Apa saja contoh kegiatan pengambilan keputusan bersama yang kamu ketahui?

Apa saja contoh kegiatan pengambilan keputusan bersama yang kamu ketahui?

Tentang DPR

Pengambilan keputusan dalam rapat DPR pada dasarnya diusahakan sejauh mungkin dengan cara musyawarah untuk mencapai mufakat, apabila tidak terpenuhi, keputusan diambil berdasarkan suara terbanyak

Setiap rapat DPR dapat mengambil keputusan apabila dihadiri oleh lebih dari separuh jumlah anggota rapat (kuorum), apabila tidak tercapai, rapat ditunda sebanyak-banyaknya 2 kali dengan tenggang waktu masing-masing tidak lebih dari 24 jam. Setelah 2 kali penundaan kuorum belum juga tercapai, cara penyelesaiannya diserahkan kepada Bamus (apabila terjadi dalam rapat Alat Kelengkapan DPR), atau kepada Bamun dengan memperhatikan pendapat Pimpinan Fraksi (apabila terjadi dalam rapat Bamus).

Secara lengkap dapat dilihat pada Tata tertib DPR RI BAB XVII.

Pengambilan keputusan berdasarkan mufakat dilakukan setelah kepada anggota rapat yang hadir diberikan kesempatan untuk mengemukakan pendapat serta saran, dan dipandang cukup untuk diterima oleh rapat sebagai sumbangan pendapat dan pemikiran bagi penyelesaian masalah yang sedang dimusyawarahkan

Keputusan berdasarkan mufakat adalah sah apabila diambil dalam rapat yang telah mencapai kuorum dan disetujui oleh semua yang hadir.

Keputusan berdasarkan suara terbanyak diambil apabila keputusan berdasarkan mufakat sudah tidak terpenuhi karena adanya pendirian sebagian anggota rapat yang tidak dapat dipertemukan lagi dengan pendirian anggota rapat yang lain. Pengambilan keputusan secara terbuka dilakukan apabila menyangkut kebijakan dan dilakukan secara tertutup apabila menyangkut orang atau masalah lain yang dianggap perlu. Pemberian suara secara tertutup dilakukan dengan cara tertulis, tanpa mencantumkan nama, tanda tangan, fraksi pemberi suara atau tanda lain yang dapat menghilangkan sifat kerahasiaan, atau dapat juga dilakukan dengan cara lain yang tetap menjamin sifat kerahasiaan.

Keputusan berdasarkan suara terbanyak adalah sah apabila diambil dalam rapat yang telah mencapai kuorum dan disetujui oleh lebih separuh jumlah anggota yang hadir.

Kamis, 19 Agustus 2021 | 12:00 WIB

Contoh kegiatan pengambilan keputusan bersama di berbagai lokasi.
(Pixabay)

Bobo.id
– Pancasila digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan bersama. Hal ini karena nilai-nilai Pancasila itu sesuai dengan nilai-nilai budaya bangsa Indonesia.

Pengambilan keputusan bersama juga tidak terbatas di ranah bangsa dan negara saja, lo. Bisa juga di sekolah, di masyarakat, dan di rumah.

Baca Juga :   Jelaskan langkah-langkah membuat karya seni tempel kolase

Dalam materi kelas 5 SD Tema 1 ada perintah untuk menuliskan contoh kegiatan pengambilan keputusan bersama di sekolah, di rumah, di masyarakat, serta bangsa dan negara.

Apakah teman-teman masing bingung? Yuk, cari tahu!

Berikut ini kunci jawabannya.

Baca Juga: Cari Jawaban Kelas 5 SD Tema 1, Contoh Sikap dalam Pengambilan Keputusan Bersama Sesuai Pancasila

1. Pengambilan Keputusan Bersama di Sekolah

– Pemilihan ketua kelas

– Memilih anggota kelompok belajar

– Pemilihan regu piket


Page 2


Page 3

Pixabay

Contoh kegiatan pengambilan keputusan bersama di berbagai lokasi.

Bobo.id
– Pancasila digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan bersama. Hal ini karena nilai-nilai Pancasila itu sesuai dengan nilai-nilai budaya bangsa Indonesia.

Pengambilan keputusan bersama juga tidak terbatas di ranah bangsa dan negara saja, lo. Bisa juga di sekolah, di masyarakat, dan di rumah.

