Makalah tentang minyak bumi dan dampak pembakarannya

Makalah tentang minyak bumi dan dampak pembakarannya

You’re Reading a Free Preview

Pages

7

to

8

are not shown in this preview.

You’re Reading a Free Preview

Pages

13

to

26

are not shown in this preview.


Tugas Kimia Membuat Makalah Minyak Bumi



Puji dan syukur marilah kita panjatkan atas kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kesehatan jasmani dan rohani sehingga kita masih tetap bisa menikmati indahnya alam ciptaan-Nya. Sholawat serta salam tetap tercurah kepada Nabi Muhammad SAW yang kita nantikan syafaatnya di yaumul akhir.



Dalam makalah ini Saya sedikit menjelaskan tentang Minyak Bumi, mulai dari Pengertian minyak bumi, proses pembuatannya, jenis-jenisnya, fungsi, hingga dampak penggunaan minyak bumi.



Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu hingga terselesainya makalah ini. Dan Saya memahami jika makalah ini tentu jauh dari kata sempurna, oleh karena itu kritik dan saran sangat Saya butuhkan guna memperbaiki karya-karya Saya dilain waktu.

Banjarnegara, 11 September 2018

KATA PENGANTAR
…………………………………………………………………………………….i

DAFTAR ISI
……………………………………………………………………………………………………..ii


A.



Latar Belakang
……………………………………………………………………………4


B.



Rumusan Masalah
…………………………………………………………………………………4


C.



Tujuan
……………………………………………………………………………………………4


A.



Proses Pembentukan Minyak Bumi
……………………………………………………………5


B.



Proses Pengolahan Minyak Bumi
……………………………………………………………5


C.



Jenis-jenis Minyak Bumi


……………………………………………………………………7


D.



Kegunaan Minyak Bumi
……………………………………………………………………..10


E.



Bensin
…………………………………………………………………………………………..12


F.



Dampak Negatif Pembakaran Bahan Bakar Minyak
…………………………………14

Kesimpulan
……………………………………………………………………………………………15

DAFTAR PUSTAKA
……………………………………………………………………………………..15



Minyak bumi

(bahasa inggris :
petroleum, dari bahasa latin
petrus
– karang dan
oleum
– minyak), dijuluki juga sebagai
emas hitam, adalah cairan kental, berwarna coklat gelap, atau kehijauan yang mudah terbakar, yang berada di lapisan atas dari beberapa area dikerak bumi. Minyak bumi terdiri dari campuran kompleks dari berbagaihidrokarbon, sebagian besar seri
alkana, tetapi bervariasi dalam penampilan, komposisi, dan kemurniannya. Minyak bumi diambil dari
sumur

minyak
di pertambangan-pertambangan minyak. Lokasi sumur-sumur minyak ini didapatkan setelah melalui proses studi geologi, analisis sedimen, karakter dan struktur sumber, dan berbagai macam studi lainnya.Setelah itu, minyak bumi akan diproses di tempat pengilangan minyak dan dipisah-pisahkan hasilnya berdasarkan
titik didihnya
sehingga menghasilkan berbagai macam bahan bakar, mulai dari
bensin
dan
minyak tanah
sampai
aspal
dan berbagai reagen kimia yang dibutuhkan untuk membuat
plastik
dan obat-obatan.Minyak bumi digunakan untuk memproduksi berbagai macam barang dan material yang dibutuhkan manusia.





Untuk memudahkan dalam pembahasan, maka akan dibahas sub masalah sesuai dengan latar belakang di atas yaitu sebagai berikut :


1.



Bagaimana proses pembentukan minyak bumi ?


2.



Bagaimana proses pengolahan minyak bumi ?


3.



Apa saja jenis-jenis minyak bumi ?


4.



Apa kegunaan dari minyak bumi ?


6.



Apakah dampak negatif dari pembakaran minyak bumi ?

Makalah ini dibuat bertujuan untuk :


1.



Mengetahui proses pembentukan minyak bumi


2.



Mengetahui proses pengolahan minyak bumi


3.



Mengetahui jenis-jenis minyak bumi


4.



Mengetahui kegunaan dari minyak bumi


5.



Mengetahui apa itu bensin


6.



Mengetahui dampak negatif dari pembakaran minyak bumi



A.





Proses Pembentukan Minyak Bumi


Minyak bumi memiliki warna yang sangat gelap dan berbentuk cair. Penemuan sumber minyak bumi biasanya berada di bagian bawah tanah hingga lapisan bawah laut. Proses pembentukan minyak bumi ini, seperti berikut :


1.



Dimulai ketika ada tanaman atau hewan yang terkubur di dalam lapisan kerak bumi selama ratusan juta tahun yang lalu


2.



Tanaman dan hewan yang mati akan terbawa ke dalam lapisan kerak bumi lewat pergerakan lapisan lempengan bumi


3.



Semua sisa tanaman dan hewan yang telah menjadi fosil, akan bereaksi dengan panas bumi dan gas alam yang terbentuk secara alami


4.



Hal inilah yang mengubah fosil menjadi cairan hitam atau minyak bumi.



B.





