Sebutkan hambatan hambatan yang sering dialami oleh Wirausaha yang membuka usaha tanaman hias

Sebutkan hambatan hambatan yang sering dialami oleh Wirausaha yang membuka usaha tanaman hias

Memulai bisnis
baru bukanlah hal  yang mudah. Ada berbagai tantangan yang harus Anda hadapi untuk benar-benar mewujudkan mimpi sebagai seorang pengusaha. Untuk itu, Anda harus mengenali terlebih dahulu hal-hal apa saja yang bisa menghambat Anda untuk memulai bisnis baru.

Modal adalah hal yang utama dalam sebuah bisnis. Namun, modal bukan hanya berbentuk uang atau materi. Modal juga bisa berupa keahlian, karakter yang baik, komitmen, kerja keras, keuletan, dan kualitas-kualitas lainnya. Untuk memulai bisnis, Anda harus memiliki modal. Modal tidak harus dalam jumlah yang banyak. Modal bisa digandakan seiring dengan berjalannya bisnis Anda. Pengalaman yang akan Anda dapatkan selama menjalankan bisnis akan membuat modal Anda bertambah sedikit demi sedikit.

Selalu ada risiko yang mengintip di setiap hal, termasuk dalam bisnis. Ketakutan menghadapi risiko adalah hal yang wajar dan dialami oleh semua orang. Apalagi jika Anda telah memberikan investasi yang besar untuk bisnis tersebut. Namun, orang yang selalu takut berlebihan terhadap risiko tidak akan pernah berkembang. Mereka akan terus-menerus berada di tempat yang sama dan menjalani kehidupan yang stagnan.

Risiko pada dasarnya bisa diatasi. Yang paling penting adalah bagaimana Anda menerapkan strategi agar risiko bisnis tersebut tidak membuat seluruh usaha Anda jatuh. Bijaklah menentukan hal-hal yang tidak Anda kuasai dan hal-hal yang bisa Anda taklukkan.

Bisnis baru tidak serta-merta tumbuh dengan sendirinya. Dibutuhkan kerja keras supaya bisnis tersebut bisa berkembang. Jika Anda lebih suka untuk bermalas-malasan setiap hari, Anda memang sebaiknya tidak memulai sebuah bisnis. Membangun bisnis hanya cocok untuk orang-orang yang mau bekerja keras dan ulet. Anda perlu menyadari bahwa banyak pengorbanan yang harus dilakukan untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

  • Merasa Kurang Berpengalaman

Agar berhasil melakukan sesuatu memang dibutuhkan pengalaman. Namun, tidak selamanya pengalaman menjadi faktor kunci keberhasilan seseorang. Lagipula, apa pun hasil yang akan Anda dapatkan setelah mulai berbisnis akan menjadi pengalaman baru dan berharga buat Anda. Jika tidak memulainya dari sekarang, kapan lagi?

Kadang-kadang, memiliki pekerjaan utama sebagai karyawan menjadi penghambat bagi Anda yang selalu berkeinginan
memulai bisnis
baru. Zona nyaman yang Anda tempati saat ini tentu terasa lebih enak dibandingkan saat memulai sesuatu yang belum pasti. Namun, ada hal-hal positif yang akan Anda rasakan jika Anda tetap memutuskan untuk berbisnis dibanding bekerja. Salah satunya adalah Anda bisa mengembangkan diri dengan lebih bebas. Supaya tidak bentrok dengan pekerjaan utama, Anda juga bisa mencari bisnis yang bisa dikerjakan sembari bekerja.

Terlalu banyak berpikir, tetapi kurang bertindak adalah salah satu penghambat bisnis yang lain. Jadi, segeralah mulai rencana Anda sekarang juga dan nikmati pengalaman yang menarik.

Nah, setelah mengetahui hal-hal yang menghambat Anda untuk
memulai bisnis
baru, Anda bisa segera mencari solusinya. Selamat berjuang, ya.


Oleh:

Bisnis.com, JAKARTA – Pengembangan industri florikultura nasional belum tergarap optimal karena sejumlah kendala mulai dari regulasi, kesiapan logistik, hingga minat daerah yang minim terhadap industri ini.

