Apa hikmah dari menyayangi anak yatim Sebutkan 3?

Apa hikmah dari menyayangi anak yatim Sebutkan 3?

Orang yang menyantuni anak yatim dihindari dari azab di hari kiamat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Berbahagialah bagi Anda yang mempunyai kemampuan membiayai kehidupan anak yatim, menyekolahkannya, dan memperhatikan masa depannya. Sejatinya Anda yang peduli terhadap anak yatim maka  tengah memudahkan jalan bagi diri Anda menjadi ahli surga.

Namun bila Anda belum memiliki kemampuan secara materi untuk membantu anak yatim, maka minimal bersikaplah lemah lembut lah ketika bertemu anak-anak yatim. Buatlah hati anak yatim menjadi gembira meski dengan hal-hal sederhana semisal mengajaknya bermain atau lainnya.

Berikut penjelasan sejumlah hadits tentang keutamaan memelihara, menyantuni, dan membahagiakan anak yatim sebagaimana dapat ditemukan juga redaksinya pada kitab at Targib wat Tarhib:

Rasulullah bersama orang yang memelihara anak yatim

قَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : اَنَاوَكَافِلُ الْيَتِيْمِ فِى الْجَنَّةِ هَكَذَا وَأَشَارَبِالسَّبَّابَةِ وَالْوُسْطَى وَفَرَّجَ بَيْنَهُمَا.

Rasulullah ﷺ bersabda: “Aku dan orang yang memelihara anak yatim itu akan masuk surga seperti ini,”. Nabi memberi isyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah dan merenggang keduanya. (HR. Bukhari).

Allah Sediakan surga

قَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ  : مَنْ قَبَضَ يَتِيْمًامِنْ بَيْنِ مُسْلِمِيْنَ إِلَى طَعَامِهِ وَشَرَابِهِ أَدْخَلَهُ اللَّهُ الْجَنَّةَ الْبَتَّةَ اِلَّا أَنْ يَعْمَلَ ذَنْبًالَايُغْفَرُ.

Rasulullah ﷺ bersabda: Barangsiapa menjaga anak yatim di antara umat Islam sampai menjaga makannya, dan minumnya, maka Allah pasti bakal memasukan orang itu ke dalam surga. Kecuali orang itu berbuat dosa yang tidak bakal diampuni. (HR Tirmudzi).

Rumah terbaik ada anak yatim yang disantuni

قَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : خَيْرُ بَيْتٍ فِى الْمُسْلِمِيْنَ بَيْتٌ فِيْهِ يَتِيْمٌ يُحْسَنُ اِلَيْهِ وَشَرُّ بَيْتٍ فِى الْمُسْلِمِيْنَ بَيْتٌ فِيْهِ يَتِيْمٌ يُسَاءُ اِلَيْهِ

Rasulullah ﷺ bersabda: Sebagus-bagusnya rumah orang islam yaitu yang di dalamnya ada anak yatim yang disantuni dengan baik. Dan seburuk-buruknya rumah orang Islam itu adalah rumah yang di dalamnya ada anak yatim yang diperlakukan buruk.  (HR. Ibnu Majah)

Terhindar dari azab Allah di hari kiamat

Baca Juga :   Enzim yang dihasilkan oleh kelenjar ludah yang dapat mengubah zat tepung

قَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : وَالَّذِىْ بَعَثَنِى بِالْحَقِّ لَا يُعَذِّبُ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مَنْ رَحِمَ الْيَتِيْمَ وَاَلَانَ لَهُ فِى الْكَلَامِ وَرَحِمَ يُتْمَهُ وَضُعْفَهُ وَلَمْ يَتَطَاوَلْ عَلَى جَارِهِ بِفَضْلِ مَااَتَاهُ اللَّهُ.

Rasulullah ﷺ bersabda: Demi Allah yang telah mengutusku dengan haq. Allah tidak akan mengazab pada hari kiamat orang yang mengasihi anak yatim, dan lemah lembut pada anak yatim dalam bicaranya, dan mengasihi orang itu pada kemalangan dan kesusahan yatim itu, dan ia tidak sombong terhadap tetangganya karena sebab kelebihan yang diberikan Allah padanya. (HR. Thabrani).

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika …

“Dalam satu hadits, Rasulullah SAW bersabda bahwa jarak Rasulullah SAW dengan orang yang menyantuni anak yatim bagaikan jari telunjuk dan jari tengah-Nya..”

Anak yatim diartikan sebagai anak yang ditinggal mati oleh ayahnya dan dia belum mencapai akil baligh (dewasa). Ia belum bisa pula memenuhi kebutuhan serta menjamin masa depannya.

Islam sangat memuliakan anak yatim. Allah melalui firman-Nya seringkali mengingatkan hamba-Nya agar mengasihi anak yatim. Terdapat 23 kali anak yatim disebutkan di dalam Alquran.

Keutamaan Menyantuni Anak Yatim

Dengan memuliakan anak yatim, InsyaAllah kita akan diberikan keutamaan-keutamaan besar, antara lain dekat dengan Rasulullah di surga, melunakkan hati yang keras, terpenuhinya kebutuhan hidup, dan memperoleh perlindungan di hari kiamat kelak. Lebih jauh. Lalu, apa saja keutamaan-keutamaan menyantuni anak yatim yang bisa kita peroleh? Simak selengkapnya.

1. Dijamin Masuk Surga

Siapa yang tak mau masuk surga? Tujuan hidup kita di dunia ini adalah untuk mempersiapkan bekal agar bisa meraih Jannah-Nya. Rasul menjanjikan hal ini dalam salah satu haditsnya. Rasulullah SAW bersabda:

“Orang-orang yang memelihara anak yatim di antara umat muslimin, memberikan mereka makan dan minum, pasti Allah memasukkannya ke dalam surga, kecuali ia melakukan dosa yang tidak bisa diampuni.” (HR Tirmidzi dari Ibnu Abbas).

