Apa fungsi adjektiva dalam teks ulasan

Apa fungsi adjektiva dalam teks ulasan

Pengertian Kata Sifat (Adjektiva)
– Dalam kesempatan kali ini admin ingin membahas mengenai pengertian Kata Sifat (Adjektiva). Mungkin diantara sobat ada yang sudah mengerti atau memahami apa itu pengertian Kata Sifat (Adjektiva). Namun tidak bisa dipungkiri jika masih ada yang belum terlalu memahami atau bahkan belum mengerti sama sekali mengenai apa itu pengertian Kata Sifat (Adjektiva). Bagi sobat yang masih bingung mengenai pengertian Kata Sifat (Adjektiva), sobat bisa menyimak penjelasan mengenai pengertian Kata Sifat (Adjektiva) di bawah ini untuk memahami lebih lanjut.

Pengertian Kata Sifat (Adjektiva)

Kata Sifat atau Adjektiva adalah kata yang digunakan untuk menyatakan sifat atau keadaan suatu hal, baik itu makhluk hidup, benda mata, tempat, waktu, atau lainnya. Dalam penggunannya dalam sebuah kalimat, kata sifat sering digunakan untuk menjelaskan tentang keadaan subjek (S) atau Objek (O) kalimat tersebut.

Fungsi Kata Sifat (Adjektiva)

Kata Sifat (Adjektiva) memiliki beberapa fungsi, antara lain sebagai berikut.

  • Adjektiva Atributif, merupakan kata sifat yang berfungsi sebagai pelengkap atau penjelas dalam suatu kalimat. Jika jenis kata sifat ini terletak setelah subjek, maka biasanya merupakan penjelas subjek tersebut, sedangkan jika terletak setelah objek, maka merupakan penjelas dari objek tersebut. Contohnya : Adik sudah tumbuh menjadi putri yang cerdas dan baik hati.
  • Adjektifa Predikatif, merupakan kata sifat yang berfungsi sebagai predikat dalam sebuah kalimat. Contohnya : Rumah baru itu sangat luas.
  • Adjektifa Predikatif Inversi, merupakan jenis kata sifat yang fungsinya juga sebagai predikat dalam sebuah kalimat, tetapi letaknya di awal kalimat. Contohnya : Indahnya pemandangan di puncak gunung ini.

Pengertian Kata Seru (Interjeksi), Klasifikasi, Macam-Macam dan Contoh Kata Seru

Ciri-ciri Kata Sifat (Adjektiva)

Kata sifat dapat diingkari / dibatalkan sifatnya dengan kata “tidak” atau “bukan”. Contohnya:

  • Tidak indah
  • Tidak marah
  • Tidak luas

Kata sifat dapat diberikan keterangan penguat, beberapa kata penguat yang sering dipakai antara lain ; sangat, amat, paling, sekali, benar. Contoh:

  • Sangat indah
  • Amat marah
  • Paling Luas

Kata sifat dapat diberikan keterangan pembanding. Beberapa kata pembanding yang sering dipakai antara lain ; lebih, kurang, paling. Contoh:

  • Sepatu ini lebih mahal dari yang itu.
  • Jika dibandingkan dengan yang itu, rasanya sepatu ini kurang bagus.
  • China merupakan negara dengan penduduk terbanyak di dunia.

Jenis-jenis Kata Sifat (Adjektiva)

Kata sifat memiliki beberapa jenis, antara lain sebagai berikut

1. Kata Sifat Berdasarkan Maknanya (Semantis)

Setiap Kata sifat (adjektiva) memiliki makna tersendiri dalam suatu kalimat, 2 jenis kata sifat berdasarkan maknanya adalah :

a. Kata Sifat Bertaraf (Menyatakan Kualitas)
  • Adjektiva pemberi sifat, merupakan kata sifat yang menyatakan kualitas atau intensitas yang dinilai secara fisik atau mental. Contohnya : Rapi, nyaman.
  • Adjektiva ukuran, merupakan kata sifat yang meanyatakan kualitas yang dapat diukur dengan ukuran kuantitatif (dapat dinyatakan dalam bilangan). Contohnya : berat, panjang.
  • Adjektiva Warna, merupakan kata sifat yang menyatakan warna. Contohnya : biru, putih
  • Adjektiva Waktu, merupakan kata sifat yang menunjukkan masa atau periode terhadap suatu pekerjaan atau kejadian. Contohnya : sebentar, lama.
  • Adjektiva Jarak, merupakan kata sifat yang menyatakan ruang antara dua benda atau tempat. Contohnya : jauh, dekat.
  • Adjektiva sikap batin, merupakan kata sifat yang menyatakan emosi atau suasana hati. Contohnya : sedih, marah.
  • Adjektiva cerapan, merupakan kata sifat yang menggambarkan sesuatu yang dapat dirasakan oleh panca indera. Contohnya : Manis, bau.
Baca Juga :   Dibawah ini adalah beberapa unsur golongan gas mulia, kecuali
b. Kata Sifat Tak Bertaraf (Menyatakan keanggotaan dalam suatu golongan)

