apa perbedaan seni rupa murni dan seni rupa terapan

apa perbedaan seni rupa murni dan seni rupa terapan

Seni rupa yang indah mampu menghasilkan sejuta pesona bagi siapa saja yang memandangnya. Keindahan dari berbagai unsur seni baik itu berupa lukisan, kaligrafi, ukiran ataupun batik yang merupakan khazanah budaya yang teramat berharga. Adapun perbedaan antara seni rupa murni dengan seni rupa terapan akan menambah wawasan anda lebih dalam lagi tentang seluk beluk kesenian ini.

Seni Rupa Murni
Pengertian seni rupa murni adalah suatu seni yang tercipta dengan bebas tanpa mempertimbangkan dari segi fungsi maupun kegunaannya, namun lebih mengutamakan keindahannya saja. Saat kita memperhatikan karya seni murni ini maka yang terlihat hanyalah keindahan dari setiap coretan, paduan warna, lekuk simetris, dan bahkan bentuk tak beraturan yang jika digabungkan akan menghasilkan karya yang luar biasa. Contoh karya seni rupa murni antara lain adalah lukisan, kaligrafi, dan juga patung. Lukisan merupakan karya seni yang proses pembuatannya dilakukan dengan memulaskan berbagai warna pada media kertas, kanvas, atau dinding. Kaligrafi adalah seni menulis tulisan arab dengan indah menggunakan pena ataupun pahatan. Sedangkan patung adalah benda yang dibuat oleh manusia untuk menampilkan objek secara tiga dimensi.

Seni Rupa Terapan

Pengertian seni rupa terapan adalah suatu hasil karya seni yang dibuat dengan lebih mengutamakan kegunaan atau fungsi disamping dapat dinikmati mutu seninya. Sehingga kita tidak hanya disuguhi dengan seni rupa yang memukau pandangan, namun juga dapat merasakan manfaat dari kegunaan benda tersebut. Contoh karya seni rupa terapan adalah ukiran dan batik. Suatu ukiran ialah seni dengan mengolah permukaan objek dengan membuat perbedaan ketinggian sehingga memunculkan rupa yang indah. Ukiran biasa digunakan pada berbagai perabotan misalnya kursi, meja, pintu, dan lainnya. Adapun batik adalah suatu coretan indah yang tersusun rapih diatas kain dengan corak beraneka ragam.

Perbedaan Seni Rupa Murni dan Terapan

Seni rupa murni tidak dapat diproduksi secara masal karena memiliki keunikan tersendiri, sedangkan seni rupa terapan dapat diproduksi secara massal. Seni rupa murni memiliki kerumitan tersendiri dari mulai proses pembuatan hingga finishing, sedangkan seni rupa terapan lebih bersifat praktis guna mengejar fungsi yang akan didapat. Bentuk seni rupa murni bebas sesuai ekspresi pembuat, sedangkan bentuk seni rupa terapan menyesuaikan dengan fungsi dan selera masyarakat.

Baca Juga :   Tentukan koordinat titik A jika a 13 merupakan bayangan titik A karena translasi B 10 yaitu


Perbedaan Seni Rupa Murni dan Terapan

2016-01-20T07:35:00+07:00 Rating:
4.5
Diposkan Oleh:

Mang Idis

pixabay.com

Salah satu cabang seni adalah seni rupa. Seni rupa adalah seni yang berupa sesuatu yang bisa dilihat mata. Sesuai namanya seni ini berupa rupa/tampilan.

Keindahan seni rupa dapat dibentuk dari titik, garis, bidang, bentuk, volume, warna, tekstur, dan kecerahan.

Menurut fungsinya seni rupa dikelompokkan menjadi dua, yaitu seni rupa murni dan seni rupa terapan. Apa itu seni rupa murni dan terapan? Apa perbedaan keduanya?

Seni rupa murni adalah seni rupa yang murni bertujuan untuk estetika. Seni rupa murni dibuat semata-mata sebagai ekspresi jiwa dan perasaan pembuatnya. Seni rupa murni dibuat untuk memenuhi kebutuhan psikis peminatnya, yakni untuk dinikmati nilai estetikanya.

Contoh seni rupa murni, yaitu lukisan dan patung. Pembuatan lukisan tentunya bertujuan murni untuk keindahan. Coba kamu pikirkan fungsi lukisan untuk apa? Apakah bisa dipakai? Lukisan dibuat untuk dinikmati keindahannya. Misalnya dibuat pajangan, itu juga untuk dinikmati keindahannya.

Seni rupa terapan adalah seni rupa yang lebih mengutamakan fungsi pakai daripada fungsi keindahannya. Jadi, seni rupa juga mengandung keindahan dan dinikmati keindahannya, tetapi seni rupa terapan mempunyai fungsi lain yang lebih utama, yaitu fungsi pakai. Seni rupa terapan dibuat untuk dipakai, bukan sekadar untuk estetika.

Contoh seni rupa terapan adalah baju batik, permadani, dan lemari. Barang-barang tersebut dibuat dengan indah, baju batik dan permadani dengan motifnya, dan lemari dengan ukirannya. Selain mengandung nilai estetika, barang-barang tersebut dibuat untuk dipakai atau digunakan. Baju batik untuk pakaian, permadani untuk alas lantai, dan lemari untuk menyimpan barang.

Berdasarkan pemaparan di atas, perbedaan seni rupa murni dan terapan adalah seni rupa murni lebih mengutamakan keindahannya, sedangkan seni rupa terapan lebih mengutamakan fungsi pakai di samping fungsi keindahannya.

