Para pemain bola basket bisa menghemat tenaga selama pertandingan dengan melakukan gerakan

Para pemain bola basket bisa menghemat tenaga selama pertandingan dengan melakukan gerakan

Home » Kelas XII » Taktik dan Strategi Permainan Bolabasket

Bolabasket adalah suatu permainan yang dimainkan oleh dua regu yang masing-masing regu terdiri atas 5 orang pemain. Jenis permainan ini bertujuan untuk mencari nilai atau angka sebanyak-banyaknya dengan cara memasukkan bola ke ring lawan dan mencegah lawan untuk mendapatkan nilai. Dalam memainkan bola, pemain dapat mendorong bola, memukul bola dengan telapak tangan terbuka, melemparkan atau menggiring bola ke segala penjuru dalam arena permainan. Dalam permainan basket, salah satu hal yang penting dalam meraih kemenangan dalam setiap pertandingan adalah point. Karena permainan bola basket merupakan permainan yang menggunakan jumlah skor sebagai penentu hasil akhir.

A. Pola Penyerangan dalam Permainan Bolabasket

Dalam permainan bolabasket untuk memperoleh nilai dilakukan dengan cara mengadakan penyerangan ke daerah lawan. Penyerangan yang dilakukan mengikuti pola-pola tertentu yang sering digunakan dalam permainan bolabasket. Pola penyerangan dalam permainan bolabasket adalah usaha yang dijalankan untuk menerobos daerah pertahanan lawan, sehingga dapat membuahkan hasil atau angka. Pola-pola penyerangan yang lazim digunakan dalam permainan bolabasket adalah sebagai berikut:

1. Penyerangan Bebas (gerakan off the ball)

Penyerangan bebas adalah penyerangan tanpa bola yang sangat bergantung dari penguasaan teknik, taktik dan kesempurnaan fisik setiap anggota tim yang baik. Meskipun bebas, namun penyerangan ini harus tetap ada koordinasi dan kerjasama antar pemain, sehingga terwujud adanya saling pengertian tiap pemain.

2. Penyerangan Kilat (fastbreak)

Dasar penyerangan kilat adalah dengan 2 atau 3 operan harus sudah melakukan tembakan. Serangan kilat merupakan usaha untuk memperoleh posisi tembakan, pada saat lawan belum sempat menempati posisi jaganya. Serangan kilat merupakan senjata yang sangat baik untuk menghancurkan pertahanan lawan. Fastbreak tidak memberikan sedikit pun celah bagi musuh untuk mengantisipasi. Serangan ini memiliki banyak model dan variasi. Penggunanya pun dapat berbeda-beda, ada yang menggunakan sistem 2 orang -1orang rebounder dan 1 orang pointtaker-, sistem 3 orang atau lebih . Bahkan ada sistem 1 orang dimana dia sebagai rebounder dan dia juga sebagai pointtaker.

3. Penyerangan Kilat Berpola

Serangan kilat berpola dimulai dengan adanya situasi-situasi tertentu, misalnya; dari bola loncat (jump ball), lemparan ke dalam, dll. Jump ball adalah bola yang dilambungkan oleh wasit ke udara diantara dua pemain yang berlawanan. Jump ball dilakukan karena dua sebab sebagai berikut : Pada permulaan permainan dan sesudah istirahat, jump ball dilakukan di lingkaran tengah lapangan. Jika dua orang pemain yang berlawanan memegang bola bersama-sama, jump ball dilakukan dengan lingkaran tengah lapangan atau di daerah kemparan ke dalam.

