Berikut yang bukan dasar pertimbangan permintaan konsumen adalah

Berikut yang bukan dasar pertimbangan permintaan konsumen adalah

Portalpelajaranlengkap – Secara garis besar metode penetapan harga dapat dikelompokkan menjadi empat kategori utama, yaitu metode penetapan harga berbasis permintaan, berbasisi biaya, berbasis laba, dan berbasis persaingan.

Metode Penetapan Harga Berbasis Permintaan

Adalah suatu metode yang menekankan pada faktor-faktor yang mempengaruhi selera dan preferansi pelanggan daripada faktorfaktor seperti biaya, laba, dan persaingan.

Permintaan pelanggan sendiri didasarkan pada berbagai pertimbangan, diantaranya yaitu:

·


Kemampuan para pelanggan untuk membeli (daya beli).

·


Kemauan pelanggan untuk membeli.

·


Posisi suatu produk dalam gaya hidup pelanggan, yakni menyangkut apakah produk tersebut merupakan simbol status atau hanya produk yang digunakan sehari-hari.

·


Manfaat yang diberikan produk tersebut kepada pelanggan.

·


Harga produk-produk substitusi.

·


Pasar potensial bagi produk tersebut.

·


Sifat persaingan non harga.

·


Perilaku konsumen secara umum.

·


Segmen-segmen dalam pasar.



Dirjen Perdaglu Kemendag Terjerat Kasus Mafia Minyak Goreng, Dampaknya?


Perbesar

Ilustrasi berbelanja

Liputan6.com, Jakarta
Kepercayaan konsumen adalah hal paling penting dalam menjual produk. Kepercayaan konsumen akan membuat konsumen menjadi loyal.

Apa yang harus Anda lakukan untuk mendapatkan kepercayaan konsumen agar menggunakan produk Anda? Sementara pasar dibanjiri dengan produk kompetitor yang menjadikan persaingan semakin ketat.

Di bawah ini terdapat beberapa poin yang bisa diaplikasikan untuk mendapatkan kepercayaan konsumen agar menggunakan produk Anda seperti dikutip dari Laruno:

1. Kualitas produk

Kualitas adalah pertimbangan terpenting bagi konsumen dalam menggunakan suatu produk. Kualitas yang baik bisa dalam bentuk bahan baku yang digunakan, manfaat, isi produk, kemasan, rasa, serta pelayanan yang diberikan kepada konsumen. Untuk itu pastikan produk yang Anda tawarkan memiliki kualitas yang terjamin.

Baca Juga :   Fungsi menu Page Layout pada Microsoft Word 2013

2. Brand awareness

Hal terpenting dalam membangun kepercayaan konsumen untuk jangka panjang adalah melalui brand awareness. Strategi pemasaran yang konsisten dan menjalin komunikasi dengan konsumen akan membentuk brand awareness konsumen terhadap produk Anda.

3. Testimoni konsumen

Mintalah testimoni dari konsumen yang pernah menggunakan produk Anda. Testimoni ini bertujuan untuk membagikan pengalaman yang nyata dari konsumen yang telah menggunakan produk Anda. Biasanya testimoni ini dicantumkan pada website, brosur, katalog, flyer dan berbagai media promosi.

Demo produk

4. Demo produk

Melakukan demo produk dimana calon pembeli melihat dan terlibat langsung didalamnya merupakan strategi jitu untuk meyakinkan mereka. Demo produk atau free trial ini biasanya digunakan untuk produk kecantikan, kuliner, atau mesin.

5.  Pencapaian

Anda bisa mencantumkan siapa saja yang menjadi konsumen atau klien Anda untuk menginformasikan pada konsumen pencapaian yang sudah Anda raih. Memiliki konsumen yang menjadi public figure atau klien perusahaan besar akan memberikan tambahan nilai jual produk Anda.Mendapatkan kepercayaan itu memang tidak mudah, namun dengan cara dan langkah yang tepat kepercayaan konsumen akan Anda dapatkan. Terapkanlah mulai dari sekarang dalam strategi pemasaran Anda. Semoga Bermanfaat.

