Tahukah kalian lokasi yang aman untuk menyeberang jalan?

Tahukah kalian lokasi yang aman untuk menyeberang jalan?


quizzz buatlah puisi berjudul ” rindu ” semangat !! nt = muka blh tersenyum , tapi hati gk ada yg tau yg sebenarnya . jng liat dari depannya saja , li …

atlah dari hati org tersebut karena jika kita melihat dari depannya kita susah untuk tau karakter org tetapi jika kita melihat dari hati org maka akan mudah untuk dekat dan menemukan seluk beluk org tersebut .


bantuin dung yg jago bahasa ​


persetujuan penolakan maupun keberpihakan penulis ulasan terdapat pada bagian​


mohon bantuannya mudah​


tolong ya teman-temanrina tampak gelisah sebentar-sebentar ia melihat keluar. ia mengharap adiknya cepat pulang.ia tidak sabar,ingin segera menjenguk …

ibunya di rumah sakit.1. inti cuplikan cerita di atas adalah A.rina mengharap adiknya cepat pulang. B.adik rina belum pulang. C.rina ingin segera pergi menjenguk ibunya. D.ibunya dirawat dirumah sakit.2.latar suasana dalam cerita fiksi di atas adalah….3.bagaimana sikap rina dalam kutipan cerita di atas….​


contoh surat dinas pelaksanaan paskibra​


ubahlah cerpen hukuman manis buay arya menjadi naskag drama yang lengkap HUKUMAN MANIS BUAT ARYA Arya berdiri di ruang makan. Sebentar-sebentar dia me …

ngintip ke ruang kerja ayahnya. Di ruangan itu tersimpan buku-buku koleksi ayahnya. Ruangan itu dialasi tikar lampit Kalimantan. Sangat nyaman. Arya dan Astri betah berlama-lama membaca di situ. Ibu Arya yang seorang guru, juga sering mengoreksi soal-soal ulangan di situ. Sekarang ini lampu ruangan itu mati. Ayah belum sempat menggantikan dengan lampu baru. Arya mengintip sekali lagi. Namun ia tidak bisa melihat jelas karena ruangan itu agak gelap. Sore itu tidak ada seorang pun di rumah kecuali Arya. Ayah dan ibu mengantar Astri ke dokter gigi. Arya mulai gelisah. Ia ingin sekali masuk ke ruangan itu. Tiba-tiba ia dikejutkan oleh dering telepon. Ternyata dari Dani, teman sekelasnya. “Kalau kamu tidak bisa menemukannya, berarti kamu ingkar janji. Dasar pengecut!” kata Dani dengan suara keras. “Tapi Dan…” jawab Arya gugup. Belum sempat Arya menyelesaikan kalimatnya, telepon sudah ditutup Dani. Arya lalu berjalan menuju ruang belajar. Besok Ibu akan memberi ulangan matematika. Di ruang itulah biasanya Ibu mempersiapkan soal-soal ulangan. Perlahan-lahan dibukanya pintu ruangan itu. Berkas sinar lampu dari ruang makan menerobos masuk. “Itu dia!” gumam Arya gembira. Sebuah buku tergeletak di meja. Tampak ada sehelai kertas terselip di dalamnya. Arya tahu benar bahwa mengintip soal sebelum ulangan adalah perbuatan curang. Namun ejekan Dani terngiang-ngiang di telinganya. Arya menarik napas panjang dan berkata pada dirinya sendiri, “Aku bukan pengecut. Aku harus mengambilnya!” Dengan gemetar, diambilnya kertas itu dari atas meja. Lega rasanya begitu melihat bahwa kertas itu benar-benar soal ulangan matematika. Rasa takut kembali muncul di hatinya. “Pengecut, pengecut!” Mengingat kata-kata Dani itu, Arya menjadi nekat membawa kertas itu keluar. Secepat kilat ia lari ke ruang TV menelepon Dani. “Hebat!” teriak Dani. Arya lalu membacakan soal matematika itu dan Dani mencatatnya. “Terima kasih, Arya. Besok kutraktir es krim Mas Doto deh!” seru Dani riang. Arya tertegun sejenak. Dia lalu lari ke ruang belajar dan menyimpan kembali kertas soal itu. Baru saja Arya hendak menutup pintu ruang belajar, terdengar suara mobil Ayah di depan rumah. “Hmmm, untung sudah beres,” gumamnya perlahan. Keesokkan harinya ulangan matematika berlangsung sesuai jadwal. “Ya ampun, soalnya persis sekali!” seru Arya dalam hati. Dani berhasil menyelesaikan soal ulangan dalam waktu dua puluh menit. Ketika ia menyerahkan lembar jawaban, semua anak memandang keheranan padanya. Arya tersenyum dan Dani membalas dengan mengedipkan sebelah matanya. “Kau adalah sahabatku yang paling baik di dunia!” ucap Dani saat mereka menikmati es krim di bawah pohon. Arya tersipu. Sore harinya, saat Arya pulang ke rumah, “Arya, Ibu punya kejutan buatmu!” seru Ibu gembira. “Wow, chicken pie!” teriak Arya. “Makasih, Bu!” seru Arya lagi. Saat makan malam tiba, dengan bangga Ibu menceritakan kehebatan anaknya. “Ayah, Arya mendapat nilai matematika paling tinggi di kelas, lo!” seru Ibu. “Wah hebat! Anak istimewa harus mendapat hadiah istimewa! ” timpal Ayah. “Aku juga mau kasih Mas Arya hadiah. Tapi rahasia!” ucap Astri, adik Arya. Arya menutup mulut dengan tangannya. Alisnya agak terangkat. Ia menjadi salah tingkah. Ia malu dan merasa sangat bersalah. Arya akhirnya menunduk dan berkata lirih, “Maaf, Bu. Saya membaca soal ulangan matematika itu tadi malam,” air mata menggenang di pelupuk matanya. Ibu memeluknya dengan lembut dan berkata, “Hmm, Ibu senang akhirnya kamu mengaku. Tapi mengapa kau lakukan itu? Ada yang menyuruhmu?” desak Ibu lembut. “Ti…tidak, Bu!” sahut Arya cepat, tetap menunduk. “Memang serba salah jadi anak guru, ya?” Ibu menyelidik halus. “Mmm…sebetulnya kalau aku berani, hal ini tidak akan terjadi, Bu,” jawab Arya memberanikan diri. Ibu tersenyum mendengar jawaban anaknya. “Sebenarnya Ibu curiga sejak tadi malam. Kau tidak menyelipkan kembali soal matematika itu pada halaman semula,” jelas Ibu bijak. “Dan Ibu tambah curiga melihat gerak-gerik Dani saat menyerahkan soal. Tapi sudahlah, kamu kan sudah mengakui kesalahanmu,” ucap Ibu lagi. “Jadi, sebetulnya Ibu sudah tahu sejak tadi malam?” Arya keheranan. Ibu tersenyum mengangguk. “Lo…kenapa Mas Arya tidak langsung dimarahi, Bu?” tanya Astri. Ayah tertawa sambil mengacak-acak rambut Astri, “Kamu tuh paling suka kalau Mas Arya dihukum!” “Menghukum seseorang itu tidak harus selalu dengan marah-marah!” Ibu menjelaskan. “Bu, Arya lebih baik dimarahi habis-habisan daripada diperlakukan dengan baik begini,” sergah Arya. “Akh kamu! Sudah salah malah nawar-nawar!” sahut Ayah sambil tertawa. Arya menghela nafasnya. Tiba-tiba Ayah menyeletuk, “Astri, sini chicken pie nya. Ayah habiskan saja deh!” Astri dan Arya serentak lari menuju lemari makan, dan berteriak, “Jangan dooong!” Ayah dan Ibu tertawa melihat tingkah kedua anaknya. ​

