Pembuatan antibodi monoklonal dilakukan dengan menggunakan teknik hibridoma

Pembuatan antibodi monoklonal dilakukan dengan menggunakan teknik hibridoma

Laboratorium Hibridoma merupakan laboratorium baru pada tahun 2021 dikembangkan hasil kerjasama penelitian antara B2P2VRP dan penelitian PEER Health dari USAID. Laboratorium ini bertujuan memproduksi antibodi monoklonal untuk dapat digunakan sebagai kandidat pengembangan tes cepat.

Penggunaan antibodi monoklonal saat ini sudah digunakan secara luas di banyak negara untuk terapi penyakit maupun deteksi. Banyak aplikasi dari penggunaan antibodi monoklonal, di antaranya sebagai bahan penting dalam penelitian, diagnosis klinis dan pengobatan. Antibodi monoklonal sendiri merupakan antibodi yang spesifik mengenali satu antigen, yang diproduksi dengan menggabungkan sel B (suatu sel imun) yang normal dengan sel myeloma dan selanjutnya dinamakan sel hibridoma.

Laboratorium ini digunakan dalam teknik fusi antara sel B dengan sel myeloma yang akan menghasilkan hibridoma, kemudian dilanjutkan dengan pemeliharaan sel hybridoma.

Laboratorium ini juga memiliki kemampuan melakukan kloning secara dengan limiting dilution yang nantinya akan memastikan suatu klon itu berhasil. Dari hasil cloning ini nanti, akan di dapatkan satu klon sel target yang nantinya akan di perbanyak. Harapannya, setelah mendapatkan banyak sel target hibridoma penelitian ini mampu untuk melanjutkan ke tahap pembuatan rapid test.

Loading Preview

Sorry, preview is currently unavailable. You can download the paper by clicking the button above.

Teknik hibridoma
adalah teknik pembuatan sel yang dihasilkan dari fusi antara sel B limfosit dengan sel kanker.[1] Sifat dari sel hibridoma ini adalah imortal.[1] Proses pembuatan dari sel hibridoma adalah sebagai berikut, pertama-tama dilakukan proses imunisasi dengan menggunakan antigen tertentu.[1] Kemudian dipisahkan sel B-limfosit dari organ limpa, lalu sel ini difusikan dengan sel kanker immortal.[1] Tahapan fusi sel hibridoma ini dilakukan dengan membuat membran sel menjadi lebih permeabel.[1] Sel hibrid hasil fusi inilah yang disebut sebagai sel hibridoma yang merupakan sel imortal yang dapat menghasilkan antibodi.[1] Dalam percobaan yang umum dilakukan, proses pembuatan sel hibridoma dilakukan dengan menggunakan sel mieloma NS-1 dan sel limpa dari mencit.[2]

Baca Juga :   cari perbedaan nabi dan rasul

Teknik hibridoma

  1. ^
    a
    b
    c
    d
    e
    f


    (Inggris)
    Kohler G, Milstein C. 1975 Continuous cultures of fused cells secreting antibody of predefined specificity. Nature 256: 495-497.

  2. ^


    (Inggris)
    [AECC] Albert Einstein Cancer Centre. 2008. Media Facility. [terhubung berkala]. http://www.aecom.yu.edu/cancer/new/Assetts/images/micemon2_copyright%20genetech.gif [27 Nov 2008].

Artikel bertopik imunologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Diperoleh dari “https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Teknik_hibridoma&oldid=13402272”

Antibodi monoklonal
adalah antibodi monospesifik yang dapat mengikat satu epitop saja.[1] Antibodi monoklonal ini dapat dihasilkan dengan teknik hibridoma.[2] Sel hibridoma merupakan fusi sel dan sel.[2]

Pembuatan antibodi monoklonal

Pembuatan sel hibridoma terdiri dari tiga tahap utama yaitu imunisasi, fusi, dan kloning.[1] Imunisasi dapat dilakukan dengan imunisasi konvensional, imunisasi sekali suntik intralimpa, maupun imunisasi in vitro.[1] Fusi sel ini menghasilkan sel hibrid yang mampu menghasilkan antibodi seperti pada sel limpa dan dapat terus menerus dibiakan seperti sel myeloma.[1] Frekuensi terjadinya fusi sel ini relatif rendah sehingga sel induk yang tidak mengalami fusi dihilangkan agar sel hasil fusi dapat tumbuh.[2]

Frekuensi fusi sel dapat diperbanyak dengan menggunakan Polietilen glikol (PEG), DMSO, dan penggunaan medan listrik.[2] PEG berfungsi untuk membuka membran sel sehingga mempermudah proses fusi.[2] Sel hibrid kemudian ditumbuhkan pada media pertumbuhan.[2] Penambahan berbagai macam sistem pemberi makan dapat meningkatkan pertumbuhan sel hibridoma.[2]

  1. ^
    a
    b
    c
    d


    (Inggris)
    Harlan. 2009. Hybridoma development.[pranala nonaktif permanen]
    Diakses pada 10 Juni 2010.
  2. ^
    a
    b
    c
    d
    e
    f
    g

    Sjahrurachman A. 1995. Perkembangan teknik hibridoma. Cermin Dunia Kedokteran 104: 52-56.

Diperoleh dari “https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Antibodi_monoklonal&oldid=17911804”

P
embuatan antibodi monoklonal dilakukan menggunakan teknik hibridoma. Pernyataan berikut yang paling tepat berkaitan dengan teknik hibridoma adalah pembuatan ….

   A.


jaringan yang berasal dari dua spesies berbeda

Baca Juga :   Sebutkan hal hal yang perlu diperhatikan dalam menulis paragraf nonfiksi dari ide pokok teks

   B.


sel yang dihasilkan antara sel hati dan sel kanker

   C.


jaringan yang berasal dari dua organ yang berbeda

   D.


sel yang dihasilkan dari fusi antara sel B limfosit dan sel kanker

   E.


sel yang dihasilkan dari fusi antara sel T limfosit dan sel kanker


Pembahasan

:


Pernyataan yang paling tepat berkaitan dengan teknik hibridoma adalah pembuatan “

sel yang dihasilkan dari fusi antara sel B limfosit dan sel kanker
“.


Jawaban: D

—————-#—————-

Jangan lupa komentar & sarannya

Email:

Kunjungi terus:

masdayat.net

 OK! 😁

Pada teknik hibridoma memang digunakan sel kanker mieloma yang difusikan dengan sel limfosit B penghasil antibodi. Sel hibridoma memiliki kemampuan menghasilkan antibodi seperti limfosit B dan mampu membelah dengan cepat seperti sel kanker, dengan demikian produksi antibodi monoklonal yang dihasilkan pun dapat lebih cepat dan lebih banyak. Sel kanker ini tidak diinjeksi atau disuntikkan ke dalam tubuh manusia karena hanya digunakan untuk mendapatkan sel hibridoma saja. Selain itu, sel kanker tidak bersifat patogen seperti mikroorganisme patogen, hanya saja sel kanker kehilangan kemampuan untuk mengontrol pembelahan sel, sehingga jumlahnya tidak dapat dikontrol. Karena itu, teknik hibridoma tidak berbahaya meskipun memanfaatkan sel kanker dalam proses pembuatannya.

Pembuatan antibodi monoklonal dilakukan dengan menggunakan teknik hibridoma

Posted by: pskji.org