Apa maksud dari akta perubahan

Apa maksud dari akta perubahan

GAPURAOFFICE
– Hai sobat Gapura! Pengurusan Akta Pendirian Perusahaan yang cukup sulit karena dalam pengurusannya berbelit memang menjadi salah satu penghalang bagi pengusaha-pengusaha kecil, yang membuatnya enggan untuk membuat badan hukum usaha miliknya. Jika saja dalam pembuatan Akta Pendirian PT atau badan hukum itu mudah, sudah jelas akan memberikan kontribusi untuk pendapatan daerah melalui sektor pajak usaha.

Beruntung, saat ini kemudahan dan biaya pengurusan Badan Usaha atau PT sudah terjawab. Pasalnya, di tahun 2016 lalu pemerintah telah mengeluarkan yang namanya Paket Ekonomi Jilid XII, yang berisi rangkaian aturan terkait kemudahan usaha. Salah satu poin pentingnya adalah dengan memberikan layanan perizinan cepat dan mudah.

Namun, bagaimana jika ingin melakukan perubahan Akta Perusahaan?

Pada umumnya, untuk masalah perubahan Akta Perusahaan ini sebenarnya hal yang jarang dilakukan. Namun, seiring dinamika perusahaan yang terus berubah, maka sering terjadi perubahan pada anggaran dasar Akta.

Akta perusahaan bisa diubah melalui perubahan Akta. Perubahan Akta ini bisa dilakukan melalui RUPS atau melalui KPPS (Keputusan Para Pemegang Saham).

Namun, perubahan Akta perusahaan ini hanya dilakukan melalui Notaris dengan membuat Akta baru yang disebut Akta Perubahan. Oleh karena itu, Akta perusahaan yang pertama kali dibuat sering disebut Akta Pendirian.

Contoh perubahan pada Akta Perusahaan adalah sebagai berikut :

1. Perubahan Nama PT.

Yakni, perubahan nama perusahaan lama ke nama perusahaan yang baru.

2. Perubahan Domisili PT.

Yakni, perubahan tempat dan kedudukan perusahaan dari tempat lama ke tempat baru. Sebagian Akta Perusahaan mencantumkan alamat lengkap kedudukan perusahaan. Namun tidak sedikit pula yang hanya mencantumkan Kota kedudukan perusahaan. Misalnya, kota administrasi Jakarta Selatan.

Jika ada rencana perubahan, perubahan Akta harus dilakukan apabila tempat dan kedudukan perusahaan dicantumkan secara lengkap atau tidak dituliskan secara lengkap namun berpindah dari Kota tempat kedudukan awal. Misalnya, Jakarta Selatan dipindahkan ke Jakarta Pusat.

Jika Kota tempat kedudukan baru masih sama dengan tempat kedudukan lama, maka tidak perlu melakukan perubahan Akta. Namun perlu diubah di sistem AHU (Administrasi Hukum Umum).

3. Perubahan Maksud dan Tujuan PT.

Yakni, perubahan bidang usaha yang ingin dijalankan oleh perusahaan. Bisa dilakukan dalam bentuk penambahan ataupun pengurangan.

4. Perubahan Besaran dan Persentase Modal.

Yakni, perubahan dalam jumlah modal setor maupun modal dasar. Perubahan ini bisa dilakukan dalam bentuk penambahan ataupun pengurangan modal. Selain itu, perubahan ini juga bisa dilakukan dalam bentuk mengubah persentase kepemilikan saham, baik penambahan ataupun pengurangan pemegang saham.

Baca Juga :   Tata cara sholat tarawih dan witir menurut nu

5. Perubahan Status PT Yang Tertutup Menjadi Terbuka Atau Sebaliknya.

Yakni, ketika sebuah PT ingin menjadi Perusahaan Terbuka yang melakukan penawaran umum (IPO), maka harus melakukan perubahan Akta dahulu.

6. Perubahan lainnya.

Misalnya, perubahan susunan Direksi dan/atau Komisaris untuk melakukan perubahan personil yang akan menduduki jabatan Direksi dan/atau Komisaris di perusahaan harus dicantumkan di dalam perubahan Akta.

