Apa saja fungsi sdm dalam perencanaan bisnis

Apa saja fungsi sdm dalam perencanaan bisnis


Merdeka.com –

Di dalam sebuah manajemen perusahaan, pastinya akan sering ditemui divisi sumber daya manusia (SDM) atau manajemen sumber daya manusia. Fungsi manajemen SDM biasanya bertugas untuk merekrut serta mengembangkan sumber daya manusia secara menyeluruh pada suatu perusahaan.

Manajemen sumber daya manusia, disingkat MSDM adalah suatu ilmu tentang mengatur hubungan dan peranan sumber daya yang dimiliki oleh individu secara efisien dan efektif serta dapat digunakan secara maksimal sehingga tercapai tujuan bersama perusahaan, karyawan dan masyarakat menjadi maksimal.

Dibentuknya manajemen SDM ini salah satunya bertujuan untuk media komunikasi antara karyawan dan perusahaan. Proses-proses kinerja dari manajemen sumber daya manusia dapat meliputi perencanaan, kepemimpinan, pengorganisasian, dan pengendalian.

Fungsi manajemen SDM juga begitu kompleks dalam keberlangsungan suatu perusahaan. Untuk memahami lebih lanjut, berikut fungsi manajemen SDM dalam suatu perusahaan yang dilansir dari liputan6.

2 dari 4 halaman

©2018 Merdeka.com

Staffing (Keanggotaan)

Fungsi manajemen SDM yang pertama adalah staffing atau keanggotaan. Staffing dalam fungsi manajemen sumber daya manusia merupakan fungsi yang mengatur keanggotaan. Ada tiga kegiatan utama dari fungsi ini diantaranya adalah perencanaan, penarikan, dan seleksi.

Fungsi manajemen sumber daya manusia ini berperan penting untuk menentukan kualitas sumber daya manusia dalam suatu perusahaan. Manajemen sumber daya manusia akan melakukan perencanaan terkait perekrutan dan pengembangan SDM serta melakukan seleksi dan penarikan yang terkait dengan kualitas individu dari SDM tersebut.

Evaluasi Kinerja

Fungsi manajemen SDM dalam suatu perusahaan pastinya akan melaksanakan evaluasi kinerja dari SDM-nya. Sebuah manajemen sumber daya manusia bertanggung jawab untuk melakukan evaluasi kinerja dari SDM tersebut. Fungsi manajemen sumber daya manusia ini dapat meliputi penilaian dan evaluasi terkait kinerja yang diberikan selama periode tertentu.

Dengan evaluasi, perusahaan dapat memastikan tiap SDM melakukan tanggung jawab pekerjaannya masing-masing. Manajemen sumber daya manusia juga perlu melakukan pengembangan dalam berbagai macam bentuk seperti pelatihan dalam rangka peningkatan performa SDM.

3 dari 4 halaman

©©2012 Shutterstock/Rustam Shigapov

Kompensasi

Fungsi manajemen SDM yang berikutnya adalah kompensasi. Fungsi ini nantinya akan berurusan dengan kompensasi atas kinerja yang telah diberikan oleh para SDM yang juga akan berkaitan dengan kepuasan serta keuntungan yang telah diterima oleh perusahaan. Kompensasi dapat meliputi gaji pokok, bonus, insentif, asuransi kesehatan, cuti, hingga dana pensiun.

Departemen sumber daya manusia memiliki kewajiban membuat struktur gaji yang baik, sementara pihak manajer memiliki bertugas melakukan pemberian gaji. Keduanya harus memiliki koordinasi yang baik agar pemberian kompensasi sesuai dengan keputusan bersama dan UU yang berlaku.

Baca Juga :   Perbedaan hp iphone ori dan hdc

Pemberian kompensasi ditujukan untuk membangun suasana yang kompetitif di antara karyawan pada perusahaan yang bersifat adil dan sesuai dengan kebijakan yang berlaku.

Pelatihan dan Pengembangan

Guna meningkatkan kualitas SDM, fungsi manajemen SDM yang penting adalah pelatihan dan pengembangan. Departemen SDM bertanggung jawab untuk membantu pihak manajer dalam membuat program-program pelatihan bagi tiap lapisan karyawan agar menghasilkan kinerja yang lebih berkualitas.

Manajemen SDM juga perlu terlibat dalam program pelatihan dan pengembangan, memperkirakan kebutuhan akan program pelatihan dan pengembangan, serta mengevaluasi efektifitas progam pelatihan dan pengembangan.