2. Mendapatkan pertolongan dari Allah

Ketika mengalami kesulitan kita berharap seseorang menolong kita. Menyantuni anak yatim menjadikan kita akan mendapatkan pertolongan langsung dari Allah SWT. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

Baca Juga :   Apakah masalah tersebut disebabkan oleh warga yang tidak melaksanakan kewajibannya

“….Allah akan menolong hamba-Nya selama hamba itu menolong saudaranya.” (HR Muslim dan Ashhabus Sunan dari Abu Hurairah).

3. Terhindar dari Siksaan

Tak seperti di dunia, siksaan di akhirat begitu pedih dan menyakitkan. Tentu kita berdoa agar tidak mendapatkan siksaan tersebut. Memelihara dan menyantuni anak yatim dapat menghindarkan kita dari siksa di hari akhir. Rasululllah SAW bersabda bahwa Allah SWT berfirman:

“Demi Yang Mengutusku dengan haq, Allah tidak akan menyiksa pada hari kiamat nanti orang yang menyayangi anak yatim, lemah lembut pembicaraan dengannya, serta menyayangi keyatiman serta kelemahannya.” (HR.Thabrani dari Abu Hurairah)

4. Dekat dengan Rasulullah

Umat Muslim pasti rindu sekali dengan Rasulullah, ingin berjumpa dan bertemu langsung dengan beliau. Begitu mulianya keutamaan menyantuni anak yatim hingga islam menjanjikan balasan yang istimewa, dekat dengan Rasul di surga.

“Aku dan orang yang mengasuh atau memelihara anak yatim akan berada di surga begini,” lalu beliau mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengah serta merenggangkannya sedikit.” (HR Bukhari, Tirmidzi, Abu Daud dan Ahmad dari Sahl bin Sa’d).

Baca Juga: Keutamaan Sedekah di Masa Sulit

5. Diberi Gelar Abror (Taat kepada Allah)

Diberi gelar oleh manusia adalah salah satu kehormatan bagi kita. Namun, bagaimana jika mendapat gelar dari Allah SWT?
“Orang yang memelihara anak yatim di kalangan umat muslim, memberikannya makan dan minum, pasti Allah akan masukkan ke dalam surga, kecuali ia melakukan dosa yang tidak bisa diampuni.” (HR Tirmidzi dari Ibnu Abbas).

6. Berinvestasi Amal Untuk Akherat

Alamsyah Yatim Pedalaman Pejuang Keluarga

Pepatah mengatakan, “apa yang kita tanam akan kita tuai”. Apa yang kita lakukan di dunia akan mendapatkan balasan di hari akhir nanti. Manfaat menyantuni anak yatim seperti berinvestasi amal di akhirat. Rasulullah SAW bersabda,

“Jika manusia mati atau terputus amalnya, kecuali tiga perkara: sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat serta anak saleh yang selalu mendoakannya,” (HR.Muslim Abu Hurairah).

Baca Juga :   Nilai estetik dalam suatu karya kerajinan fungsi hias dan fungsi pakai dilihat dari aspek apa saja

7. Terhindar dari Cap Pendusta Agama

Seseorang yang menghardik anak yatim oleh Al Qur’an disebut dengan pendusta agama. Jangan sampai kita mendapatkan cap tersebut ya Sahabat. Naudzubillahimindzalik.

“Tahukah kamu individu yang mendustakan agama, itulah individu yang menghardik anak yatim, dan tidak menganjurkan memberi makan kepada anak miskin.” (QS Al Ma’un, ayat 1-3).

8. Dilembutkan Hatinya

Ada orang yang begitu keras hatinya, sulit menerima nasehat, tidak mau menerima kebaikan. Rasulullah SAW menganjurkan agar orang tersebut menyantuni anak yatim:

“Ada seseorang yang mengadu kepada Nabi Muhammad tentang kerasnya hati. Nabi menjawab: Silahkan beri makan orang miskin dan usap kepada anak yatim,” (Ibnu Hajar Al-Asqalani).

Baca Juga: Arti Infaq dan Keutamaannya

9. Mendapatkan Pahala

Tak hanya mendapatkan balasan untuk diri sendiri, keutamaan menyantuni anak yatim juga bermanfaat untuk orang lain, yaitu ketika kita mengerjakannya dengan ikhlas dan hanya mengharap ridho Allah SWT.

“Siapa saja yang menyeru pada kebaikan, maka baginya pahala yang sama dengan orang yang mengerjakannya,” (HR.Muslim, Tirmidzi dan Abu Daud dari Abu Mas’ud).

10. Mendapatkan Banyak Kebaikan

Dalam hadist yang diriwayatkan Abu Hurairoh r.a, dijelaskan bahwa ketika itu ada yang datang kepada Nabi Muhammad SAW, kemudian beliau bersabda:

“Barang siapa mengusap kepala anak yatim piatu laki-laki atau perempuan karena Allah, adalah baginya setiap rambut yang diusap dengan tangannya itu terdapat banyak kebaikan.”

Demikian 10 keutamaan menyantuni anak yatim. Menyantuni anak yatim memiliki begitu banyak keutamaan apalagi sebentar lagi menjelang bulan ramadhan. Semoga menjadi kebaikan serta keberkahan untuk kita semua.

Sahabat, untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, mari kita peringati dengan menyisihkan sebagian rezeki kita kepada anak yatim. Klik di sini untuk membantu mereka.

Apa hikmah dari menyayangi anak yatim Sebutkan 3?

Posted by: pskji.org