contohnya : Abadi, bundar.

Pengertian Kata Tugas, Ciri-ciri, Klasifikasi, Macam-macam dan Jenis Kata Tugas

2. Kata Sifat Berdasarkan Sintaksis (Letak / Fungsinya dalam kalimat)
  • Adjektiva Atributif, merupakan kata sifat yang berfungsi sebagai pelengkap atau penjelas dalam suatu kalimat. Jika jenis kata sifat ini terletak setelah subjek, maka biasanya merupakan penjelas subjek tersebut, sedangkan jika terletak setelah objek, maka merupakan penjelas dari objek tersebut. Contohnya : Adik sudah tumbuh menjadi putri yang cerdas dan baik hati.
  • Adjektifa Predikatif, merupakan kata sifat yang berfungsi sebagai predikat dalam sebuah kalimat. Contohnya : Rumah baru itu sangat luas.
  • Adjektifa Predikatif Inversi, merupakan jenis kata sifat yang fungsinya juga sebagai predikat dalam sebuah kalimat, tetapi letaknya di awal kalimat. Contohnya : Indahnya pemandangan di puncak gunung ini.
3. Kata Sifat Berdasarkan Bentuknya
a. Kata Sifat Dasar

Adjektiva dasar merupakan kata sifat asli yang tidak mengalami proses afiksasi (pengimbuhan) dan tidak bisa diuraikan menjadi bentuk yang lebih sederhana. Beberapa contoh kata sifat dasar antara lain adalah :

  • Indah
  • Baru
  • Sedikit
  • Tinggi
  • Lama
b. Kata Sifat Turunan

Adjektifa turunan (Polifermis) merupakan kata sifat yang sudah mengalami proses afiksasi (pengimbuhan), pengulangan/reduplikasi, pemajemukan, dan penyerapan. Secara umum adjektiva turunan dapat dibagi menjadi 4 kelompok.

  • Adjektifa Turunan yang mengalami pengimbuhan (Afiksasi) Contohnya: – Seindah (imbuhan se-)

    – Terbaik (Imbuhan ter-)

  • Adjektifa Turunan yang mengalami pengulangan Proses pengulangan biasanya mengikuti pola “Se- + kata sifat dasar + nya”. Contoh: – Sepintar-pintarnya – Seberat-beratnya

    – Semarah-marahnya

  • Adjektifa Turunan Majemuk Kata sifat majemuk merupakan kata sifat yang terbentuk dari gabungan dua atau lebih kata sifat dasar yang menghasilkan makna baru (maknanya berbeda dari kata sifat dasar pembentuknya). Contoh: – Lemah Lembut – Rendah Hati

    – Berjiwa bersih

  • Kata Sifat Serapan Adjektiva serapan merupakan kata sifat yang berasal dari bahasa asing yang kemudian diserap dan dijadikan bagian dari bahasa indonesia. Contohnya: – Aktif – Struktural

    – Duniawi

Pengertian Kata Sandang (Artikula), Fungsi, Ciri-Ciri, Jenis dan Contoh Penggunaan Kata Sandang

Contoh dan Penggunaan Kata Sifat (Adjektiva)

  • Kelas kami terlihat kotor hari ini.
  • Saya membeli sepatu baru yang sangat bagus kemarin.
  • Sepertinya baju kamu lebih cocok memakai baju berwarna kuning.
  • Pohon ini tumbuh hanya setinggi 1 cm untuk waktu yang sangat lama.
  • Kamu memang teman terbaik saya.
  • Andi tidak suka pelajaran matematika.
  • Rumah keluarga Riska sangat megah.
  • Google merupakan perusahaan terkaya di dunia saat ini.
  • Ibu kami adalah orang yang sangat baik.
  • Andi memang pendiam, tetapi dia bukanlah orang yang jahat.
Baca Juga :   Tentukan persamaan Keluarga garis yang membentuk sudut 45 dengan garis 2x 3y 10 0