Proses Pengolahan Minyak Bumi


Minyak mentah merupakan bagian dari minyak bumi yang keberadaannya saat ini dibutuhkan di berbagai negara di dunia. Dimanaproses pembentukan minyak bumiini membutuhkan waktu yang sangat lama sehingga hal ini perlu adanya usaha untuk melestarikan sumber daya alam yang mulai menipis. Minyak bumi ini terdiri atas campuran dari berbagai macam hidrokarbon yang sebagian besar kelompok alkana. Nantinya minyak bumi atau minyak mentah ini akan diproses untuk menghasilkan berbagai macam bahan bakar untuk kebutuhan sehari-hari seperti minyak tanah, bensin serta dapat digunakan sebagai reagen kimia dalam pembuatan obat-obatan. Proses pengolahan minyak mentah menjadi bahan siap pakai akan dijelaskan lebih lanjut pada pembahasan dibawah ini:


Tahap pertama adalah destilasi. Destilasi adalah proses pemisahan fraksi-fraksi yang ada di minyak bumi, dimana pemisahan fraksi tersebut berdasarkan pada perbedaan titik didih. Pada proses ini biasanya dilakukan pada sebuah wadah tabung tinggi yang kedap terhadap udara. Awalnya minyak mentah akan dialirkan ke dalam tabung tersebut dan kemudian dipanaskan dalam tekanan 1 atmosfer pada suhu 370 derajat Celcius.


Selanjutnya hasil dari fraks-fraksi tersebut nantinya dipisahkan, dimana fraksi yang memiliki titik didih terendah akan menempati bagian atas tabung, sedangkan fraksi yang memiliki titik didih tinggi akan menempati bagian dasar tabung. Hasil dari proses destilasi ini antara lain adalah gas, bensin, minyak tanah, diesel, oli, lilin dan aspal. Dimana semua hasil tersebut belum menjadi bahan siap pakai karena belum melewati tahap-tahapan selanjutnya.


Tahap kedua adalah cracking. Cracking adalah proses pengolahan minyak bumi yang bertujuan untuk menguraikan molekul-molekul besar senyawa hidrokarbon menjadi molekul hidrokarbon yang lebih kecil. Proses crakcing ini sering disebut sebagai proses refinery. Secara umum proses cracking ini dapat dilakukan dengan 3 cara, yaitu :


·




Thermal Cracking




– Thermal cracking adalah proses pemecahan rantai senyawa hidrokarbon yang memiliki rantai panjang menjadi senyawa hidrokarbon dengan rantai yang lebih kecil melalui proses katalis / pemanasan. Adapun suhu yang dapat digunakan yaitu 800 derajat Celcius dan dalam tekanan 700 kpa. Tujuan dari proses ini adalah untuk mendapatkan fraksi minyak bumi dengan cara boiling range yang lebih rendah dari umpannya.


·




Catalytic Cracking




– Catalytic cracking adalah proses cracking yang menggunakan suhu tinggi dengan tekanan yang rendah. Proses ini menggunakan katalis sebagai media untuk mempercepat laju reaksi fraksi. Pada umumnya reaksi proses perengkahan katalis ini menggunakan mekanisme perengkahan ion karbonium, dimana pada mulanya katalis yang bersifat asam akan menambahkan proton ke dalam molekul olevin ataupun menarik ion hidrida dari senyawa alkana sehingga hal ini menyebabkan terbentuknya ion karbonium.


·




Hidrocracking




– Hidrocracking adalah kombinasi dari proses thermal cracking dan catalytic cracking yang menghasilkan senyawa jenuh. Proses hidrocracking ini dilakukan dalam tekanan yang tinggi, beberapa hasil dari proses hidrocracking ini antara lain bensin dan bahan bakar jet. Kelebihan dari proses ini adalah memiliki kandungan sulfur yang terdapat pada fraksi, dimana sulfurnya akan diubah menjadi senyawa hidrogen sulfida sehingga proses pelepasan sulfur akan menjadi lebih mudah.

Baca Juga :   Larutan ch3cooh 0.01 m yang terionisasi dengan derajat ionisasi a 0.01 mempunyai ph sebesar *


Setelah melalui proses cracking maka selanjutnya adalah proses reforming. Proses reforming adalah proses merubah struktur pada molekul fraksi yang mutunya buruk menjadi molekul fraksi yang mutunya lebih baik. Pada proses reforming ini dapat dilakukan dengan menggunakan katalis atau proses pemanasan. Karena proses reforming ini bertujuan untuk merubah struktur pada molekul fraksi maka proses reforming ini dapat disebut juga sebagai proses isomerasi.


4.





Proses Polimerasi dan Alkilasi



Proses selanjutnya setelah perbaikan / perubahan struktur molekul fraksi adalah proses polimerasi dan alkilasi. Proses alkilasi adalah proses penambahan jumlah atom pada suatu fraksi sehingga molekul sebuah fraksi tersebut menjadi lebih panjang dan bercabang. Pada proses alkilasi ini menggunakan bahan tambahan katalis asam yang kuat seperti H2SO4, HCL atau AlCl3 (asam Lewis).


