Tuliskan 3 perbedaan lingkungan sehat dan tidak sehat

Tuliskan 3 perbedaan lingkungan sehat dan tidak sehat


MUSTIKALAND.CO.ID
– Hidup dengan lingkungan yang bersih dan sehat tentu memberi dampak positif pula pada hidup kita. Secara tidak langsung, lingkungan yang sehat akan menyehatkan jiwa dan raga pula. Lingkungan sehat adalah lingkungan yang bersih, dengan udara yang segar, dan sedikit polusi udara. Lingkungan seperti ini tentu diinginkan semua orang tapi sangat sulit diwujudkan. Pasalnya, banyak orang lalai menjaga kesehatan lingkungan.

Lalu, bagaimana mendapatkan lingkungan yang sehat? Untuk mendapatkan lingkungan sehat, perlunya pemahaman terlebih dahulu akan ciri-ciri dan cara menjaganya. Oleh karenanya, berikut telah kami rangkum mengenai pengertian, ciri-ciri, dan cara menjaga lingkungan sehat.

Apa itu Lingkungan Sehat

Sebelum membahas lingkungan sehat, ada perlunya memahami tentang arti lingkungan itu sendiri. Dalam dunia pendidikan, lingkungan adalah kondisi fisik dimana terdapat seluruh sumber daya alam yang ada dan menggunakan lingkungan fisik tersebut. Lingkungan sendiri memiliki dua komponen ,yakni lingkungan biotik dan abiotik. Biotik merupakan komponen hidup atau bernyawa seperti manusia, hewan, dan tumbuhan. Sementara abiotik adalah komponen lingkungan yang ada tapi tak bernyawa seperti tanah,  air, dan udara. Komponen-komponen inilah yang menyebabkan adanya situasi dimana lingkungan layak untuk ditinggali.

Sementara sehat adalah kondisi dimana terbebas dari penyakit yang meliputi seluruh aspek kehidupan. Keadaan sehat tentu dapat dilihat dari kebersihan di sekitar kehidupan kita. Sehat bukan hanya meliputi bagian biologis, tetapi juga emosional dan spiritual. Setelah mengetahui arti keduanya, dapat disimpulkan bahwa lingkungan sehat adalah lingkungan yang terbebas dari segala gangguan kesehatan pada masyarakat ataupun seluruh unsur biologis yang ada dalam lingkungan tersebut.

Ciri-Ciri Lingkungan Sehat

Tak sulit untuk melihat secara sekilas apakah suatu lingkungan dikategorikan sebagai lingkungan sehat atau tidak sehat. Untuk lebih jelasnya, perbedaan lingkungan sehat atau tidak sehat dapat dilihat dari beberapa ciri berikut.

1. Kualitas Udara yang Bersih

Udara yang bersih dapat dinilai dari bau dan kesegarannya. Udara yang bebas dari polusi biasanya memberikan hawa nyaman dan sejuk. Udara tanpa polusi biasanya ada pada daerah yang jauh dari pabrik dan juga dipenuhi pepohonan.

2. Kemudahan  Mendapat Sumber Air

Air menjadi salah satu kebutuhan utama manusia. Tanpa air, manusia tidak dapat melakukan aktivitas harian seperti mencuci, masak, mandi, dan minum. Sumber air bisa didapatkan dengan cara menggali sumur atau mencari sumber mata air. Kualitas air yang baik terlihat dari warnanya yang jernih dan tak beraroma.

3. Susana Sejuk dan Rindang

Rindang dan sejuk menandakan adanya sumber udara bersih yang bagus untuk kesehatan. Suasana rindang dapat ditemukan pada area yang memiliki banyak pepohonan dan juga tanaman. Seperti yang ditawarkan oleh Mustika Park Place Bekasi. Kawasan perumahan ini menawarkan suasana asri dan rindang dari pepohonan yang ditanam di tiap area rumah, jalan, dan juga tersedianya taman serta danau. Selain segar, kawasan ini juga sangat modern dan terjaga keamanannya.

