Bagaimana upaya mempertahankan suhu tubuhnya jika manusia berada di lingkungan yang panas

Bagaimana upaya mempertahankan suhu tubuhnya jika manusia berada di lingkungan yang panas

Senin, 25 Juni 2018 | 15:45 WIB

Bagaimana cara tubuh menyesuaikan suhu lingkungan.
(Pixnio)

Bobo.id
– Suhu tubuh manusia dijaga konstan dalam rentang antara 37-38 derajat celsius.

Pada rentang suhu tersebut, tubuh dapat bekerja secara normal.

Sementara di luar rentang suhu tersebut, kerja tubuh dapat mengalami gangguan.

Jadi bagaimana cara tubuh menjaga suhu, sementara suhu lingkungan berubah-ubah?

BACA JUGA: Suhu Mencapai Minus 200 Derajat, Ini Planet Terdingin di Alam Semesta

Diperintah Otak

Ketika suhu lingkungan tinggi, panas dari lingkungan akan menaikkan suhu tubuh.

Jika suhu tubuh sudah naik melewati batas normal, otak memerintahkan pembuluh darah dan pori-pori kulit untuk melebar.

Pelebaran ini menyebabkan penguapan air dari tubuh dalam bentuk keringat, sehingga suhu tubuh kembali normal.

Ketika berada dalam lingkungan yang dingin, suhu tubuh harus dinaikkan agar tetap dalam rentang normal.


Page 2


Page 3

Pixnio

Bagaimana cara tubuh menyesuaikan suhu lingkungan.

Bobo.id
– Suhu tubuh manusia dijaga konstan dalam rentang antara 37-38 derajat celsius.

Pada rentang suhu tersebut, tubuh dapat bekerja secara normal.

Sementara di luar rentang suhu tersebut, kerja tubuh dapat mengalami gangguan.

Jadi bagaimana cara tubuh menjaga suhu, sementara suhu lingkungan berubah-ubah?

BACA JUGA: Suhu Mencapai Minus 200 Derajat, Ini Planet Terdingin di Alam Semesta

Diperintah Otak

Ketika suhu lingkungan tinggi, panas dari lingkungan akan menaikkan suhu tubuh.

Jika suhu tubuh sudah naik melewati batas normal, otak memerintahkan pembuluh darah dan pori-pori kulit untuk melebar.

Pelebaran ini menyebabkan penguapan air dari tubuh dalam bentuk keringat, sehingga suhu tubuh kembali normal.

Ketika berada dalam lingkungan yang dingin, suhu tubuh harus dinaikkan agar tetap dalam rentang normal.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.Morbi adipiscing gravdio, sit amet suscipit risus ultrices eu.Fusce viverra neque at purus laoreet consequa.Vivamus vulputate posuere nisl quis consequat.

Create an account

Lihat Foto

freepik

Ilustrasi suhu tubuh meningkat

KOMPAS.com
– Normalnya, suhu tubuh manusia dewasa berada dikisaran 36,5-37,5 derajat Celcius. Namun, suhu tubuh bisa juga lebih dingin atau lebih panas.

Regulasi suhu tubuh diatur di hipotalamus dan sistem saraf pusat otonom. Kedua bagian ini akan mengatur suhu tubuh tetap berada di dalam batas normal. Tapi terdapat beberapa kondisi yang bisa menyebabkan suhu tubuh meningkat, salah satunya adalah cuaca panas seperti yang kita alami pada musim kemarau.

Baca Juga :   Pada masa dominasi Dinasti Buwaihi terdapat empat khalifah Dinasti Abbasiyah yang memerintah yaitu

Ketika musim kemarau, suhu tubuh akan cenderung meningkat seiring dengan tingginya suhu udara. Ada beberapa langkah yang bisa kita lakukan untuk menjaga tubuh kita tetap pada suhu yang normal.

Dilansir dari Health Line (15/7/2019), berikut beberapa langkah mudah untuk menurunkan suhu tubuh Anda di saat musim panas.

Merendam kaki di air dingin

Merendam kaki dalam sebaskom air dingin bisa mendinginkan tubuh Anda dan membuat tubuh terasa lebih rileks. Anda cukup merendam kaki Anda selama 20 menit.

Jika air keran terasa kurang dingin, Anda juga bisa menambahkan es batu ke dalam baskom air Anda atau menambah beberapa tetes minyak peppermint untuk mendapatkan sensasi yang lebih dingin.

