Sebutkan manfaat cerita dongeng bagi anak anak

Sebutkan manfaat cerita dongeng bagi anak anak

Dongeng memang identik dengan bayi dan balita. Sejak zaman dulu, anak-anak sudah menyukai dongeng. Ternyata, dongeng tidak hanya menghibur, tetapi juga memiliki manfaat bagi bayi dan balita. Dongeng, seperti misalnya dongeng Si Kancil, Si Jubah Merah, Bawang Merah – Bawang Putih, dan sebagainya, sejak dulu selalu membawa pesan yang begitu menyentuh, sehingga membentuk Anda berperilaku baik. Lebih dari itu, mungkin dulu Anda terpesona suara ibu atau ayah saat mereka mendongeng untuk Anda malam-malam sebelum tidur.

Begitu pula dengan bayi atau balita Anda kini. Dari dongeng,  banyak manfaat yang akan dia peroleh:


  1. Meningkatkan keterampilan bicara anak, karena bayi atau balita akan kenal banyak kosa kata.

  2. Mengembangkan kemampuan berbahasa anak, dengan mendengarkan struktur kalimat.

  3. Meningkatkan minat baca.

  4. Mengembangkan keterampilan berpikir.

  5. Meningkatkan keterampilan problem solving.

  6. Merangsang imajinasi dan kreativitas.

  7. Mengembangkan emosi.

  8. Memperkenalkan nilai-nilai moral.

  9. Memperkenalkan ide-ide baru.

  10. Mengalami budaya lain.

  11. Relaksasi.

  12. Mempererat ikatan emosi dengan orang tua.


Baca juga: 5 Tips Jadi Pendongeng Jempolan

  • Tentang Kami
  • Tim Kami
  • Hubungi Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan

Bacain dongeng buat si kecil bisa dimulai sejak mereka usia dini,
lho.
Nggak perlu khawatir mereka belum bisa memahami cerita yang ayah dan bunda bacakan, karena sejumlah penelitian menyebutkan banyak manfaat membacakan cerita atau mendongeng untuk anak bahkan sejak mereka usia dini (1-6 tahun).

Salah satu manfaat mendongeng adalah membantu si kecil mengenali kosakata sejak kecil. Saat ayah dan bunda membacakan cerita, si kecil akan belajar mengenal suara, kosakata, dan bahasa. Semakin sering mendengar cerita yang bervariasi, semakin banyak jumlah kata yang mereka simpan di kepala dan ini dapat membantu keterampilan komunikasi si kecil baik saat berbicara maupun membaca. Nah, itu masih salah satunya aja, yuk simak manfaat penting lainnya.

Baca Juga :   Berdasarkan gambar tersebut jelaskan bahan dan teknik yang digunakan dalam pengemasan buah tersebut

Imajinasi memiliki peranan penting dalam perkembangan mereka. Imajinasi dapat mendorong si kecil berpikir kreatif dan cepat dalam menganalisa sesuatu. Namun karena perkembangan imajinasi pada setiap anak berbeda-beda, maka orang tua perlu memberi rangsangan agar imajinasi anak berkembang dengan baik. Salah satunya dengan membacakan cerita.

Dikutip dari laman Literacyworks, sebuah penelitian dari
Emory University
menyebutkan bahwa membaca cerita fiksi dapat meningkatkan fungsi otak pada berbagai tingkatan. Penelitian ini mengibaratkan imajinasi yang berkembang saat membaca cerita sama seperti berkembangnya otot yang terus dilatih saat berolahraga. Untuk si kecil kesayangan, bacaan yang direkomendasikan tentunya bacaan dengan narasi cerita yang kuat dan memiliki pesan positif ya.

Secara sederhana, kognitif dapat diartikan sebagai kemampuan anak untuk memahami sesuatu. Pada anak usia 2-5 tahun hal ini termasuk kemampuan mengingat, menggunakan kata-kata dalam komunikasi, memecahkan masalah, kemampuan bernalar dan kemampuan untuk fokus pada rentang waktu tertentu.

Pada saat membacakan cerita untuk si kecil, mereka didorong untuk fokus pada cerita yang kita sampaikan. Anak-anak juga belajar untuk sabar saat mendengarkan orang tua bercerita dan mereka akan belajar memahami cerita sesuai penafsiran mereka.

