Apa fungsi goolge search console

Apa fungsi goolge search console

Sebagai perusahaan teknologi terbesar saat ini, Google tidak pernah berhenti berinovasi untuk memberikan berbagai macam produk yang berguna bagi masyarakat luas. Dari produk yang mendukung aktivitas sehari-hari, hingga kegiatan spesifik seperti pekerjaan.

Dari seluruh produk yang Google miliki, tidak bisa dipungkiri kalau Google atau mesin pencari Google adalah yang paling terkenal hingga detik ini. Setiap harinya, ratusan juta orang menggunakan Google untuk mencari berbagai macam hal. Dan rasanya sulit untuk melihat Google dikalahkan oleh perusahaan teknologi lainnya.

Di dalam mesin pencari Google, pastinya ada banyak website yang tersedia, tapi Google tidak hanya memikirkan pengguna internet secara kasual saja, tetapi juga pemilik website. Maka dari itu, mereka membuat Google Search Console.

Apa itu Google Search Console? Dan manfaat apa saja yang bisa didapatkan dari sana untuk para pemilik website? Semuanya dijelaskan di bawah ini.

Pengertian Google Search Console

Pada dasarnya, Google Search Console adalah sebuah tool dari Google yang dibuat khusus untuk para pemilik website yang ingin tahu performa dari website yang mereka milki. Performa yang dilihat merupakan ranah organik.

Sebelumnya dikenal sebagai Google Webmaster Tools, Google Search Console membuat Anda bisa melihat kinerja website dalam perangkat mobile, melihat trafik dari website (bahkan bisa melihat halaman mana yang paling banyak trafiknya), hingga melihat website mana yang memberikan link ke halaman di website Anda.

Dari sana, Anda akan melihat secara jelas bagaimana performa website dari segi konten hingga halaman mana yang paling menarik untuk dilhat oleh para pengunjung website. Tool ini juga memiliki manfaat lain yang menarik untuk dicoba.

Baca Juga: Yuk, Kenalan dengan 5 SEO Tools Gratis Untuk Website Anda

Beragam manfaat Google Search Console

1. Melihat daerah pengunjung website

Google Search Console bisa digunakan untuk melihat para pengunjung website Anda secara lebih detail. Tidak hanya melihat angka pengunjung saja, tetapi juga melihat dari daerah mana saja mereka berasal. Bisa dilihat dari asal negara, hingga kota tempat mereka tinggal. Dari sana, Anda bisa melihat pasar mana yang lebih potensial untuk dikupas lebih dalam.

2. Melihat halaman paling populer

Di dalam sebuah website, pastinya banyak sekali halaman yang terdapat di dalamnya. Dari halaman produk hingga blog yang berisi artikel menarik. Nah, Anda bisa melihat halaman mana saja yang paling banyak dikunjungi di dalam tool ini. Bisa saja memunculkan strategi baru dari halaman yang paling populer, atau malah yang kurang populer.

3. Mencari keyword yang digunakan orang

Website yang Anda miliki pastinya terdapat kata kunci yang sudah identik dengan isi dari website atau jenis dari bisnis yang dijalankan. Untungnya dengan Search Console, Anda bisa melihat barisan keyword yang digunakan orang untuk masuk ke dalam website Anda. Dengan keyword yang ada, Anda jadi tahu keyword apa saja yang bisa lebih sering digunakan, khususnya di dalam praktik SEO agar posisi website lebih tinggi di mesin pencari Google.

4. Melihat masalah keamanan di website

Keamanan website adalah sebuah hal penting. Jika website Anda tidak aman, maka Google bisa membuat pengunjung tidak bisa masuk ke dalam website. Namun tenang saja, Search Console bisa mendeteksi masalah keamanan yang ada di dalam website, sekaligus memberikan peringatan kepada Anda. Dengan peringatan itu, Anda jadi tahu bagian mana saja yang keamanannya harus diperkuat.

Baca Juga: Rekomendasi 5 Tools Terbaik untuk Cek Kecepatan Website Anda

Itulah penjelasan tentang Google Search Console beserta manfaat positif yang berguna untuk kelangsungan website bisnis milik Anda. Sebaiknya, optimalkan Google Search Console mulai sekarang juga.

Baca Juga :   Apa tujuan yang hendak dicapai dalam kegiatan apresiasi karya seni

Dengan memahami apa itu Search Console sekaligus fungsinya untuk blog, maka prestasi blogging anda akan bisa melejit kencang. Kenapa?

