Sambungan internet dengan jaringan kabel telepon secara langsung disebut

Sambungan internet dengan jaringan kabel telepon secara langsung disebut

Pilihan Sambungan Internet Sesuai Kebutuhan


Ada berbagai cara bagi kita untuk mengakses internet. Semua tentu harus disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan kita. Apa saja kelebihan dan kekurangannya? Yuk, kita simak bersama.



(1) Menggunakan Jaringan Telepon Rumah


Menggunakan jaringan telepon rumah adalah cara paling lawas untuk memperoleh akses ke internet. Di awal penggunaannya, kabel telepon rumahan umum digunakan sebagai kabel internet juga. Jika ingin menelepon, kabel dicolok ke perangkat telepon. Jika butuh internet, kabel tersebut dicabut kemudian dipasang ke komputer. Dengan menggunakan saluran telepon itulah pengguna akan melakukan dial-up untuk masuk ke jaringan. Salah satu provider pada era awal internet adalah IndoNet.


Tidak praktis memang karena konsumen harus memilih. Jika sedang memakai internet maka tidak bisa menelepon. Jika sedang menelepon, tidak bisa memakai internet. Bahkan penulis memiliki pengalaman berebut kabel untuk menelepon pada saat yang lain sedang butuh untuk mengirim email via internet. Apa yang terjadi kemudian? Tentu saja bersitegang gara-gara jaringan.


Menjawab kebutuhan pelanggan akan jaringan internet multifungsi, penyedia jasa internet menciptakan router. Alat ini memungkinkan satu jaringan internet dipakai oleh beberapa perangkat sekaligus. Satu router dapat terhubung ke banyak komputer dan telepon tanpa saling mengganggu. Ada kabel yang berbeda untuk perangkat yang berbeda. Masalah yang timbul kemudian adalah jika router tersebut dipergunakan di kantor yang memiliki banyak komputer maka kabel-kabel penghubung internet akan bergulung bergeletakan di mana-mana


Maka dalam perkembangan selanjutnya, munculah teknologi WiFi. Sehingga router jaman sekarang dapat diakses oleh lebih banyak komputer dan HP secara nirkabel.


Pada saat ini, semakin sedikit konsumen yang menggunakan internet via jaringan telepon rumah. Hal ini dikarenakan telepon rumah sudah semakin jarang digunakan. Konsumen lebih memilih handphone untuk berkomunikasi karena kepraktisannya.


Meskipun demikian, internet via jaringan telepon rumah tetap memiliki kelebihan, diantaranya adalah sebagai berikut:


  1. Lebih stabil karena tidak terpengaruh oleh kondisi cuaca.

  2. Merupakan pemanfaatan internet dengan jaringan paling luas karena setiap daerah yang memiliki sambungan telepon rumah pasti bisa menggunakan layanan jenis ini.

  3. Terintegrasi dengan layanan TV kabel dan pada umumnya streaming gambar yang kita tonton sangat jernih dan bagus.


  4. Provider umumnya memberi bonus gratis telepon rumah (dengan kuota tertentu) apabila mau menggunakan jasa ini.


  5. Tidak terpengaruh listrik. Walau pasokan listrik mati sehari penuh, internet tetap akan menyala.
Baca Juga :   Bandung as Sea of Fire


Provider yang terdepan dalam layanan ini adalah Telkom Indihome dengan jaringannya yang luas dan berpengalaman puluhan tahun.



(2) Internet Fiber Optic


Fiber optic adalah generasi yang lebih baik dari jaringan telepon rumah biasa. Pada jaringan rumah biasa, data internet dan telepon dialirkan melalui impuls listrik melewati kabel tembaga. Kabel tersebut yang menghubungkan antara rumah pelanggan dan pusat jaringan.


Fiber optic menggunakan serat fiber untuk menyampaikan impuls cahaya. Adapun cahaya dapat bergerak lebih cepat dari listrik. Sehingga perpindahan data menggunakan fiber optic jauh lebih cepat dari jaringan telepon kabel tembaga. Internet menjadi lebih cepat, data yang dikirim dapat lebih besar, serta performa siaran TV kabel yang lebih baik


Fiber optic sangat stabil karena tidak terpengaruh cuaca serta bebas dari gangguan elektromagnetik dan gelombang radio. Itu sebabnya fiber optic menjadi pilihan terbaik bagi yang ingin bisnis warnet dan game online. Satu jaringan dapat melayani banyak komputer sekaligus dengan kecepatan tinggi dengan data trafic yang besar. Terlebih, fiber optic bukan penghantar listrik sehingga tidak menimbulkan percikan api. Lebih aman dari hantaman halilintar dan mencegah kebakaran di warnet. Bebas karat meskipun digunakan dalam jangka waktu yang sangat lama.


Adapun kelemahannya adalah belum semua daerah di Indonesia memiliki jaringan fiber optic. Untuk membangun jaringan seperti ini tentu provider memerlukan modal besar sehingga mereka tidak akan berinvestasi di lokasi yang minim pemakai internet. Hanya di kota-kota besar saja yang sudah tersedia sementara di pedesaan nyaris belum terjangkau.


Pemain terdepan dalam jaringan fiber optic adalah Telkom Indihome, Bisznet, dan XL Home. Ketiga provider tersebut memberikan penawaran paket data dan layanan pelanggan yang memuaskan.



(3) Buka Internet dari Smartphone


Di era informasi ini, kecepatan telekomunikasi adalah hal yang sangat penting. Masyarakat memerlukan alat komunikasi yang bisa dibawa ke berbagai tempat untuk melakukan pertukaran data secara gegas.