Demikianlah artikel mengenai Pengertian Kata Sifat (Adjektiva), Ciri-Ciri, Fungsi, Jenis, Contoh dan Penggunaan Kata Sifat (Adjektiva). Semoga dengan adanya tulisan diatas dapat menambah wawasan dan pengetahuan sobat mengenai Kata Sifat (Adjektiva). Bagi sobat yang sudah membaca tulisan diatas, sobat bisa juga memberi kritik dan saran mengenai tulisan ini di kolom komentar. Saran dan kritik sobat sangat berguna untuk perkembangan forum ini kedepannya. Salam edukasi

Pengertian Kata Sifat (Adjektiva) –
Adjektiva adalah sebuah kata yang dipakai dalam menyatakan sifat atau keadaan suatu hal, baik itu benda mati, tempat, makhluk hidup, waktu, atau lainnya. Untuk lebih jelasnya lagi kami akan mengulas materi makalah definisi mengenai Adjektiva mulai dari Pengertian, Fungsi, Ciri-Ciri, Dan Jenis-Jenis Kata Sifat ( Adjektiva ). Maka simaklah ulasannya di bawah ini.

Pengertian Kata Sifat (Adjektiva)

Adjektiva
adalah sebuah kata yang dipakai dalam menyatakan sifat atau keadaan suatu hal, baik itu benda mati, tempat, makhluk hidup, waktu, atau lainnya. Dalam penggunannya pada sebuah kalimat, kata sifat (Adjektif) biasanya digunakan untuk menjelaskan tentang keadaan subjek atau Objek kalimat tersebut.

Fungsi Kata Sifat (Adjektiva)

  1. Adjektiva Atributif, berfungsi sebagai pelengkap atau penjelas pada sebuah kalimat. Apabila jenis kata sifat ini terletak setelah subjek, maka biasanya merupakan penjelas subjek tersebut, sedangkan jika terletak setelah objek, maka merupakan penjelas dari objek tersebut. Contohnya : Adik
    sudah tumbuh
    menjadi putri yang
    cerdas dan baik hati.
  2. Adjektifa Predikatif, merupakan kata sifat yang berfungsi sebagai predikat dalam sebuah kalimat. Contohnya : Rumah
    baru
    itu sangat luas.
  3. Adjektifa Predikatif Inversi, merupakan jenis kata sifat yang fungsinya juga sebagai predikat dalam sebuah kalimat, tetapi letaknya di awal kalimat. Contohnya :
    Indahnya
    pemandangan di puncak gunung ini.

Ciri-Ciri Kata Sifat (Adjektiva)

Terdapat cici-ciri yang di miliki oleh Kata Sifat (Adjektif) adapun ciri-cirinya, yakni ;

  1. Dapat diubah, diingkari atau dibatalkan sifatnya dengan kata “Bukan” atau “Tidak”. Contoh seperti ; Tidak seperti itu, Tidak bagus, Tidak bisa dan lain sebagainya.
  2. Memberikat keterangan penguat seperti  ;  Amat, Paling, Sekali, Benar, Sangat. Contoh seperti : Sangat Baik, Amat luas, Benar sekali, Paling rendah dan yang lainnya.
  3. Memberikan keterangan kata pembanding, seperti ;  Kurang, Paling, Lebih, Contohnya seperti : Bajuku lebih mahal dari sepatu dia ; Jika dibandingkan dengan baju itu, baju ini lebih bagus dan yang lainnya.

Jenis-Jenis Kata Sifat (Adjektiva)

1. Jenis Kata Sifat Berdasarkan Maknanya (Semantis)

Kata sifat terbagi menjadi 2 yakni kata sifat bertaraf & kata sifat tak bertaraf.


