Jelaskan prosedur membuat karya seni grafis dengan beragam media dan teknik

Jelaskan prosedur membuat karya seni grafis dengan beragam media dan teknik

Hallo sobatrumussoal.comkali ini kami akan menyampaikan materi tentang Tehnik seni grafis dan contohnya – lengkap dengan pengertian, manfaat, fungsi, jenis dan gambar, supaya mudah dipahami.

Teknik Seni Grafis –
adalah salah satu cabang dalam seni rupa yang dalam proses pembuatan karyanya memakai teknik cetak, biasanya di cetak di atas kertas.

Untuk lebih jelasnya lansung saja simak pembahasn di bawak ini…?

Apa Itu Seni Grafis

Seni Grafis
adalah salah satu seni rupa dimensi yang diciptakan dengan mengunakan teknik cetak di atas sebuah media dengan gambar untuk dinikmati keindahan estetikanya.

Seni Grafis juga sebuah media yang digunakan dari beragam kertas, papan kayu, yang secara aluminium dengan beragam teknik dan cetak dan dapat juga memakai media dan perlengkapannya.

Baca Juga:
Musik Daerah Jakarta

Teknik Cetak Seni Grafis

Ada lima jenis dalam teknik cetak seni grafis yang harus kamu ketahui, ke-5 teknik itu ialah cetak datar, cetak saring, cetak datar, cetak foto,cetak tinggi, dan juga cetak dalam.

Berikut jenis-jenis teknik cetak adalah.

1. Teknik Cetak Saring (Silkscreen)

Teknik cetak yang pertama ini sudah sangat akrab di telinga kita dengan nama teknik cetak sablon, pada teknik sablon ini, hanya membutuhkan cetakan yang mudah dan terbuat dari kasa atau (screen), kasa bersifat elastis, lentur dan juga halus dan mudah di bentuk, pada jenis cetakan seni grafis ini pastinya kamu pernah melihatnya dan tidak asing lagi bukan.

Beberapa pada seorang seniman yang terkenal pasti sering memakai teknik yang satu ini, ada beberapa orang seniman itu antara lain sebagai berikut

  • Robert Indiana
  • Edward Rusca
  • Chuck Close
  • Joseft Albert

Pada teknik ini terbilang sangat banyak peminatnya, hal ini disebabkan caranya dan cara pemakaiannya yang cukup mudah.

2. Teknik Cetak Datar (Lithography)

Lithography ialah sebuah kata yang berasal dari bahasa Yunani, Lithos yang artinya batu dan graphien yang artinya menulis, jadi lithography ialah seni cetak yang memakai atau memanfaatkan media dari batu, didalam hal ini yang dipakai didalamnya ialah jenis batunya pun harus khusus yaitu batu kapur.

Dipakai dalam teknik cetak datar berbentuk lempengan, sehingga batu tersebut menjadai seperti kertas yang tebal dan berwarna cokelat dan bisa menghisap tinta dengan baik.

Baca Juga :   Ragam Hias Dapat Dibuat Dengan Menggunakan Teknik

Seniman yang memakai teknik ini harus melukis di atas lempengan batu kapur itu dahulu, lempengan batu kapur itu berbentuk seperti lembaran, dan hasil dari lukisan cetak denganmengunakan teknik ini terlihat sangatlah klasik.

3. Teknik Cetak Tinggi (Woodcut)

Pada teknik yang 1 ini lebih kita kenal dengan nama teknik cetak timbul, sisebut teknik cetak timbul sebab memang pada hasil karya seni grafis ini terlihat timbul dari media yang digunakan, selain pada teknik timbul, pada teknik cetak yang 1 ini juga dikenal dengan baik dengan nama teknik cungkil.

Pada teknik ini cara pembuatannya dengan cara dicungkil langsung pada medianya dan media dari beragam, papan dan kayu atau juga karet, teknik cetak tinggi ini yang sangat populer ialah teknik cetak yang pernah dibuat oleh seseorang dari mesir pada abad keempat belas.

Penemu teknik cetak cungkil ini ialah Johanes Gutenberg, ada juga banyak seniman kelas dunia yang terkenal dengan mengunakan teknik ini, seniman-seniman itu adalah Kaboel Suadi, Ando Hirosigge dan juga H.Holbein.

4.  Teknik Cetak Foto

Pada teknik seni grafis yang satu ini ialah teknik cetak yang sangat sering kita temui dimana-mana, didalam teknik ini kamu bisa memakai kamera, setelah itu gambar ynag ada pada kamera bisa kamu cetak memakai alat print, teknik ini juga sering disebut dengan teknik fotografi.

Baca Juga:
Jenis Jenis Kerajinan

Fungsi Seni Grafis

Dari apa yang sudah kami sasmpaikan diatas maka kami juga akan menyampaikan fungsi dari ragam seni grafis.

Berikut beberapa fungsi seni grafis dan penjelasanya adalah.

1. Menambah Nilai Keindahan

Pada sebuah media dalam pembuatan baju kaos, maka seni itu bisa menambah keindahan dalam baju kaos dua dimensi dan dapat mempercantik media.

2. Menyampaikan Pesan

Jenis seni yang 1 ini juga bisa kamu gunakan untuk mengespresikan sebuah pesan bagi yang melihatnya, pesan itu disematkan oleh para seniman didalam sebuah torehan sebuah seni, ada terkadang pesan yang bersifat tersirat.

3. Ungkapan Ekspresi Seni

Para seniman sering memerlukan suatu cara untuk menespresikan seni, seni grafis ini dan mereka mampu memberi inspirasi seni tersebut dengan sangat baik, mana didalam seni ini termasuk kedalam seni yang sangat fleksibel.

