Dibawah ini merupakan contoh tanaman hidrofit yaitu a lidah buaya B pakis C pohon kurma D kaktus

Dibawah ini merupakan contoh tanaman hidrofit yaitu a lidah buaya B pakis C pohon kurma D kaktus

  • BIG KID / 10-12 YEARS OLD

28 Agustus 2021

Pernahkah kamu menanam tanaman? Apakah tanaman tersebut bertahan lama? Jika, iya, maka tanaman yang kamu tanam sesuai dengan tempat hidupnya. Namun, jika tumbuhan yang baru kamu tanam langsung mati, maka ada ketidaksesuaian antara tanaman dengan lingkungan tempat hidupnya. Hal ini disebut dengan adaptasi.

Dalam Biologi, terdapat tiga macam adaptasi makhluk hidup, yakni adaptasi morfologi, adaptasi fisiologi, dan adaptasi tingkah laku. Adaptasi yang terjadi pada tanaman yakni adaptasi morfologi.

Apa itu adaptasi morfologi?

Adaptasi morfologi yakni penyesuaian hidup tumbuhan yang ditandai dengan perubahan pada bentuk daun, akar, dan batang.

Adaptasi morfologi pada tumbuhan dibagi menjadi tiga yaitu hidrofit, higrofit dan xerofit.

Ketiga jenis tempat hidup itu berbeda-beda, ada yang di air, di tempat yang lembab hingga di tempat yang sangat kering.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini
Popmama.com
sudah merangkum informasi mengenai pengertian  hidrofit, higrofit dan xerofit beserta contohnya. Simak dan belajar bersama yuk!

Hidrofit adalah tumbuhan yang mampu menyesuaikan diri di daerah perairan, baik terbenam sebagian atau seluruh tubuhnya.

Ciri-ciri tumbuhan hidrofit:

  • Memiliki daun yang lebar dan tipis untuk mempercepat proses penguapan dan mengapung di permukaan air.
  • Mempunyai rongga antara sel yang berisi udara agar bisa mengapung di air.
  • Memiliki banyak stomata yang terletak di permukaan daun. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan laju transpirasi tumbuhan dan membuang kelebihan air dalam tubuh dengan penguapan.
  • Mempunyai tangkai berongga yang berisi udara.
  • Mempunyai akar yang tertanam di dalam air. Akarnya pendek dan halus, guna membatasi penyerapan air yang terlalu banyak. Selain itu, akarnya pun lebat sehingga dapat menjaga tumbuhan agar tidak terbalik.

Contoh tanaman hidrofit:

  • Kangkung
  • Teratai
  • Eceng gondok
  • Padi
  • Bunga lili
  • Selada laut
Baca Juga :   Negara Tempat Diciptakannya Aplikasi Myob Accounting Adalah

2. Tumbuhan higrofit

Higrofit adalah tumbuhan yang hidup di daerah lembab. Tanaman ini tumbuh di atas tanah dengan lahan yang lembab dan mengandung banyak air dan uap udara di sekitarnya.

Tumbuhan ini biasanya ditemukan di rawa, hutan basah atau daerah-daerah yang memiliki curah hujan tinggi.

Ciri-ciri tumbuhan higrofit:

  • Memiliki daun yang tipis dan lebar.
  • Daunnya memiliki banyak stomata yang berfungsi untuk proses penguapan lebih cepat.
  • Batang tumbuhan higrofit tidak tampak karena ada di dalam tanah dan daunnya yang masih muda biasanya melingkar atau menggulung.

Contoh tanaman higrofit:

3. Tumbuhan xerofit

Xerofit adalah tumbuhan yang mampu beradaptasi di lingkungan kering.

Ciri-ciri tumbuhan xerofit:

  • Memiliki daun yang tebal, luas daun sempit, bentuknya bersisik atau berubah menjadi duri dan ada juga yang tidak memiliki daun. Bentuk daun ini bertujuan untuk mengurangi penguapan.
  • Seluruh tubuhnya dilapisi oleh lapisan kutikula atau lapisan lilin. Lapisan tersebut pun bertujuan untuk mengurangi penguapan.
  • Memiliki batang tubuhnya tebal dan berongga seperti spons untuk menyimpan cadangan air.
  • Memiliki akar panjang dan tersebar luas.

Contoh tanaman xerofit:

  • Kaktus
  • Lidah buaya
  • Pohon kurma
  • Adenium
  • Pohon buah naga

Nah itulah beberapa macam tempat beradaptasi tumbuhan. Jadi, mulai sekarang jika kamu ingin menanam tumbuhan pastikan lingkungan rumahmu dapat membuat tumbuhan tersebut beradaptasi, ya. Supaya tumbuhan tersebut tidak cepat mati dan tumbuh besar sesuai keinginanmu. Selamat menanam!

Baca juga:

Topic:


maulanahasbinofelin


maulanahasbinofelin


*HIGROFIT ADALAH TANAMAN YANG HIDUP DIATAS TANAH YANG           LEMBAB DENGAN BANYAK AIR DAN UAP DI UDARA SEKITARNYA .