Meski demikian, tidak semua perubahan memerlukan pengesahan ulang. Perubahan Akta Perusahaan yang memerlukan pengesahan ulang di Kemenkumham hanya akan dilakukan jika perubahan menyangkut :

  • Nama Perusahaan.
  • Tempat dan Kedudukan Perusahaan.
  • Jangka waktu berdiri Perusahaan.
  • Modal Dasar.

Untuk biaya pembuatan Akta Pendirian Perusahaan, umumnya setiap daerah memiliki biaya yang berbeda-beda, sesuai dengan kebijakan masing-masing daerah. Biaya tersebut hanyalah untuk mengurus sebuah Akta Pendirian Usaha Anda saja. Tetapi untuk hal lain, seperti SIUP dan TDP, biasanya memiliki biaya administrasi sendiri.

Demikian beberapa penjelasan mengenai pentingnya Akta Pendirian Perusahaan serta beberapa persyaratan yang harus dilakukan oleh pembuat Akta Pendirian Perusahaan, serta informasi terkait pendirian PT dan CV.

Jadi, pastikan legalitas Akta Pendirian Perusahaan Anda sekarang juga. Caranya, Anda dapat menggunakan Biro Jasa Pebuatan Akta Pendirian Perusahaan sepertiGapura Office atauVirtual Officeku
untuk mendapatkan layanan pengurusan legalitas perizinan dan pendirian perusahaan dengan cepat dan profesional.

Jadi, jika Anda berniat ingin mendirikan perusahaan,
namun pusing memikirin cara mengurus Akta Pendirian Usaha, atau tidak tahu cara mengurus perizinan, maka Anda bisa langsung
Hubungi Kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap dan konsultasi GRATIS untuk pendirian perusahaan Anda. Dan dapatkan layanan pengurusan legalitas perizinan dan pendirian perusahaan dengan cepat dan profesional bersama kami.

Kami dapat membantu Anda untuk membuat Akta Perusahaan, melakukan Akta Perubahan, ataupun melanjutkan pengurusan legalitas lainnya.

Start From

IDR 5,500,000

Untuk Anda yang ingin membuat Perjanjian sebelum menikah yang berisi Pemisahan harta dan utang antara calon Suami-istri.

Langkah apa yang harus dilakukan ketika ingin mendirikan perusahaan? Pembuatan Akta perusahaan adalah langkah awalnya. Inilah dokumen legalitas yang pertama harus perusahaan Anda miliki. Anda bisa memiliki dokumen ini melalui jasa notaris.

Baca Juga :   Salah Satu Tari Yang Menggunakan Properti Sapu Tangan Adalah

Namun seiring waktu dan dinamika bisnis, bagaimana bila Anda harus mengubah Akta Perusahaan. Entah karena Anda ingin menambahkan bidang usaha baru, mengubah pemilik perusahaan, dan sebagainya. Sebenarnya perubahan apa saja yang bisa dilakukan dalam akta perusahaan ini?

Bila Anda telah mendirikan PT (Perseroan Terbatas) dengan dikukuhkan melalui Akta Perusahaan, perubahan yang berkaitan dengan identitas atau informasi perusahaan, apapun bentuknya, harus memperhatikan aturan yang berlaku. Bila ada informasi tertulis di anggaran dasar perusahaan yang berubah, maka akan dicantumkan dalam Akta Perubahan.

Informasi dalam Anggaran Dasar berupa nama dan tempat kedudukan perusahaan; jangka waktu berdirinya perusahaan; maksud dan tujuan serta kegiatan usaha; jumlah modal dasar, modal ditempatkan dan modal disetor; nama jabatan dan jumlah anggota direksi dan komisaris; penetapan tempat dan tata cara penyelenggaraan RUPS; dan tata cara penggunaan laba dan pembagian dividen.

Bila terjadi perubahan pada informasi-informasi di atas, maka Anda perlu melibatkan notaris untuk membuat Akta Perubahan. Kemudian Akta Perubahan ini haruslah disahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM (Menteri).

Perubahan pada Anggaran Dasar apa saja yang memerlukan pengesahan Kementerian Hukum dan HAM:

Jika ingin mengubah nama PT, maka Anda wajib melakukan perubahan Anggaran Dasar. Identitas paling mendasar adalam nama PT. Bahkan ada nama brand yang diambil dari nama PT.

