Perilaku yang mendukung terwujudnya integrasi nasional di berbagai lingkungan kehidupan

Perilaku yang mendukung terwujudnya integrasi nasional di berbagai lingkungan kehidupan

Pada era sekarang yang disebut sebagai generasi milenial, masyarakat modern khususnya Indonesia sedang dilanda krisis identitas yang menyebkan kurangnya integrasi nasional. Krisis identitas diartikan sebagai masyarakat yang tidak mengenal dirinya sendiri dan memakai simbolis bangsa asing sebagai identitas dirinya. Hal tersebut dapat mengganggu kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Generasi milenial yang mayoritas jumlah dominannya adalah generasi muda sedang mengalami masa dimana berkurang ragam contoh sikap rasa cinta terhadap tanah air (nasionalisme). Berkurangnya rasa cinta terhadap tanah air merupakan bentuk dari masalah integrasi nasional masyarakat.

Integrasi Nasional

Pengertian integrasi nasional berasal dari bahasa etiomologi yang berarti bersatu. Integrasi nasional dengan ini mengindikasi makna rasa untuk mempersatukan yang terdapat dalam mengupayakan rasa cinta terhadap tanah air, diatas perbedaan yang ada.

Contoh Integrasi Nasional

Beragam contoh yang dapat dikemukakan dalam integrasi nasional, antara lain adalah sebagai berikut;

Rasa cinta terhadap tanah air bermula dari dijalankannya fungsi keluarga. Hal ini lantaran pengertian lembaga keluarga adalah pendidikan dasar bagi setiap manusia dalam bermasyarakat sekaligus berbangsa dan bernegara. Dalam hidup berkeluarga apabila dibiasakan dengan membantu antar anggota keluarga tentunya dapat menciptakan kebiasaan membantu di masyarakat sehingga dapat tercipta rasa integrasi dalam kehidupan.

Salah satu sila dalam Pancasila yaitu sila keempat berbunyi “Kerakyatan yang dipimpin oleh khidmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan”. Sila tersebut mengandung arti bahwa kita harus menghargai pendapat orang lain termasuk dalam hidup berkeluarga kita harus menghormati pendapat antar anggota keluarga.

Beribadah merupakan kebutuhan rohani yang dibutuhkan setiap manusia yang memiliki agama. Dengan beribadah yang rajin maka akan terlihat dari kebiasaan baik yang dilakukan sehari-hari. Maka, menjaga ibadah secara rajin dapat mensukseskan integrasi nasional di masyarakat Indonesia.

Patuh terhadap orang tua adalah sikap yang wajib dimiliki oleh setiap orang. Perintah dari orang tua yang sifatnya positif wajib untuk dilakukan dan dipatuhi. Apabila perintah yang diberikan orang tua itu sikapnya tidak baik atau salah kita bisa menolaknya dengan halus serta dengan penjelasan yang mudah dimengerti.

Membentuk regu piket di sekolah lalu melaksanakannya merupakan sikap gotong royong di sekolah. Sikap gotong royong tersebut mampu menumbuhkan integrasi nasional dari diri siswa dalam hidup bermasyarakat nantinya.

Seragam adalah bentuk dari suatu identitas. Identitas peserta didik ditentukan dari seragam yang dipakai sesuai dengan ketentuan dari sekolah. Dengan mematuhi penggunaan seragam sekolah sesuai dengan peraturan maka siswa mewujudkan terbentuknya sikap cinta terhadap tanah air.

Baca Juga :   Perbedaan gocar dengan gocar protect

Menaati guru sama halnya dengan menaati orang tua. Sebab, guru adalah orang tua di sekolah. Dengan menaati guru maka akan tercipta suasana tenang dan harmonis dalam kegiatan pembelajaran di kelas.

Tujuan dari menaati peraturan di sekolah adalah agar terwujudnya sikap menghargai sekolah itu sendiri. Dengan menghargai nama baik identitas sekolah maka akan terwujud rasa cinta terhadap sekolah. Rasa cinta tersebut adalah bentuk dari contoh integrasi nasional.

Mengikuti upacara bendera dengan khidmat adalah contoh bentuk menghargai jasa para pahlawan yang gugur dalam membela kemerdekaan Indonesia. Untuk itu, mengikuti upacara bendera secara khidmat adalah salah satu bentuk integrasi nasional.

