Mengapa penimbangan tidak boleh dilakukan dalam keadaan panas?

Mengapa penimbangan tidak boleh dilakukan dalam keadaan panas?

Loading Preview

Baca Juga :   Berikut ini adalah alat dan bahan yang digunakan untuk penyambungan kabel serat optik, kecuali

Sorry, preview is currently unavailable. You can download the paper by clicking the button above.

Seiring dengan berubahnya zaman, beberapa tahun belakangan ini, teknologi alat-alat menimbang, seperti  timbangan analisis dan timbangan mikro telah ditingkatkan dan disempurnakan sehingga dapat memudahkan pengguna dalam menimbang dan mendapatkan hasil yang akurat.

Namun, adanya peningkatan teknologi tersebut kadang menyebabkan perhatian terhadap timbangan itu sendiri berkurang, sebab teknologi timbangan dianggap sudah cukup mutakhir, sehingga perawatan baik sebelum, dalam, maupun setelah pemakaian tidak diperhatikan.

Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi tingkat akurasi dari hasil penimbangan pada penggunaan timbangan. Beberapa diantaranya adalah temperature, aliran udara, perubahan tekanan udara, radiasi panas, getaran, muatan elektrostatis, dan keberadaan medan magnet.

Perubahan Suhu

Jika sampel yang ditimbang tidak berada pada suhu yang sama dengan suhu ruang dan suhu timbangan, maka akan terbentuk aliran udara pada permukaan sampel. Aliran udara tersebut akan menyebabkan terjadinya gesekan antara permukaan sampel dengan udara sekitar, sehingga sampel yang ditimbang akan menjadi lebih berat atau lebih ringan dari berat sebenarnya. Terjadinya hal ini dapat mengurangi repetabilitas dan akurasi dari sistem penimbangan. Untuk menghindari terjadinya hal ini, disarankan untuk menimbang sampel yang memiliki suhu yang sama dengan timbangan dan suhu ruangan. Jika temperatur sampel berbeda dengan sampel ruangan, maka disarankan untuk membiarkan sampel menyesuaikan dengan suhu sekitarnya sebelum sampel ditimbang, agar hasil penimbangannya akurat.

Perubahan Tekanan dan Aliran Udara

Aliran udara disekitar timbangan pada saat menimbang suatu sampel dihasilkan oleh perbedaan tekanan dan gesekan udara yang dapat diakibatkan oleh penggunaan pendingin ruangan (AC) atau frekuensi dibuka dan ditutupnya pintu ruangan menimbang, yang menyebabkan terjadinya fluktuasi tekanan udara. Hal ini dapat menyebabkan berkurangnya akurasi dari sistem penimbangan, dan akan mempengaruhi hasil penimbangan. Salah satu hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi pengaruh udara pada hasil menimbang adalah dengan membelokkan aliran udara dari pendingin ruangan (AC) sehingga tidak mengarah langsung pada timbangan dan area disekitarnya. Timbangan dengan kaca pelindung juga dapat digunakan, agar aliran udara tidak mempengaruhi proses penimbangan. Jika memungkinkan, gunakanlah wadah yang kecil untuk menimbang sampel untuk mengurangi gesekan udara.

Radiasi Panas

Radiasi panas dapat mengganggu kesetaraan suhu pada timbangan dan dapat menyebabkan kesalahan pembacaan. Umumnya, radiasi panas ini disebabkan oleh sinar matahari langsung yang masuk ke ruangan menimbang. Sumber panas lainnya, seperti lampu dan radiator, bahkan suhu pengguna timbangan, dapat menyebabkan radiasi panas pada timbangan. Oleh karena itu, disarankan untuk meletakkan timbangan di tempat terlindungi dari radiasi cahaya panas langsung (matahari, lampu, dan sebagainya) untuk memperkecil pengaruh radiasi panas pada timbangan. Pada saat mengoperasikan timbangan, pengguna juga disarankan untuk menggunakan jas laboratorium untuk mengurangi radiasi terhadap timbangan yang dapat mempengaruhi hasil akhir menimbang.

Getaran

Getaran, baik yang bersifat translasi maupun rotasi, yang terjadi disekitar timbangan dapat menyebabkan deviasi pada hasil penimbangan. Umumnya, semakin kecil daya baca suatu timbangan, maka semakin mudah terpengaruh oleh getaran, dan hasilnya adalah berkurangnya akurasi timbangan, bahkan dapat menyebabkan kesalahan penimbangan, yang akan berpengaruh langsung pada kualitas produk yang dihasilkan.  Untuk menghindari getaran pada saat menimbang, dianjurkan untuk meletakkan timbangan di ruangan tenang, dan jika memungkinkan, diletakkan di atas meja timbang yang sudah didesain spesifik untuk mengurangi getaran.