Ibarat membawa sebuah kendaraan, anda membutuhkan stir untuk mengemudinya, agar kendaraan yang anda bawa, bisa anda kontrol arah dan kecepatan mesinnya. Kemudian disekitar anda sudah tersedia petunjuk berapa kecepatan, berapa stock bahan bakar yang tersedia, suhu mesin, bahkan kaca spion untuk memantau jalan dan kenderaan lain disekitar anda. Lalu jika terjadi masalah dalam perjalanan, juga sudah tersedia beberapa kunci dan peralatan yang mendukung untuk melakukan perbaikan.

Nah begitulah lebih kurang perumpamaan dari
Google Search Console. Dulu namanya Google Webmaster Tools.

Google Search Console adalah sebuah layanan gratis yang disediakan Google untuk memantau dan mengelola blog anda dalam hubungannya dengan mesin telusur atau
search engine Google. Segala hal tentang blog anda, akan terdeteksi melalui Google Search Console. Mulai soal struktur data yang membangun template blog, peta situs yang sudah terikirim, berapa halaman yang terindeks, berapa halaman yang error, berapa halaman yang diblokir, lalu lintas pengunjung keluar masuk, link masuk ke blog anda, kata kunci yang membawa pengunjung ke blog anda, kesehatan blog anda dalam hubungannya dengan malware dan hacking, dan seterusnya masih banyak lagi.

Singkatnya Google Search Console itu adalah kumpulan alat untuk mendiagnosis blog anda. Baik untuk kesehatannya, maupun untuk peformanya di halaman pencarian Google. Efeknya, blog anda akan mampu bersaing di halaman pencarian Google dengan bejubel blog lain yang bergentayangan di internet. Efek lanjutnya, peluang aliran pengunjung yang banyak ke blog anda, jadi memungkinkan. Tapi ingat Itu bukan berarti bahwa anda boleh mengabaikan kekuatan konten blog anda. Bukan berarti anda boleh posting seadanya di blog anda. Konten tetap sebagai raja. Sedang Google Search Console, untuk mendongkrak peformanya. Yang namanya pendongkrak, tentu bukan yang utama. Melainkan alat penunjang. Istilahnya, jika skor kekuatan konten blog anda adalah 10, maka dengan menggunakan diagnosa dan optimasi blog dengan menggunakan Search Console, maka skor peforma blog anda bisa diboosting menjadi 100 atau lebih.

Berarti dengan memanfaatkan Google Search Console, sama artinya kita sudah melakukan
SEO
Bung EA?

Jawabannya IYA Memang itu inti manfaatnya untuk blog anda. Untuk mengiptimalkan SEO On Page blog anda. Karena Google sangat suka dengan SEO On Page. Bahkan kini lebih menitikberatkan perangkingannya pada on page ketimbang off page. Karena berdasarkan pengalaman sebelumnya, SEO Off Page, selain mudah dilakukan, juga mudah dimanipulasi dengan berbagai cara oleh para SEO mania. Akibatnya, pengunjung tidak mendapatkan apa yang benar-benar mereka butuhkan. Blog-blog asal-asalan, blog copas dan seterusnya, bisa mencuri perhatian robot dengan mudah. Akibatnya mereka dengan mudah mendapatkan rangking yang tinggi di halaman pencarian Google. Sementara isi blognya, kalau bukan maling, yang hanya konten asal-asalan. Pengunjung, jadi melulu kesasar pada halaman web yang bukan mereka butuhkan alias  hanya kena tipu.

Jadi jika ingin blogging lebih optimal, gunakan Google Search Console dengan maksimal. Sukses akan hal itu, boleh dikatakan juga sukses SEO dan merambah pengunjung. Lalu bagaimana caranya? Anda harus daftarkan dulu blog anda kesana. Caranya? Langsung saja tancap kesini:
Cara Mendaftarkan Blog ke Google Search Console.

Ada banyak tools yang bisa memudahkan dan memperbaiki SEO website Anda. Tidak hanya memudahkan dalam menemukan masalah SEO, tapi juga tools tersebut bisa menghasilkan report. Mungkin Anda mengerjakan SEO untuk website sendiri atau tidak punya budget untuk menggunakan tools. Untuk mengatasinya, Search Console bisa menjadi salah satu pilihan gratis untuk meningkatkan SEO Anda. Dalam artikel ini Anda akan melihat beberapa informasi penting yang harus dipertimbangkan dalam akun Search Console untuk meningkatkan website Anda.