Baca Juga :   Berdasarkan morfologinya mengapa sengon dipilih sebagai tanaman untuk kegiatan reboisasi


Smartphone yang terkoneksi internet adalah pilihan bagi mereka-mereka yang memiliki tingkat mobilisasi tinggi. Smartphone pada dasarnya adalah pemancar dan penerima. Benda ini mengirim dan mengambil data dari tower telekomunikasi atau lebih sering disebut BTS (Base Transceiver Station). Berfungsi untuk menjembatani perangkat komunikasi pengguna dengan jaringan yang menuju ke arah lain. Sehingga smartphone tidak lagi memerlukan kabel optik maupun kabel tembaga sebagai penghubung.


Smartphone memancarkan radiasi Radio Frequency (RF) tingkat rendah dari dan ke BTS. Itu artinya, handphone memang praktis karena tidak memerlukan kabel. Namun sebagai konsekuensi, smartphone tidak bisa berada terlalu jauh dari BTS atau sinyal akan menghilang. Antara smartphone dan BTS juga tidak dapat terhalang beton yang tebal karena itu akan melemahkan frekuensi. Tidak bisa dibawa ke daerah terpencil yang tidak memiliki BTS. Serta tidak dapat digunakan saat berkendara dengan kecepatan tinggi.


Kelebihan utama dari smartphone adalah tingkat mobilisasinya. Kelemahan utama dari smartphone adalah RF mudah terganggu oleh cuaca, jarak, penghalang betonan, dan interupsi frekuensi radio yang lain (jamming).


Ada berbagai provider smartphone di Indonesia. Sebut saja Indosat Ooredoo (IM3), XL, Smartfriend, Telkomsel, dan lainnya. Sulit dikatakan mana diantara provider tersebut yang paling baik.


Karena kekuatan jaringan setiap provider tergantung pada seberapa dekat smartphone tersebut ke BTS provider. Semakin dekat dengan BTS maka sinyal semakin baik. Itu sebabnya di suatu daerah XL bisa bagus sementara di daerah lain XL hilang dan yang tersisa hanya Telkomsel. Semua itu tergantung seberapa berani provider berinvestasi membangun perluasan BTS.


Adapun perluasan BTS memerlukan biaya dan biaya tersebut pastinya dibebankan kepada konsumen. Sehingga provider dengan sinyal bagus biasanya mematok harga layanan yang lebih mahal.


Smartphone juga dapat difungsikan sebagai router dengan mengaktifkan tethering. Wifi dari satu smartphone bisa menjadi sumber internet bagi beberapa laptop, komputer, dan smartphone-smartphone lain di sekitarnya. Masalahnya adalah, biaya penggunaan data dengan menggunakan smartphone relatif lebih mahal jika dibandingkan menggunakan jaringan kabel telepon maupun fiber optic. Itu adalah salah satu kelemahan lain dari penggunaan smartphone untuk internet yaitu relatif lebih boros.



(4) Internet Rumahan Berbasis LTE

Baca Juga :   Bendera Merah Putih yang dikibarkan saat upacara Proklamasi kemerdekaan Indonesia dijahit oleh


Long-Term Evolution (LTE) adalah cara komunikasi broadband nirkabel untuk perangkat seluler dan terminal data berdasarkan teknologi GSM / EDGE dan UMTS / HSPA. LTE menggunakan frekuensi radio seperti smartphone namun kapasitas dan kecepatan jaringan data nirkabel ditingkatkan dengan menggunakan teknik dan modulasi DSP (pemrosesan sinyal digital).


Cara penggunaan LTE mirip modem internet rumah namun tidak menggunakan kabel fiber dan tidak menggunakan kabel tembaga. Sinyal dari modem dikirim langsung ke BTS seperti sistim smartphone. LTE memiliki teknologi 4G sehingga cepat dan dapat mengirim data yang besar dengan mudah. LTE memiliki arsitektur yang lebih sederhana sehingga biaya pengoperasiannya rendah. Adapun kelemahan LTE sama dengan kelemahan smartphone yaitu tidak dapat digunakan jauh dari BTS.


Provider LTE yang terbaik saat ini diantaranya adalah Bolthome dan Telkomsel Orbit



(5) Langsung Terhubung ke Satelit



Indonesia adalah negara luas yang dibatasi oleh hamparan laut dan julang pegunungan. Tidak semua daerah tersebut terjamah BTS atau jaringan kabel telepon. Mereka yang tinggal di antara belantara hutan atau pulau terpencil bisa-bisa kesulitan mengakses jaringan komunikasi.


Oleh karena itu, ada sebuah alternatif mengakses internet dari lokasi terpencil. Menghubungkan perangkat pengguna langsung ke satelit. Tidak membutuhkan BTS dan tidak memerlukan kabel telepon.


Sekolah yang berada di pedalaman, peneliti yang pergi menembus cagar alam, orang-orang yang tinggal di pulau-pulau kecil di tengah lautan Indonesia. Mereka masih bisa membuka warnet dan menikmati akses jaringan media sosial dengan menggunakan perangkat ini.


Harganya memang tidak murah karena menggunakan modem satelit berpemancar kuat. Data kita langsung dikirim ke langit tanpa perantara. Oleh karena itu, biasanya pelanggan membeli satu modem satelit ini untuk dipakai beramai-ramai. Mengakses internet dan menonton saluan televisi bersama-sama.


Provider yang memimpin dalam memberi jasa jaringan satelit diantaranya adalah Ubiqu dan Telkomsat.


Nah, konsumen. Apa yang menjadi pilihan kalian? Semua bisa disesuaikan dengan ketersediaan dana dan keterdesakan kebutuhan. Ada berbagai pilihan yang kini tersaji untuk kita konsumen. Oleh karena itu, kita perlu jeli sebelum menentukan pilihan.



Smartphone & Provider

Sambungan internet dengan jaringan kabel telepon secara langsung disebut

Posted by: pskji.org