun akan sama baiknya bagi si Kecil.

Sekolah mana yang akan Mama pilih?

Tetap pertimbangkan faktor-faktor diatas ya!

Baca juga:

  • Tips Mencari Sekolah Terbaik untuk si Kecil
  • 5 Alasan Memindahkan Anak ke Sekolah yang Baru
  • Ajarkan 10 Kebiasaan Baik Ini Sebelum si Kecil Mulai Sekolah

Apa bedanya sekolah negeri dengan sekolah swasta?

Posted by: pskji.org