Baca Juga :   Prosedur pencarian informasi melalui search engine dapat kita lakukan dengan dibawah ini kecuali

1. Index Status

Setiap Anda meluncurkan website baru, fungsi ini bisa melihat apakah situs Anda terindeks dan berapa banyak halaman yang terdaftar. Dengan mengunakan pilihan advanced, Anda juga bisa melihat jumlah halaman yang diblock oleh robots.txt dan halaman yang dihapus dari Google index. Jika banyak halaman yang diblock bisa jadi karena Anda lupa menghapus tags no-index, no follow yang biasa digunakan saat proses pengembangan. Penurunan jumlah halaman yang terindex menunjukkan bahwa Google tidak bisa mengakses halaman Anda atau halaman tersebut tidak memiliki value untuk di index. Anda harus mengecek secara berkala untuk memantau bagaimana perkembangan situs Anda, apakah ada halaman yang baru terindex, dan apakah ada halaman yang diblock oleh Googlebot.

2. Crawl Stats

Apakah Anda punya halaman yang sangat penting untuk website Anda? Apakah dekat dengan homepage? Jika tidak, crawl stats bisa menunjukkan berapa rata-rata jumlah halaman yang dikunjungi Google. Seperti contoh di bawah, Anda bisa melihat rata-rata jumlah halaman yang dicrawl sebanyak 11. Jika ternyata Anda punya halaman penting 4 level dari homepage, kemungkinan situs Anda sering dicrawl. Semakin sering Anda memposting artikel yang bagus, semakin tinggi crawl rate yang dimiliki situs Anda. Baru-baru ini Google mengumumkan bahwa menggunakan “no-follow” tidak akan menghemat budget crawl Anda, di mana hal ini dipercaya oleh kebanyakan pemain SEO. Intinya, Anda perlu mengecek crawl stats untuk melihat seberapa sering dan mendalam Google meng-crawl situs Anda. Jika kurang menyeluruh, Anda perlu melihat struktur dan rate situs dari update konten.

3. HTML Improvements

Bagian ini meliputi perbaikan dasar untuk situs Anda. Termasuk mendaftar duplicate title, meta descriptions dan konten yang tidak dapat diindex dalam situs Anda. Saat seluruh situs Anda sudah terindex atau sedang memperbaiki situs yang sudah ada, Anda bisa melihat daftar elemen yang harus diperbaiki di sini.

Baca Juga : Daftar 30 Lebih Tools SEO Gratis untuk Memaksimalkan Website Anda

4. Structured Data

Structured data membuat Google memahami konten di website Anda lebih baik lagi. Jika Anda memiliki restoran, kontennya bisa berupa waktu atau review. Kalau gedung bioskop bisa menunjukkan jadwal film dan tanggal. Konten situs Anda akan menentukan item structured data mana yang Anda perlukan. Anda bisa mengatur structured data menggunakan Google Structured Data Markup Helper. Ketika Anda sudah menentukan markup, periksa structured data tool secara berkala untuk memastikan bahwa informasi Anda sudah ditandai dengan benar. Fungsi ini sangat penting saat menggunakan plugin untuk WordPress yang menghasilkan Schema markup secara otomatis.

Tidak setiap link yang mengarah ke situs Anda akan dipilih oleh Google, meskipun demikian, mereka mungkin muncul di tools pihak third-party. Dengan menggunakan fungsi ini Anda bisa melihat link profile Anda sebagaimana Google melihatnya. Fungsi ini sangat penting untuk menganalisa perbandingan anchor text, menunjukkan link mana yang merugikan, sehingga Anda bisa mengetahui apakah situs Anda mendapatkan link baru. Ada jeda waktu agar linknya muncul di Google, tapi sangat direkomendasikan Anda mengecek site link setiap bulanan sehingga Anda dapat menemukan dan menghapus link yang merugikan.