4. Penyerangan Berpola (patern)

Penyerangan berpola adalah penyerangan dengan mengatur setiap pemain yang mempunyai tugas-tugas tertentu dan menguasai jalur-jalur gerakan. Pergerakan pemain dan bola ditentukan dengan pasti, sehingga tim memperoleh serangan-serangan yang teratur dan sangat menghemat tenaga. Penyerangan berpola sangat baik dilakukan bila setiap pemain sukar menembus penjagaan lawan, serta usaha-usaha untuk memperlambat permainan Macam-macam jenis pola penyerangan adalah sebagai berikut:

  1. Pola 1-3-1 (pola diamond). Pola diamond sangat bentuk penyerangan terhadap pertahanan daerah maupun pertahanan satu lawan satu.  Dengan catatan, tim tersebut mempunyai pemain jangkung. Sementara itu, susunan pemainnya terdiri atas pengatur serangan, peranyah, penembak, pengaman, dan pengumpan.
  2. Pola 1-2- 1 (pola ault mann). Pola ault mann dapat diterapkan apabila suatu regu tidak mempunyai pemain jangkung.
  3. Pola 2-3 (pola reverse). Pola reverse diperlukan untuk penyerangan terhadap pertahanan satu lawan satu. Kemahiran memotong dan membayang serta kelincahan sangat dibutuhkan dalam melakukan pola penyerangan ini.

Belajar Taktik dan Strategi Penyerangan Bolabasket

Agar dapat melakukan berbagai teknik menyerang dengan baik diperlukan latihan yang intensif. Latihan dalam penyerangan dapat dilakukan dengan menggunakan penyerangan dalam permainan bolabasket 3 lawan 2 berikut ini:

  1. Permainan dimainkan oleh 2 tim yang masing-masing tim beranggotakan 3 orang sebagai penyerang dan 2 orang sebagai penghalang.
  2. Tugas 3 orang penyerang adalah mencetak angka dengan saling passing dan memasukkan bola ke dalam ring.
  3. Tugas 2 orang penghalang adalah mencoba menghalangi penyerang dengan merebut bola agar tidak dapat mencetak angka.
  4. Tim penyerang berusaha memasukkan bola ke dalam ring dengan mengoper kepada 2 orang temannya.
  5. Tim penghalang berusaha merebut bola dari 3 orang penyerang.
  6. Apabila tim penyerang mampu memasukkan bola ke dalam ring, maka tim penyerang mendapatkan poin. Sedangkan apabila bola mampu direbut oleh lawan, maka poin untuk tim lawan.
  7. Tim yang paling banyak mendapatkan poin dalam waktu 5 menit adalah pemenangnya.
  8. Lakukanlah permainan 3 lawan 3 tersebut dengan menerapkan kejujuran, kerjasama, saling menghargai, toleransi, dan sportivitas.

B. Pola Pertahanan dalam Permainan Bolabasket

Bertahan merupakan bagian penting dalam sebuah permainan bolabasket. Tim yang sedang diserang oleh lawan membutuhkan pertahanan yang kuat. Pola pertahanan adalah suatu usaha yang dijalankan oleh tim bertahan dalam rangka menghalau serangan lawan. Unsur-unsur pelaksanaan pola pertahanan adalah sikap jaga, olah kaki untuk memenangkan langkah ketika melakukan pertahanan, dasar-dasar umum dalam penjagaan, posisi jaga dan pembagian daerah, dan pertahanan bersama. Macam-macam bentuk pertahanan bersama antara lain sebagai berikut:

1. Pertahanan daerah (zone deffence)

Pada pertahanan daerah, setiap pemain diberi tugas menjaga daerah tertentu. Bila tim mempunyai pemain-pemain yang tinggi besar tapi lamban gerakannya maka pertahanan daerah sangat menguntungkan bagi tim tersebut. Mengingat susunannya, maka pertahanan daerah disebut pertahanan daerah 2-1-2, 2-3, 3-2, 1-2-2, dan 2-2-1.

Tujuan utama dari zone defense adalah memberikan tekanan pada area ball-side (setengah ring) dari half-court (setengah lapangan) dengan tujuan untuk mengganggu shooting dan memberikan pertolongan ketika seorang pemain offensive melakukan penetrasi dengan atau tanpa bola. Selain itu zone defense juga mencegah penetrasi sehingga memaksa tim offensive untuk hanya memainkan bola di daerah sekitar perimeter, atau jauh dari ring basket.

