Peristiwa elektrolisis dari keempat gambar diatas yang menghasilkan gas oksigen adalah

Peristiwa elektrolisis dari keempat gambar diatas yang menghasilkan gas oksigen adalah

Elektrolisis merupakan bagian dari bidang pembahasan elektrokimia yang mempelajari hubungan energi listrik dengan energi kimia. Dalam prosesnya elektrolisis menggunakan energi listrik untuk menjalankan suatu reaksi kimia. Elektrolit yang digunakan akan terion menjadi kation dan anion. Kation akan mengalami reduksi di katoda dan anion akan mengalami reaksi oksidasi di anoda.

Diketahui:

Diagram 1: elektrolisis larutan NaCl dengan elektrode C

Diagram 2: elektrolisis larutan CuSO₄ dengan elektrode Cu

Diagram 3: elektrolisis larutan Ba(OH)₂ dengan elektrode Pt

Diagram 4: elektrolisis larutan AgNO₃ dengan elektrode Ag

Simbol (aq) dapat diartikan sebagai larutan

Ditanya:

Sel elektrolisis mana yang menghasilkan gas?

Jawab:

Untuk mengetahui hasil elektrolisis dari masing-masing sel elektrolisis kalian harus mengetahui terlebih dahulu zat apa yang bereaksi di katoda dan anoda.

Sel elektrolisis 1

Elektrolisis larutan NaCl dengan elektrode C. NaCl akan termion menjadi Na⁺ dan Cl⁻, selain itu di dalam sistem juga terdapat H₂O (pelarut). Ion yang bereaksi di katoda adalah ion Na⁺ namun, karena nilai potensial reduksi (E°) H₂O lebih besar dibandingkan dengan Na⁺ maka H₂O akan cenderung tereduksi di katoda dibandingkan dengan Na⁺. Sedangkan di anoda akan terjadi reaksi oksidasi ion Cl- menjadi gas Cl₂

Katoda: 2H₂O (l) + 2e⁻ => H₂ (g) + 2OH⁻ (aq)

Anoda : 2Cl⁻ (aq)           => Cl₂ (g)

Sel elektrolisis 2

elektrolisis larutan CuSO₄ dengan elektrode Cu. CuSO₄ akan terion menjadi Cu²⁺ dan SO₄²⁻, selain itu karena fasenya adalah larutan, maka di dalam sistem juga terdapat H₂O (pelarut). Di katoda akan terjadi reaksi reduksi ion Cu²⁺ menjadi Cu. Sedangkan di anoda akan terjadi reaksi oksidasi elektrodanya yaitu Cu. Hal ini terjadi karena elektrode yang digunakan merupakan logam aktif yang dapat mengalami reaksi oksidasi.

Baca Juga :   Ani sedang melakukan pengukuran panjang dua buah pensil miliknya menggunakan penggaris

Katoda : Cu²⁺ (aq) + 2e⁻ => Cu(s)

Anoda :    Cu(s)                => Cu²⁺ (aq) + 2e⁻

Sel elektrolisis 3

Elektrolisis larutan Ba(OH)₂ dengan elektrode Pt. Larutan Ba(OH)₂ akan terion menjadi ion Ba²⁺ dan 2OH⁻ selain itu di dalam sistem juga terdapat H₂O (pelarut). Ion yang bereaksi di katoda adalah ion Ba²⁺namun, karena nilai potensial reduksi (E°) H₂O lebih besar dibandingkan dengan Ba²⁺ maka H₂O akan cenderung tereduksi di katoda dibandingkan dengan Ba²⁺. Sedangkan di anoda akan terjadi reaksi oksidasi ion OH⁻ menjadi H₂O dan O₂.

Katoda : 2H₂O (l) + 2e⁻ => H₂ (g) + 2OH⁻ (aq)

Anoda : 4OH⁻ (aq)         => 2H₂O(l) +
O₂ (g)
+ 4e⁻

Sel elektrolisis 4

elektrolisis larutan AgNO₃ dengan elektrode Ag. Larutan AgNO₃ akan terion menjadi ion Ag⁺ dan NO₃⁻ selain itu di dalam sistem juga terdapat H₂O (pelarut). di katoda akan terjadi reduksi ion Ag⁺ menjadi Ag. Sedangkan di anoda akan terjadi reaksi oksidasi elektrodanya yaitu Ag. Hal ini terjadi karena elektrode yang digunakan merupakan logam aktif yang dapat mengalami reaksi oksidasi.

