Mengapa konsep atau tema besar merupakan hal penting yang harus diperhatikan dalam mendesain logo

Mengapa konsep atau tema besar merupakan hal penting yang harus diperhatikan dalam mendesain logo

Hal ini menjadikan persaingan untuk mendapatkan simpati masyarakat juga semakin besar, salah satunya adalah dengan membuat logo. Logo merupakan salah satu hal yang umum digunakan dalam sebuah entitas. Dengan adanya logo, masyarakat dapat mengenal suatu jati diri dari sebuah entitas. Selain itu, logo juga dapat menjadikan suatu entitas lebih mudah diingat karena logo memiliki bentuk dan warna yang tentunya berbeda-beda. Apa itu logo dan bagaimana cara membuat desain logo yang menarik?

Baca Juga: Cara Membuat Logo Brand yang Baik


Logo merupakan sebuah gambar ataupun sketsa yang memiliki makna tertentu dan biasa digunakan untuk mewakili suatu entitas seperti komunitas, organisasi, perusahaan, daerah maupun negara. Suatu logo wajib untuk memiliki ciri khas tertentu, baik dari segi bentuk ataupun warnanya, dengan tujuan agar dapat dibedakan antara logo yang satu dengan logo yang lain.

Logo mempunyai jenis-jenisnya tersendiri, diantaranya yaitu lettermark, wordmark, pictorial mark, logo abstrak, logo maskot, logo kombinasi, dan logo lambang. Adapun fungsi dari logo, antara lain yaitu sebagai media menyampaikan informasi tentang suatu entitas, sebagai media persuasi, sebagai sarana promosi dan juga presentasi.

5 Langkah Membuat Desain Logo yang Baik

Setelah mengetahui pengertian, jenis, dan juga fungsi dari logo, berikut ini adalah 5 langkah membuat desain untuk logo yang baik.

1. Ketahui Terlebih Dahulu Tujuan Logo Tersebut Dibuat

Sebelum desain logo dibuat, hendaknya Anda mengetahui terlebih dahulu tujuan pembuatan logo tersebut. Hal ini diperlukan agar Anda dapat memikirkan desain yang cocok dan pesan dari logo tersebut tersampaikan kepada masyarakat yang melihatnya.

Tujuan dari logo sendiri bermacam-macam. Dengan Anda mengetahui tujuan dari suatu logo, Anda akan dapat menentukan bentuk atau model yang sesuai dengan tujuan logo tersebut.

2. Logo Harus Disesuaikan dengan Target yang Dituju

Dalam pembuatan desain logo, penting untuk memperhatikan target yang ingin dituju. Hal ini bertujuan agar pesan pada logo tersebut tersampaikan kepada target. Misalnya, apabila  logo ditujukan kepada anak–anak, maka hendaknya logo dibuat dengan penuh warna, yang menjadikan anak-anak tertarik pada logo tersebut.

Baca Juga :   How do you know if a linked list is singly or doubly?

Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa terdapat logo yang mempunyai target, yaitu seluruh kalangan masyarakat, contohnya adalah logo dari aplikasi Facebook dan juga Whatsapp.

3. Membuat Desain Logo Sesuai Konsep dan Inspirasi

Setelah Anda mengetahui tujuan dan target dari logo yang akan dibuat. Mulailah membuat logo dengan mencari inspirasi yang bisa Anda dapatkan dengan mengamati bentuk dari logo entitas yang sudah banyak dikenal masyarakat.

Hal ini bertujuan agar Anda dapat memiliki gambaran mengenai bentuk, warna, maupun huruf yang mudah dikenal dan melekat di hati masyarakat. Namun, bukan berarti Anda dapat meniru logo tersebut. Setelah Anda mendapatkan inspirasi, mulailah membuat logo yang sesuai dengan konsep, tujuan dan target yang telah ditentukan.

4.   Logo Hendaknya Dibuat Unik, Sederhana, dan Fleksibel

Sebuah logo harus memiliki ciri khas tersendiri yang membedakan logo tersebut dengan logo yang lain. Oleh karena itu, dalam pembuatan design, haruslah memperhatikan unsur keunikan dari logo tersebut.

Namun, logo yang unik bukan berarti logo yang memiliki desain yang rumit. Logo yang sederhana justru umumnya lebih dikenal dan diingat oleh masyarakat. Selain itu, Fleksibilitas dari logo juga harus diperhatikan, agar logo tetap indah dan menarik walaupun dipajang di sembarang media, seperti spanduk, baliho, ataupun transportasi umum.

5. Melihat Perkembangan Desain dan Melakukan Evaluasi

Adakalanya, Anda harus melihat sejauh mana perkembangan dari desain dari logo yang dibuat. Hal ini bertujuan agar Anda mengetahui apakah terdapat kemajuan dalam pembuatan logo tersebut.

Apabila tidak terdapat perkembangan pada desain, lakukanlah evaluasi pada hal-hal yang dianggap kurang, misalnya pada bentuk logo maupun warna logo yang digunakan.

Demikianlah beberapa langkah dalam membuat desain logo yang baik. Gunakanlah kreativitas dan jangan lupa untuk selalu meminta saran atau kritik mengenai logo yang Anda buat kepada teman maupun sahabat Anda. Selamat mencoba!

Baca Juga: Apa Itu Tagline Serta Fungsinya

Ingin memasarkan produk Anda secara digital? Hubungi Dreambox! Kami siap membantu. Klik di sini!