Baca Juga :   Apakah pemakaian pestisida yang berlebihan dapat menyebabkan banjir

2. Pertahanan satu lawan satu (man to man)

Pertahanan satu lawan satu adalah pertahanan dengan menugaskan setiap orang untuk menjaga seorang lawan. Macam-macam pertahanan satu lawan satu adalah sebagai berikut:

  1. Pertahanan satu lawan satu dengan tetap. Pada pertahanan satu lawan satu secara tetap, penjaga harus tetap menjaga seseorang pemain lawan.
  2. Pertahanan satu lawan satu dengan ganti jaga. Pada pertahanan satu lawan satu dengan ganti jaga dilakukan apabila terjadi pembayangan, maka penjaga segera mengadakan penggantian jaga.
  3. Pertahanan satu lawan satu dengan penolong. Jika terjadi kebobolan dari salah seorang penjaga, maka salah seorang penjaga yang terdekat membantu untuk menutup pemain lawan yang menerobos.

Aktivitas Taktik dan Strategi Pertahanan Bolabasket

Pertahanan dalam permainan bolabasket dapat dilatih dengan menggunakan permainan sederhana. Tujuan latihan ini adalah untuk melatih pertahanan. beberapa langkah dalam latihan bertahan antara lain sebagai berikut.

  1. Buatlah kelompok dengan jumlah 5 orang untuk masing-masing kelompok.
  2. Buatlah kelompok tersebut dalam dua bagian, yaitu: 2 orang sebagai penyerang dan 3 orang sebagai bertahan.
  3. Lakukanlah tim penyerang (2 orang) untuk menyerang ring/ basket dan tim bertahan (3 orang) mempertahankan ring/basket supaya tidak kemasukan.
  4. Lakukanlah permainan 2 lawan 3 tersebut dengan menerapkan disiplin, percaya diri, dan saling menghargai.

Prestasi olahraga tidak akan berhasil tanpa didukung oleh sikap mental para pelaku olahraga.Nilai-nilai olahraga seperti antusias, sportivitas, fair play, tanggungjawab, peduli, jujur, profesionalisme, menganggap lawan sebagai sparing-partner harus diterapkan. Sportivitas adalah komponen kedua dari moralitas dalam olahraga. Seorang pemain menentukan sportivitas sebagai kepedulian dan rasa hormat terhadap aturan main, wasit, lawan, dan tidak melakukan upaya yang curang untuk memenangkan sebuah pertandingan.


Posted by Nanang_Ajim

Mikirbae.com Updated at: 2:22 PM

Foto: Pola permainan bola basket: penyerangan dan pertahanan (Foto: REUTERS)

POLA
permainan bola basket dibagi menjadi dua yakni pola penyerangan dan pertahanan. Pola dasar ini berguna bagi sebuah tim untuk dapat mendulang banyak poin dan memenangkan pertandingan.

Taktik dalam bola basket dipahami sebagai semua tindakan terorganisir untuk menyerang dan bertahan, yang digunakan oleh pemain untuk mencapai kesimpulan yang direncanakan.

Baca Juga :
Daftar Pemain Timnas Basket Putra Indonesia di SEA Games 2021

Pola penyerangan bertujuan untuk menciptakan peluang dan memasukkan bola ke ring lawan sebanyak-banyaknya dan menciptakan poin. Salah satu pola penyerangan dalam bola basket adalah pola serangan separuh lapangan.

Melalui penggunaan taktik yang berbeda yang ditargetkan maka sebuah tim bisa mendapatkan keuntungan yang menentukan dalam permainan bola basket, –yang pada akhirnya dapat mengarah pada memenangkan pertandingan.

Penyerangan tanpa bola yang sangat bergantung dari penguasaan taktik, teknik maupun kesempurnaan fisik setiap anggota tim yang sangat tinggi. Meskipun bebas, namun penyerangan ini harus tetap ada koordinasi, kerjasama dan tujuan yang sama antar pemain yaitu menghasilkan poin atau memasukan bola kedalam keranjang lawan berlari antara dua atau tiga permain.

Serangan kilat merupakan usaha untuk memperoleh posisi tembakan pada saat lawan belum sempat menempati posisi jaganya (Defense). Serangan kilat suatu senjata yang cukup baik untuk menghancurkan pertahanan lawan.

Serangan kilat biasanya dilakukan dengan dua atau tiga kali operan. Bola harus sudah berada di dekat ring lawan dan penyerang harus siap melakukan eksekusi bola untuk menghasilkan point.