*TUMBUHAN INI TERUTAMA MENGHUNI HUTAN BASAH SAWAH , RAWA DAN TEMPAT CURAH HUJAN YANG TINGGI . ISTILAH INI BERASAL DARI BAHASA YUNANI ,HYGROS(BASAH /LEMBAB ) DAN PHYTAE( TANAMAN )

CONTOH TANAMAN HIGROFIT :

#PADI (ORIYZA SATIFA )

Baca Juga :   Apa itu sla dan fungsinya

#LUMUT ( BRYOPHYTA )

#TANAMAN PAKU ( PTERIDOPHYTA )

#KEMUNTING

# GANDARUSA

#LIDAH BUAYA

JAWABANNYA  ADALAH  ; A. LIDAH BUAYA

SEMOGA MEMBANTU 🙂

Proses Pertumbuhan pada Tanaman – Tumbuhan pada umumnya memiliki cara menyesuaikan diri dengan lingkungan tempat tinggalnya dengan cara yang berbeda-beda.

TRIBUNNEWS.COM– Tumbuhan merupakan salah makhluk hidup yang juga melakukan penyesuaian diri untuk bertahan hidup.

Tumbuhan melakukan penyesuaian diri atau adaptasi, juga untuk bertahan hidup lebih lama di lingkungan tempat tinggalnya.

Setiap tumbuhan mempunyai habitat dan cara adaptasi yang berbeda-beda.

Hal tersebut tergantung pada lingkungan tempat hidupnya dan juga cara berkembangnya.

Baca juga: Apa Itu Musik Tradisional? Berikut Pengertian, Ciri-ciri, dan Fungsi Musik Tradisional

Baca juga: Permainan Sepak Bola, Mulai dari Penjelasan hingga Variasi Keterampilan Gerak

Dikutip dari bobo.grid.id, cara adaptasi tumbuhan terbagi menjadi 5 cara sebagai berikut:

1. Xerofit

Xerofit adalah jenis tumbuhan yang beradaptasi di lingkungan hidupnya yang panas dan kering.

Tumbuhan jenis Xerofit tahan dengan udara yang kering dan kurang air.

Ciri-ciri tumbuhan xerofit:

– Permukaan tumbuhan dilapisi oleh lapisan seperti lilin yang berguna untuk mengurangi penguapan.

Ilustrasi tumbuhan xerofit. Foto: Pixabay


Setiap makhluk hidup melakukan adaptasi dengan

lingkungan


tempat mereka berada demi mempertahankan hidup. Dalam

Biologi
, terdapat tiga macam adaptasi makhluk hidup, yakni adaptasi morfologi, adaptasi fisiologi, dan adaptasi tingkah laku.


Pada tumbuhan, adaptasi morfologi ditandai dengan perubahan pada bentuk daun, akar, dan batang. Adaptasi morfologi pada tumbuhan dibagi menjadi tiga, yaitu tumbuhan yang hidup di perairan (hidrofit), tumbuhan yang hidup di daerah kering (xerofit), dan tumbuhan yang hidup di daerah lembab (higrofit).

Ilustrasi teratai. Foto: Pixabay


Hidrofit adalah

tumbuhan

yang mampu menyesuaikan diri di daerah perairan. Tumbuhan hidrofit memiliki ciri-ciri khusus, yakni:


  • Mempunyai rongga antara sel yang berisi udara agar bisa mengapung di air.


  • Mempunyai permukaan daun lebar untuk membantu penguapan air.


  • Memiliki banyak stomata yang terletak di permukaan daun. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan laju transpirasi tumbuhan dan membuang kelebihan air dalam tubuh dengan penguapan.


  • Mempunyai tangkai menggembung yang berisi udara.


  • Mempunyai akar yang tertanam di dasar air. Akarnya pendek dan halus untuk membatasi penyerapan air yang terlalu banyak.

Baca Juga :   Sebutkan 5 komponen perencanaan usaha PENGOLAHAN makanan awetan dari Bahan pangan nabati


Contoh tumbuhan hidrofit adalah teratai. Daunnya yang tipis membuat tumbuhan teratai lebih ringan dan tidak banyak menyimpan air. Sedangkan bentuk daun yang lebar memungkinkan jumlah stomata yang banyak sehingga proses penguapan berlangsung lebih cepat.


Contoh tanaman hidrofit lainnya adalah eceng gondok, kiambang, dan kangkung.

Ilustrasi lumut. Foto: Pixabay


Higro artinya basah atau lembab. Dengan demikian tumbuhan higrofit adalah tumbuhan yang mampu menyesuaikan diri pada daerah yang lembab. Ciri-ciri tumbuhan higrofit di antaranya yaitu:


  • Memiliki daun yang tipis dan lebar.


  • Daunnya memiliki banyak stomata agar proses penguapan lebih cepat.


  • Batang tumbuhan higrofit biasanya tidak tampak karena ada di dalam tanah dan daunnya yang masih muda biasanya melingkar atau menggulung.


Contoh tumbuhan higrofit misalnya tumbuhan paku, lumut, dan keladi.

Ilustrasi pohon kurma. Foto: Pixabay


Tumbuhan xerofit tumbuh di lingkungan kering. Ciri- ciri tumbuhan xerofit yaitu:


  • Berdaun tebal, luas daun sempit, bentuknya bersisik atau berubah menjadi duri, ada juga yang tidak memiliki daun. Ini bertujuan untuk mengurangi penguapan.


  • Seluruh tubuhnya dilapisi oleh lapisan kutikula atau lapisan lilin. Ini bertujuan untuk mengurangi penguapan.


  • Batang tubuhnya tebal dan berongga seperti spons untuk menyimpan cadangan air.


  • Akar panjang dan tersebar luas.


Beberapa contoh tumbuhan xerofit adalah kaktus, lidah buaya, lili gurun, pohon kurma, adenium, dan pohon buah naga.

Dibawah ini merupakan contoh tanaman hidrofit yaitu a lidah buaya B pakis C pohon kurma D kaktus

Posted by: pskji.org