Baca Juga :   Fasilitas curve ini terdiri dari 7 tool sebutkan jelaskan tool tersebut

Logo merupakan sebuah gambar yang mewakili identitas dari perusahaan yang kamu bangun. Jika kita menanyakan kepada orang-orang mengenai apa saja logo yang mereka kenal, sebagian besar akan menyebutkan berbagai logo yang sangat ikonik seperti Apple, Facebook, Nike,dan sebagainya. Nah, oleh karena itu ada hal-hal yang dapat membuat logo ikonik sehingga diingat oleh begitu banyak orang, bahkan bersifat timeless. Apa saja sih hal-hal yang mempengaruhi baik atau tidaknya logo?

1. Perhatikan Warna dan Ukuran yang Digunakan

Warna dan ukuran menjadi bagian yang terpenting dalam pembuatan logo, karena warna akan memberikan nyawa serta arti. Dalam pembuatan logo, disarankan untuk menggunakan warna dominan dan hanya menggunakan tiga kombinasi warna agar tetap terlihat profesional. Nah, selain warna, aspek ukuran juga mempengaruhi baik tidaknya logo perusahaan, yaitu pastikan bahwa logo tersebut dapat diperbesar ataupun diperkecil pada ukuran apa saja tanpa kehilangan identitas perusahaan.

2. Simple

Kesederhanaan juga merupakan unsur yang menentukan kesuksesan sebuah logo. Logo tidak perlu didesain terlalu kompleks atau rumit untuk memberikan banyak arti. Bahkan, banyak orang lebih suka desain yang tetap sederhana namun memiliki makna yang mendalam. Seperti logo Fedex yang merupakan sebuah perusahaan jasa pengiriman, dimana antara huruf E dan X terdapat bentuk panah yang melambangkan tujuan Fedex untuk terus maju ke depan.

3. Pasif vs Aktif

Pasif dan aktifnya sebuah logo memberikan kesan lebih hidup atau lebih nyata bila diberikan gerakan. Nih, contohnya Twitter. Coba kamu lihat, logo yang sebelah kiri tidak begitu memberikan kesan bahwa itu adalah seekor burung sungguhan. Tetapi coba kamu lihat, versi di sebelah kanan memberikan kesan lebih hidup kan? Nah, oleh karena itu jika sebuah logo perusahaan terlihat pasif, maka tidak akan memberikan interaksi kepada

pengguna atau pelanggan
dalam melihat identitas dari perusahan tersebut. Beda halnya jika logo perusahaan tersebut terlihat aktif, yang akan membuat sang pengguna atau pelanggan
lebih memperhatikan identitas dari perusahaan tersebut.

4. Gunakan VDE

(sumber: vectorstock.com)

Visual Double Entendre

(VDE) merupakan teknik yang menyatukan dua gambar menjadi satu bentuk indah. Gambar di atas misalnya, merupakan contoh yang tepat dalam penggunaan teknik VDE tersebut, yang menunjukkan burung sebagai tanda kebebasan dan juga memperlihatkan bentuk singa sebagai tanda keberanian. Teknik ini cukup sulit diimplementasikan karena harus menggali pikiran dan konsep yang membutuhkan waktu cukup lama. Tetapi hasil yang diberikan akan sangat menarik seperti contoh di atas.

Baca Juga :   Berikut yang bukan merupakan unsur-unsur yang terkandung dalam olahraga pencak silat, yaitu…

5. Memorability

Memorability adalah kualitas yang membuat logo kamu mudah untuk diingat oleh pelanggan. Dampaknya, pelanggan kamu akan menyebarkan brand perusahaanmu secara berulang-ulang melalui mulut ke mulut. Biasanya desain yang mudah diingat adalah yang bersifat sederhana
 dan tidak terlalu kompleks, seperti logo Apple. Jika buah apel pada logo Apple berbentuk utuh, maka pelanggan akan sulit mengingatnya karena bentuk tersebut sama persis dengan sejuta hal yang telah kamu lihat sebelumnya. Akan tetapi logo Apple memiliki semacam gigitan yang membuatnya berbeda dan menonjol sehingga orang-orang mudah mengingatnya.

6. Berkreasi Menggunakan Huruf Custom

Logo tidak harus menggunakan gambar suatu benda atau objek, tetapi juga dapat berupa huruf yang dikemas secara indah yang memberikan kesan elegan. Seperti logo Canon dimana pelanggan sangat mempercayai produk dari perusahaan tersebut. Oleh karena itu, tidak semua logo harus menggunakan suatu benda, tetapi berkreasi menggunakan huruf kustom juga dapat mempengaruhi logo perusahaanmu.

7. Unik

Nah, inilah hal terpenting yang harus kamu perhatikan ketika membuat logo perusahaan milikmu sendiri, yaitu unik. Apa sih maksud unik? Definisi unik dalam poin ini artinya, logo perusahaan yang kamu buat harus sama sekali berbeda dengan desain dari perusahaan lain. Jika mirip atau sama, kamu dapat dikenai sanksi karena telah melanggar hak cipta dari perusahaan tersebut. Oleh karena itu, berhati-hatilah sebelum kamu membuat logo ya, dan pastikan bahwa logo perusahaanmu bersifat unik. Jika Sobat FILE masih bingung saat mendesain logo, coba lihat situs Canva berikut!

[Christian Sotanto]

Mengapa konsep atau tema besar merupakan hal penting yang harus diperhatikan dalam mendesain logo

Posted by: pskji.org