Tuliskan lima upaya agar ilmu yang dipelajari bermanfaat dalam hidup kita

Tuliskan lima upaya agar ilmu yang dipelajari bermanfaat dalam hidup kita

Dalam kehidupan, terdapat berbagai macam ilmu yang bermanfaat untuk dipelajari. Salah satunya ialah ilmu agama. Sejak kecil, kita sudah diajarkan pendidikan agama oleh orang tua. Selain itu kita juga diajarkan pendidikan agama di sekolah. Tapi sayangnya zaman ini masih banyak yang tidak suka mempelajari ilmu agama.

Padahal memperdalam ilmu agama merupakan hal yang sangat penting bagi manusia. Sebab, dengan memperdalam ilmu agama maka kita akan mendapatkan manfaat yang baik bagi kehidupan kita. Lalu, manfaat apa saja yang akan kita dapatkan saat memperdalam ilmu agama? Berikut adalah manfaatnya.

1. Membuat manusia menjadi pribadi yang baik

carwad.net

Setiap agama pasti selalu mengajarkan kebaikan. Mempelajari ilmu agama dapat membuat manusia menjadi pribadi yang lebih baik. Dengan menjadi pribadi yang baik, maka kita akan memberikan pengaruh positif bagi orang lain. Selain itu jika kita berbuat baik kepada siapapun, maka kita akan mendapatkan kebaikan juga dari orang lain.

2. Terhindar dari perbuatan dosa

ost.edu

Setan selalu membisikkan manusia agar selalu berbuat dosa. Dengan mempelajari ilmu agama, manusia akan terhindar dari perbuatan dosa. Karena manusia akan tahu larangan apa saja yang dapat menimbulkan dosa. Sebab perbuatan dosa tidak hanya dapat menuntun manusia menuju kesesatan saja. Perbuatan dosa akan menuntun manusia menuju pintu neraka.


Baca Juga: Niat dan Tata Cara Puasa Arafah, Kapan Waktu Pelaksanaannya?

www.pakistantoday.com.pk

Terkadang kita sering menemukan orang yang jarang beribadah. Bisa dikatakan kalau mereka jarang mengingat Tuhan. Padahal kita tidak bisa hidup kalau bukan karena kehendak Tuhan. Oleh karena itu, pendidikan agama akan mengajarkan kita untuk taat beribadah. Dengan begitu, manusia akan selalu mengingat Tuhan.

thelifeologist.com

Pada dasarnya, manusia memang memiliki sifat yang tidak mudah puas. Dengan adanya pendidikan agama, kita selalu diajarkan untuk selalu bersyukur dalam kehidupan. Bila kita mendapat banyak rezeki, hendaklah kita bersyukur dan tidak sombong. Lalu bila kita sedang mendapat musibah, kita juga harus bersyukur sebab Tuhan masih perhatian kepada kita.

5. Membuat manusia lebih ikhlas

www.inc.com

Saat manusia sedang diuji oleh Tuhan, terkadang manusia tidak ikhlas. Memang ikhlas merupakan hal yang sulit untuk dilakukan. Agama mengajarkan kita untuk selalu ikhlas dengan keadaan apapun. Saat mendapat ujian hidup dari Tuhan, kita ikhlaskan dan pasrahkan saja kepada Tuhan. Sebab Tuhan menguji kita untuk meningkatkan derajat kita sebagai manusia.

Itulah manfaat yang akan kita dapatkan dari pendidikan agama. Memang agama merupakan pedoman hidup yang penting bagi manusia. Karena agama akan mengajarkan manusia untuk selalu berbuat kebaikan. Selain itu agama akan membuat kita terhindar dari kesesatan. Maka dari itu, mulailah untuk belajar agama dari sekarang. Sebab tidak ada kata terlambat untuk belajar.

Baca Juga :   Unsur M memiliki 20 proton dan unsur X memiliki 35 proton Senyawa yang dapat dibentuk M dan X adalah


Baca Juga: Niat dan Tata Cara Salat Gaib yang Setara Salat Jenazah

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Diterbitkan :

Bagi beberapa orang, belajar merupakan salah satu momok yang tidak mudah ditaklukkan. Ada berbagai macam alasan mengapa hal tersebut bisa terjadi.

Di antaranya karena belajar adalah hal yang membosankan hingga subjek atau topik yang dipelajari tidak menarik minat mereka. Ada juga beberapa yang beranggapan jika pelajaran di sekolah tidak ada hubungannya dengan pekerjaan impian di masa depan.