Setiap cerita anak selalu menyajikan wawasan tentang berbagai cerita dan tradisi dari budaya lain. Melalui dongeng anak dapat belajar mengenai kebudayaan lain dan mengapresiasi positif perbedaan tersebut. Selain menambah wawasan, dongeng juga dapat memberi pemahaman awal pada anak tentang toleransi.

Buku cerita anak umumnya berisi rangkaian gambar yang menarik sebagai stimulus anak agar tertarik untuk membaca. Jika anak memiliki minat yang tinggi untuk membaca, maka apapun medianya tidak akan menjadi halangan bagi anak untuk membaca. Semakin sering orang tua membacakan cerita anak akan semakin mudah untuk menyukai kegiatan membaca.

Baca Juga :   Mengapa organisasi khususnya organisasi perusahaan harus memiliki visi dan misi?

Quality time
antara ayah bunda dan si kecil bisa diisi dengan hal-hal sederhana seperti membacakan mereka dongeng atau cerita sehingga bisa meningkatkan ikatan orang tua dan anak dan membangun hubungan yang lebih hangat. Ayah dan ibu bisa membuat jadwal rutin mendongeng sekitar 15-30 menit sebelum tidur. Bagi anak, momen ini juga akan menjadi momen favoritnya yang akan terus dikenang hingga dewasa.

Nah, ternyata banyak sekali manfaat dari mendongeng dan membacakan cerita untuk anak sejak usia dini. Yuk mulai mendongeng cerita kesayangan untuk si kecil!

Pasalnya, otaknya akan terus dirangsang untuk memperkaya kata dan gaya bahasa yang berbeda-beda.

3. Mengenalkan berbagai bentuk

Pada anak bayi, matanya akan lebih fokus melihat pola-pola sederhana dalam buku cerita yang orangtuanya tunjukkan.

Secara tidak langsung, ini adalah manfaat membacakan dongeng pada anak. Anda mengenalkan bentuk objek, kata, dan berbagai macam warna sejak dini.

Ayah dan ibu tidak perlu membeli buku kumpulan dongeng yang tebal-tebal dan berharga mahal.

Pilih buku sederhana, tetapi isi di dalamnya terdapat banyak bentuk karakter dengan beragam warna. Dengan begitu, si kecil kan lebih tertarik untuk melirik dan menikmatinya.

Ayah dan ibu bisa mendapatkan berbagai kumpulan dongeng di toko buku terdekat rumah atau di bazar buku murah.

4. Membantu anak mengenal emosi

Manfaat membacakan dongeng untuk anak adalah membantu mengenal dan menambah perkembangan bahasa lewat cerita yang ia dengar.

Saat mendengarkan cerita, anak akan memperhatikan dengan seksama cara menyampaikan emosi setiap tokoh.

Anda bisa menggambarkan emosi bahagia, marah, atau takut dengan ekspresi wajah, intonasi, bahkan irama yang berbeda.

Ambil contoh, saat membacakan dongeng tentang bawang merah yang jahat dan bawang putih yang baik.

Baca Juga :   Seorang astronom berkebangsaan Polandia yang mengembangkan teori heliosentris adalah

Saat membacakan dongeng sebagai bawang merah, Anda akan memberi ekspresi wajah merengut, intonasi agak tinggi, dan angkuh.

Sementara itu, saat membacakan dongeng sebagai bawang putih, Anda bisa memakai intonasi nada rendah tetap tegas dan wajah sayu.

Tanpa Anda sadari, dari sana anak akan belajar cara meluapkan perasaan marah, sedih, dendam, rasa bersalah, dan bahkan malu.

Anak yang mampu meluapkan perasaannya cenderung lebih mungkin untuk mengolah emosinya dengan bijak.

5. Membantu proses bicara anak

Membaca mampu merangsang

perkembangan otak anak.

Ketika orangtua membacakan dongeng untuk anak, manfaat untuk anak adalah ia akan menerima informasi.

Orangtua bisa membacakan cerita dengan lambat, ucapan yang jelas, dan memberi jeda pada setiap bagian.

Jika ada gambar atau bentuk, ayah dan ibu bisa menunjukkan dan menjelaskannya pada si kecil.

Anak-anak yang terbiasa membaca atau mendengarkan cerita sejak dini cenderung lebih cepat bicara dan menyampaikan keinginannya.

Artinya, kebiasaan membacakan dongeng ini sangat membantu anak agar lebih mudah dalam berkomunikasi dengan lingkungan sekitar.

6. Melatih respons anak

Sebutkan manfaat cerita dongeng bagi anak anak

Posted by: pskji.org