Ini merupakan pola penyerangan yang sudah direncanakan di awal sehingga tim dapat memperoleh serangan-serangan yang teratur dan sangat menghemat tenaga. Penyerangan berpola baik dilakukan bila setiap pemain sukar menembus penjagaan lawan, serta berguna untuk memperlambat tempo penyerangan.

Dalam bola basket, tujuan pertahanan adalah untuk mendapatkan bola dengan mencuri bola atau mendapatkan rebound defensif. Tugas mereka adalah mencegah lawan mencetak gol. Pemain bola basket melakukan ini dengan memblokir dan mencuri bola.

Strategi zona defensif membuat Anda menjaga area tertentu sebagai gantinya. Pertahanan zona bisa efektif melawan penembak luar yang buruk, serta pemain yang mahir mengemudi ke keranjang.

Baca Juga :
Rebound dalam Bola Basket: Pengertian dan Tekniknya

Prosedur dasar dalam pertahanan zona adalah meminta pembela mengambil lawan ketika mereka memasuki area yang ditentukan. Dalam sistem zone defense atau pertahanan zona, masing-masing pemain dalam satu tim ditugaskan untuk menjaga area tertentu di lapangan.

Macam-macam zone defense dalam permainan bola basket: 2-1-2, 2-3, 3-2, 1 2-2, dan 2-2-1.

Pada pola penyerangan 212 pemain nomor tiga dan empat berposisi sebagai forward. Sementara, pemain nomor lima berperan sebagai center dan pemain nomor satu dan dua adalah guard.

Gaya pertahanan agresif ini dapat dengan mudah diidentifikasi oleh fakta bahwa pemain dicocokkan dengan lawan berdasarkan posisi, kemampuan, atau ukuran mereka. Seperti namanya, tujuan utama kamu sebagai defender saat bermain man-to-man adalah menjaga dan mempertahankan lawan yang ditugaskan.

Baca Juga :
5 Pemain Basket Tertinggi di Dunia, Cetak Rekor di NBA

Itulah gambaran yang bisa dijelaskan mengenai pola permainan dalam bola basket. (Dinda Nabilah)

Editor : Saliki Dwi Saputra



Minggu, 24 Oktober 2021




Edit

6 Pola Penyerangan dan Pertahanan Dalam Permainan Basket – Basket merupakan salah satu permainan olahraga yang mengandalkan kerjasama tim. Setiap tim memiliki anggota berjumlah 5 pemain. Tujuan dalam permainan basket adalah megumpulkan angka sebanyak mungkin dengan cara memasukkan bola kedalam ring lawan menggunakan pola penyerangan terpadu. Kemudian mencegah agar lawan tidak memperoleh poin.

Baca Juga :   Cara pengolahan bahan pangan hewani dibawah ini kecuali pengolahan dengan

Hal utama yang mendasari pertandingan ini ialah banyaknya poin yang didapat. Sama halnya dengan permain berbasis kompetisi yang memerlukan strategi serta teknik khusus. Permainan basket pun menuntut kita untuk melakukan hal sedemikian rupa. Yaitu menggunakan teknik dasar dan strategi penyerangan maupun bertahan agar dapat memenangkan pertandingan. Strategi tersebut mencakup pola menyerang dalam permainan basket serta pola pertahanan dalam permainan basket.

Pola penyerangan dan pola pertahanan dalam permainan basket harus disusun secara matang agar kalian bisa menguasai pertandingan. Para pemain pun wajib menguasai setiap teknik dan istilah permainan basket guna meraih kemenangan. Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan mengenai pola penyerangan dalam bola basket dan pola pertahanan dalam permainan basket. Hal terpenting dalam permainan basket ialah angka/poin yang banyak. Hal tersebut dikarenakan jumlah akhir dari nilai setiap tim akan menentukan hasil akhir pertandingan. Maka dari itu diperlukan pola penyerangan dalam permainan basket dan pola pertahanan dalam permainan basket. Strategi tersebut harus disusun dengan matang dan disetujui oleh semua pemain.