Kebiasaan buruk ini tentu akan berdampak negatif, terlebih jika individu tersebut tidak mampu memotivasi diri sendiri untuk belajar. Diri sendiri adalah musuh terbesar seseorang untuk melangkah maju.

Oleh sebab itu, diperlukan beberapa trik untuk tetap termotivasi belajar agar mendapat kesempatan meraih masa depan yang lebih baik. Berikut ini beberapa cara efektif untuk memotivasi diri sendiri agar rajin belajar.

1. Ketahui Alasan atau Motivasi Belajar

Mengetahui alasan atau tujuan kita akan mempermudah jalan kita untuk menyemangati diri sendiri agar rajin belajar. Alasan itu juga bermacam-macam.

Contoh motivasi belajar antara lain agar mendapat nilai yang lebih baik, agar dapat diterima di universitas pilihan atau sekedar agar dapat menyelesaikan proses studi dengan lebih cepat dan dapat segera bekerja.

2. Sugesti Diri Sendiri

Salah satu cara untuk memotivasi diri sendiri adalah dengan memberikan sugesti positif kepada diri kita. Istilah kerennya adalah self-hypnosis.

Teknik ini dipercaya merupakan salah satu solusi untuk menimbulkan semangat yang berada jauh di alam bawah sadar dan membangkitkan motivasi yang terpendam.

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mempraktekkan self-hypnosis. Hal ini karena memang sudah banyak buku motivasi yang membahas sugesti diri sendiri dengan lebih mendalam.

Salah satunya yang paling umum adalah dengan berdiri di depan cermin, menatap mata kita sendiri dan memberikan afirmasi positif pada diri kita. Seperti misalnya, kamu adalah orang yang cerdas dan bijak, kamu orang yang rajin atau kamu dapat menaklukkan segala rintangan.

Tak hanya untuk motivasi belajar, cara ini juga dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan psikologi yang lain.

3. Tentukan Target Belajar yang Memotivasi dan Spesifik

Setelah mengetahui alasan, langkah selanjutnya adalah menentukan target. Hindari target yang terlalu umum seperti “saya harus lebih baik untuk semester selanjutnya”.

Baca Juga :   Apa yang dimaksud dengan destinasi wisata

Ada baiknya untuk menetapkan target yang lebih spesifik dan terukur. Misalnya saja jika nilai sebelumnya C, maka semester depan saya harus mendapat nilai A. Selain spesifik, target yang ditetapkan juga harus realistis ya. Jangan menentukan target yang kira-kira di luar batas kemampuan agar tidak terlalu stress.

Setelah menentukan target, buat mapping untuk langkah kecil dalam memenuhi target tersebut. Misalnya saja meraih nilai A dengan mengkatrol kekurangan di presentasi, lebih banyak membaca buku atau berdiskusi dengan teman belajar.

Selain menentukan target dan langkah kecil dalam memenuhi target tersebut, usahakan agar selalu berpikir positif agar mental juga semakin kuat.

4. Buat Jadwal Belajar

Dengan mengetahui target yang kita butuhkan, maka secara otomatis kita akan mengetahui apa yang hendak dipersiapkan. Buat jadwal belajar yang lebih rinci dan kalau perlu jadwal keseharian juga dapat dimasukkan.

Pertama tentukan agenda belajar yang berisi daftar atau pelajaran yang hendak dipelajari dan tentukan waktu yang dibutuhkan untuk mempelajari subjek tersebut. Setelah itu buat agenda harian, mingguan ataupun bulanan sesuai dengan langkah kecil target yang telah disiapkan sebelumnya.

Bila perlu, masukkan juga jadwal istirahat dan kegiatan sehari-hari, termasuk mungkin waktu entertainment seperti nonton drama serta waktu kerja part time. Dengan begitu, Anda akan lebih fokus dalam setiap aktivitas dan tahu mana yang harusnya menjadi prioritas pada saat itu. Metode ini dikenal dengan calendar blocking.

5. Ubah Kebiasaan yang Tidak Mendukung

Untuk menambah semangat belajar, cara memotivasi diri sendiri yang perlu dilakukan adalah tentu dengan mengubah kebiasaan yang tidak terlalu bermanfaat atau tidak mendukung.

Mengubah kebiasaan memang tidak mudah, jadi perlahan saja. Misalnya saja seseorang terlalu banyak scrolling media sosial di tengah waktu belajarnya sehingga tak sadar sudah 30 menit waktu terbuang percuma.