Dalam materi kelas 5 SD Tema 1 ada perintah untuk menuliskan contoh kegiatan pengambilan keputusan bersama di sekolah, di rumah, di masyarakat, serta bangsa dan negara.

Apakah teman-teman masing bingung? Yuk, cari tahu!

Berikut ini kunci jawabannya.

Baca Juga: Cari Jawaban Kelas 5 SD Tema 1, Contoh Sikap dalam Pengambilan Keputusan Bersama Sesuai Pancasila

1. Pengambilan Keputusan Bersama di Sekolah

– Pemilihan ketua kelas

– Memilih anggota kelompok belajar

– Pemilihan regu piket

Sumber: Photo by Zainul Yasni on Unsplash

Pembagian uang saku adalah salah satu contoh kegiatan pengambilan keputusan bersama di rumah. Lalu, bagaimana keputusan bersama tersebut diambil? Simak ulasan berikut.

Apa itu keputusan bersama? Keputusan berasal dari kata putusan yang dapat diartikan sebagai hasil dari suatu pembicaraan yang telah disepakati bersama atau telah disepakati oleh orang-orang yang melakukan pembicaraan itu.

Sebelum orang-orang mendapatkan keputusan bersama, dilakukan pembicaraan, rapat, atau musyawarah dari orang-orang tersebut. Dalam pembicaraan tersebut, mereka saling memberikan ide, gagasan, pendapat atau saran-saran tentang suatu masalah yang dihadapi. Biasanya musyawarah diadakan dengan semangat kebersamaan yang menjunjung asas pancasila.

Jadi, dalam pembicaraan tersebut ada suatu persoalan yang harus diselesaikan atau sebuah rencana yang harus dilakukan. Persoalan atau rencana tersebut merupakan milik bersama bukan milik seseorang. Dengan demikian, perlu dibicarakan, dirapatkan atau dimusyawarahkan secara bersama pula.

Baca Juga :   What is the difference between ordered list and unordered list describe in brief?

Orang-orang yang bermusyarawah itu ingin mendapatkan gagasan, ide atau pendapat yang dapat menyelesaikan masalah. Mereka mencari dan menentukan dari berbagai pendapat itu, suatu pendapat yang disepakati atau yang disetujui bersama.

Contoh Kegiatan Pengambilan Keputusan Bersama di Rumah, Sekolah, Masyarakat, dan Pemerintahan

1. Contoh Kegiatan Pengambilan Keputusan Bersama di Rumah

Di lingkungan keluarga ada banyak persoalan yang perlu diselesaikan bersama. Para anggota keluarga berusaha mendapat kesepakatan bersama dari persoalan itu. Kesepakatan itu nantinya akan menjadi keputusan bersama yang harus ditaati dan dipatuhi.

Beberapa contoh kegiatan pengambilan keputusan bersama di rumah adalah sebagai berikut.

  1. Keputusan tentang pembagian tugas-tugas rumah.
  2. Keputusan tentang kerja bakti bersama keluarga.
  3. Keputusan tentang uang saku untuk setiap anggota keluarga.
  4. Keputusan tentang menu makanan, dan lain-lain.

Mengapa harus dibuat keputusan bersama di rumah? Sebab dengan membiasakan diri membuat keputusan bersama, maka:

  1. Antarkeluarga akan saling terbuka dalam berpendapat
  2. Saling menghargai pendapat.
  3. Melatih keberanian, kecerdasan, dan kreativitas.
  4. Menjadikan masalah lebih mudah diselesaikan.
  5. Menjadi lebih ikhlas untuk melaksanakan keputusan.
  6. Membuat suasana harmonis dalam keluarga.

Lingkungan keluarga merupakan lingkungan yang pertama dan utama dalam pendidikan anak. Sehingga keluarga yang membiasakan diri membuat keputusan bersama di rumah akan mempengaruhi setiap anggota keluarga. Untuk selanjutnya mampu menghargai dan melaksanakan keputusan bersama di berbagai lingkungan setelah keluarga.


Bagaimana peraturan perundang-undangan dibentuk?

2. Contoh Kegiatan Pengambilan Keputusan Bersama di Sekolah

Lingkungan sekolah merupakan tempat pendidikan formal bagi anak-anak setelah keluarga. Di sekolah anak-anak diperkenalkan, dididik, ditanamkan dan dibiasakan dengan hal-hal yang baik untuk pembentukan kepribadiannya.