Kata Sifat Bertaraf (Menyatakan Kualitas)

Adapun jenis kata sifat bertaraf, diantaranya:

  1. Adjektiva Pemberi Sifat,
    ialah kata sifat yang menyatakan kualitas yang dinilai secara fisik atau mental. Contoh : bersih, rapi, nyaman.
  2. Adjektiva Waktu, ialah kata sifat yang menunjukkan masa atau periode terhadap suatu pekerjaan atau kejadian. Contoh : Sebentar, lama.
  3. Adjektiva Jarak,
    ialah kata sifat yang menyatakan ruang antara dua benda atau tempat. Contoh : dekat, Jauh.
  4. Adjektiva Ukuran,
    merupakan kata sifat yang menyatakan kualitas yang bisa diukur dengan ukuran kuantitatif. Contoh : Panjang dan Berat.
  5. Adjektiva Cerapan, merupakan kata sifat yang menggambarkan sesuatu yang bisa dirasakan oleh panca indera. Contoh : Manis, Asin, Asam, Bau,Wangi dan Sebagainya.
  6. Adjektiva Warna, merupakan kata sifat yang menyatakan warna. Contoh : Merah, Putih Hijau dan seterusnya.
  7. Adjektiva Sikap Batin,
    merupakan kata sifat yang menyatakan emosi atau suasana hati. Contoh : Sedih, Senang, Marah Dan lain-lain.
Baca Juga :   Kelebihan dan kekurangan negara KESATUAN brainly


Kata Sifat Tak Bertaraf

Merupakan kata sifat yang menyatakan keanggotaan dalam suatu golongan, contoh : Bundar, Abadi dan Lain-lain.

2. Jenis Kata Sifat Berdasarkan Sintaksis

Berdasarkan sintaksis atau letak/ fungsinya dalam kalimat, diantaranya ;

  1. Adjektifa Predikatif,
    merupakan kata sifat yang berfungsi sebagai predikat pada suatu kalimat. Contoh : Baju mewah ini sangat nyaman dikenakan.
  2. Adjektifa Predikatif Inversi,
    merupakan jenis kata sifat yang berfungsi sebagai predikat dalam kalimat, yang terletak diawal kalimat. Contoh : Indah pesawahan yang ada di daerah ini.
  3. Adjektiva Atributif,
    Merupakan kata sifat yang berfungsi sebagai pelengkap / penjelas pada sebuah kalimat. Jika kata sifat ini terletak setelah subjek, maka merupakan penjelas dari subjek tersebut, Namun jika terletak setelah objek, maka merupakan pelengkap dari objek tersebut. Contoh: Nuryati sudah tumbuh menjadi putri yang cantik dan baik hati.

3. Jenis Kata Sifat Berdasarkan Bentuknya

Kata Sifat dasar merupakan kata sifat asli yang mana tidak mengalami proses pengimbuhan dan tidak dapat diuraikan kedalam bentuk yang lebih sederhana. Contoh ; Banyak, Baru, Indah, Tinggi, Lama, Sedikit, dan lain-lain.

berbeda dengan kata sifat dasar, Kata sifat keturunan merupakan kata sifat yang sudah mengalami proses pengimbuhan, pengulangan, pemajemukan, dan penyerapan. Adapun kata sifat keturunan ini memiliki empat kelompok, yakni ;

a. Kata Sifat Turunan yang mengalami pengimbuhan (Afiksasi), Contoh :

  • Sebenarnya (imbuhan se-)
  • Terbaik (Imbuhan ter-)

b.
Kata Sifat Turunan yang mengalami pengulangan

“Se- + kata sifat dasar + nya”. Contoh :

  • Sebenar-benarnya
  • Sebaik-baiknya
  • Sepanjang-panjangnya

c. Kata Sifat Turunan Majemuk

Kata sifat majemuk ialah kata sifat yang terbentuk karena penggabungan 2 atau lebih kata sifat dasar yang menghasilkan makna yang baru, atau maknanya tidak sama dari kata sifat dasar pembentuknya. Contoh : Berjiwa besar, Lemah Lembut dll..

d. Kata Sifat Serapan

Merupakan kata sifat yang berasal dari bahasa asing yang diserap & dijadikan bagian dari bahasa indonesia. Contoh :  Struktural, Duniawi, Aktif,dan lain-lain.

Contoh Penggunaan Kata Sifat Dalam Kalimat

Berikut beberapa contoh penggunaan kata sifat dalam kalimat, diantaranya seperti:

  • Ruang rapat guru tertata dengan rapi.
  • Sepertinya anda lebih bagus memakai mobil.
  • Nuryati sangat suka dengan pelajaran Bahasa Indonesia.
  • Kamu memang kawan yang baik.
  • Ilham anak yang pendiam, tetapi dia pintar.

Itulah ulasan kami mengenai Kata Sifat Atau Adjektif, Semoga bermanfaat.

Artikel lainnya :

Apa fungsi adjektiva dalam teks ulasan

Posted by: pskji.org