Maka solusi untuk mengubah kebiasaan ini dapat menerapkan sistem pembagian waktu. Misalnya setting alarm untuk 25 menit belajar, 5 menit pegang ponsel. Atau jika tidak begitu, saat belajar, ponsel diletakkan di ruang yang berbeda sehingga tidak tergoda untuk memegangnya.

Salah satu tips adalah jangan mengubah seluruh kebiasaan dalam satu waktu. Usahakan untuk mengubah 1 saja dalam jangka waktu tertentu, semisal 2 minggu.

6. Mulai Perlahan, Namun Konsisten

Seperti yang telah disebutkan pada poin sebelumnya, mulai perlahan saja. Sebagai contoh, mengubah satu kebiasaan Anda dalam jangka waktu tertentu. Hal ini dimaksudkan agar Anda tidak merasa cepat lelah atau stress karena harus merombak sesuatu secara massif.

Terlebih dalam hal belajar yang harusnya santai agar ilmu juga dapat dengan mudah terserap. Selain itu, memulai perlahan juga dapat menjadikan peluang konsistensi semakin besar. Dengan begini maka Anda dapat menjadi semakin disiplin dalam menjalankan hal-hal kecil yang nantinya akan menjadi lebih besar. Keep it simple and steady!

Baca Juga :   Jenis format dokumen seperti apa yang sesuai dan valid untuk dijadikan Table of Contents

7. Pilih Cara Belajar yang Sesuai

Setiap orang memiliki pendekatan yang berbeda dalam belajar karena kemampuan untuk menyerap ilmu juga tidak sama tingkatannya. Pendekatan belajar itu dapat melalui visual, auditori atau kinestetik. Untuk itu agar semakin termotivasi belajar, kita juga perlu mengenali mana sih metode belajar yang tepat untuk kita sendiri?

Sebagai gambaran, metode visual lebih banyak menggunakan gambar sehingga model grafik, flowchart, diagram atau rangkuman dengan tema warna berbeda akan sangat membantu.

Untuk gaya belajar audio cara yang paling mudah adalah dengan mendengar rekaman belajar, mendengar penjelasan dari orang lain atau belajar di dalam kelompok. Sedangkan metode kinstetik akan lebih mudah belajar dengan bantuan gerakan tubuh, keterampilan ataupun juga penggunaan komputer.

8. Belajar Kelompok

Setelah mengetahui gaya belajar masing-masing, cara memotivasi diri sendiri untuk tetap semangat adalah dengan belajar kelompok. Kelompok yang disarankan di sini adalah teman-teman dengan latar belakang alasan dan permasalahan yang serupa.

Sehingga dengan dikelilingi orang-orang yang butuh semangat belajar tinggi, maka kita sendiri juga akan terbawa arus agar lebih rajin belajar.

9. Manfaatkan Fasilitas

Untuk semakin meningkatkan semangat belajar pada diri sendiri, ada baiknya Anda memanfaatkan fasilitas pendukung yang ada. Beberapa di antaranya tentu diskusi dengan guru, teman hingga meminjam buku di perpustakaan.

Dengan kemajuan teknologi saat ini, ponsel pintar pun juga menyediakan berbagai macam aplikasi untuk mendukung belajar dengan lebih mudah.

10. Rileks

Faktor penting yang juga tidak boleh dilupakan untuk menambah semangat belajar tentu saja tetap rileks, jangan tegang. Jika kita tegang, maka ilmu yang kita pelajari akan sulit terserap ke dalam otak.

Di tengah jadwal belajar yang padat, jangan lupa untuk istirahat, sekedar menonton film yang disukai atau melakukan hobi yang digemari.

Penutup

Itulah tadi 10 cara untuk memotivasi diri sendiri agar tetap tekun dan bersemangat dalam belajar. Hal yang paling penting adalah memegang komitmen namun juga tidak lupa mengutamakan istirahat agar selalu fresh untuk memulai yang baru.

Jaga selalu kondisi kesehatan jasmani dan rohani, terutama mental yang harus tetap positif. Dengan persiapan yang matang, maka semua kondisi akan dapat ditaklukkan. Semoga bermanfaat!

Sumber : https://www.tipspengembangandiri  .com/cara-memotivasi-diri-sendiri-untuk-belajar/

Tuliskan lima upaya agar ilmu yang dipelajari bermanfaat dalam hidup kita

Posted by: pskji.org