Padahal, potensi pengembangan industri florikultura nasional masih sangat besar seiring permintaan pasar yang meningkat. Apalagi, didukung keanekaragaman genetis yang luas, kondisi tanah dan agroklimat yang kondusif bagi penanaman florikultura.

Baca Juga :   Jelaskan sifat wajib rasul Fathanah beserta sifat mustahilnya

Hal ini disampaikan dalam Pencanangan Hari Florikultura dan dialog interaktif Kebangkitan Florikultura Indonesia di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Senin (24/7).

Direktur Buah dan Florikultura Ditjen Holtikultura Kementerian Pertanian Sarwo Edhy menyampaikan, meski industri florikultura memiliki nilai ekonomi tinggi, tetapi belum banyak pemerintah daerah yang melirik ini sebagai potensi untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.

Dia mencontohkan, keuntungan yang diperoleh saat panen krisan sebesar Rp4 juta setiap 100 meter persegi per tiga bulan. Sementara, keuntungan panen melati untuk luas yang sama sebesar Rp6,2 juta.

Contoh lain di sentra melati Slawi, mampu mengekspor melati kualitas A ke Singapura senilai Rp30.000 per kg, sementara melati kualitas B untuk pabrik teh sebesar Rp15.000 per kg.

Pemerintah sebenarnya memiliki program pengembangan kawasan yang berpotensi untuk penanaman florikultura. Namun, program ini terhambat karena tidak banyak pemerintah daerah yang mengusulkan kawasan di wilayahnya yang berpotensi untuk pengembangan florikultura.

Selain itu, pemerintah memberikan fasilitas bantuan benih dan pupuk. “Kebutuhan florikultura masih sangat kurang,” kata dia.

Ketua Komite Tetap Pengembangan Pasar Pertanian Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Karen Tambayong mengatakan, konsumsi terhadap florikultura sesungguhnya terus meningkat, seiring tren penggunaan daun potong dan tanaman hias akibat semakin minimnya lahan hijau. Namun, belakangan ini konsumsi cenderung menurun karena kendala regulasi. “Karena PPN, cenderung menurun. Problem kita adalah PPN,” imbuhnya.

Data Kementerian Pertanian menunjukkan, produksi bunga potong nasional meningkat sejak 2012 sebesar 616,8 juta tangkai menjadi 785,2 juta tangkai pada 2015. Namun, produksi menurun menjadi 719,3 juta tangkai pada 2016.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Editor: Bunga Citra Arum Nursyifani

Bisnis yang sukses tidak akan terlepas dari hambatan-hambatan yang berhasil dilalui. Oleh karena itu, penting bagi pebisnis pemula untuk mengetahui apa saja hambatan yang mungkin akan mereka hadapi.

Pilihan pekerjaan di era sekarang ini semakin variatif. Ada banyak sekali jenis pekerjaan baru yang mulai bermunculan mengikuti perkembangan zaman dan diawali dengan membaca peluang.

Namun, dunia bisnis tidak pernah mati. Jatuh bangun merupakan proses yang akrab terjadi di dunia bisnis.

Berikut 7 hambatan yang kerap kali dihadapi seorang pebisnis pemula dalam menjalankan bisnis.

Pastikan Anda Sudah Pakai Aplikasi Jurnal! Software Akuntansi Online Terpercaya!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Kurangnya dukungan

Setiap orang membutuhkan dukungan orang lain untuk mengerjakan sesuatu. Hal tersebut juga terjadi di dalam dunia bisnis.

Hambatan atau tantangan pertama yang harus dilalui seorang pebisnis pemula dalam menjalankan bisnis adalah kurangnya dukungan.

Dukungan emosional sangat dibutuhkan seorang pebisnis pemula untuk menghalau rasa frustasi.

Cobalah untuk mencari mentor atau bergabunglah dengan grup sesama pebisnis untuk mendapatkan dukungan dan bantuan selama merintis bisnis.

Memiliki pasangan yang suportif juga sangat membantu dalam hal ini.

Keinginan melakukan semuanya dengan baik

Pebisnis pemula cenderung menginginkan semua rencananya berjalan sempurna. Hal ini justru sering menimbulkan perasaan tertekan saat bisnisnya tidak berjalan sesuai rencana.