4. Adanya Tempat Pembuangan Limbah

Dimana ada lingkungan, disitu terdapat limbah baik organik maupun non organik. Limbah ini tentu harus dibuang pada tempat sampah agar tidak menyebarkan penyakit. Oleh karenanya, setiap rumah wajib memiliki tempat pembuangan sampah sebagai salah satu unsur lingkungan sehat.

Cara Menjaga Lingkungan Sehat

Banyak sekali cara yang bisa dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang sehat. Untuk memenuhi syarat lingkungan sehat, tentu harus dilakukan berbagai upaya menjaga lingkungan tersebut. Nah, berikut beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan lingkungan.

1. Pengolahan Sampah

Pada lingkungan yang padat dan kondusif, sampah akan nampak sebagai masalah utama. Oleh karenanya, perlu pengelolaan sampah yang tepat. Misal, dengan menyediakan sampah organik dan non organic. Atau bisa juga melakukan sistem pengambilan sampah secara berkala yang dilakukan oleh petugas di masing-masing lingkungan.

Baca Juga :   Berikut ini merupakan hal penting yang dapat mempengaruhi posisi keuangan perusahaan

2. Gotong Royong

Gotong royong adalah nilai kemanusiaan yang ada pada masyarakat Indonesia. Oleh karenanya, gotong royong diperlukan dalam menjaga kesehatan lingkungan. Dalam masyarakat perkampungan, gotong royong sering dilaksanakan untuk pembersihan desa entah seminggu atau sebulan sekali. Selain menciptakan lingkungan yang sehat, gotong royong juga dapat menambah kedekatan antar masyarakat.

3. Penanaman Tanaman Hijau

Menanam tumbuhan ada baiknya dilakukan dari diri sendiri. Lahan yang kosong bisa dimanfaatkan untuk menanam tumbuhan yang menghasilkan banyak oksigen seperti sirih gading, palem bambu, krisan, dan masih banyak lainnya.

4. Membuat Jamban

Beberapa daerah dekat sungai acap kali membuang limbah ke area sungai. Padahal ini dapat menyebabkan pencemaran air sungai yang seharusnya jadi sumber air bersih. Oleh karenanya, perlu membuat saluran pembuangan khusus yang tak langsung mengarah ke sungai.

Nah, itulah beberapa hal yang perlu kamu ketahui mengenai lingkungan sehat. Jika kamu ingin mendapatkan lingkungan secara sehat sekaligus praktis, dapatkan segera kavling terbaik di Mustika Park Place di setu Bekasi.

Mustika Park Place sendiri  merupakan hunian modern asri yang memiliki konsep SAFE ( Smart – Active – Function – Eco ) di lahan seluas +/-28 Ha. yang berlokasi di Jl. Burangkeng Raya, Setu – Bekasi, Kec. Setu, Jawa Barat.

Mustika Park Place menerapkan keseimbangan tata-ruang antara komunitas sosial dan eko-sistemnya dengan ruang terbuka hijau yang menjadi paru-paru perumahan, yang berada di kawasan Setu Bekasi.

Mari kunjungi proyek kami:

Mustika Park Place

Jl. Burangkeng, Kec. Setu, Bekasi, Jawa Barat 17320

Selain itu, Anda juga bisa menghubungi nomor
0812-8006-5200
atau email ke

[email protected]
.

Lingkungan secara sederhana dapat secara langsung dan tidak langsung berdampak pada kesehatan dan kesejahteraan kita. Oleh sebab itu, menjadi hal yang penting bagi kita untuk menjaga agar lingkungan tetap bersih dan sehat. Lingkungan yang sehat bisa dilihat dari berbagai faktor, baik faktor fisik, kimia, biologis, peran sosial setiap individu, dan psikososial di lingkungan.

