Yang dimaksud dengan pernapasan luar adalah pertukaran oksigen dan karbondioksida antara

Yang dimaksud dengan pernapasan luar adalah pertukaran oksigen dan karbondioksida antara

Lihat Foto

Ilustrasi lari

KOMPAS.com –Manusia dan hewan harus bernafas untuk dapat bertahan hidup. Kita bernafas dengan cara menghirup oksigen dari hidung memasukannya ke paru-paru lalu menghembuskan gas karbon dioksida.

Namun tahukan kamu pernaasan tersebut hanyalah pernafasan eksternal, sedangkan terjadi juga penafasan internal didalam sel-sel tubuhmu. Untuk mengetahui perbedaan antara respirasi eksternal dan respirasi internal, simaklah pembahasan berikut!

Soal dan Pembahasan

Jelaskan perbedaan respirasi eksternal dan internal!

Jawaban:

KOMPAS.com/SILMI NURUL UTAMI
Respirasi eksternal dan repirasi internal

Respirasi eksternal adalah pertukaran gas yang terjadi dalam paru-paru atau sering disebut dengan pernafasan.

Jadi respirasi eksternal adalah proses menghirup udara dari lingkungan dan menukar oksigen yang dihirup dengan karbon dioksida didalam paru-paru.

Sedangkan respirasi internal adalah proses pemecahan makanan untuk menghasilkan energi yang terjadi didalam sel tubuh.

Baca juga: Napas Pertama Bayi Picu Kemampuan Otak Mengatur Pernapasan Sepanjang Hidup

Respirasi internal adalah respirasi sel yang kita kenal sebagai respirasi aerobik dan anaerobik.

Lokasi

Respirasi eksternal terjadi antara sistem pernafasan tubuh dan makhluk hidup, sedangkan pertukaran gasnya terjadi dalam alveolus paru-paru. Sedangkan respirasi sel terjadi didalam sel tubuh, dan pertukaran gasnya terjadi dalam mitokondria.

tirto.id – Manusia membutuhkan organ-organ pernapasan untuk bernapas. Organ-organ tersebut bekerja dalam rangkaian sistem pernapasan.

Sistem pernapasan sendiri merupakan kerja tubuh yang membantu manusia menyerap oksigen (O2) agar organ-organ dapat bekerja. Selain itu, sistem pernapasan juga berfungsi untuk membuang karbon dioksida (CO2) dari dalam darah.

Menurut e-book “Ilmu Pengetahuan Alam” yang dirilis oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), ada sejumlah organ yang menyusun sistem pernapasan manusia.

Baca Juga :   Top 5 vios gen 3 aksesoris interior mobil terbaik 2022

Organ-organ tersebut antara lain hidung, faring (tekak), larang (ruang suara), trakea (tenggorokan), bronkus, dan paru-paru.

Setiap organ-organ pernapasan harus bekerja dengan baik, apabila tidak maka sistem pernapasan akan terganggu. Sehingga penting bagi manusia menjaga kesehatan sistem pernapasannya.

Sejumlah penyakit pernapasan akibat virus dan bakteri sebaiknya diwaspadai. Penyakit-penyakit pernapasan tersebut antara lain flu, tuberkolosis (TBC), faringitis, hingga COVID-19 yang baru-baru ini menjadi pandemi.

Organ-organ pernapasan manusia

Organ-organ tersebut dibagi secara struktural dan fungsional. Dibagi secara struktural artinya berdasarkan posisi dimana organ-organ tersebut terletak, yaitu:

– sistem pernapasan atas, yaitu hidung dan faring;

– sistem pernapasan bawah yaitu laring, trakea, bronkus, dan paru-paru.

Sementara secara fungsional artinya berdasarkan fungsi, baik sebagai zona penghubung maupun zona respirasi. Zona penghubung terdiri atas rongga dan saluran yang terhubung di luar maupun dalam paru-paru.

Sementara zona respirasi terdiri atas jaringan di dalam paru-paru yang befungsi dalam mengatur pertukaran gas. Pembagian secara fungsional antara lain:

– zona penghubung, yaitu hidung, faring, laring, trakea, bronkus, dan bronkiolus;

– zona respirasi, yaitu alveolus.

Setiap organ memiliki fungsinya masing-masing. Berikut fungsi setiap organ dalam sistem pernapasan manusia:

– Hidung untuk menyesuaikan suhu udara yang dihirup dan menyaring udara dari debu, kotoran, virus, dan bakteri.