Baca Juga :   Top 5 gitar mini yamaha senar 6 terbaik 2022

Di balik bisnis yang baru berdiri tidak jarang ada sosok pebisnis yang melakukan semuanya sendiri. Ada baiknya untuk tidak terlalu menekan diri sendiri dengan target-target yang mencekik.

Tidak ada salahnya meminta bantuan orang lain untuk mengerjakan sesuatu.

Selain meringankan pekerjaan, meminta bantuan menandakan Anda sudah mengetahui dimana keterbatasan anda.

Kelola Usaha Mikro Kecil secara Efektif. Pelajari Fitur Jurnal Selengkapnya di sini!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Mendapatkan dan mempertahankan model

Hambatan selanjutnya yang harus dilalui pebisnis pemula dalam menjalankan bisnis adalah mencari model atau brand ambassador. Posisi seorang model dalam dunia bisnis sangat penting.

Semakin menjual model yang dipakai, semakin tinggi permintaan konsumen terhadap produk bisnis Anda. Namun model yang ternama selalu memiliki tarif yang cukup tinggi.

Anda dapat menghemat pengeluaran dengan meminta pertolongan saudara atau teman untuk mengatasi masalah ini.

Selain meminimalisir pengeluaran, akan lebih mudah untuk Anda mempertahankan model jika berangkat dari saudara atau teman.

Hal lain yang dapat dilakukan adalah membuat konsep iklan yang menarik. Tidak semua iklan membutuhkan model, tetapi sebuah iklan selalu memiliki konsep.

Konsep iklan yang menarik mampu menggiring pelanggan untuk menggunakan produk Anda. Anda harus memiliki ide-ide kreatif di saat pengeluaran bisnis Anda mulai membludak.

Baca juga:7 Strategi Pemasaran Produk yang Harus Anda Coba

Menemukan pelanggan pertama

Sulit untuk membuat konsumen mempercayai produk yang baru Anda buat.

Konsumen selalu mempertanyakan apakah produk Anda cukup enak, memuaskan, atau setidaknya menarik.

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan. Anda dapat mengatasi hambatan ini dengan memberikan sampel kepada calon konsumen bisnis Anda.

Bisa juga dengan memberikan promo di awal, seperti beli satu gratis satu.

Diskon juga menjadi bagian yang sangat menarik untuk meraup konsumen. Selain itu, yang terpenting adalah berikan kesan pelayanan yang sangat memuaskan.

Kelola Bisnis Makanan dan Minuman Secara Efektif. Pelajari Fitur Jurnal Selengkapnya di sini!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Ditolak investor

Hampir sama dengan membangun kepercayaan konsumen, membuat investor percaya terhadap bisnis Anda adalah sesuatu hal yang cukup sulit.

Terlebih melihat bisnis yang baru saja Anda bangun. Mendengar penolakan demi penolakan tak jarang akan membuat Anda tertekan dan ingin menyerah.

Anda perlu mengetahui apa yang diinginkan calon investor Anda. Pilihlah investor-investor yang relevan dengan bisnis Anda. Penting untuk memetakan target calon investor beserta karakteristiknya.

Kesuksesan menggaet investor juga berangkat dari bagaimana cara Anda meyakinkan mereka. Anda membutuhkan sikap percaya diri atas apa yang akan Anda bangun agar dapat melalui hambatan bisnis ini.

Bagaimana orang lain akan percaya jika Anda menampilkan sesuatu yang tidak meyakinkan?

Baca juga:Butuh Pinjaman Modal untuk Usaha? Ini 8 Tipsnya!

Menyadari langkah yang salah

Setelah pengorbanan besar yang Anda lakukan tak jarang bukan hasil baik yang diterima. Di satu sisi anda merasa bahwa apa yang sudah dijalankan harus dipertahankan.

Di sisi lain Anda menyadari bahwa Anda sangat tersiksa dengan keadaan ini. Anda tidak perlu risau, mungkin hanya cara anda yang kurang tepat.