Lingkungan yang sehat bisa dicontohkan oleh kondisi misalnya udara yang bersih tanpa polusi, tanah dan air yang tidak tercemar oleh limbah, tersedia tempat pembuangan sampah, dan lain-lain. Akan tetapi, bergamnya aktivitas manusia seringkali menjadi pemicu terbentuknya lingkungan yang tidak sehat, yaitu lingkungan yang kotor atau tercemar, sehingga . Hal itu bisa dicontohkan oleh polusi udara, tanah yang tercemar, sungai atau sumber air yang kotor, dan lain-lain.

Lingkungan Sehat dan Tidak Sehat

Lingkungan yang bersih dan sehat penting untuk kesejahteraan fisik dan emosional orang. Pada tingkat fundamental, faktor-faktor seperti udara bersih dan air minum berkualitas baik sangat penting bagi kesehatan fisik masyarakat. Faktor lingkungan lainnya seperti polusi suara dapat menyebabkan kerusakan fisik dan tekanan psikologis.

Kebersihan dan keindahan lingkungan juga penting untuk rasa kesejahteraan masyarakat. Lingkungan yang sehat juga menyediakan peluang rekreasi, memungkinkan orang untuk mengambil bagian dalam kegiatan yang mereka hargai.

Pengertian Lingkungan Sehat dan Tidak Sehat

Lingkungan sehat ialah lingkungan yang kondisi udara, air, dan tanahnya bersih serta terbebas dari pencemaran dan polusi. Sedangkan lingkungan yang tidak sehat menunjukkan kondisi yang sebaliknya yaitu lingkungan yang kotor dan tercemar baik, baik udara, air, tanah, maupun lingkungan secara keseluruahan yang menyebabkan ketidaknyamanan bagi orang-orang yang berada di lingkungan tersebut.

Pengertian Lingkungan Sehat Dan Tidak Sehat Menurut Para Ahli

Adapun definisi lingkungan sehat dan tak sehat menurut para ahli, antara lain:

  1. WHO, Lingkungan sehat adalah sebagai sebagai keseimbangan dalam ekologi sehingga bisa menjamin segala keadaan dan kehidupan manusia.
  2. HAKLI (Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia), Definisi lingkungan sehat ialah lingkungan yang mampu memberikan suatu bentuk keseimbangan dalam ekologi sehingga hal tersebut mampu mendukung tercapainya kualitas kehidupan manusia.
  3. Collins Dictionary, Lingkungan tidak sehat adalah cenderung menyebabkan penyakit atau kesehatan yang buruk.
Baca Juga :   Ketika Menyanyikan Lagu Harus Memperhatikan

Contoh Lingkungan Sehat dan Tidak Sehat

Adapun untuk contoh yang mudah ditemukan dalam lingkungan yang sehat dan tidak sehat, antara lain sebagai berikut;

Lingkungan Sehat

Diantaranya

Kita bernafas menghirup udara, yaitu gas oksigen, sehingga ketika udara di lingkungan kita  bersih dan sehat tanpa polusi, maka hal itu tidak akan menghambat saluran pernafasan, justru udara yang bersih, segar dan sejuk dapat melegakan pernafasan.

Ventilasi udara menjadi bagian penting bagi setiap rumah, karena dengan adanya ventilasi udara, pertukaran udara bisa terjadi dengan baik dan sinar matahari pun bisa masuk ke dalam rumah, sehingga rumah tidak lembab, sebab lingkungan yang lembab bisa menjadi tempat tumbunya jamur dan menjadi sarang bakteri.

Lingkungan yang sehat harus dilengkapi dengan tempat pembuangan sampah, yang bisa dibedakan berdasarkan sifat pembusukannya yaitu, sampah organik maupun sampan anorganik. Ketersediaan tempat pembuangan sampah akan membuat lingkungan menjadi bersih,jika lingkungan bersih maka bisa menghindarkan dari berbagai macam penyakit dan penyebab pencemaran tanah.