Baca juga : Pengertian dan Cara Melakukan Lay Up Shoot Dalam Permainan Basket

Sebenarnya baik formasi menyerang maupun bertahan dalam bola basket telah diajarkan pada siswa bahkan semenjak masih SMP. LKS serta buku pedoman penjas pun seolah melengkapi dasar ilmu pengetahuan terkait permainan basket. Di lain sisi, guru pun tanpa henti mengajari cara menyerang maupun membuat strategi pertahanan ketika praktikum.

Sayangnya masih banyak siswa merasa kebingungan ketika diminta menjelaskan pola serangan dan pola pertahanan bola basket. Padahal dua materi tersebut sudah pasti muncul sebagai butir soal ujian baik saat penilaian akhir semester maupun ujian sekolah. Oleh karenanya mari kita bahas lebih dalam kumpulan strategi, pola, dan formasi penyerangan dan pertahanan dalam permainan bola basket.

Setiap pertandingan mengharuskan pemain memperoleh nilai lewat metode dan strategi penyerangan taktis ke daerah lawan. Pola serangan yang dilakukan kedaerah lawan tersebut mengikuti rencana tertentu yang telah disusun sebelumnya. Pola penyerangan dalam permainan basket menjadi salah satu faktor esensial yang dilakukan untuk menerobos daerah pertahanan lawan. Tujuannya tak lain agar kita bisa mencetak angka/poin sebanyak mungkin.

Dalam sesi pertama mari kita berfokus pada serangkaian pola serangan basket paling efektif. Materi di bawah saya rangkum berdasarkan penjelasan yang terdapat pada buku LKS penjas baik SMP dan SMA. Langsung saja silahkan simak pembahan dan bacalah berbagai cara menyerang berikut sampai selesai.

Pola Penyerangan Bebas (Off The Ball)

Gerakan off the ball menjadi salah satu pola penyerangan permainan basket yang bersifat bebas. Maksudnya strategi menyerang dilakukan murni atas penguasaan taktik, kesempurnaan fisik, dan teknik dari setiap pemain dalam tim. Pola penyerangan basket off the ball juga dilakukan tanpa bola sehingga menyerupai zone press.

Meski bersifat bebas tapi para pemain harus tetap berkordinasi satu sama lain untuk melancarkan serangan. Sikap saling pengertian dan kerjasama solid pun turut serta menjadi kunci agar strategi bisa dilaksanakan dengan baik. Ketika semua aspek tersebut sudah terpenuhi maka pola serangan bola basket kalian tak akan terhentikan.

Pola Penyerangan Kilat atau Fastbreak

Pola penyerangan dalam permainan basket selanjutnya bisa dilakukan dengan melancarkan fastbreak. Fastbreak sendiri adalah teknik menyerang yang dilaksanakan lewat 2 atau 3 operan dalam sebuah tembakan. Pola penyerangan basket satu ini bertujuan untuk mendapatkan posisi tembakan ketika lawan belum menempati posisi jaganya. Biasanya para pemain menggunakan serangan kilat untuk menghancurkan daerah pertahanan lawan.

Baca juga : Istilah Istilah Dalam Permainan Basket

Dalam penggunaan fastbreak maka lawan tidak bisa mengantisipasinya karena tidak adanya celah. Pola penyerangan ini memiliki susunan beragam serta penggunaan berbeda dan bisa dikatakan sangat fleksibel. Misalnya terdapat penyerangan dengan menempatkan 2 pemain pointtaker, 1 orang rebounder bahkan menempatkan 3 pemain atau lebih. Adapula strategi menyerang yang menempatkan 1 pemain sebagai rebounder dan pointtaker sekaligus.

Pola Penyerangan Kilat Berpola

Selanjutnya terdapat pola serangan permainan basket berupa penyerangan kilat berpola. Meski terdengar meyakinkan tapi kalian hanya bisa memakai teknik menyerang satu ini dalam situasi tertentu saja. Contohnya saat terjadi lemparan kedalam, bola loncat, jump ball, dan sebagainya.