Tak hanya melakukan pelatihan, fungsi ini juga memungkinkan manajemen SDM untuk bertanggung jawab terhadap masalah pemutusan hubungan kerja dalam suatu keadaan.

4 dari 4 halaman

©2019 Merdeka.com/Pexels

Employee Relations

Manajemen SDM merupakan manajemen yang berhubungan langsung dengan para SDM di semua lini. Bagi perusahaan yang memiliki serikat pekerja didalamnya, fungsi manajemen SDM haruslah aktif dalam mengurus segala masalah dan negosiasi dari serikat pekerja.

Tanggung jawab utama departemen SDM adalah untuk menghindari praktik-praktik yang tidak sehat seperti mogok kerja. Dalam perusahaan yang tidak memiliki serikat kerja, departemen sumber daya manusia dibutuhkan untuk terlibat dalam hubungan karyawan.

Fungsi ini memastikan apakah para karyawan diperlakukan secara baik dan apakah ada cara yang baik dan jelas untuk mengatasi keluhan yang keluar.

Personal Research

Fungsi manajemen SDM yang berikutnya untuk melakukan analisis terhadap masalah individu dan perusahaan serta membuat perubahan yang sesuai. Manajemen SDM juga akan berfungsi sebagai pencari solusi dari masalah-masalah yang terjadi atau personal research.

Masalah yang sering diperhatikan oleh departemen sumber daya manusia dapat meliputi penyebab terjadinya ketidakhadiran atau keterlambatan karyawan, prosedur penarikan dan seleksi yang baik, dan penyebab ketidakpuasan tenaga kerja.

Departemen sumber daya manusia bertanggung jawab untuk mengumpulkan dan menganalisis informasi yang menyinggung masalah ini. Hasilnya digunakan menilai apakah kebijakan yang sudah ada perlu diadakan perubahan atau tidak.

Kesehatan Serta Keselamatan Kerja

Fungsi manajemen SDM yang terakhir adalah menciptakan kesehatan dan keselamatan kerja yang baik di lingkungan perusahaan. Kesehatan dan keselamatan kerja akan berpengaruh terhadap kredibilitas perusahaan.

Sebuah manajemen SDM wajib memperhatikan keselamatan pekerjanya melalui program yang dijalankan. Hal ini dilaksanakan untuk meminimalisir kejadian yang tidak diharapkan dan menciptakan suasana aman dan keselamatan di lingkungan kerja.

Baca Juga :   Bagaimana upaya penghematan listrik yang dapat kita lakukan dalam kehidupan sehari hari Tuliskan empat cara menghemat listrik di rumah?

Manajemen SDM juga bertugas untuk melakukan pelatihan khusus mengenai keselamatan kerja dan membuat program kesehatan untuk pekerja. Selain itu Manajemen SDM wajib untuk membuat laporan setiap terjadi kecelakaan kerja.

Dalam sebuah perusahaan, manajemen SDM atau Sumber Daya Manusia memiliki tugas untuk mengelola sumber daya manusia yang dimiliki secara efektif supaya bisa diperoleh suatu satuan sumber daya manusia yang tidak mengecewakan, merasa puas dan sangat memuaskan.  Dengan adanya manajemen SDM ini komunikasi antara karyawan dan perusahaan dapat berjalan dengan baik.

Baca Juga:
Apa Itu Pengembangan SDM Perusahaan?

Proses kinerja dari manajemen SDM meliputi perencanaan, kepemimpinan, pengorganisasian, dan pengendalian. Selain itu manajemen SDM tentu mempunyai banyak fungsi dalam perusahaan khususnya dalam berbagai kegiatan yang ada hubungannya dengan dunia kerja.

Fungsi Manajemen SDM

1. Staffing

Fungsi manajemen sumber daya manusia yang pertama adalah staffing atau mengatur keanggotaan. Fungsi staffing sendiri dibagi menjadi ada tiga kegiatan penting yang termasuk yaitu perencanaan, penarikan, juga proses seleksi.

Manajemen SDM sangat berperan penting dalam menentukan kualitas sumber daya manusia pada suatu perusahaan. Manajemen sumber daya manusia juga akan melakukan perencanaan terkait perekrutan dan pengembangan SDM serta melakukan seleksi dan penarikan yang terkait dengan kualitas individu dari SDM tersebut.

2. Evaluasi

Sebuah manajemen sumber daya manusia memiliki fungsi untuk melakukan evaluasi kinerja dari SDM yang ada dalam sebuah perusahaan. Fungsi ini dapat meliputi penilaian dan evaluasi terkait kinerja yang diberikan selama periode tertentu.