Cara merendam kaki ini adalah cara untuk mendinginkan tubuh dengan konduksi. Konduksi adalah perpindahan suhu tubuh ke air es di dalam baskom.

Baca juga: 10 Manfaat Air Putih bagi Kesehatan, Mengatur Suhu Tubuh hingga Menurunkan Berat Badan

Meminum air putih yang cukup

Rehidrasi tubuh atau meminum air yang cukup saat suhu tubuh meningkat sangat penting. Saat suhu tubuh meningkat, salah satu mekanisme normal tubuh adalah mengeluarkan keringat untuk menurunkan suhu tubuh. Jika tidak meminum cukup air putih, tubuh bisa mengalami dehidrasi.

Meminum air kelapa

Meminum air kelapa adalah salah satu cara yang baik untuk menyegarkan tubuh Anda saat suhu tubuh Anda meningkat. Vitamin, mineral, dan elektrolit yang terkandung di dalam air kelapa adalah salah satu cara yang efektif untuk rehidrasi tubuh, selain minum air putih.

Meminum teh peppermint

Peppermint dikenal dengan efeknya yang menyejukkan karena kandungan menthol di dalamnya. Selain menggunakan minyak peppermint dalam rendaman kaki, Anda juga bisa menyeduh teh peppermint panas atau dingin.