Dalam lingkungan sekolah terdapat pribadi yang bermacam-macam. Bermacam-macam pribadi inilah yang menimbulkan adanya perbedaan latar belakang pandangan dan pendapat di antara para siswa dalam menghadapi masalah bersama di sekolah.

Perbedaan pandangan dan pendapat dapat menimbulkan pertengkaran. Oleh karena itu, di sekolah para siswa juga perlu dibiasakan dengan perihal kegiatan pengambilan keputusan bersama di sekolah.

Beberapa contoh kegiatan pengambilan keputusan bersama di sekolah adalah sebagai berikut.

  1. Keputusan bersama mengenai kepengurusan kelas.
  2. Keputusan bersama mengenai kepengurusan OSIS sekolah.
  3. Keputusan bersama mengenai pembagian tugas kebersihan kelas.
  4. Keputusan bersama mengenai besaran uang gedung sekolah.
Baca Juga :   Terdapat 64 Siswa Yang Bergabung Dalam Bakat Musik Dan Drama


Apa saja masalah sosial yang kamu tahu?

3. Contoh Kegiatan Pengambilan Keputusan Bersama di Masyarakat

Kehidupan bermasyarakat lebih banyak menghadapi berbagai masalah dan persoalan. Persoalan itu membutuhkan penyelesaiannya atau cara-cara mengatasinya. Kehidupan bermasyarakat adalah kehidupan bersama. Oleh karena itu, persoalan di masyarakat pada dasarnya adalah persoalan bersama yang membutuhkan penyelesaian bersama pula.

Di masyarakat sering sekali diadakan berbagai rapat atau musyawarah. Misalnya rapat tingkat RT, rapat ibu-ibu PKK, rapat karang taruna, rapat dusun, rapat lingkungan, rapat tingkat RW, dan rapat desa. Rapat-rapat itu diadakan dengan maksud untuk menyelesaikan suatu masalah yang muncul.

Di samping itu juga dijadikan sarana mempersatukan warga. Rapat menghasilkan keputusan bersama mengenai suatu masalah. Keputusan bersama tersebut selanjutnya ditaati, dipatuhi, dan dilaksanakan.

Contoh kegiatan pengambilan keputusan bersama di lingkungan masyarakat adalah sebagai berikut.

  1. Keputusan bersama tentang kerja bakti lingkungan.
  2. Keputusan bersama tentang besaran iuran warga.
  3. Keputusan bersama mengenai sumbangan untuk warga yang membutuhkan.
  4. Keputusan bersama tentang pembagian jaga malam.

4. Contoh Kegiatan Pengambilan Keputusan Bersama di Pemerintahan

Pada lingkungan pemerintahan dan kenegaraan, banyak sekali persoalan dan permasalahan yang dihadapi. Persoalan itu harus segera diputuskan dan diselesaikan. Terlebih lagi persoalan yang menyangkut hajat hidup warga negara dan kepentingan umum. Jadi, persoalan yang dihadapi di tingkat pemerintahan lebih banyak dan kompleks.

Pengambilan keputusan dilakukan secara demokratis, sebab cara yang demokratis itu lebih menghargai persamaan dan kebebasan. Cara yang demokratis merupakan cara masyarakat menghargai manusia dibandingkan cara-cara yang tidak demokratis.

Beberapa contoh kegiatan pengambilan keputusan bersama di lingkungan pemerintahan adalah sebagai berikut.

  1. Keputusan bersama mengenai hari libur nasional.
  2. Keputusan bersama besaran tarif angkutan.
  3. Keputusan bersama harga dasar pupuk dan beras.
  4. Keputusan pemerintah daerah tentang Upah Minimum Kabupaten (UMK).

Lembaga-lembaga negara yang sering terlibat dalam pengambilan keputusan bersama adalah lembaga MPR, DPR, DPD, dan DPRD. Lembaga negara tersebut merupakan lembaga perwakilan rakyat. Apa yang diputuskan pada umumnya berkenaan dengan kepentingan rakyat banyak.


Jelaskan landasan koperasi!

Apa saja contoh kegiatan pengambilan keputusan bersama yang kamu ketahui?

Posted by: pskji.org