Internal links terdiri dari link apapun yang menyambungkan satu halaman situs Anda ke halaman lainnya. Struktur internal link seringkali dilupakan ketika membahas metode SEO, tapi sebenarnya ini sangat penting. Katakan saja anda punya satu halaman yang sangat penting bagi peringkat situs, pasti Anda ingin halaman tersebut memiliki banyak internal link yang terhubung ke halaman lainnya. Cara ini akan meningkatkan relevansi dan mengirimkan “link juice” ke semua halaman yang penting di situs Anda. Selain mendapatkan peringkat, internal link juga penting untuk membantu orang menavigasi situs Anda. Jika Anda mulai menggunakan internal link di blog, Anda bisa menghubungkannya ke halaman servis. Hal ini akan mendorong orang masuk ke funnel dan memberikan informasi yang mungkin mereka cari. Anda juga harus menghubungkan ke halaman lain yang memberikan informasi tambahan dari halaman atau post tersebut. Cara ini akan membantu user melewati proses pembelajaran produk, membuat mereka lebih lama berada di situs Anda, dan mendorong mereka mengambil action selanjutnya.

Baca Juga :   Kegiatan yang ada pada gambar merupakan contoh sikap dalam menjaga persatuan dan kesatuan di

7. Sitemap Submission

Membuat sitemap merupakan cara termudah untuk membuat situs Anda terindex dengan cepat. Sitemap yang baik akan memudahkan Google untuk melakukan crawling situs Anda. Tentukan “priority levels” sitemap dapat memandu Googlebot untuk menentukan halaman mana yang harus dicrawl terlebih dulu. Hal ini dianggap sebagai “saran/masukan” bukannya arahan, jadi belum tentu mereka mengikuti priority listing Anda. Jika Anda menggunakan Yoast untuk WordPress dan plugin serupa, Anda bisa membuat sitemap. Jika Anda memiliki situs html, Anda bisa menggunakan sitemap generator online untuk membuatnya, tapi lakukan tes dulu sebelum menetapkan sitemap.

8. Site Errors

Setelah Google men-crawl situs Anda, Anda bisa masuk ke fungsi ini untuk menemukan masalah dalam situs Anda. 404 pages bukan berarti hal buruk, tapi jika Anda punya banyak internal links yang menjadi 404 pages, hal ini bisa menyebabkan Googlebot hanya melakukan crawl untuk jumlah halaman yang sedikit. Jika sebuah 404 page serupa dengan halaman lainnya di situs Anda, Anda bisa menggunakan 301 ke homepage untuk menjaga “link juice.” Kalau tidak, biarkan saja sampai Google menghapusnya ketika mengindex situs Anda.

9. Search Analytics

Di sini Anda bisa melihat semua hasil dari kerja keras yang sudah dilakukan. Anda juga bisa menemukan halaman atau keyword yang tanpa disadari memberikan performa yang baik. Seperti yang tercantum di bawah, Anda bisa melihat clicks, impressions, click through rate (CTR), dan posisi rata-rata untuk beberapa keyword/halaman. Katakan saja ada sebuah halaman dengan impressions yang banyak dan berada di peringkat top 5, tapi CTRnya rendah. Anda bisa memanfaatkan informasi tersebut untuk menyesuaikan page title dan meta description, untuk memperbaiki CTR Anda. Anda juga bisa menemukan keyword yang tidak menghasilkan traffic. Carilah keyword dengan rata-rata posisi antara 11 dan 15. Dengan meningkatkan peringkat untuk keyword tersebut, Anda bisa mendorong organic traffic.

10. Messages

Dashboard message mengingatkan Anda akan masalah yang ada di situs. Terkadang pesannya sangat umum seperti “tingkatkan search presence Anda” sedangkan lain waktu bisa sangat spesifik, “mendeteksi konten yang dihack.” Bahkan jika Anda tidak menggunakan fungsi apapun di Search Console, Anda harus memverifikasi situs Anda, jadi Anda akan diberitahu jika situs Anda terkena hack atau menerima manual penalty. Semakin cepat Anda tahu, semakin cepat juga Anda bisa memperbaiki masalah tersebut.

Meskipun 10 fungsi di atas cukup mudah digunakan, mereka dapat membuat dampak yang besar dalam mengubah peringkat website Anda ketika memperbaiki kualitas website. Kalau belum, sebaiknya baca panduan dan cara penggunaan Search Console. Terkadang langkah yang mudah malah menyebabkan kesulitan untuk situs Anda.

Sumber: Website Magazine

Baca Juga

Crawling dan Indexing: Menaikkan Ranking di Google SEO Dengan 5 Langkah Ini

Hindari Duplicate Content dengan 8 Cara untuk Mengecek SEO Ini

Apa fungsi goolge search console

Posted by: pskji.org