Medan Magnet

Gaya magnet dapat terjadi diantara dua obyek jika salah satu dari kedua obyek tersebut bermuatan magnet dan obyek lainnya dapat ditembus oleh gaya magnet tersebut atau jika kedua obyek bermuatan magnet. Medan magnet juga dapat dihasilkan oleh penggunaan pengaduk magnet (magnet stirrer) pada saat menimbang. Timbulnya medan magnet disekitar timbangan atau pada saat menimbang dapat dihindari dengan tidak menggunakan wadah menimbang yang dapat tertarik oleh medan magnet. Pencegah medan magnet dapat diletakkan diantara permukaan menimbang dan sampel yang akan ditimbang untuk mengurangi pengaruh medan magnet.

Gaya Gravitasi

Hasil penimbangan akan berbeda apabila dilakukan pada titik ketinggian yang berbeda, karena pada proses penimbangan suatu sampel, timbangan akan mengukur gaya antara gravitasi bumi dengan berat sampel yang ditimbang. Gaya berat ini tergantung pada ketinggian dari lokasi menimbang dan jarak antara timbangan dengan pusat bumi. Semakin jauh jarak antara lokasi menimbang dengan pusat bumi, maka semakin kecil pengaruh gaya gravitasi yang mempengaruhi proses penimbangan sampel. Semakin dekat lokasi menimbang dengan garis khatulistiwa, maka semakin besar gaya akselerasi sentrifugal akibat rotasi bumi. Adanya akselesari sentrifugal tersebut akan berlawanan dengan gaya gravitasi bumi, sehingga akan memperkecil pengaruh gaya gravitasi terhadap proses penimbangan. Untuk mengurangi pengaruh gravitasi bumi terhadap hasil penimbangan, maka perlu dilakukan kalibrasi terhadap timbangan sebelum digunakan dan timbangan yang telah dipindah tempat.

Untuk informasi lebih lanjut bisa menguhungi

Apakah anda sudah melakukan teknik penimbangan dengan benar?

Baca Juga :   Komponen listrik yang mempunyai fungsi menghantarkan energi listrik ke alat-alat listrik disebut

“Mulai Dari Awal Dengan Benar”

Timbangan analitik adalah salah satu peralatan laboratorium yang hampir selalu ada di laboratorium. Teknik penimbangan yang benar akan memastikan analisa memberikan hasil yang akurat.

Berikut adalah beberapa pertanyaan yang diajukan oleh Sahabat LabMania, terkait penggunaan timbangan analitik di laboratorium.

Pertanyaan diajukan pada sesi tanya jawab di akun instagram @labmania.

1. Apa fungsi “CAL” pada timbangan analitik ? Dan Kapan diperlukan melakukan cal pada timbangan analitik?

Fungsi “CAL” pada timbangan analitik adalah untuk melakukan adjustment. Dilakukan pada dua keadaan :

1. Timbangan analitik baru diinstal. Dilakukan adjustment sebelum dikalibrasi

2. Jika hasil verifikasi atau pengujian antara tidak memenuhi persyaratan, maka dilakukan kembali proses adjustment.

Fungsi “CAL” ini sebaiknya tidak perlu digunakan setiap hari.

2. Kenapa udara/angin berpengaruh besar terhadap timbangan?

Timbangan analitik adalah peralatan laboratorium yang sangat sensitif. Salah satu yang bisa menyebabkan terganggunya fungsi penimbangan adalah adanya angin, bukan udara.

Itu sebabnya timbangan analitik biasanya selalu ditutup dengan kaca dan sebaiknya tidak diletakkan dibawah AC .

3. Apakah perbedaan suhu saat menimbang berpengaruh besar?

Mari kita pisahkan pertanyaan ini pada dua bagian :

a. Seperti kita tahu, pada beberapa jenis bahan,  suhu akan membuat perubahan pada volume dan berat sampel. Sampel harus ditimbang pada suhu sesuai persyaratan yang ditentukan.

Perbedaan suhu pada saat penimbangan akan membuat hasil analisa tidak akurat.

b. Perubahan suhu di laboratorium dimana terdapat timbangan akan menyebakan fungsi timbangan terganggu.

Perubahan suhu 1.5 C bisa memberikan pengaruh besar pada sensitifitas timbangan analitik dan merubah zero poinnya.

Itu sebabnya kita harus selalu melakukan monitoring harian terjadwal terhadap suhu ruangan di laboratorium. Hasil monitoring ini didokumentasikan pada formulir khusus dan dievaluasi secara berkala.

Baca Juga :   Kebutuhan telekomunikasi jaringan dapat dibagi menjadi beberapa bagian kecuali

4. Berapa kali timbangan analitik harus dikalibrasi dalam satu tahun?

Klausul 6.4.7 Pada SNI ISO/IEC 17025:2017 menyatakan :

“Laboratorium harus menetapkan program kalibrasi yang harus ditinjau dan disesuaikan seperlunya untuk menjaga kepercayaan pada status kalibrasi.”