Mau Baca Tips Bisnis dan Karir Lainnya Dari Tung Desem Waringin? Silakan klik belajar.me

Baca Juga: 5 Hal Sederhana Ini Memberikan Efek Besar pada Kesuksesan Bisnis Anda


  • Nurseffi Dwi Wahyuni
    Author


  • Agustina Melani
    Editor

TOPIK POPULER

POPULER

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9
  • 10

Berita Terbaru

Berita Terkini Selengkapnya


Banyaknya pilihan produk untuk memenuhi kebutuhan hidup memicu timbulnya pola konsumen dalam mencari, menilai, memilih, dan menentukan produk yang sesuai kebutuhan dan keinginan tanpa mengesampingkan faktor harga dan kualitas produknya. Pola konsumen dalam memilih dan menentukan produk inilah yang kemudian disebut sebagai ‘perilaku konsumen’.


Dalam berbisnis, pendalaman akan pemahaman pola perilaku konsumen sangatlah penting. Perilaku konsumen tidak hanya berpengaruh pada aktivitas pemasaran produk saja, tetapi juga mengambil andil yang sangat besar terhadap evaluasi produk untuk batch produksi yang akan datang. Sebab, konsumen biasanya akan menilai dan mengevaluasi suatu produk saat menggunakannya sehingga hasil evaluasi yang dilakukannya akan menghasilkan keputusan terkait apakah produk tersebut layak dibeli lagi (repurchase) atau tidak?


Jadi, jika konsumen memiliki penilaian yang kurang bagus terhadap produk, para pelaku usaha dapat melakukan perbaikan produk dengan mempertimbangkan ulasan yang diberikan konsumen.



Baca Juga: 6 Faktor Pengaruh Tingkat Konsumsi Masyarakat

Faktor Kebutuhan


Kegiatan konsumsi pada dasarnya dilakukan konsumen untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Oleh karena itu, konsumen memiliki kecenderungan untuk membeli produk yang sedang ia butuhkan saat itu, terlepas dari produk tersebut termasuk kebutuhan primer (kebutuhan rutin) atau tidak.

Faktor Lingkungan


Faktor lingkungan pun juga sangat berpengaruh terhadap pola perilaku konsumen. Hal ini disebabkan gaya hidup yang menjadi ciri khas suatu lingkungan menciptakan skala ‘gengsi’ yang membuat konsumen memiliki banyak pertimbangan dalam membeli suatu produk.

Faktor Kualitas Produk


Kualitas produk akan berpengaruh pada pengalaman saat menggunakan produk tersebut. Jika konsumen mendapatkan pengalaman menyenangkan saat memakai suatu produk, kemungkinan besar ia akan melakukan pembelian ulang (repurchase) terhadap produk tersebut.

Faktor Harga


Selain kualitas, faktor harga juga merupakan pertimbangan signifikan dalam memilih suatu produk. Harga produk yang terjangkau (affordable) akan menjangkau lebih banyak konsumen dari berbagai lapisan masyarakat dibanding produk yang harganya mahal.


Promosi sangat berperan dalam menjaring lebih banyak konsumen. Jika strategi promosinya bagus bahkan mampu ‘menghipnotis’ masyarakat, besar kemungkinan produk yang dipromosikan akan laku keras.



Baca Juga : Business Model Canvas, Model Perencanaan Bisnis Paling Ampuh untuk Mencapai Goals Bisnis!


Nah, sekarang Anda sudah paham pentingnya pemahaman akan perilaku konsumen, kan? Namun, pemahaman tentang perilaku konsumen saja belum cukup kalau tidak diiringi dengan perencanaan bisnis yang matang. Oleh karena itu, jangan lupa untuk memantapkan perencanaan bisnis juga, ya!

Berikut yang bukan dasar pertimbangan permintaan konsumen adalah

Posted by: pskji.org

Baca Juga :   Sebutkan 3 bentuk kerjasama di bidang sosial negara-negara anggota asean