– Faring untuk jalur masuk udara dan makanan, ruang resonansi suara, serta tempat tonsil yang melakukan reaksi kekebalan tubuh dengan melawan benda asing.

– Laring untuk menghasilkan gelombang suara, mengeluarkan partikel kecil seperti debu, asap, makanan, dan minuman dengan batuk refleks, dan menghubungkan faring dan trakea.

– Trakea untuk menyaring benda-benda asing yang masuk ke saluran pernapasan dan menghubungkan antara laring dan bronkus.

Baca Juga :   Apa sajakah asas politik negara Indonesia yang terdapat pada alinea ke 4 Pembukaan UUD 1945?

– Bronkus dan bronkiolus untuk memberikan jalur udara dari trakea ke alveolus.

– Paru-paru untuk mendukung proses pertukaran O2 dan CO2.

– Alveolus untuk menyerap oksigen, melakukan pertukaran gas, dan menyalurkan oksigen agar dapat masuk ke aliran darah. Bentuk jamak dari alveolus adalah alveoli.

Proses pertukaran gas O2 dan CO2 di tubuh manusia

Hal utama yang terjadi dalam sistem pernapasan adalah pertukaran gas. Menurut modul “Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan” proses ini meliputi serangkaian mekanisme.

Pertama oksigen (O2) masuk ke dalam tubuh melalui fase inspirasi. Fase ini ditandai dengan bekontraksinya diafragma dan otot dada yang menyebabkan rongga dada membesar. Udara yang masuk dalam fase ini kemudian melewati serangkaian organ pernapasan hingga alveolus.

Selanjutnya, pada alveolus terjadi difusi O2 ke kapiler paru-paru yang ada didinding alveolus. Di kapiler arteri, oksigen diikat oleh eritrosit yang mengandung hemoglobin. Hal ini menyebabkan oksigen menjadi jenuh. Hemoglobin kemudian mengangkut O2 ke seluruh jaringan dan sel-sel tubuh.

Semakin banyak O2 yang digunakan oleh tubuh, semakin banyak pula karbondioksida (CO2) yang terbentuk. CO2 sendiri merupakan limbah bagi tubuh sehingga perlu dikeluarkan. CO2 dibawa dari sel-sel tubuh ke kapiler vena, baru setelahnya diangkut oleh eritrosit menuju paru-paru.

Di dalam paru-paru, CO2 kembali menuju alveolus untuk mengalami fase ekspirasi, atau melepaskan CO2. Saat fase ini diafragma dan otot dada berelaksasi yang menyebabkan volume dada kembali normal.

Infografik SC Human Respiratory System. tirto.id/Fuad

Baca juga:

  • Sistem Pernapasan: Cara Mengetahui Frekuensi & Volume Pernapasan
  • Sistem Pernapasan: Struktur, Organ, Pengertian Inspirasi-Ekspirasi

Baca juga artikel terkait BIOLOGI atau tulisan menarik lainnya Yonada Nancy

(tirto.id – ynd/adr)

Baca Juga :   Jelaskan apa saja yang telah dilakukan oleh bangsa Indonesia hingga meraih kemerdekaan


Penulis: Yonada Nancy
Editor: Yandri Daniel Damaledo
Kontributor: Yonada Nancy

Subscribe for updates Unsubscribe from updates


Sesuai dengan fungsinya, zat gizi dapat digolongkan menjadi tiga kelompok, salah satunya adalah zat tenaga. salah satu yang menjadi sumber zat tenaga …

adalah


Serat yang dihasilkan oleh tanaman kapuk tergolong serat


Sel-sel pada jaringan ikat yang berfungsi memakan zat zat buangan adalah


Sebuah bahan makanan setelah diberi pereaksi biuret berubah warna menjadi ungu, zat makanan yang terdapat dalam bahan makanan tersebut akan mengalami …

pencernaan secara kimiawi pada organ…


Sebuah akuarium berada dalam keadaan seimbang. apabila akuarium tersebut dipindahkan ke tempat yang gelap, maka tumbuhan air akan mati terlebih dahulu …

. hal ini karena tumbuhan


Proses daur ulang air di bumi secara terus menerus disebut juga dengan


Planet yang tidak memiliki satelit dalam tata surya adalah……….


Pertumbuhan tumbuhan air yang tidak terkendali disebut


Penyakit rakhitis disebabkan oleh kurangnya konsumsi vitamin


Penyakit demam berdarah dengue ditularkan oleh nyamuk …

Yang dimaksud dengan pernapasan luar adalah pertukaran oksigen dan karbondioksida antara

Posted by: pskji.org