Apa isi dari teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia?

Apa isi dari teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia?

KOMPAS.com
– Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan peristiwa yang sangat penting dalam sejarah nasional.

Peristiwa tersebut merupakan tanda bahwa negara Indonesia terbebas dari penjajahan bangsa asing.

Kemerdekaan Indonesia tersebut ditandai dengan pembacaan teks proklamasi oleh Soekarno dan didampingi oleh Muhammad Hatta pada 17 Agustus 1945.

Lalu bagaimana sejarah di sekitar kemerdekaan Indonesia?

Baca juga: Mengapa pada Awal Kemerdekaan Tidak Segera Dibentuk Tentara Nasional?

Sejarah singkat Proklamasi

Menyerahnya Jepang di Perang Dunia II dimanfaatkan oleh pemuda Indonesia untuk segera memerdekaan Indonesia.

Akan tetapi semangat tersebut pada akhirnya menuai perbedaan pendapat antara golongan tua dan golongan muda.

Golongan muda yang dipimpin oleh Chaerul Saleh menginginkan supaya proklamasi kemerdekaan Indonesia segera dilaksanakan.

Sementara golongan tua yang terdiri dari Soekarno, Hatta, dll tidak ingin terburu-buru karena dikhawatirkan akan menumpahkan darah.

Baca juga: Mengapa Para Pemuda Menculik Soekarno dan Hatta ke Rengasdengklok?

Perbedaan pendapat itulah kemudian mendorong golongan muda menculik Soekarno dan Hatta ke Rengasdengklok untuk mendesak kemerdekaan Indonesia.

Hingga akhirnya desakan tersebut disepakati untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.

Kemudian pada 16 Agustus 1945 malam hingga 17 Agustus 1945 dini hari, dilakukan upaya untuk merumuskan teks proklamasi.

Baca juga: Peran Laksamana Maeda dalam Kemerdekaan Indonesia

Isi teks proklamasi

Hingga akhirnya sebelum subuh pada 17 Agustus 1945, teks proklamasi sudah jadi dan disepakati oleh para hadirin.

Paginya, teks proklamasi tersebut menjadi tanda bahwa Indonesia menyatakan kemerdekaannya.

Peristiwa proklamasi kemerdekaan Indonesia tersebut dilaksanakan di kediaman Soekarno di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56 Jakarta.

Baca juga: Perbedaan Rumusan Naskah Proklamasi Asli dan Otentik

Berikut adalah isi teks proklamasi:

P R O K L A M A S I

Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.

Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan dengan tjara saksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.

Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05 Atas nama bangsa Indonesia.

Soekarno/Hatta.

Referensi:

  • Notosusanto, Nugroho. (1971). Naskah Proklamasi jang Otentik dan Rumusan Pantjasila jang Otentik. Jakarta: Pusat Sejarah ABRI.

Dapatkan update
berita pilihan
dan
breaking news
setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga :   Perbedaan dari brochure pamphlet leaflet dan flyer

Bisnis.com,
JAKARTA – Teks Proklamasi adalah naskah teks proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia yang diketik dengan mesin ketik stensil oleh Sayuti Melik diatas kertas dengan tinta berwarna hitam dan kemudian ditandatangani oleh Soekarno dan Mohammad Hatta.

Teks proklamasi yang memiliki ukuran panjang 126 cm. dan lebar 55 cm. ini merupakan hasil ketikan dari konsep Naskah Proklamasi yang ditulis tangan oleh Soekarno pada secarik kertas blocknote pada tanggal 17 Agustus 1945 dini hari.

Pada hari Proklamasi Kemerdekaan yakni hari Jumat tanggal 17 Agustus 1945 pukul 10.00 WIB., teks ini dibacakan oleh Soekarno didampingi Mohammad Hatta di serambi depan rumah Soekarno yang terletak di Jl. Pegangsaan Timur Nomor 56, Jakarta (sekarang Jl. Proklamasi Nomor 5, Jakarta Pusat).

Baca Juga :

HUT ke-76 RI: Berikut Harapan Pengusaha untuk Nusa Bangsa

Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dilaksanakan pada hari Jumat, 17 Agustus 1945 tahun Masehi, atau tanggal 17 Agustus 2605 menurut tahun Jepang, yang dibacakan oleh Soekarno dengan didampingi oleh Mohammad Hatta bertempat di sebuah rumah hibah dari Faradj Martak di Jalan Pegangsaan Timur No. 56, Jakarta Pusat.

Kata-kata dan deklarasi proklamasi tersebut harus menyeimbangkan kepentingan kepentingan internal Indonesia dan Jepang yang saling bertentangan pada saat itu.

Proklamasi tersebut menandai dimulainya perlawanan diplomatik dan bersenjata dari Revolusi Nasional Indonesia, yang berperang melawan pasukan Belanda dan warga sipil pro-Belanda, hingga Belanda secara resmi mengakui kemerdekaan Indonesia pada tahun 1949.

Pada tahun 2005, Belanda menyatakan bahwa mereka telah memutuskan untuk menerima secara de facto tanggal 17 Agustus 1945 sebagai tanggal kemerdekaan Indonesia.

Namun, pada tanggal 14 September 2011, pengadilan Belanda memutuskan dalam kasus pembantaian Rawagede bahwa Belanda bertanggung jawab karena memiliki tugas untuk mempertahankan penduduknya, yang juga mengindikasikan bahwa daerah tersebut adalah bagian dari Hindia Timur Belanda, bertentangan dengan klaim Indonesia atas 17 Agustus 1945 sebagai tanggal kemerdekaannya.

Dalam sebuah wawancara tahun 2013, sejarawan Indonesia Sukotjo, antara lain, meminta pemerintah Belanda untuk secara resmi mengakui tanggal kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.[6] Perserikatan Bangsa-Bangsa mengakui tanggal 27 Desember 1949 sebagai tanggal kemerdekaan Indonesia.

