Sebuah kerucut tingginya 10 cm dan diameternya 15 cm jika π 3 14 maka volumenya cm3

Sebuah kerucut tingginya 10 cm dan diameternya 15 cm jika π 3 14 maka volumenya cm3

07 September 2021, 09:08 WIB

Ajeng Ayu Winarsih |
Humaniora


Ist Cara menghitung volume tabung

SAAT mempelajari matematika kita pastilah perlu mempelajari tentang bangun ruang, salah satunya adalah tabung.

Tabung adalah bangun ruang yang dibatasi oleh dua sisi yang sejajar yang berbentuk lingkaran dengan sisi lengkung.

Tabung memiliki ciri/sifat yakni memiliki dua sisi berbentuk lingkaran dan satu sisi yang berbentuk bidang lengkung atau yang dikenal sebagai selimut tabung, tabung memiliki 2 rusuk lengkung serta tidak memiliki titik sudut.

Baca juga:Isi Hukum Newton 1, 2, 3: Bunyi, Rumus, dan Contoh Kasus

Tabung memiliki volume yang memperlihatkan jumlah yang dapat ditempati suatu zat dalam sebuah tabung. Untuk menghitung volume tabung terlebih dahulu untuk mengetahui jari-jari serta tinggi dari tabung yang akan diukur tersebut. Berikut adalah rumus volume tabung.

V = π x r x r x t

Keterangan:

•    V= volume tabung (m³) •    π = phi (3,14 atau 22/7) •    r= jari-jari tabung (m)

•    t= tinggi tabung (m)

Untuk lebih memahami cara menghitung volume tabung, berikut contoh soal serta cara mengerjakannya :

Terdapat sebuah benda yang berbentuk tabung yang akan digunakan untuk mengisi air. Diketahui tabung tersebut memiliki diameter sepanjang 14 cm dengan tinggi 28 cm. Berapa volume tabung tersebut.

Jawaban:

d: 14 cm | r = 1/2 d  r = 1/2 14  r = 7 cm t: 28 cm V = π x r x r x t V = 22/7 x 7 cm x 7 cm x 28 cm

V = 4.312 cm3.

Untuk menghitung volume tabung yang dibutuhkan adalah luas alas/lingkaran pada tabung dan juga tinggi dari tabung tersebut.

Dalam soal tersebut diketahui lingkaran pada tabung memiliki diamter sepanjang 14 cm, untuk mengetahui volume tabung harus mengetahui jari – jari (r) terlebih dahulu. Jari-jari merupakan setengah dari diameter lingkaran. Jika diameter lingkaran pada tabung sejumlah 14 cm maka jari-jarinya adalah 7 cm. (OL-1)

Baca Juga :   Ciri ciri sudah matangnya organ reproduksi anak laki-laki adalah

Jakarta

Kerucut
adalah salah satu bangun ruang yang mempunyai sisi lengkung.

Bangun ruang merupakan bangun berbentuk tiga dimensi yang dibatasi oleh sisi dengan rusuk, sudut, volume dan sisi permukaan. Selain kerucut, contoh bangun ruang lainya adalah kubus, balok, limas, tabung dan prisma.

Dalam kehidupan sehari – hari, kita banyak dapat menemukan benda-benda yang berbentuk kerucut, misalnya kap lampu, caping (sejenis topi dari anyaman bambu) dan cetakan tumpeng.

Kerucut juga merupakan sebuah bangun ruang limas istimewa, yang memiliki bentuk alas lingkaran dengan sebuah titik puncak.

Sebelum mengetahui cara menghitung luas kerucut dalam matematika, yuk kita pahami dulu ciri-ciri bangun ruang kerucut di bawah ini!

Ciri-ciri Kerucut

Bangun ruang kerucut dan bagian-bagianya Foto: dok. modul Matematika Kemendikbud oleh Dwi Ari Noerharijanti, S.T., dkk

Melansir modul Matematika terbitan Kemendikbud oleh Dwi Ari Noerharijanti, S.T., dkk, ciri-ciri bangun ruang kerucut adalah sebagai berikut: – Mempunyai dua buah sisi, di mana sisi alas berbentuk lingkaran dan sisi lengkung berbentuk juring lingkaran.- Mempunyai satu sudut yang berada di atas titik puncak.- Mempunyai satu rusuk lengkung.

Apabila sebuah kerucut dibuka dan dibedah, maka akan membentuk jaring-jaring kerucut yang terdiri dari selimut kerucut (sisi lengkung) dan tutup kerucut. Jarak titik puncak ke atas disebut tinggi kerucut.

Rumus Luas Permukaan Kerucut


Detikers, perlu diingat karena alas kerucut adalah lingkaran, kerucut juga mempunyai kemiripan dengan tabung, namun selimutnya memiliki sisi yang tegak.

Untuk itu, dengan mensubstansi luas lingkaran S = πr² dan keliling lingkaran 2πr.

Sehingga luas permukaan kerucut dapat dicari dengan cara: luas alas + luas selimut

Volume kerucut : ¹/₃ x π x r² x t

Baca Juga :   Arah mata angin yang berhadapan dengan arah selatan adalah

Rumus luas permukaan kerucut:

L = (π x r²) + (π x r x s )

Keterangan: L = Luas permukaan kerucutπ = phi, bisa bernilai 22/7 atau 3,14 r = jari-jari alas lingkarans = garis pelukis

t = tinggi kerucut

Cara Menghitung Luas Permukaan Kerucut

Di bawah ini merupakan contoh soal untuk menghitung luas permukaan kerucut:

Contoh 1

Diketahui kerucut mempunyai alas dengan jari jari lingkaran 5 cm, garis pelukis (s) = 13 cm dan tinggi 12 cm. Hitunglah luas permukaan dari kerucut tersebut!

Penyelesaian:L = (π x r²) + (π x r x s )= (3,14 x 52) + (3,14 x 5 x 13) = 78,5 + 204,1

= 282,6 cm²

Jadi, rumus luas permukaan kerucut tersebut adalah 282,6 cm².

Contoh 2

Cetakan nasi tumpeng berbentuk kerucut memiliki diameter 16 cm, dengan jari jari r= 8 cm dan tinggi t=15 cm. Panjang garis pelukisnya adalah…

Penyelesaian: L = πr (r+s) → rumus luas permukaan tabung = π(8) (8+17) → substansi nilai r dan t

= 200 cm²

Jadi, luas permukaan dari cetakan nasi tumpeng yang berbentuk
kerucut

adalah 200 cm².

Simak Video “Momen Jokowi Bertemu Anak-anak Pandai Matematika di Sumut

(lus/lus)

Diketahui:

Ingat! Rumus volume kerucut adalah sebagi berikut:

Sehingga diperoleh:

Karena  adalah panjang jari-jari maka nilai yang memenuhi adalah .

Sehingga diperoleh panjang diameter sebagai berikut:

Dengan demikian panjang diameter kerucut adalah .

Oleh karena itu jawaban yang benar adalah A.

Sebuah kerucut tingginya 10 cm dan diameternya 15 cm jika π 3 14 maka volumenya cm3

Posted by: pskji.org