Baca Juga :   Berikut yang bukan termasuk ancaman nonmiliter adalah ancaman berdimensi


ARTI KATA RUKUN ADALAH


plis nanti di jawab nanti aku kasih bintang,ku kasih hati sama ku jadikan jawaban tercedas​


tolong dijawab kak yang bisa jawab​

Zebra Cross

Senin, 4 Januari 2016 | 02:19:01 WIB – Jumlah Dilihat: 4781

ZEBRA CROSS (baca: Bukan sekedar hiasan jalan raya)

Dayat Hidayat

Menurut Wikipedia:

A
zebra crossing
is a type of pedestrian crossing used in many places around the world. Its distinguishing feature is alternating dark and light stripes on the road surface, resembling the coat of azebra. A zebra crossing typically gives priority rights of way to pedestrians.

Zebra cross
adalah tempat penyeberangan di jalan yang diperuntukkan bagi pejalan kaki yang akan menyeberang jalan, dinyatakan dengan marka jalan berbentuk garis membujur berwarna putih dan hitam yang tebal garisnya 300 mm dan dengan celah yang sama dan panjang sekurang-kurangnya 2500 mm, menjelang zebra cross masih ditambah lagi dengan larangan parkir agar pejalan kaki yang akan menyeberang dapat terlihat oleh pengemudi kendaraan di jalan. Pejalan kaki yang berjalan di atas zebra cross mendapatkan perioritas terlebih dahulu. Disebut sebagai zebra cross karena menggunakan warna hitam dan putih seperti warna pada hewan zebra dari kelompok hewan kuda yang hidup di Afrika.