Baca Juga :   Critical listening involves a number of important skills, including

Perbedaan seni rupa murni dan terapan
– Seni rupa adalah salah satu cabang ilmu seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa ditangkap oleh mata dan dirasakan dengan rabaan. Secara umum, terdapat dua jenis seni rupa dilihat dari fungsinya, yakni seni rupa murni dan seni rupa terapan.

Dalam proses pembuatannya, unsur-unsur seni rupa terdiri dari titik, garis, bidang, bentuk, ruang, warna, ekstur, serta terang gelap. Unsur-unsur itu kemudian dikombinasikan membentuk sebuah karya seni dengan nilai estetika yang bisa ditangkap oleh panca indera manusia.

Terdapat beberapa
macam-macam seni rupa. Dilihat dari wujudnya, seni rupa terdiri dari seni rupa 2 dimensi dan 3 dimensi. Sedangkan dilihat dari fungsinya, terdapat 2 jenis seni rupa yakni seni rupa murni dan seni rupa terapan. Lantas apa saja perbedaan seni rupa murni dan terapan?

(baca juga
prinsip desain)

Perbedaan Seni Rupa Murni dan Terapan

Berikut merupakan penjelasan 6 perbedaan seni rupa murni dan terapan beserta fungsi, jenis-jenis, media, dan contohnya lengkap.

Fungsi

Perbedaan utama seni rupa murni dan terapan adalah fungsinya. Seni rupa murni fungsinya hanya dapat dinikmati saja keindahannya. Seni rupa murni tidak memiliki fungsi lain selain untuk nilai estetika saja yang bisa dinikmati oleh panca indera manusia.

Sementara seni rupa terapan memiliki manfaat lain bagi kebutuhan manusia selain fungsi keindahannya. Beberapa seni rupa terapan dibuat untuk pemenuhan kebutuhan manusia sehari-hari, meski juga tidak melupakan nilai estetikanya juga.

Jenis-Jenisnya

Jenis-jenis seni rupa murni dan terapan juga berbeda-beda. Seni rupa murni umumnya terdiri dari seni lukis dan seni grafis. Seni lukis merupakan seni yang menggunkan kanvas sebagai medianya. Sedangkan seni grafis adalah seni rupa berbentuk dua dimensi.

Adapun seni rupa terapan terdiri dari banyak jenis seperti arstitektur, dekorasi, seni ilustrasi, seni kriya, dan lain-lain. Umumnya jenis-jenis seni rupa terapan memiliki kegunaan penting bagi manusia, yang berguna memberi kemudahan dalam kehidupan.

Cara Pembuatan

Cara pembuatan seni rupa murni dan terapan juga berbeda. Cara pembuatan seni rupa yang tergolong murni yaitu menggunakan media dinding, kanvas maupun kertas. Pembuatan seni rupa murni ini tergolong bebas sesuai dengan ekspresi senimannya.

Baca Juga :   Top 15 senar gitar nylon 1 set original terbaik 2022

Sedangkan cara pembuatan seni rupa terapan umumnya menggunakan teknik ukiran atau yang digunakan untuk perabotan. Pembuatan jenis seni rupa terapan ini juga disesuaikan dengan selera dan kegunaan bagi masyarakat, tidak hanya sesuai ekspresi seniman secara individu.

Bentuk

Perbedaan seni rupa terapan dan murni berikutnya dapat dilihat dari bentuknya. Seni rupa murni umumnya berbentuk 2 dimensi yang terdiri dari panjang dan lebar, serta bentuk 3 dimensi yang terdiri dari panjang, lebar, dan tebal yang memiliki ruang.

Sedangkan karya seni rupa terapan, bisa berbentuk dwi matra atau dua dimensi, serta tri matra atau tiga dimensi. Konsep ini cenderung sedikit lebih berbeda dari seni rupa murni, meski pada umumnya masih memiliki kemiripan.

Media yang Digunakan

Seni rupa murni umumnya menggunakan media-media seperti kertas, kanvas, dan dinding. Hal ini sesuai dengan jenis seni rupa murni itu sendiri yang terdiri dari seni lukis dan seni grafis, dengan tujuan untuk keperluan nilai estetika saja.

Sementara seni rupa terapan biasanya menggunakan media-media seperti kayu, batu, logam, kulit, keramik, dan sebagainya. Bahan-bahan tersebut sering dimanfaatkan untuk membuat alat dan perabotan yang berguna untuk kebutuhan hidup manusia.

Contoh Karya

Beberapa contoh karya seni rupa murni antara lain adalah lukisan, kaligrafi, relief, fotografi, patung, pahatan, koreografi, dan sebagainya. Karya-karya tersebut hanya bisa dinikmati keindahan dan nilai estetikanya saja oleh panca indera manusia.

Sementara contoh-contoh karya seni rupa terapan misalnya yaitu meja, kursi, anyaman, poster, kain batik, arsitektur gedung, tembikar, dekorasi ruangan, desain pakaian, dan sebagainya. Karya-karya tersebut memiliki kegunaan bagi manusia.

Nah itulah 6 perbedaan seni rupa murni dan terapan berdasarkan fungsi, jenis-jenis, cara pembuatan, bentuk, media yang digunakan, dan contohnya lengkap. Semoga bisa menambah wawasan pengetahuan seni.

apa perbedaan seni rupa murni dan seni rupa terapan

Posted by: pskji.org