Kapan timbangan analitik harus dikalibrasi?

Mari kita lihat pada klausul 6.4.6 SNI ISO/IEC 17025:2017

“Peralatan pengukuran harus dikalibrasi jika :

  • Ketelitian pengukuran atau ketidakpastian pengukuran mempengaruhi keabsahan hasil yang dilaporkan , dan/atau
  • Kalibrasi peralatan diperlukan untuk menetapkan ketertelusuran metrologi dari hasil yang dilaporkan”

Merujuk kepada SNI ISO/IEC 17025 tidak ada pedoman baku berapa kali timbangan analitik harus dikalibrasi dalam satu tahun. Tapi harus memperhatikan :

  • Ketelitian  pengukuran timbangan analitik
  • Nilai ketidakpastian timbangan analitik
  • Frekwensi penggunaan
  • Kondisi lingkungan

Walaupun demikian, terdapat refensi yang menuliskan rekomendasi kalibrasi timbangan analitik seperti dalam NATA Calibration Reference Equipment Table.

Frekwensi kalibrasi timbangan analitik baru yang jarang digunakan mungkin berbeda dengan timbangan analitik yang berumur lebih lama dan digunakan setiap hari.

5. Jika melakukan copot dan pasang pada timbangan analitik ,apakah mempengaruhi ketelitian timbangan?

Untuk bongkar pasang tidak mempengaruhi timbangan selama timbangan analitik tersebut masih diposisi yang sama. Namun Bongkar pasang timbangan tidak diperkenankan apabila yang melakukan bukan seorang teknisi yang sudah terlatih.

6. Apakah kelembaban tinggi berpengaruh terhadap timbangan?

Kelembaban sangatlah berpengaruh untuk timbangan . Kelembaban tinggi akan menyebabkan hasil pengulangan pada proses penimbanan menunjukan nilai dengan penyimpangan yang cukup besar (nilai SD terlalu besar).

7. Bagaimana cara pembersihan yang baik jika kita menimbang sampel lalu berceceran permukaan neraca?

Jika sampel berceceran di pan timabangan analiti :

  • matikan timbangan
  • lepas pan dari timbangan analitik
  • Bersihkan dengan alkohol 70% menggunakan kain yang menyerap cairan.

8. Apa saja parameter dalam kalibrasi timbangan analitik?

Berikut adalah parameter pada kalibrasi timbangan analitik :

A. Parameter Pre Adjustmen . Timbangan analitik tersebut dilakukan uji sensivitas dengan menggunakan batu timbang standar sehingga akan diketahui selisih nilai yang tertera pada display dengan acuan standar batu timbang.

B. Repeatability dengan penentuan nilai SD ditiga titik

C. Penyimpangan nilai Nominal 10 titik disesuaikan dengan titik titik penimbangan sampel

D. Eccentrycity : Pengaruh pembebanan di 5 titik diagonal pan timbangan

E. Hysterisis : pengambilan data dengan menggunakan massa ½ kap timbangan dan diberi mass extra dengan nilai mendekati kapasitas dilakukan sebanyak 3 kali

F. Penentuan LOP

9. Mana yang lebih akurat, cara penimbangan biasa atau cara penimbangan berat selisih?

Keakuratan timbangan ditentukan nilai dari minnimun weight timbangan yang dipakai , bukan dengan cara menimbangnya

1o. Apakah boleh kita meletakkan silica gel di dalam neraca analitik?

Silica Gel berfungsi sebagai absorbent penyerap kelembapan, sehingga  apabila disimpan didalam timbangan timbangan akan menyebabkan timbangan anaalitik menjadi tidak stabil.

11. Apakah perbedaan suhu saat menimbang berpengaruh besar?

Perbedaan suhu 1.5 derajat celcius akan mengakibatkan perubahan nilai timbang. Perbedaan suhu juga  sangat berpengaruh untuk penimbangan dengan sampel yang kecil.

12. Bagaimana cara membersihkan timbangan yang benar?

  • Copot pasang hanya diperbolehkan untuk pan dan kaca

13. Suhu berapa untuk optimal untuk menyimpan timbangan ?

Suhu penyimpanan akan tergantung dari masing-masing  vendor.  Untuk informasi detail bisa dilihat di manual alat.

14. Apakah timbangan analitik  tahan dengan panas? Contoh kasus penimbangan minyak panas kedalam timbangan analitik?

Pemakaian sampel panas sangat berpengaruh terhadap mekanik timbangan dalam jangak waku panjang. Untuk praktek yang baik gunakan wadah yang tidak menghantarkan panas untuk penimbangan sampel yang panas.

Demikian informasi yang bisa kami berikan, Jika ada informasi lain yang dibutuhkan, Silahkan menghubungi kami via e-mail di [email protected]

Leave a reply

Mengapa penimbangan tidak boleh dilakukan dalam keadaan panas?

Posted by: pskji.org