Bukan hanya penting untuk menyediakan tempat pembuangan sampah, tapi menyediakan tempat untuk pengelolaannya juga tak kalah penting, karena jika hanya dikumpulkan secara terus-menerus tanpa pengelolaan lebih lanjut justru akan menimbulkan permasalahan lingkungan.

Sarana MCK menjadi kebutuhan penting bagi setiap manusia, karena dengan keberadaan sarana tersebut akan meminimalisasi kemungkinan orang untuk mandi ataupun buang air besar di sungai, yang pada akhirnya dapat mengotori air sungai.

Pada lingkungan yang sehat harus saluran air atau drainase, sehingga orang yang tinggal di lingkungan tersebut dapat menjaga kesehatan dengan menggunakan saluran air tersebut. Saluran air yang lancar dan tidak tersumbat bisa meminimalisasi air yang tergenang, yang pada akhirnya dapat meminimalisasi lingkungan yang tidak sehat karena air yang tergenang bisa menjadi sarang nyamuk.

Keberadaan tumbuhan hijau juga penting bagi lingkungan sehat, karena tumbuhan-tumbuhan itulah yang berperan dalam menyaring udara yang kotor atau mengandung polutan. Selain itu, rumah yang dihiasi dengan pepohonan akan menjadi lebih indah dan asri. Dengan keindahan tersebut, secara emosional dapat menenangkan pikiran kita.

Untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat harus tersedia temppat pengelolaan limbah yang baik di setiap rumah. Tiap-tiap rumah akan menghasilkan limbah domestik atau limbah rumah tangga yang dapat mencemari lingkungan.

Untuk menciptakan lingkungan sehat, maka jika permukiman penduduk dekat dengan sungai, maka sungai tersebut harus tetap dijaga kebersihannya dari sampah, sebab sampah yang dibuang ke sungai semakin lama bukan hanya akan mencemari sungai, tapi juga akan meneyebabkan pendangkalan. Ketika sungai dangkal saat musim hujan tiba bisa berpotensi terjadi banjir.

Tanah yang sehat ialah kondisi tanah yang baik untuk penanaman suatu tumbuhan, dan tidak tercemar oleh zat-zat logam berat. Agar lingkungan sehat, maka sebisa mungkin tanah yang menjadi tempat kita berpijak dan melakukan segala aktivitas, serta sebagai tempat hidup tanaman juga harus tetap terjaga agar tidak sampai tercemar.

Lingkungan Tidak Sehat

Contoh lingkungan yang tidak sehat, antara lain:

Lingkungan yang mempunyai kualitas udara yang buruk termasuk lingkungan yang tidak sehat. Hal itu dicirikan oleh udara di sekitar lingkungan yang berwarna putih maupun hitam. Penyebab terjadinya pencemaran udara tersebut bisa dihasilkan oleh pabrik, asap yang ditimbulkan dari kendaraan dan masih banyak lagi.

Udara yang terkena polusi bukan hanya mebimbulkan masalah pernafasan, tapi juga menimbulkan bau yang sangat mengganggu kenyamanan orang yang tinggal di lingkungan tersebut. Kondisi itu sangat berbahaya, terutama bagi anak-anak sebab bisa menyebabkan infeksi saluran penafasan paru-paru dan juga menimbulkan flek.

Baca Juga :   Apa yang akan terjadi bila kekurangan vitamin B12 asam folat )?

Lingkungan dengan sungai yang kotor dan tercemar merupakan salah satu lingkungan yang tidak sehat. Sungai berfungsi sebagai tempat untuk penampung air ketika hujan terjadi. Akan tetapi, sungai yang kotor dan airnya berwarna keruh bukan hanya tidak enak untuk di pandang, tapi bisa menimbulkan bermacam-macam penyakit.

Sungai yang kotor tersebut biasanya dipicu oleh perilaku membuang sampah sembarangan dan tidak adanya perawatan sungai secara rutin.