Suhu merupakan salah satu faktor yang terdapat dalam lingkungan sekitar kita dan dapat memengaruhi iklim kerja manusia, tetapi dengan kemajuan teknologi masa kini masalah suhu dapat dikendalikan sesuai kebutuhan manusia. Jika kita memperhatikan ruang pertemuan umum, ruang perkantoran, ruang kerja industri, ruang perkuliahan, kamar hotel, dan sejenisnya, semuanya diperlengkapi dengan fasilitas AC yang suhunya dapat diatur sedemikian rupa sehingga nyaman dirasakan oleh tubuh. Suhu dalam ruang harus sesuai Standar Baku Mutu yang diperkenan, yaitu antara 18 – 28 oC (MENKES RI NO. 1405/MENKE/SK/XI/2002).Untuk memberikan definisi yang tepat mengenai suhu, maka perlu dilihat terpisah dengan hasil penginderaan manusia yang bersifat subyektif. Suhu merupakan ukuran relative dari kondisi termal yang dimiliki oleh suatu benda yang nilai besarannya dapat diketahui dengan menggunakan alat ukur thermometer. Suhu lingkungan sekitar yang terasa nyaman oleh tubuh/badan manusia berada pada 26 – 27 oC. Jika suhu lingkungan sekitar kita meningkat, maka tubuh/badan manusia terasa panas, sementara tubuh/badan manusia selalu menghasilkan panas sebagai akibat dari proses pembakaran zat makanan dengan oksigen (metabolisme). Apabila proses pengeluaran panas tubuh/badan terganggu, maka suhu tubuh/badan akan meningkat. Lingkungan kerja dengan tubuh selalu terjadi pertukaran panas, proses pertukaran (perpindahan) panas ini tergantung dari suhu lingkungan (iklim kerja). Mekanisme pertukaran panas antara tubuh dengan lingkungan dapat terjadi melalui konduksi, konveksi, evaporasi, dan radiasi. Cara konveksi dan evaporasi memegang peranan paling utama dalam pengeluaran panas tubuh. Reaksi tubuh sangat dipengaruhi oleh lingkungan. Jika suhu tubuh lebih rendah dari 25 oC atau lebih tinggi dari 55 oC, orang akan mati. Karena itu dalam tubuh manusia ada organ tubuh tertentu yang bertugas mempertahankan suhu tubuh, yaitu hyporthalamus. Kalau suhu lingkungan meningkat, hypothalamus akan merangsang pembesaran pori-pori kulit, percepatan peredaran darah, pengeluaran keringat, dan reaksi-reaksi tubuh lainnya yang bertujuan untuk mengurangi panas tubuh yang berlebihan. Suhu tubuh manusia normal antara 36 – 37 o C, 38 oC sub febril, 39 oC febril dan 40 oC keatas kritis. Suhu dalam tubuh/badan yang sehat berada di sekitar 37 oC. Suhu diluar badan dapat tinggi dan rendah, jika suhu luar tubuh/badan berada pada 27 – 27 oC, maka tubuh/badan merasa nyaman karena pengendali panas tidak terganggu. Jika suhu diluar tubuh/badan naik, maka pengendali panas tubuh/badan terganggu dan mencoba mendinginkannya dengan jalan berkeringat. Tetapi kalau kenaikan suhu di luar badan mencapai 10 – 15 oC, maka pendinginan dengan berkeringat tidak akan mencukupi sehingga suhu inti di sekitar 38 oC. Jika suhu tubuh turun dibawah 35 oC atau meningkat sampai 40,6 oC, maka beberapa reaksi kimia dan aktivitas enzim dalam tubuh akan terganggu, jika suhu tubuh menurun sampai dibawah 27 oC atau meningkat diatas 42 oC, maka sel tubuh akan mati atau terjadi kematian tubuh (manusia). Oleh karena itu suhu lingkungan sekitar 26 – 27 oC adalah suhu yang nyaman dapat dipertahankan, karena suhu sebesar itu dianggap normal untuk berintraksi dengan tubuh manusia, makih tinggi suhu lingkungan sekitar kita, makin besar pula pengaruhnya terhadap perubahan suhu pada tubuh manusiaDAMPAK SUHU TERHADAP TUBUH MANUSIA. Suhu dapat berpengaruh positip ataupun negative terhadap kehidupan manusia. Apabila suhu lingkungan kita meningkat atau menurun dari kondisi normal, maka akan berpengaruh terhadap meningkat atau menurunnya suhu tubuh/badan manusia yang bisa berakibat buruk jika tidak  dilakukan pengendalian untuk menurunkan atau menaikkan sampai pada batas yang diperkenankan, walaupun dalam tubuh manusia terdapat organ hypothalamus yang berfungsi untuk memelihara dan mempertahankan suhu tubuh normal. Apabila upaya reaksi tubuh gagal daalam mempertahankan suhu tubuh normal, maka kemungkinan seseorang akan terjadi hal-hal sebagai berikut:-    Heat Exhaustion, yaitu tubuh akan mengalami kelelehan yang sangat kuat akibat panas dengan disertai rasa mual, ingin muntah, sakit kepala, dan rasa gelisah-    Heat Stroke, yaitu akan mengingau (delirium), mengalami koma (tidak sadar diri), dan akhirnya dapat meninggal dunia karena otak terserang panas yang berlebihan-    Heat Aesthernia, yaiu timbul perasaan jenuh, sakit kepala, gelisah, mudah tersinggung, nafsu makan menjadi berkurang, dan susah untuk tidur (insomnia) dengan penyebab yang kurang jelas-    Serangan jantung, karena jantung bekerja terlalu kuat dan terlalu cepat dalam mengedarkan darah ke seluruh tubuh untuk menurunkan suhu tubuh yang panas agar menjadi normalJika kenaikan suhu sampai batas tertentu menimbulkan arousal yang merangsang prestasi, tetapi setelah melewati ambang batas tertentu, kenaikan suhu ini sudah mulai mengganggu suhu tubuh yang mengakibatkan terganggunya pula prestasi kerja. Suhu lingkungan sekitar kita yang terlalu tinggi menyebabkan meningkatnya beban psikis (stress) sehingga akhirnya akan menurunkan attention. Dilingkungan ruang pertemuan umum, ruang perkantoran, ruang kerja industri, ruang perkuliahan, kamar hotel, dan sejenisnya, efek suhu yang tinggi biasanya menimbulkan kejenuhan, kelelahan otot-otot, dan berkurangnya konsentrasi.DAFTAR RUJUKAN:Gabriel. 2001. Fisika Lingkungan. Jakarta: HipokratesLakitan. 2002. Dasar-dasar Klimatologi. Jakarta: PT.RajaGrafindoKepmenkes RI. 2002. No. 1405/MENKES/SK/XI/2002. Tentang Persyaratan Kesehatan Lingkungan Kerja, Perkantoran dan Industri. Jakarta: MenkesSantoso. 2004. Manajemen Keselamatan Kesehatan Kerja. Jakarta: Prestasi JakartaSarwono. 1995. Psikologi Lingkungan. Jakarta: PT.Rineka

Baca Juga :   Protokol yang digunakan untuk mentransfer data atau dokumen dari web server ke browser disebut

Sedarmayanti. 1996. Tata Kerja dan Produktivitas Kerja. Bandung: Mandar Maju

Bagaimana upaya mempertahankan suhu tubuhnya jika manusia berada di lingkungan yang panas

Posted by: pskji.org