Jump ball sendiri merupakan situasi ketika bola dilambungkan oleh wasit diantara dua orang pemain yang berlawanan. Situasi bola lambung terjadi ketika mengawali permulaan pertandingan maupun mengawali pertandingan setelah beristirahat. Kita bisa memanfaatkan keadaan tersebut untuk mulai melakukan serangan secara cepat dan berpola.

Sebelum melaksanakan strategi serangan kilat berpola alangkah baiknya kalian menyusun formasi bola basket yang tepat. Karena postur tubuh, stamina, serta skill menjadi kunci utama kesuksesan. Disamping itu, setiap pemain juga harus memiliki kemampuan analisa yang baik agar pola serangan tetap sesuai rencana.

Penyerangan Berpola atau Pattern

Pola penyerangan dalam permainan basket yang terakhir ialah pola penyerangan pattern atau berpola. Menyerang secara berpola dilakukan dengan pengaturan jalur gerakan dan tugas masing-masing pemain. Ketika tengah melancarkan pola serangan ini bola maupun gerakan pemain diatur secara pasti agar serangan dapat dilakukan dengan teratur dan hemat tenaga.

Pola penyerangan dilakukan untuk menghambat jalannya pertandingan serta ketika pemain sulit untuk menerobos daerah pertahanan lawan. Dalam buku pembelajaran penjas khususnya materi bola basket pola serangan pattern dibagi menjadi beberapa jenis. Untuk melengkapi pengetahuan kalian simaklah ilustrasi serta formasi basket di bawah:

Baca Juga :   Faktor apa saja yang Mempengaruhi laju reaksi pembuatan teh manis jelaskan dengan teori tumbukan

Pola Diamond atau Pola 1-3-1

Pola penyerangan dalam permainan basket ini digunakan untuk menerobos daerah pertahanan lawan maupun pertahanan satu lawan satu. Namun dalam satu tim harus memiliki satu pemain yang bertubuh jangkung. Penyerangan diamond tersusun dari pengaturan pemain sebagai penembak, penyerang, pengaman, pengumpan, dan perayah.

Pola Ault Man atau Pola 1-2-1

Pola penyerangan dalam permainan basket tersebut digunakan jika dalam satu tim tidak memiliki pemain yang bertubuh jangkung.

Pola Reverse atau Pola 2-3

Pola penyerangan dalam permainan basket ini digunakan untuk menyerang pertahanan satu lawan satu. Pola penyerangan reverse memerlukan kelincahan, kemahiran membayang maupun memotong pergerakan lawan.

Latihan Strategi Penyerangan Dalam Permainan Basket

Pola penyerangan dalam permainan basket harus dilatih secara rutin dan teratur agar berjalan dengan baik. Latihan strategi dalam penyerangan ini dapat dilakukan menggunakan strategi 3 lawan 2 yaitu :

  • Permainan basket dilakukan dengan dua tim. Masing masing tim memiliki 3 anggota sebagai penyerang dan 2 anggota sebagai penghalang.
  • 3 pemain penyerang memiliki tugas untuk mencetak nilai dengan cara passing ataupun memasukkan bola ke dalam ring.
  • 2 pemain penghalang memiliki tugas untuk menghalangi pemain lawan dengan cara merebut bola agar tidak dapat menghasilkan angka/nilai.
  • Pemain penyerang melakukan operan kepada 2 pemain penyerang lainnya agar dapat memasukkan bola ke dalam ring.
  • Pemain penghalang berupaya untuk merebut bola dan menghalangi 3 penyerang lawan.
  • Apabila bola dapat direbut lawan maka angka diperoleh lawan namun apabila penyerang dapat memasukkan bola maka penyeranglah yang mendapatkan angka.
  • Regu yang memiliki jumlah nilai terbanyak dalam waktu 5 menit maka akan menjadi pemenang.

Baca juga : Pola Penyerangan dan Pertahanan Dalam Permainan Sepak Bola

Setelah membahas mengenai pola penyerangan selanjutnya saya akan membahas mengenai pola pertahanan dalam permainan basket. Pertahanan yang kuat merupakan hal terpenting untuk menghalangi penyerang lawan. Pola pertahanan ialah strategi setiap tim untuk menghalau serangan dari lawan. Hal utama yang mendasari strategi bertahan adalah posisi jaga, pembagian daerah, dasar umum pertahanan, olah kaki dan sikap penjagaan.

