Sebutkan usaha ekonomi yang dikelola sendiri atau perorangan

Sebutkan usaha ekonomi yang dikelola sendiri atau perorangan


Jenis Usaha Ekonomi yang Dikelola Sendiri

Amatilah kegiatan ekonomi di lingkungan sekitarmu! Bagaimana pengelolaan kegiatan ekonomi tersebut? Jika dicermati, kegiatan ekonomi tersebut ada yang dikelola sendiri. Ada pula kegiatan ekonomi yang dikelola secara berkelompok.

Usaha yang dikelola sendiri disebut usaha perorangan. Usaha ekonomi ini memiliki modal terbatas dan biasanya dikelola secara sederhana. Contoh usaha ekonomi perorangan sebagai berikut.


1. Usaha Pertanian




Sebagian besar usaha pertanian dikelola secara perorangan. Usaha ini memiliki modal terbatas. Lahan yang digarap petani biasanya terbatas, lahan persawahan dan tegalan. Namun, ada juga usaha pertanian yang dilakukan secara besar-besaran.


2. Usaha Perdagangan

Usaha perdagangan secara perorangan biasanya berskala kecil dan sedang. Contoh usaha perdagangan antara lain, pedagang asongan, pedagang keliling, pedagang kaki lima, pedagang di pasar, warung, dan toko kelontong.


3. Usaha Jasa

Perhatikan usaha jasa perorangan di daerah sekitarmu! Coba sebutkan usaha jasa tersebut! Secara umum, banyak usaha jasa yang dikelola secara perorangan, contohnya usaha salon, fotokopi, bengkel, potong rambut, dan penjualan pulsa.



4. Industri Kecil

Sektor industri yang dikelola perorangan merupakan industri rumahan. Contoh industri rumahan antara lain usaha kerajinan tangan berupa pembuatan keramik, souvenir, tembikar, anyaman, dan mebel.

Amatilah lingkungan sekitarmu. Identifikasilah jenis-jenis usaha ekonomi yang dikelola secara perorangan berdasarkan setiap jenisnya. Buatlah laporan dalam bentuk tabel seperti contoh berikut.

Kamis, 8 April 2021 | 09:08 WIB

Materi Kelas 5 Tema 9: Contoh Usaha Ekonomi yang Dikelola Sendiri dan Kelompok
( Photo by Falaq Lazuardi on Unsplash)

Bobo.id –

Pada mata pelajaran SD kelas 5 tema 9 subtema 2, kita belajar tentang benda dalam kegiatan ekonomi.

Salah satu hal yang kita pelajari adalah materi tentang usaha ekonomi yang dikelola sendiri dan kelompok.

Apakah teman-teman tahu apa saja bentuk usaha ekonomi yang dikelola sendiri dan usaha ekonomi yang dikelola kelompok?

Kita cari tahu contohnya, yuk!


Baca Juga: Materi Kelas 5 Tema 9: Macam-Macam Bentuk Usaha Kegiatan Ekonomi Masyarakat Indonesia

Contoh Usaha Ekonomi yang Dikelola Sendiri

Usaha ekonomi yang dikelola sendiri merupakan usaha yang pemilik dan pengelolanya perseorangan.

Biasanya, usaha yang dikelola perseorangan memiliki modal yang terbatas.

Baca Juga :   Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban adalah pengamalan pancasila terutama sila

Beberapa contoh usaha ekonomi yang dikelola sendiri antara lain:

– Usaha pertanian

Petani kebanyakan mengelola usaha pertanian secara perseorangan dengan lahan yang terbatas.

Usaha pertanian ini bisa berupa pertanian padi, palawija, sayuran, dan yang lainnya.


Page 2


Page 3

Photo by Falaq Lazuardi on Unsplash

Materi Kelas 5 Tema 9: Contoh Usaha Ekonomi yang Dikelola Sendiri dan Kelompok

Bobo.id –

Pada mata pelajaran SD kelas 5 tema 9 subtema 2, kita belajar tentang benda dalam kegiatan ekonomi.

Salah satu hal yang kita pelajari adalah materi tentang usaha ekonomi yang dikelola sendiri dan kelompok.