Baca Juga :   Siapakah Pihak Yang Mengiklankan Atau Menawarkan Jasa Tersebut
Baca Juga :

Presiden Jokowi Kukuhkan Anggota Paskibraka Nasional 2021

Naskah Proklamasi ditandatangani oleh Sukarno (yang menuliskan namanya sebagai “Soekarno” menggunakan ortografi Belanda) dan Mohammad Hatta, yang kemudian ditunjuk sebagai presiden dan wakil presiden berturut-turut sehari setelah proklamasi dibacakan.

Teks proklamasi tersebut saat ini dalam keadaan baik dan terawat meski ada beberapa bagian yang mengalami kerusakan, misalnya kertas terlipat dan sobek sehingga menyebabkan huruf “S” dan “I” di akhir kata “PROKLAMASI” tidak terbaca.

Selain kerusakan tersebut, Tinta biru yang digunakan oleh Soekarno dan Mohammad Hatta untuk menandatangani teks proklamasi juga sudah pudar warnanya. Saat ini teks proklamasi tersebut disimpan di Istana Negara.

Berikut isi teks proklamasi yang telah diketik:

Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan Kemerdekaan Indonesia.

Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.

Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05

Atas nama bangsa Indonesia

Soekarno/Hatta

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Jakarta

Teks proklamasi Kemerdekaan Indonesia merupakan bukti sejarah perjuangan para pendahulu hingga bisa terbebas dari penjajahan. Adapun teks tersebut merupakan buah pikir Presiden Soekarno dibantu Moh. Hatta dan Ahmad Soebardjo.

Awalnya teks proklamasi Kemerdekaan Indonesia ditulis tangan oleh Soekarno. Namun kemudian diketik oleh Sayuti Melik dan ditandatangani langsung oleh Soekarno.

Sejarah Terbentuknya Teks Proklamasi

Melansir dari laman resmi Kemdikbud, teks proklamasi awalnya ditulis oleh Soekarno pada Jumat, 17 Agustus 1945 dini hari di rumah Laksamana Tadashi Maeda, Jalan Meiji Dori, sekarang dikenal dengan nama Jalan Imam Bonjol Nomor 1, Jakarta Pusat.

Perumusan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia dilakukan di ruang makan rumah Laksamana Maeda. Naskah ditulis tangan oleh Soekarno dibantu Mohammad Hatta, dan Ahmad Soebardjo. Sementara perumusan tersebut disaksikan langsung oleh iyoshi, Soekarno, B.M. Diah, dan Soediro.

Paragraf pertama yaitu ‘Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan Kemerdekaan Indonesia’ adalah saran dari Ahmad Soebarjo yang berasal dari rumusan Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).

Sementara paragraf kedua yaitu ‘Hal-2 jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja’ merupakan usulan Mohammad Hatta.

Baca Juga :   Jelaskan 5 teori masuknya Hindu Budha ke Indonesia

Selanjutnya naskah ini dimintakan persetujuan kepada sidang yang seluruhnya berjumlah lebih kurang 40 orang. Naskah kemudian disalin oleh Sajuti Melik menggunakan mesin tik.

Adapun setelah diketik Sayuti Melik, teks proklamasi kemerdekaan ditandatangani oleh Soekarno dan Moh-Hatta sebagai wakil bangsa Indonesia, atas usulan Soekarni.

Selanjutnya, teks proklamasi dibacakan Soekarno didampingi Mohammad Hatta pada 17 Agustus 1945 pukul 10.00 di serambi depan rumah Soekarno, Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56, Djakarta (sekarang Jalan Proklamasi Nomor 5, Jakarta Pusat). Setelah tes proklamasi dibacakan, untuk pertama kalinya bendera merah-putih dikibarkan dan disaksikan oleh masyarakat di Jakarta.

Naskah asli Teks Proklamasi Kemerdekaan RI. Foto: ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA

Proses Pengetikan Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Ada sejumlah perubahan dari naskah tulisan Soekarno saat proses pengetikan oleh Sayuti Melik dalam teks proklamasi, yaitu:

a. Kata “hal2” pada paragraf kedua baris pertama diubah menjadi “hal-hal”;b. Kata “saksama” pada paragraf kedua baris kedua diubah menjadi “tempo”;d. Penulisan tanggal dan bulan “Djakarta 17-08-05” menjadi “Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05”; dan

e. Kalimat “wakil2 bangsa Indonesia” menjadi “Atas nama bangsa Indonesia”.

Teks asli tulisan Soekarno disebut sebagai teks proklamasi klad. Sedangkan teks yang diketik Sayuti Melik dikenal sebagai teks proklamasi otentik.

Naskah tulisan tangan sempat dibuang karena dianggap tidak diperlukan lagi, tetapi kemudian diambil dan disimpan oleh Burhanuddin Mohammad Diah sebagai dokumen pribadi, setelah berakhirnya rapat perumusan naskah proklamasi pada tanggal 17 Agustus 1945.

Pada tahun 1995 Burhanuddin Mohammad Diah menyerahkan naskah tersebut kepada Presiden Soeharto, dan pada tahun yang sama, naskah disimpan di Arsip Nasional Republik Indonesia.

Isi Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Berikut isi teks proklamasi yang telah diketik:

Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan Kemerdekaan Indonesia.

Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.

Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05

Atas nama bangsa Indonesia

Soekarno/Hatta

Lihat juga video ‘Tulisan Teks Proklamasi Soekarno Sempat Dibuang di Keranjang Sampah’:

[Gambas:Video 20detik]

(izt/dhn)

Apa isi dari teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia?

Posted by: pskji.org