Zebra Cross di jalan raya ini dianggap sebagai tempat yang aman bagi para pejalan kaki untuk menyebrang dari satu sisi ke sisi lainnya yang bersebrangan. Para penyebrang ini juga dilindungi oleh Undang-undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Dalam undang-undang itu pasal 131, disebutkan bahwa pejalan kaki berhak atas ketersediaan fasilitas pendukung seperti trotoar dan tempat penyeberangan. Pejalan kaki juga berhak mendapat prioritas saat menyeberang di tempat penyeberangan.

Baca Juga :   Jelaskan yang dimaksud dengan struktur seni

Prioritas yang diberikan bahwa apabila ada pejalan kaki yang hendak menyebrang jalan begitu dia atau mereka menginjakkan kakinya di atas Zebra Cross tsb. maka seluruh pengguna yang berkendaraan harus memperlambat kecepatannya dan berhenti sebelum marka zebra cross tersebut. Hal ini untuk memberikan rasa aman bari para penyebrang jalan. Rasa aman ini diperlukan agar para penyebrang dapat dengan leluasa menggunakan haknya.

Selain zebra cross, ada tempat penyebrangan lain yang lebih luas dan berwarna merah yang di kita dikenal dengan Zona Selamat Sekolah (ZoSS). Fungsi ZoSS ini juga sama jengan Zebra Cross, yakni memberikan keamanan bagi penyebrang jalan, terutama anak sekolah.

Tempat Penyebrangan  (Zebra Cross) ala Indonesia

Sejatinya Zebra Cross adalah tempat yang aman bagi penyebrang jalan, alih-alih aman malah sebaliknya. Ketika anda menyebrang di Zebra cross sekalipun, ternyata menjadi sangat tidak aman. Pengendara kendaraan bermotor lebih banyak yang tidak memperlambat laju kendaraan mereka ketika melihat ada seorang atau serombongan orang yang menyebrang jalan di Zebra cross. Hal ini sering menjadikan penyebrang jalan merasa ketakutan. Padahal seharusnya pengendara kendaraan bermotor sudah memperlambat laju kendaraan mereka ketika penyebrang mulai menginjakkan kakinya di Zebra Cross.

Pengalaman penulis ketika menyebrang di Zebra Cross (penulis selalu mencari tempat penyebrangan yang ada Zebra Cross-nya), supaya ada perlindungan UU LLAJ nya. Paling tidak, ketika pengendara motor tidak mau berhenti dan menabrak penulis, maka si Penabrak akan kena hukuman yang cukup berat. Menyebrang di Zebra Cross depan Kompleks Sari Mas, di mana penulis sering melakukan kegiatan menyebrang untuk ikut bis jemputan, adalah tempat yang sama sekali jauh dari rasa aman tersebut. Penulis harus mengacungkan tangan tinggi-tinggi  dengan rasa was-was agar terlihat oleh para pengendara bermotor bahwa ada orang sedang menyebrang. Ketika menengok ke sebelah kanan sepertinya laju kendaraan tidak mereka kurangi, begitu juga ketika menengok ke kiri terlihat hal yang sama. Sport jantung di jalan Raya. Keadaan yang kurang lebih sama terjadi juga di daerah lain. Sama-sama was-was.

Baca Juga :   Tuliskan keuntungan dan kerugian penggunaan zat aditif alami dan buatan masing masing 2

Perilaku yang tidak memberikan prioritas bagi penyebrang jalan yang nota bene adalah pejalan kaki, betul-betul tidak diindahkan oleh para pengendara bermotor di jalan raya.

Para pengendara bermotor malah berhenti di Zebra cross, sementara penyebrang merasa ketakutan, atau pada gambar berikutnya penyebrang malah menyebrang bukan di zebra cross, karena  zebra cross-nya dipergunakan untuk penghentian kendaraan bermotor

Keadaan sebaliknya terlihat sangat kontras. Dii Inggris penyebrang yang menggunakan zebra cross bisa dengan tenang menyebrang. Mobil terlihat berhenti sebelum marka jalan. Para pengendara kendaraan bermotor sangat menghormati para pejalan kaki. Ketika mereka melihat zebra cross akan segera memperlambat laju kendaraan mereka, baik ada yang menyebrang maupun tidak.

Pertanyaan yang muncul, apakah para pengendara bermotor tidak mengetahui peraturan, atau tidak  mau peduli dengan keselamatan orang lain sehingga ketika ada orang menyebrang di Zebra cross mereka tetap memacu kendaraan mereka? Saya pikir ini harus menjadi perhatian kita semua, paling tidak kita mulai mengubah kebiasaan yang tidak baik ini. Hormatilah para penyebrang/ pejalan kaki dengan memberikan prioritas kepada mereka ketika berada di jalan. Jangan menjadikan Zebra Cross hanya sebagai hiasan jalan raya yang tidak ada artinya. Para petugas yang berwajib pun harus dapat menegur mereka yang melanggar atau menindaknya.

Tahukah kalian lokasi yang aman untuk menyeberang jalan?

Posted by: pskji.org