Sayangnya variasi pola pertahanan basket tidaklah sebanyak saat kalian melancarkan serangan seperti di atas. Secara garis besar hanya ada dua strategi yang dapat kalian pakai untuk menahan serangan musuh. Yakni zone defense dan man to man marking dengan kelebihan serta kekurangannya masing-masing.

Pertahanan Daerah Zone Defense

Pola pertahanan dalam permainan basket yang pertama ialah zone defense atau pertahanan daerah. Dalam pertahanan daerah ini, setiap pemain memiliki daerah penjagaan masing masing. Apabila dalam satu tim memiliki satu pemain bertubuh tinggi dan besar namun gerakannya lambat maka dapat ditempatkan sebagai pemain jaga.

Formasi bertahan bola basket

Dengan pemain tersebut maka tim akan mendapatkan keuntungan dalam hal bertahan. Pertahanan daerah memiliki beberapa pola seperti 2-1-2, 3-2, 2-2-1, 2-3, dan 1-2-2. Pertahanan zone defense memiliki tujuan untuk membuat tekanan setengah lapangan maupun setengah ring agar penembakan bola dapat terganggu. Pola ini juga memberikan pertolongan untuk melaksanakan petrasi dengan dan tanpa bola.

Pertahanan Satu Lawan Satu Man to Man

Pola pertahanan dalam permainan basket selanjutnya ialah pertahanan satu lawan satu atau man to man. Pertahanan man to man ialah pola pertahanan yang menempatkan satu pemain untuk menjaga satu pemain lawan. Dalam pertahanan ini dapat dibagi menjadi beberapa macam yaitu pertahanan satu lawan satu dengan tetap, pertahanan satu lawan satu dengan penolong dan pertahanan satu lawan satu dengan ganti jaga.

Strategi bertahan satu lawan satu dengan tetap menugaskan satu pemain tetap untuk menjaga pemain lawan. Pertahanan satu lawan satu ganti jaga dijalankan jika pemain mendapatkan bayangan maka pemain jaga segera melakuakan pergantian tugas penjagaan. Sedangkan pertahanan satu lawan satu dengan penolong dilakukan ketika terjadi pembobolan maka pemain penjaga terdekat berusaha menutup pemain lawan tadi.

Pola pertahanan man to man marking menurut saya pribadi sangat efektif untuk membatasi pergerakan dari penyerang lawan. Strategi satu ini sekaligus menjadi musuh alami dari pola penyerangan cepat seperti yang sudah saya jelaskan di atas.

Latihan Pola Pertahanan Permainan Basket

Melakukan strategi bertahan dan mengandalkan counter attack bukanlah perkara mudah. Diperlukan kesabaran serta ketelitian mengamati situasi agar kita bisa membalik keadaan. Tak sedikit tim justru mengalami blunder karena tak mampu mencipatakan momentum. Alih-alih mampu menyerang balik, mereka justru terus mendapatkan tekanan dari pihak musuh karena tak mampu menganalisa.

Sebenarnya, segala kesulitan di atas bisa kalian atasi dengan berlatih tekun. Pemain juga wajib membangun komunikasi dan kerjasama baik sehingga menciptakan tim yang solid. Pola pertahanan dalam permainan basket harus dilatih dengan teratur. Pertahanan tersebut dilatih menggunakan permainan yang sederhana. Berikut beberapa langkah latihan pertahanan :

  • Permainan basket dilakukan dengan dua tim. Masing masing tim memiliki 3 anggota sebagai penjaga dan 2 anggota sebagai penyerang.
  • Lakukan permainan basket dengan 2 pemain melakukan penyerangan dan 3 pemain menghalangi serangan lawan.

Demikianlah penjelasan mengenai pola penyerangan dalam permainan basket dan pola pertahanan dalam permainan basket. Semoga artikel ini dapat bermanfaat. Terima kasih.

Para pemain bola basket bisa menghemat tenaga selama pertandingan dengan melakukan gerakan

Posted by: pskji.org