Biasanya manajemen SDM akan memberi pelatihan terhadap para karyawan dan memastikan para karyawan mendapat evaluasi atau penilaian terhadap performance mereka dari seluruh bagian perusahaan atau pihak-pihak terkait. Selain terhadap karyawan biasa, manajemen juga harus melatih para manajer untuk membuat standar kinerja yang dinilai baik dan membuat sebuah penilaian dengan akurat.

3. Penggantian dan Kepuasan

Masuk ke fungsi berikutnya yaitu penggantian atau kepuasan. Atau juga dapat kita ucap sebagai ‘reward’. Fungsi manajemen sumber daya manusia ini berurusan dengan penggantian akan kinerja yang telah dilakukan oleh para sumber daya manusia di mana berhubungan juga dengan kepuasan yang diterima perusahaan.

Departemen sumber daya manusia memiliki kewajiban membuat struktur gaji yang baik, sementara pihak manajer memiliki bertugas melakukan pemberian gaji. Keduanya harus memiliki koordinasi yang baik agar pemberian kompensasi sesuai dengan keputusan bersama dan UU yang berlaku.

Baca Juga :   Apa bagian tubuh yang digunakan sebagai tumpuan saat merangkak

Mereka harus memastikan pemberian gaji beserta hal yang berkaitan meliputi gaji pokok, bonus, insentif, asuransi, jatah cuti, dan lainnya terhadap SDM sesuai dengan keputusan yang dibuat juga sesuai dengan hukum (peraturan standar seperti UMR).

Baca Juga:
Wawancara Sejawat : Panduan Praktis untuk SDM

4. Pelatihan dan Penasehat

Karena berhubungan langsung dengan kualitas SDM, fungsi manajemen sumber daya manusia yang juga penting adalah pelatihan dan pengembangan. Departemen SDM bertanggung jawab untuk membantu pihak manajer dalam membuat program-program pelatihan bagi tiap lapisan karyawan agar menghasilkan kinerja yang lebih berkualitas.

Selain melatih juga menjadi penasehat yang akan memberi masukan kepada pihak manajer, serta mencarikan solusi bila terjadi kasus atau masalah selama proses pengembangan.

5. Membangun Relasi

Fungsi selanjutnya adalah membangun relasi. Manajemen SDM berperan penting juga memiliki tugas untuk membangun relasi seperti melakukan negosiasi dengan pihak perserikatan pekerja.

Disini departemen juga harus berusaha agar tidak terjadi tindakan tidak sehat yang dapat dilakukan oleh para karyawan seperti mogok bekerja dan demonstrasi.

Pada dasarnya, kita dapat menyimpulkan fungsi yang satu ini adalah bahwa departemen sebagai manajemen sumber daya manusia merupakan ikatan antara sumber daya manusia yaitu karyawan dengan pihak serikat sumber daya manusia atau serikat pekerja.

6. Menciptakan Kondisi Aman dan Sehat

Fungsi sumber daya manusia yang selanjutnya adalah menciptakan kondisi yang aman dan sehat. Aman dan sehat maksudnya menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan beresiko seperti kecelakaan yang dialami pekerja.

Sebuah manajemen SDM wajib memperhatikan keselamatan pekerjanya melalui program yang dijalankan. Hal ini dilaksanakan untuk meminimalisir kejadian yang tidak diharapkan dan menciptakan suasana aman dan keselamatan di lingkungan kerja.

7. Pengintegrasian

Pengintegrasian merupakan aktivitas untuk menyatukan antara kepentingan perusahaan dengan kebutuhan para karyawan. Sehingga jika pengintegrasian ini berjalan dengan baik tentu kerjasama akan lebih menguntungkan lagi untuk kedua pihak.

Baca Juga:
9 Keterampilan Kerja SDM Terbaik Yang Dicari Pengusaha

8. Pemeliharaan

Fungsi pemeliharaan adalah aktivitas untuk memelihara atau bahkan meningkatkan kondisi mental, fisik dan loyalitas pekerja supaya tercipta adanya kerjasama yang panjang.

9. Pemberhentian

Fungsi yang terakhir adalah pemberhentian. Pemberhentian atau pemutusan hubungan kerja (PHK) merupakan pengakhiran hubungan kerja perusahaan dengan tenaga kerja yang biasanya disebabkan oleh suatu hal yang menyebabkan hak dan kewajiban antar perusahaan dengan karyawan berakhir.

Apa saja fungsi sdm dalam perencanaan bisnis

Posted by: pskji.org