Apakah teman-teman tahu apa saja bentuk usaha ekonomi yang dikelola sendiri dan usaha ekonomi yang dikelola kelompok?

Kita cari tahu contohnya, yuk!


Baca Juga: Materi Kelas 5 Tema 9: Macam-Macam Bentuk Usaha Kegiatan Ekonomi Masyarakat Indonesia

Contoh Usaha Ekonomi yang Dikelola Sendiri

Usaha ekonomi yang dikelola sendiri merupakan usaha yang pemilik dan pengelolanya perseorangan.

Biasanya, usaha yang dikelola perseorangan memiliki modal yang terbatas.

Beberapa contoh usaha ekonomi yang dikelola sendiri antara lain:

– Usaha pertanian

Petani kebanyakan mengelola usaha pertanian secara perseorangan dengan lahan yang terbatas.

Usaha pertanian ini bisa berupa pertanian padi, palawija, sayuran, dan yang lainnya.

Amatilah kegiatan ekonomi di lingkungan sekitarmu! Bagaimana pengelolaan kegiatan ekonomi tersebut? Jika dicermati, kegiatan ekonomi tersebut ada yang dikelola sendiri. Ada pula yang dikelola secara berkelompok. Mari simak pembahasan lebih mendalam.

1. Jenis Usaha Ekonomi yang Dikelola Sendiri

Tahukah kamu, apa sajakah jenis usaha ekonomi yang dikelola sendiri? Usaha yang dikelola sendiri disebut usaha perorangan. Usaha ekonomi ini memiliki modal terbatas dan biasanya dikelola secara sederhana.

Contoh usaha ekonomi perorangan sebagai berikut.


a. Usaha Pertanian

Sebagian besar usaha pertanian dikelola secara perorangan. Usaha ini memiliki modal terbatas. Lahan yang digarap petani biasanya terbatas, lahan persawahan dan tegalan. Namun, ada juga usaha pertanian yang dilakukan secara besar-besaran.


b. Usaha Perdagangan

Usaha perdagangan secara perorangan biasanya berskala kecil dan sedang. Contohnya, pedagang asongan, pedagang keliling, pedagang kaki lima, pedagang di pasar, warung, dan toko kelontong.


c. Usaha Jasa

Perhatikan usaha jasa perorangan di daerah sekitarmu! Coba sebutkan usaha jasa tersebut! Secara umum, banyak usaha jasa yang dikelola secara perorangan. Contohnya, usaha, fotokopi, bengkel, potong rambut, dan penjualan pulsa.

Baca Juga :   Jurnal Ejaan yang pernah berlaku di Indonesia


d. Industri Kecil

Industri kecil yang dikelola perorangan merupakan industri rumahan. Contohnya, usaha kerajinan tangan berupa pembuatan keramik, suvenir, tembikar, anyaman, dan mebel.

2. Usaha Ekonomi yang Dikelola Kelompok

Usaha ekonomi ini dikelola secara bersama, baik modal, pengelolaan, maupun keuntungan.

Baca Juga :
Ahmad Soebarjo – Tokoh Proklamasi Kemerdekaan RI

Bentuk usaha ekonomi bersama adalah sebagai berikut.


a. Firma

Firma adalah usaha ekonomi bersama yang didirikan oleh sekurangnya dua sekutu. Pendiri firma biasanya orang-orang yang saling kenal satu dengan yang lain. Setiap anggota firma memiliki hak untuk bertindak atas nama firma. Anggota firma juga bertanggung jawab secara penuh atas risiko kerugian firma. Usaha berbentuk firma biasa bergerak di bidang layanan konsultasi hukum dan keuangan.


b. Persekutuan Komanditer ( CV )

Persekutuan komanditer (CV) didirikan oleh sekurangnya dua orang yang menyetorkan modal. Pada CV terdapat dua jenis sekutu, yaitu sekutu aktif dan sekutu pasif. Sekutu aktif berperan sebagai investor dan pengelola CV. Sekutu pasif berperan sebagai investor tanpa terlibat dalam pengelolaan CV. Usaha berbentuk CV dapat dikembangkan dari firma. Ini dimungkinkan jika firma ingin memperluas usahanya dan membutuhkan banyak modal.