Bila ada perpindahan alamat kantor dan tercantum di akta pendirian, Anda sebaiknya melakukan perubahan. Hal ini penting dilakukan karena akan terkait dengan penagihan pajak Anda.

  1. Perubahan Orientasi Bisnis

Peluang bisnis seringkali memicu Anda untuk menangkapnya. Meskipun awalnya bukan bagian dari inti bisnis Anda. Apabila Anda merasa kompeten dan bisa meraihnya kenapa nggak diambil saja peluang tersebut. Namun, secara legalitas tidak semudah itu. Bila bisnis ini tidak termuat dalam akta perusahaan, Anda harus mengubahnya dulu. Itulah alasan kenapa Anda harus mengubah Akta Perusahaan.

  1. Perubahan Jangka Waktu Pendirian PT

Pasal 6 UUPT menyatakan bahwa PT dapat didirikan untuk jangka waktu terbatas atau jangka waktu tidak terbatas. Jangka waktu terbatas, artinya ada batas waktu berdirinya PT, misalnya 5 atau 20  tahun. Pembatasan ini biasanya terjadi kalau salah satu atau semua pendiri PT adalah badan hukum dan PT gabungan (joint venture) ini didirikan untuk menyelesaikan satu proyek tertentu saja. Sementara PT yang didirikan dengan jangka waktu tidak terbatas artinya PT itu tidak memiliki batas waktu berdirinya. Artinya, selama operasional PT masih berjalan, PT tersebut tetap eksis. Bahkan jika untuk sementara waktu PT  tersebut tidak memiliki aktivitas bisnis, badan hukum PT ini tetap eksis sampai adanya pembubaran PT itu. Nah, perubahan jangka waktu PT seperti ini perlu perubahan anggaran dasar ya,  baik dalam hal PT yang didirikan terbatas diubah menjadi tidak terbatas atau sebaliknya, serta jika Anda ingin menambah jangka waktu berdirinya PT dimaksud.

  1. Perubahan Jumlah Modal Dasar
Baca Juga :   Buatlah Poster Yang Bertema Cinta Tanah Air

Perubahan Besarnya Modal Dasar. Jika Anda ingin mengubah jumlah modal dasar yang sudah tertera dalam akta pendirian PT Anda, maka Anda harus melakukan perubahan anggaran dasar PT. Hal ini biasanya karena pertimbangan peluang atau keberlanjutan bisnis. Ada tender yang mensyaratkan nominal tertentu agar Anda bisa mengikutinya.

Selain itu, pengurangan modal juga perlu dicantumkan dalam anggaran dasar PT. Pengurangan modal ini biasanya berpengaruh pada kewenangan yang dimiliki. Semakin kecil modal yang disertakan biasanya peran dan wewenangnya semakin kecil.

  1. Perubahan Susunan Direksi dan/atau Komisaris

Perubahan personil yang menduduki jabatan Direksi dan/atau Komisaris di perusahaan memerlukan perubahan anggaran dasar PT. Hal ini sama saja seperti perubahan kepemilikan saham atau perubahan pengelola.

Namun bila PT dalam kondisi pailit, perubahan susunan direksi dalam anggaran dasar tidak bisa dilakukan. Hal ini menyiratkan sebagai perlindungan hukum bahwa dalam masa pailit direksi/komisaris harus bertanggung jawab atas kegiatan bisnisnya.

Implikasi hukum dan konsekuensi biaya

Setiap badan hukum senantiasa memiliki implikasi hukum dalam kegiatannya. Termasuk dalam melakukan perubahan anggaran dasar ini. Untuk perubahan akta perusahaan, Anda harus  menyiapkan data atau informasi detail mengenai jenis perubahan anggaran dasar yang ingin Anda lakukan. Dokumen identitas dari para pemegang saham, Direksi, dan Komisaris PT Anda yang berupa KTP (Kartu TAnda Penduduk) dan NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) pribadi masing-masing perlu Anda siapkan.

Implikasi hukum yang paling jelas dari perubahan anggaran dasar PT adalah Anda juga harus melakukan perubahan terhadap domisili perusahaan, NPWP, SIUP dan TDP. Jadi, sebaiknya Anda rencanakan dengan matang setiap informasi yang akan termuat di Akta Perusahaan Anda.

Apa maksud dari akta perubahan

Posted by: pskji.org