Katoda : Ag⁺ (aq) + 2e⁻ => Ag(s)

Anoda  :    Ag(s)             => Ag⁺ (aq) + 2e⁻

Jadi sel elektrolisis yang menghasilkan gas adalah sel elektrolisis
1 dan 3

PENJELASAN LEBIH LANJUT:

Berikut beberapa aturan dalam elektrolisis:

REAKSI DI KATODA (ELEKTRODA –)

1. Leburan (l) yang mengandung logam

Reaksi yang terjadi adalah:

L⁺(aq) + e⁻ →  L(s)    (m = muatan ion)

2. Larutan (aq) yang mengandung logam

a) Bila Kation Logam-logam golongan I A, golongan II A, Al, dan Mn, maka yang tereduksi adalah air ( H₂O ):

Baca Juga :   Pelemparan empat buah mata uang logam dan 1 buah dadu secara bersama sama

2 H₂O (l) + 2e⁻ →  H₂(g) + 2 OH⁻(aq)

b) Bila Kation Logam lain selain tersebut di atas, maka logam tersebut akan tereduksi:

L⁺(aq) + e⁻ →  L(s)    (m = muatan ion)

3. Asam (kation H⁺)

Bila Kation H⁺ maka akan tereduksi:

2H⁺(aq) + 2e⁻→  H₂( g )

REAKSI DI ANODA (ELEKTRODA +)

1.Jika anoda Inert ( tidak reaktif, seperti Pt, Au, C )

a)Bila Anion sisa asam atau garam oksi seperti SO₄²⁻, NO₃⁻, dll, maka yang teroksidasi adalah air ( H₂O ):

2 H₂O(l) →  O₂(g) + 4 H+(aq) + 4e⁻

b) Bila anion OH– maka akan teroksidasi :

4 OH⁻(aq) →  O₂(g) + 2 H₂O(l) + 4e⁻

c) Bila Anion golongan VII A ( F⁻, Cl⁻, Br⁻, I⁻ ) maka akan teroksidasi menjadi:

2 X⁻(aq) →  X₂(g) + 2e⁻

2.Jika Anoda Tak Inert

Anoda tersebut akan teroksidasi :L(s) →  L⁺ (aq) + e⁻

Semoga penjelasan di atas mudah dipahami dan dapat membantu kalian. Berikut ini adalah beberapa soal terkait pembahasan diatas

–  massa zat hasil elektrolisis : brainly.co.id/tugas/17106704

–  elektrolisis alkali dan alkali tanah: brainly.co.id/tugas/2692668

–  elektrolisis NaCl : brainly.co.id/tugas/983003

Mata pelajaran: Kimia

Kelas: XII

Kategori: Redoks dan Elektrolimia

Kata Kunci: elektrolisis, katoda, anoda

Kode kategori berdasarkan kurikulum K13: 12.7.2


jelaskan bagaimana suatu buffer yang terdiri dari campuran CH³COOH dan CH³ COONa dapat mempertahankan pH dari penambahan sedikit asam


berapakah konsentrasi ion h+ dalam larutan jika konsentrasi oh- = 4×10 pangkat -3


Batang AB massa 2 kg diputar melalui titik A ternyata momen inersianya 8 kg.m². Bila diputar melalui titik pusat O (AO = OB). Momen inersianya menjadi


Fraksi mol larutan 36 gram glukosa ( Mr = 180 ) dalam 90 gram air ( Mr = 18 ) adalah… *


atom unsur yg mempunyai 8 elektron volensi adalah unsur dengan nomor atom unsur dengan nomor atom

Baca Juga :   Top 15 kaos kaki wanita muslimah panjang tebal terbaik 2022


A household refrigerator runs one-fourth of the time and removes heat from the food compartment at an average rate of 800 kJ/h. If the COP of the refr …

igerator is 2.2, deter- mine the power the refrigerator draws when running.


Jika diketahui : Cu2+ + 2e– Cu ; Eo = +0,34 V Pb2+ + 2e– Pb ; Eo = -0,13 V Potensial sel yang dibentuk oleh elektrode tembaga dan timbel adalah…


Berapa liter gas okaigen yang diperlukan untuk membakar 5 liter gas butanol agak bisa bereaksi


0,2 mol naoh dilarutkan dalam 2 liter larutan. molaritas larutan tersebut adalah …


39. perhatikan gambar penampang melintang batang dikotil berikut ! sebutkan nama dan fungsi bagian yang ditunjuk no 1 dan 2.​

Reaksi di anode pada elektrolisis merupakan reaksi oksidasi dimana melepaskan elektron. Ada beberapa aturan untuk reaksi di anode seperti :

Reaksi di anode yang menghasilkan gas yaitu terdapat pada reaksi berikut :

Reaksi 1

Anode :  menghasilkan gas

Reaksi 3

Anode :  menghasilkan gas

Jadi, jawaban yang benar adalah B.

Peristiwa elektrolisis dari keempat gambar diatas yang menghasilkan gas oksigen adalah

Posted by: pskji.org