Perbedaan antara percepatan gravitasi dan kuat medan gravitasi pada kedudukan yang berbeda

Perbedaan antara percepatan gravitasi dan kuat medan gravitasi pada kedudukan yang berbeda

Medan gravitasi
adalah medan yang menyebabkan suatu benda bermassa mengalami gaya gravitasi. Medan ini dibangkitkan oleh suatu benda bermassa. Didefinisikan secara rumus matematis sebagai besar gaya tarik dibagi massa benda.

Bila terdapat suatu objek bermassa


m i {\displaystyle \!m_{i}}



pada posisi


r → i {\displaystyle \!{\vec {r}}_{i}}



maka medan gravitasi yang disebabkan oleh objek tersebut di titik


r → {\displaystyle \!{\vec {r}}}



dirumuskan sebagai



g → i ( r → ) = − G m i | r → − r → i | 3 ( r → − r → i ) {\displaystyle {\vec {g}}_{i}({\vec {r}})=-G{\frac {m_{i}}{\left|{\vec {r}}-{\vec {r}}_{i}\right|^{3}}}({\vec {r}}-{\vec {r}}_{i})}


dengan:



  • G {\displaystyle \!G}


    : adalah konstanta univeral gravitasi Newton.


  • m i {\displaystyle m_{i}\!}


    : adalah massa penyebab medan gravitasi.


  • r → i {\displaystyle {\vec {r}}_{i}}


    : adalah posisi massa ke-1.


  • r → {\displaystyle {\vec {r}}}


    : adalah posisi tempat medan gravitasi dihitung.

Perhatikan bahwa tidak seperti dalam hal rumusan medan listrik, di mana muatan dapat berharga positif atau negatif, dalam hal medan gravitasi massa selalu berharga positif, sehingga medannya selalu menuju atau mengarah ke titik pusat penghasil medannya. Dengan kata lain apabila di dalam lingkungan medan gravitasi ditempatkan objek bermassa, maka objek tersebut akan mengalami gaya gravitasi yang arahnya menuju penyebab medan gravitasi. Dengan demikian dapat dimengerti mengapa gaya gravitasi selalu bersifat tarik-menarik.

Dalam beberapa kasus, massa penyebab gravitasi sedemikian besarnya, sehingga medan gravitasi dapat dianggap tetap, walaupun titik pengamatan diubah. Untuk kasus ini lebih lazim jika ditetapkan suatu percepatan gravitasi, yang berupa suatu konstanta.

  • Applet medan gravitasi Diarsipkan 2006-12-08 di Wayback Machine. oleh Jack Ord.

Diperoleh dari “https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Medan_gravitasi&oldid=18624089”

Loading Preview

Sorry, preview is currently unavailable. You can download the paper by clicking the button above.

Baca Juga :   Pertandingan Pencak Silat Dipimpin Oleh

tirto.id – Gaya gravitasi adalah gaya tarik yang ditimbulkan oleh bumi terhadap suatu benda. Dalam Kamus Fisika karya Rully Bramasti (2012), gaya gravitasi juga dikenal sebagai gaya berat atau gaya tarik bumi.

Ilmuwan pertama yang merumuskan konsep teori mengenai gravitasi bumi ialah Sir Isaac Newton. Menjelang akhir abad ke-17, Newton menemukan hukum gravitasi yang memberikan jawaban atas pertanyaan tentang apa penyebab benda selalu jatuh ke bawah.

Hukum Gravitasi Newton menyatakan bahwa “Gaya gravitasi antara dua benda merupakan gaya tarik-menarik yang besarnya berbanding lurus dengan perkalian massa masing-masing benda dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara keduanya.” Penjelasan ini sebagaimana tertuang di buku Modul Pembelajaran SMA Fisika Kelas X.

Mengutip artkel Epistemologi dan Keterbatasan Teori Gravitasi, yang termuat dalam Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences (Vol. IX No. 1, 2017), Newton berteori bahwa dua buah benda yang terpisah oleh jarak tertentu cenderung akan saling tarik-menarik, dan hal itu merupakan gaya alamiah.

Dua benda yang dimaksud yaitu bumi dan benda yang jatuh menuju pusat bumi. Gaya tarik bumi terhadap benda-benda tersebut disebut sebagai gaya gravitasi bumi. Gravitasi bumi merupakan salah satu ciri bumi, yaitu benda-benda ditarik ke arah pusat bumi.

Contohnya, bumi memiliki massa yang sangat besar dan menghasilkan gaya gravitasi yang sangat besar pula untuk menarik benda-benda yang ada di luar angkasa seperti bulan, meteor, dan benda angkasa lainnya, termasuk satelit buatan manusia.

Pengertian Medan Gravitasi & Kuat Medan Gravitasi

Selain memunculkan pemahaman atas gaya gravitasi, Hukum Gravitasi Newton pun memberikan wawasan soal keberadaan medan gravitasi.

Pengertian medan gravitasi adalah daerah di sekitar benda tertentu yang masih dipengaruhi gaya gravitasi. Dengan kata lain, medan gravitasi merupakan ruang yang masih dipengaruhi oleh gaya gravitasi.

Baca Juga :   Sebutkan 3 nama raja dari kerajaan Islam di Indonesia beserta nama rajanya yang terkenal

Dalam Kamus Fisika, dijelaskan bahwa definisi medan gravitasi ini didasarkan ke hukum gravitasi Newton, yang menyatakan bahwa setiap partikel atau benda di ruang angkasa selalu mengalami tarik-menarik.

Besaran yang menyatakan medan gravitasi disebut kuat medan gravitasi (g), yaitu gaya gravitasi tiap satuan massa, seperti dikutip dari buku Modul Fisika SMA terbitan Kemdikbud (2020).

Dengan demikian, pengertian kuat medan gravitasi adalah besarnya gaya gravitasi tiap satuan massa benda yang mengalami gaya gravitasi tersebut.

Kuat medan gravitasi (g) pada titik apa pun dalam suatu ruang didefinisikan sebagai gaya gravitasi (F) per satuan massa di bermassa uji (M). Kuat medan gravitasi disebut pula sebagai percepatan gravitasi.

Kuat medan gravitasi merupakan besaran vektor. Apabila suatu benda dipengaruhi gaya gravitasi beberapa benda lain, besarnya kuat medan gravitasi yang dialami benda itu merupakan resultan vektor kuat medan gravitasi yang bekerja pada benda itu.

Selain itu, semakin jauh jarak benda dari permukaan bumi, maka kuat medan yang dialami benda tersebut semakin kecil, sehingga berat benda juga mengecil.

Baca juga:

  • Pengertian Hukum Gravitasi Newton, Bunyi, dan Rumusnya
  • Contoh Gaya Otot, Gravitasi, Hingga Pegas & Hukum Newton 1, 2, 3
  • Gravitasi Memungkinkan Penumpang Pingsan Saat Pesawat Jatuh

Baca juga artikel terkait GAYA GRAVITASI atau tulisan menarik lainnya Shulfi Ana Helmi

(tirto.id – shu/)

Penulis: Shulfi Ana Helmi

Kontributor: Shulfi Ana Helmi

Subscribe for updates Unsubscribe from updates

Medan gravitasi adalah ruang yang dipengaruhi oleh gaya gravitasi.

Perbedaan antara percepatan gravitasi dan kuat medan gravitasi pada kedudukan yang berbeda

Posted by: pskji.org