Dalam hidup bermasyarakat harus memiliki sikap saling menghargai antar anggota masyarakat. Sikap saling menghargai tersebut akan menumbuhkan kehidupan bermasyarakat yang harmonis, yang kemudian dikenal istilah dengan pengertian toleransi.

Mempunyai sikap saling berbagi antar anggota masyarakat adalah hal yang wajib dimiliki. Sikap saling berbagi tersebut pada akhirnya bukan karena tetangga membutuhkan, tapi untuk menjalin persaudaraan antar sesama masyarakat.

Sikap gotong royong antar masyarakat ditumbuhkan melalui kegiatan kerja bakti, membantu masyarakat yang mempunyai hajatan, dan lain sebagainya. Memiliki sikap gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat mampu untuk menumbuhkan rasa integrasi nasional.

Sombong merupakan sikap yang dibenci masyarakat. Sebagai seorang manusia yang hidup bermasyarakat, kita harus menghilangkan sikap sombong dengan selalu bersikap rendah hati. Sikap rendah hati akan disenangi anggota masyarakat yang lain.

Sarana dan prasarana umum akan dipakai setiap masyarakat dalam melakukan kegiatan. Dengan bergotong royong untuk membangun sarana dan prasana umum di suatu wilayah dapat menumbuhkan rasa integrasi nasional.

Di negara Indonesia terdapat 6 agama yang berbeda-beda. Agama tersebut adalah islam, Kristen, katolik, budha, hindu, dan konghucu. Sebagai umat manusia kita harus dapat mentoleransi perbedaan keyakinan tersebut agar tercipta integrasi nasional.

Pengertian akulturasi budaya adalah perpaduan dua budaya atau lebih yang berbeda dalam satu wilayah. Contoh dari perpaduan budaya adalah transmigran dari Pulau Jawa yang melakukan Transmigrasi ke Pulau Sulawesi akan membawa kebudayaan Jawa yang bercampur dengan kebudayaan khas Sulawesi.

Pengertian asimilasi budaya adalah percampuran dua budaya atau lebih dalam suatu wilayah. Percampuran macam budaya ini tidak menghilangkan ciri khas dari masing-masing kebudayaan yang bercampur tersebut. Percampuran kebudayaan lewat asimilasi budaya akan membawa tambahan karakteristik pada setiap kebuayaan yang telah bercampur.

Baca Juga :   Mengapa aru palaka disebut sebagai penghianat sekaligus pahlawan

Menyelenggarakan kejuaraan olahraga seperti PORDA, PORPROV, PON, dan lain-lain dapat menyatukan bangsa dari berbagai daerah agar terlaksana integrasi nasional antar daerah di Indonesia melalui olahraga.

Undang-undang adalah dasar peraturan yang berlaku untuk ditaati oleh seluruh warga negara. Masyarakat yang dalam hidupnya selalu menaati undang-undang yang berlaku akan dapat dengan mudah terciptanya sikap integrasi nasional.

Dalam hidup bermasyarakat maupun hidup dimanapun, memiliki sifat disiplin dapat membuat seseorang akan menjadi pribadi yang dapat diandalkan sehingga mudah tercipta integrasi nasional.

Menghargai waktu adalah memiliki sikap tepat waktu dalam berbagai hal. Seseorang yang mampu menghargai waktu akan dapat menyesuaikan diri dalam kehidupan bermasyarakat sehingga akan mudah tercipta integrasi nasional.

Berhutang tidaklah bagian daripada pengertian kriminalitas, namun perbuatan tersebut tudak baik. Berhutang dapat memecah belah persaudaraan antar umat manusia. Sebaiknya kita harus menghindari sikap berhutang agar mampu mewujudkan sikap integrasi nasional.

Menaati peraturan lalu lintas dalam berkendara mewujudkan lingkungan jalan raya yang aman dan tentram. Dengan menaati aturan lalu lintas maka angka kecelakaan lalu lintas dapat berkurang.

Menjaga segala bentuk sikap bicara dapat kepada seseorang sejatinya mewujudkan sikap dihargai dan terpandang oleh orang lain. Sikap bicara juga menentukan status sosial seseorang. Untuk itu perlu menjaga sikap bicara dalam percakapan secara langsung.