c. Perseroan Terbatas ( PT )

Perseroan terbatas (PT) adalah usaha bersama yang modalnya berupa kumpulan saham. Saham diartikan sebagai bukti kepemilikan suatu perusahaan atas penyetoran modal. Setiap saham memiliki nilai nominal tertentu. Pemilik saham akan memperoleh keuntungan berupa dividen. Bagi perseroan yang ingin mengembangkan dan memperluas usaha, sahamnya dapat diperdagangkan di pasar modal.


d. Badan Usaha Milik Negara ( BUMN )

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau perusahaan negara yaitu sebuah perusahaan yang seluruh atau sebagian modalnya dimiliki negara. BUMN dapat berbentuk perusahaan umum (perum) dan Perseroan Terbatas (PT). BUMN bergerak di bidang usaha yang bersifat strategis atau vital. Di Indonesia juga terdapat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) atau perusahaan daerah.

BUMD merupakan perusahaan yang modalnya dimiliki pemerintah daerah. Apa sajakah tujuan pendirian BUMD? Tujuan pendirian BUMD sebagai berikut.

  • Ikut melaksanakan pembangunan ekonomi daerah dan pembangunan ekonomi nasional.
  • Memenuhi kebutuhan rakyat dan menyediakan lapangan kerja untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur.
Baca Juga :   Kebutuhan berdasarkan waktu terdiri atas kebutuhan sekarang dan kebutuhan pada masa mendatang

Baca Juga :
Taman Rumah Pohon


e. Koperasi

Di Indonesia berkembang usaha bersama yang bertujuan menyejahterakan anggotanya. Usaha yang dimaksud adalah koperasi. Menurut Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan.

koperasi indonesia

Koperasi sesuai dengan UUD 1945 pasal 33 ayat (1), yaitu bentuk perekonomian disusun atas usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan. Koperasi sesuai dengan UUD 1945 pasal 33 ayat (1), yaitu bentuk perekonomian disusun atas usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan. Koperasi pertama kali dikembangkan oleh Drs. Mohammad Hatta. Atas perannya tersebut beliau dijuluki Bapak Koperasi Indonesia. Ada berapa bentuk koperasi yang berkembang di Indonesia?

Bentuk-bentuk koperasi di Indonesia sebagai berikut.

  • 1) Koperasi konsumsi, yaitu usaha bersama yang menyediakan berbagai barang konsumsi untuk memenuhi kebutuhan seharihari. Contohnya beras, gula, minyak, sabun, peralatan rumah tangga, dan barang elektronik. Tujuannya memenuhi kebutuhan konsumsi sehari-hari bagi anggota dengan harga dan mutu layak.
  • 2) Koperasi simpan pinjam, yaitu usaha bersama yang menyediakan layanan simpan dan pinjam. Koperasi jenis ini menerima simpanan dari anggota. Selanjutnya, uang yang telah terkumpul dipinjamkan kepada anggota.
  • 3) Koperasi produksi,
    yaitu usaha bersama yang menyediakan bahan baku produksi dan menyalurkan hasil produksi anggotanya. Koperasi ini beranggotakan para produsen atau pengusaha, misalnya pengusaha batik, tahu dan tempe, serta sapi perah.
  • 4) Koperasi jasa, yaitu usaha bersama yang menyediakan layanan atau jasa tertentu bagi anggotanya. Contohnya, koperasi angkutan.
  • 5) Koperasi serbausaha, yaitu usaha bersama mengelola berbagai jenis usaha, misalnya penyediaan barang konsumsi, simpan pinjam, penyediaan bahan baku, dan penyaluran hasil produksi. Contohnya, Koperasi Unit Desa (KUD).

Baca Juga :
Contoh Jawaban Dari Bacaan ” Hak – Hak Seorang Siswa “

Pencarian Populer :
foto macam-macam usaha ekonomi kelompok,jenis usaha ekonomi BUMN,sebutkan 5 jenis usaha yang di kelola kelompok

Sebutkan usaha ekonomi yang dikelola sendiri atau perorangan

Posted by: pskji.org