Lingkungan yang tidak mmepunyai sarana kebersihan juga termasuk contoh lingkungan yang tidak sehat. Contoh sarana kebersihan tersebut salah satunya yaitu tempat pembuangan sampah. Apabila dalam suatu lingkungan tidak tersedia tempat sampah, maka bisa memicu perilaku membuang sampah sembarangan yang sangat tidak baik untuk kesehatan lingkungan hunian.

Lingkungan yang tidak sehat juga ditunjukkan dengan kondisi tanah serta suasananya yang gersang sebab tidak ada lahan hijau yang ditanami pepohonan di lingkungan tersebut. Oleh sebab itu, sangat penting untuk menanam pohon di daerah sekitar rumah.

Tumbuhan hijau bukan hanya berperan penting dalam menjaga kualitas udara tetap bersih, tapi juga bisa membuat lingkungan rumah menjadi teduh dan asri.

Lingkungan yang tidak mempunyai saluran air termasuk contoh lingkungan yang tidak sehat, sebab saluran air sangat penting bagi sebuah rumah tinggal.

Kurang tersedianya saluran air seperti yang terjadi di desa atau pedalaman bisa menyebabkan warga sekitar melakukan kegiatan MCK di sungai terdekat. Akibatnya sungai yang seharusnya menjadi tempat ekosistem hewan air menjadi tercemar dan kotor.

Lingkungan yang kumuh akan mempengaruhi kesehatan orang-orang yang tinggal di dalamnya. Lingkungan yang kumuh bukan hanya terlihat berantakan dan kotor, tapi juga banyak sampah, banyak lumpur, yang akan memberi kesan pada tempat lainnya yang sebenarnya rapih dan bersih.

Lokasi pemukiman penduduk yang dekat dengan kandang peternakan yang berskala besar juga termasuk lingkungan yang tidak sehat, sebab sebagian besar peternakan besar memiliki standar kebersihan yang sulit untuk diterapkan secara sempurna. Hal tersebut terkait dengan ukuran peternakannya yang terlalu luas dan tenaga kebersihan yang tidak memadai.

Perusahaan peternakan tersebut tidak memiliki kebijakan ketat terkait kebersihan lingkungan, maka limbah kotoran ternak bisa mencemari tanah dan aromanya yang tidak sedap dari kandang akan terbawa udara dan mengganggu ketentraman masyarakat disekitarnya.

Pasar merupakan tempat sarana jual-beli yang rawan untuk menimbulkan lingkungan yang tidak sehat. Pasar yang kotor dan banyak sampah akan menjadi sarang binatang yang berpotensi menimbulkan penyakit, seperti nyamuk penyebab demam berdarah, lalat penyebab disentri serta hewan pengerat tikus penyebab penyakit pes.

Pada suatu lingkungan yang bising oleh kendaraan maupun mesin-mesin pabrik, itu bukan saja menyebabkan polusi udara, tapi juga dapat menimbulkan polusi suara yang dihasilkan dari suara. Akibatnya,  masyarakat disekitarnya kesulitan untuk tidur, terserang stres dan rewel pada bayi dan balita.

Jika di dekat pemukiman penduduk ada pabrik yang masih beroperasi, sehingga menghasilkan limbah berbahaya yang mengandung logam atau zat timbal, yang tidak mempunyai tempat khusus untuk pembuangan limbah terseut, maka itu termasuk lingkungan yang tidak sehat karena dapat menyebabkan pencemaran, baik tanah, air, maupun udara.

Itulah tadi artikel lengkap yang bisa kami uraikan pada segenap pembaca. Berkenaan dengan pengertian lingkungan sehat dan tidak sehat menurut para ahli, jenis, serta contohnya yang mudah ditemukan dalam kehidupan. Semoga bisa mengedukasi.

Tuliskan 3 perbedaan lingkungan sehat dan tidak sehat

Posted by: pskji.org