Kebersihan adalah sebagian dari iman. Menjaga kebersihan setiap waktu mampu untuk mewujudkan lingkungan yang sehat. Menjaga kebersihan dapat dimulai dari diri sendiri dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Salah satu contoh dalam proses mewujudkan integrasi nasional di masyarakat adalah membuat organisasi sosial atau menghindupkan organisasi yang bergerak membantu masyarakat menangai berbagai permasalahan. Upaya ini meruakan saran dalam menciptakan kehidupan bersama-sama.

Salah satu upaya dalam bentuk integrasi nasional ialah mentaati segala sikap dan kebijakan dalam pemerintahan, khususnya jika kita hiudup di Indonesia. Tindakan seperti ini misalnya dengan tidak melakukan mudik di waktu terjadinya Covid (wabah penyekit).

Bentuk dalam tindakan atas implementasi inetgraitas nasional selanjutnya ialah ikut berkontribusi dalam pembangunan yang dilakukan oleh masyarakat ataupun atas initasi pemerintahan. Arti kontribusi ini bukan hanya sebatas pada ikut serta, termasuk mengkritik merupakan salah satu kontribusi.

Penjalanan sistem sosial terkait dengan arti pendidikan di Indonesia bisa dikatakan sebagai bagian daripada salah satu contoh integrasi nasional bagimana tidak dengan banyaknya wilayah kebijakan dalam pendidikan sepenuhnya berada di pemerintahan pusat yang diatur oleh Kemendikbud.

Baca Juga :   Benua di dunia yang pertambahan penduduknya lebih banyak disebabkan ada migrasi masuk adalah

Nah, penjelasan diatas adalah materi artikel tentang kasus-kasus dalam contoh integrasi nasional di masyarakat. Semoga pembahasan diatas dapat membantu pembaca dalam menambah wawasan ataupun pengetahuan yang mendalam.

Lihat Foto

Ilustrasi persatuan Indonesia

KOMPAS.com
– Perbedaan letak geografis, bahasa, suku bangsa, adat istiadat, dan kebiasaan membuat masyarakat Indonesia berbeda-beda namun dapat disatukan melalui integrasi nasional.

Dalam buku Integrasi Nasional: Teori, Masalah, dan Strategi (1996) oleh Saafroedin Bahar, integrasi nasional adalah kesadaran akan identitas bersama di antara warga negara meskipun terdapat perbedaan status sosial, agamal, letak geografis, maupun suku bangsa.

Integrasi nasional mempersatukan perbedaan bangsa dalam satu kesatuan sebagai perwujudan dari Bhinneka Tunggal Ika.

Adanya sikap tekad dan keinginan untuk kembali bersatu di dalam kalangan bangsa indonesia merupakan salah satu faktor pendorong integrasi nasional

Dilansir dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, faktor-faktor yang mendorong integrasi nasional bangsa indonesia adalah:

  • Adanya rasa cinta tanah air

Adanya rasa cinta tanah air membuat masyarakat memiliki nilai kebangsaan yang tinggi. Rasa cinta terhadap tanah air akan menimbulkan rasa ingin berkorban demi kepentingan negara dan menumbuhkan solidaritas antarwarga negara.

Baca juga: 10 Faktor Penghambat Integrasi Nasional

  • Adanya rasa senasib dan seperjuangan

Rasa senasib dan seperjuangan dalam mewujudkan kemerdekaan bangsa dari penjajahan melandasi integrasi nasional bangsa Indonesia. Rasa senasib dan seperjuangan akibat adanya sejarahlah yang akan terus mempersatukan bangsa.

  • Tekad untuk bersatu dalam mewujudkan sumpah pemuda

Tekad untuk mewujudkan Sumpah Pemuda pada tanggal 28 oktober 1928 yang berisi:

  1. Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah satu, tanah Indonesia.
  2. Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
  3. Kami putra dan putri Indonesia, menjungjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.
  • Adanya ideologi nasional yang tercermin dalam simbol negara Garuda Pancasila dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika

Garuda Pancasila merupakan simbol kelima sila yang mendasari hukum Indonesia. Hukum tersebut berlaku sama dan adil bagi seluruh rakyat tanpa membeda-bedakan.

Semboyan Bhinneka Tunggal Ika berarti berbeda-beda tapi tetap satu. Mencerminkan masyarakat Indonesia yang beragam namun tetap satu bangsa.

Baca juga: Upaya Mengatasi Ancaman Integrasi Nasional di Berbagai Bidang

Perilaku yang mendukung terwujudnya integrasi nasional di berbagai lingkungan kehidupan

Posted by: pskji.org