Baca Juga :   Tuntutan penghapusan terhadap konsep dwi fungsi abri muncul pada akhir kekuasaan orde baru karena abri ….

Ibarat Anda memiliki daging, tidak bisa anda memotongnya menggunakan pisau roti. Daging membutuhkan pisau daging.

Roti membutuhkan pisau roti. Sadarilah bahwa cara Anda kurang tepat. Lalu cobalah cara lain untuk mengurus bisnis Anda.

Ini bukan berarti Anda gagal, hanya caranya saja yang kurang tepat.

Baca juga:Mengatasi Manajemen Keuangan Bisnis dengan Software Akuntansi

Ini adalah hambatan tersulit yang mungkin terjadi pada semua pebisnis ketika menjalankan bisnis. Tidak hanya terjadi pada pebisnis pemula.

Pebisnis yang sudah mapan pun mungkin bisa mengalaminya. Setelah menyadari cara membangun bisnis Anda kurang tepat, Anda akan mencoba cara lain.

Anda berulang kali mencoba cara-cara lain dan ternyata tetap tidak berhasil. Satu-satunya jalan adalah menutup bisnis Anda.

Keputusan ini merupakan keputusan yang sangat berat untuk diambil terutama setelah banyaknya pengorbanan yang sudah Anda lakukan, sangat menyakitkan untuk menutup bisnis Anda begitu saja.

Namun hal ini harus dilakukan jika semua cara yang Anda coba nyatanya tidak berhasil. Menutup bisnis bukan berarti Anda gagal.

Mungkin saja ini terjadi karena pilihan bisnis yang kurang tepat.

Coba Fitur Laporan Keuangan dan Bisnis untuk Keputusan Bisnis Lebih Cepat dan Akurat

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Mengelola Keuangan

Hambatan terakhir yang sering dihadapi ketika menjalankan bisnis adalah mengelola keuangan perusahaan. Banyak pebisnis yang masih kurang paham dengan masalah keuangan dan akuntansi.

Hal ini bisa sangat berdampak pada bisnis karena bagaimana pun keputusan bisnis harus berdasarkan data keuangan yang tepat.

Belum lagi mengelola arus kas yang sangat penting untuk keberlangsungan bisnis. Tidak sedikit perusahaan yang akhirnya jatuh bangkrut karena tidak memiliki arus kas yang baik.

Anda tidak perlu khawatir karenadapat menggunakan Software akuntansi online
Jurnal by Mekari.

Software ini dapat mempermudah Anda dalam mengelola keuangan bisnis dengan tersedianya berbagai fitur, seperti laporan keuangan, persediaan barang, rekonsiliasi transaksi, termasuk pula pencatatan faktur pembelian dan pembayaran.

Dengan menggunakan aplikasi Jurnal by Mekari, Anda bisa menghemat biaya, waktu, dan energi karena data keuangan bisnis diproses dengan baik.

Penggunaan software seperti Jurnal akan mempermudah Anda dalam mengelola arus transaksi dan juga informasi akuntansi bisnis Anda. Silakan coba aplikasi Jurnal secara gratis selama 14 hari.

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Itulah beberapa hambatan yang sering dihadapi dalam menjalankan bisnis. Semoga dengan menggunakan Jurnal, Anda bisa lebih mudah dalam mengelola bisnis Anda!

Mudah-mudahan informasi di atas bermanfaat. Ikuti media sosial
Jurnal by Mekari
untuk informasi lain tentang bisnis, keuangan, dan akuntansi.

Kategori :
BisnisKeuangan

Artikel Sebelumnya

Artikel Selanjutnya

Keuangan

Mengenal Instrumen Keuangan Derivatif: Pengertian, Jenis, Manfaatnya

Keuangan

Pengertian Administrasi Keuangan Negara, Manfaat, Fungsi dan Tujuan

Keuangan

Akuntansi Keuangan, Mengapa Penting Bagi Perusahaan?

Keuangan

Akuntansi Biaya: Pengertian, Fungsi dan Klasifikasi

Nama Lengkap

Email

Subscribe

Sebutkan hambatan hambatan yang sering dialami oleh Wirausaha yang membuka usaha tanaman hias

Posted by: pskji.org