Baca Juga :   Top 14 hodie wanita tebal ukuran xxl terbaik 2022

Inilah sebuah informasi seputar tentang pengertian seni grafis, jenisnya dan juga fungsi di dalamnya, saat ini seni grafis ialah sesuatu yang sangat diapresiasi bahkan ada sangat banyak orang yang khusus mempelajari tentang seni yang satu ini.

Siapa saja pasti bisa menjadi seorang seniman namun kuncinya ialah belajar mengunakan teknik seni grafis ini, sehingga dapat tercipta seni grafis yang indah dan cantik.

Sekian sobat pembahasan darirumussoal.com materi tentang, Teknik Seni Grafis, semoga materi ini mudah dipahami, sekian dan terima kasih.

Baca Artikel lainnya:


Ilustrasi seni grafis, kuas, tinta, melukis. (Photo on Freepik)

2. Jenis Seni Grafis

Teknik Cetak Saring (Silkscreen)

Jenis cetakkan seni grafis ini pasti cukup sering kamu temui. Teknik cetak saring dikenal juga dengan nama teknik cetak sablon.

Pada teknik cetak saring, kamu membutuhkan cetakan yang terbuat dari kasa (screen). Kasa ini bersifat elastis, lentur, dan halus.

Teknik cetak saring cukup banyak peminatnya karena caranya yang terbilang cukup mudah.

Teknik Cetak Datar (Lithography)

Litografi adalah teknik yang digunakan untuk melakukan teknik ini. Litografi adalah teknik yang ditemukan oleh Alois Senefelder pada 1798.

Teknik ini didasarkan pada tolakan kimia minyak terhadap air. Teknik ini memakai media batu dan jenis batu khusus, yaitu batu kapur (limestone), sebagai media gambar. Hal ini dikarenakan jenis batu kapur ini bisa mengisap tinta.

Batu kapur yang dipakai dalam teknik cetak ini merupakan batu kapur yang berbentuk lempengan.

Batu tersebut akan dilapisi oleh beberapa cairan kimia, seperti Gum Arabic, Asam nitrat atau Asam Fosfat sehingga terjadi reaksi kimia yang akan membuat area yang telah digambar menerima tinta litograf.

Setelah proses kimia batu terjadi, tinta litograf dapat disapukan pada permukaan batu. Tinta hanya akan melekat pada partikel tinta berminyak yang telah digambar dan ditolak di bagian lain. Kemudian, kertas ditekan oleh alat pres pada batu kapur dan akan mentransfer gambar ke kertas.

Teknik Cetak Tinggi (Woodcut)

Johanes Gutenberg merupakan sosok penemu teknik cetak ini. Cetak tinggi adalah kegiatan perbanyakan gambar melalui alat cetak yang terdiri dari dua bagian, yaitu bagian menonjol (seperti relief), area yang akan mencetak gambar dan disebut bagian acuan atau plat dan bagian non-image, yakni area lebih rendah yang sengaja dicukil agar tidak menerima tinta atau cat.

Baca Juga :   Apa saja sumber daya alam hayati dan manfaatnya?

Sederhananya, teknik cetak tinggi membuat cetakan seperti stempel, yaitu membuat relief dengan cara mencukil bahan (biasanya kayu atau karet) agar dapat mencetak gambar yang diinginkan.

Lantaran dulunya bahan yang sering digunakan adalah kayu, terkadang teknik ini juga disebut dengan cetak woodcut. Sekarang bahan karet (lino) menjadi alternatif yang populer karena bahannya yang lunak sehingga relatif lebih mudah untuk dicukil.

Teknik Cetak Dalam (Intaglio)

Teknik cetak dalam, yaitu menggores media dengan memakai benda tumpul. Umumnya, media yang dipakai pada teknik cetak dalam adalah logam.

Tinta akan dibalurkan pada seluruh permukaan cetakan yang telah ditoreh dalam, kemudian biasanya permukaan akan dibersihkan dan hanya menyisakan tinta yang berada di bagian dalam permukaan.

Setelah itu, kertas yang sedikit dibasahi akan di-press atau ditempelkan ke permukaan cetakan, kemudian tinta akan berpindah pada kertas. Seni grafis cetak dalam dibagi dalam beberapa bagian antara lain engraving, etsa, mezzotint, dan drypoint.

Teknik Cetak Foto

Teknik cetak foto pada seni grafis merupakan teknik cetak yang paling sering kamu temui. Dalam teknik cetak foto, kamu bisa memakai kamera. Kemudian, gambar pada kamera bisa dicetak memakai alat print. Teknik cetak foto juga sering disebut dengan teknik fotografi.

Teknik Cetak Kolagrafi

Cara kerja teknik kolagrafi ini yaitu dengan meletakkan motif cetakan di bawah kertas, lalu kertas dicat atau diarsir dengan memakai pensil. Kemudian, kertas dilepas dari cetakan dan akan menghasilkan objek gambar yang timbul serta bagian yang tak tergambar akan cekung.

Teknik Cetak Stensil

Cara kerja teknik stensil yaitu dengan memotong kertas sesuai motif yang diinginkan, lalu ditempel ke media cetak. Setelah selesai ditempel, media cetak akan dicat atau disemprot dengan cat semprot. Setelah cat kering, kertas tersebut akan dilepas sehingga meninggalkan motif di media cetakan.

Jelaskan prosedur membuat karya seni grafis dengan beragam media dan teknik

Posted by: pskji.org