Cara memajukan timing pengapian motor injeksi

Cara memajukan timing pengapian motor injeksi

Lebar puli timing belt, puli take-up b mm. Lebar belt b? mm. Panjang belt yang tidak ditegangkan l mm untuk i = 1: untuk penggerak dua poros.

These timing relays enable simple automation cycles to be set up using wired logic. … Relay, 1 C/O contact, AgNi (cadmium-free). Breaking capacity.

MEMAJUKAN INDONESIA – | XL AXIATA

Membantu petani lokal untuk mendapatkan informasi terkini mengenai cuaca melalui … A music platform with which users can legally download and enjoy their�…

sistem pengapian konvensional – lkpd

Menjelaskan prinsip kerja sistem pengapian konvensional dengan … 2. Rangkailah kembali sistem pengapian berikut ! … Rangkaian system pengapian.

Servis motor injeksi tidak bisa disamakan dengan motor karburator.Tidak cukup hanya bersihkan filter udara,setel klep,atur celah busi,ganti oli..dll seperti yang kebanyakan dilakukan bengkel biasa.Sebab semua sistem di motor injeksi diatur oleh ECU.Dengan servis biasa,maka ECU tidak “tersentuh” sama sekali.Padahal ECU mempunyai kelemahan dalam hal mengoreksi setiap sinyal yang dikirim oleh sensor-sensor.Cara kerja ECU adalah “one way thinking/searah”.Dimana ECU hanya bisa memundurkan pengapian,tidak bisa memajukan pengapian.Kondisi inilah yang mengharuskan di Reset agar ECU bisa lagi memulai fungsinya dari awal.Berikut contoh pengukuran ECU sebelum di Reset:

Data tertulis pada RPM 2.500 kondisi beban penuh terukur advance ignition timing/pemajuan pengapian hanya 4derajat.

Dibawah ini data setelah reset ECU:

Setelah reset ECU pada RPM 2.500 terukur advance ignition timing 10derajat.Berarti ada peningkatan pemajuan pengapian 6derajat.Catatan:pengapian semakin maju,maka motor juga akan lebih bertenaga.Power&torsi semakin maksimal.Kesimpulan:motor injeksi tidak hanya cukup dengan servis biasa di bengkel umum.Segera datang di Axel Motor Gumukmas yang telah dilengkapi scaner khusus  untuk motor injeksi anda

Baca Juga :   Kantong Kulit Yang Berfungsi Sebagai Tempat Bergantungnya Testis Adalah

Jakarta
– Mobil-mobil modern saat ini sudah menggunakan teknologi injection dengan distributorless ignition, dimana timing pengapian diatur secara otomatis oleh ECU (Electronic Control Unit). Timing pengapian ini akan maju atau mundur sesuai dengan kebutuhan di dalam range tertentu tergantung dari pengendalian mobil serta tergantung dari kandungan oktan bahan bakar. Saat akselerasi timing pengapian akan maju untuk bisa mendapatkan akselerasi yang lebih responsif. Biasanya range timing pengapian ini sudah menjadi standar pabrikan dan tidak bisa diubah, walaupun untuk mobil-mobil tertentu bisa diubah misalnya pada mobil keluaran Nissan. Bengkel Provis Auto Sport yang biasa melakukan Tune Up SemiSport alias TUSS, kali ingin berbagi cara meningkatkan performa mesin. Performa dinaikkan dengan melakukan kombinasi TUSS memajukan range pengapian yang diterapkan di mobil-mobil.Tenaga mesin menjadi lebih sempurna di RPM rendah. Namun sayangnya hanya mobil tertentu yang timing pengapiannya bisa diubah. Misalnya Nissan, Toyota Camry 3,5 liter dan Toyota Yaris. “Tidak semua mobil timing pengapiannya dapat diubah,” kata pemilik Provis, Jasin Stefanus kepada detikOto.Cara menaikkan timing pengapian dibantu alat handheld computer scanner dan resetter. Range timing pengapiannya dimajukan maksimal sekitar 3 derajat.Range pengapian dimajukan dengan cara ‘self learning’ dimana ECU mobil akan mendeteksi sendiri bahwa efisiensi pembakaran mengalami peningkatan (dengan dilakukannya TUSS), dan range timing pengapian akan maju dengan sendirinya.Setelah diakali akhirnya range pengapian mesin Yaris berhasil dinaikkan sebanyak 3 derajat. “Naik 3 derajat itu sudah sangat bagus, berarti Yaris bisa,” ucap Jasin.Saat detikOto menguji coba Yaris yang timingnya sudah dinaikkan ini, mesin Yaris otomatis sangat responsif. Saat akan keluar dari pekarangan bengkel Provis yang agak menanjak, kami awalnya menginjak pedal gas dalam-dalamNamun nyatanya ketika dibejek sedikit mobil langsung melejit seperti transmisi manual. Seperti pedal gas tidak perlu dibejek dalam-dalam, sediki sentuh saja. Padahal menggunakan BBM premium. Mobil sempat diajak di seputaran Bintaro. Tarikan RPM bawah hingga RPM atas dengan tuas di D tidak kalah baik dengan D 1,2,3. Power mesin terasa melimpah, padahal kapasitas mobil hanya 1.500 cc.

Baca Juga :   Jelaskan dampak penerapan asas tunggal Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat pada masa Orde Baru

Anda tertarik melakukan tune up dengan cara ini?Datangi saja Provis Auto SportJalan WR. Supratman No. 43 Pondok Ranji, Bintaro.

(ddn/ddn)

Cara memajukan timing pengapian motor injeksi

Posted by: pskji.org