Sedangkan proses polimerasi adalah proses penggabungan antara molekul-molekul kecil menjadi molekul yang lebih besar dalam sebuah fraksi sehingga mutu dari produk akhir menjadi meningkat. Jadi pada tahap ini molekul fraksi akan melalui tahap alkilasi terlebih dahulu lalu kemudian melalui tahap polimerasi sehingga membentuk sebuah molekul fraksi yang panjang dimana molekul fraksi tersebut mutunya sudah meningkat.


Proses kelima adalah treating. Treating adalah proses pemurnian fraksi minyak bumi melalui tahap eliminasi bahan-bahan pengotor yang terlibat dalam proses pengolahan. Bahan-bahan yang dihilangkan dalam proses treating ini antara lain bau tidak sedap yang dihilangkan melalui prosescopper sweetening and doctor treating, parafin yang dihilangkan melalui prosessolvent dewaxing, lumpur dan warna yang dihilangkan melalui prosesacid treatment, aspal yang dihilangkan melalui prosesdeasphaltingdan terakhir belerang melalui prosesdesulfurizing. Inti dari proses ini adalah mengeliminasi bahan-bahan yang tidak memberikan mutu dalam proses pengolahan minyak mentah ini sehingga hasil akhirnya nanti mutunya akan bertambah.


Tahapan terakhir dalam proses pengolahan minyak bumi adalah blending. Blending adalah proses yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas produk siap pakai dengan cara menambahkan bahan-bahan aditif ke dalam fraksi minyak bumi. Salah satu bahan aktif yang digunakan adalah TEL (tetra ethyl lead). TEL ini merupakan bahan aditif yang digunakan untuk menaikkan bilangan oktan bensin. Setelah melalui proses ini maka hasil dari pengolahan minyak bumi mutunya menjadi lebih baik dan menjadi bahan yang siap pakai.


C.



Jenis – Jenis Minyak Bumi


Minyak bumi dan gas alam merupakan sumber daya alam di Indonesia yang keberadaannya saat ini sulit dicari. Keduanya merupakan sumber daya alam yang terbatas dan tidak dapat diperbaharui. Akan tetapi tingkat konsumtifitas dari keduanya dari tahun ke tahun semakin meningkat karena memang kebutuhan sehari-hari. Adapun jenis minyak bumi dan gas alam tersebut antara lain sebagai berikut:


Bensin atau gasoline merupakan bahan bakar yang sama terkenalnya dengan minyak tanah. Bensin diperoleh dari tahap distilasi minyak bumi pada minyak mentah. Bensin yang digunakan sebagai bahan bakar kendaraan bermotor ditentukan oleh aspek jumlah bilangan oktan yang terdapat pada bensin tersebut, semakin tinggi bilangan oktan pada bensin maka semakin bagus kualitasnya. Penambahan bilangan oktan pada bensin dapat dilakukan dengan menambahkan zat seperti TEL dan MTBE.


Kerosin atau minyak tanah merupakan bahan bakar yang sudah terkenal di masyarakat dari sejak dulu. Kerosin memiliki ciri mudah terbakar dan tidak berwarna dan didapatkan dari proses distilasi minyak bumi pada suhu 150-275 derajat Celcius. Sebelum siap dijual ke masyarakat, kerosin akan ditambahkan zat pewarna kuning terlebih dahulu untuk dapat membedakan antara kerosin dengan air. Selain digunakan dalam kebutuhan rumah tangga seperti memasak, kerosin juga digunakan sebagai bahan bakar pesawat dengan syarat diproses lebih lanjut.

Premium merupakan bahan bakar lanjutan dari bensin yang telah ditambahkan bilangan oktannya. Warna dari premium sendiri adalah berwarna sedikit kekuningan dan jernih. Adapun bilangan oktan pada premium diantaranya adalah oktan 88. Apabila bilangan oktan dari premium ditambah lagi maka kualitasnya akan menjadi lebih baik, akan tetapi disebut dengan pertamax plus.


Solar (diesel) merupakan bahan bakar yang didapatkan dari proses distilasi minyak mentah dengan dibakar pada suhu 200-300 derajat Celcius. Solar pada kehidupan sehari-hari digunakan untuk bahan bakar utama pada mesin diesel dengan cirinya memiliki warna sedikit kuning dan tidak mudah menguap pada suhu yang normal. Kualitas solar diuji dari aspek-aspek seperti kestabilannya ketika disimpan dalam jangka waktu tertentu, kekentalannya, kandungan sulfur yang kecil, mudah terbakar serta meminimalisir terjadinya ketukan.


Avtur (aviationturbine) adalah salah satu bahan bakar yang digunakan dalam industri pesawat terbang yang berguna untuk menggerakan mesin turbin. Avtur ini terbuat dari minyak tanah yang diolah lebih lanjut. Kandungan energi dalam avtur ini lebih besar daripada minyak tanah, sehingga hal ini memberikan tenaga yang besar untuk menggerakan turbin pesawat. Mutu dari avtur didasarkan pada aspek-aspek seperti tingkat kemurnian bahan bakar tersebut, perubahannya pada suhu yang rendah serta bagaimana proses pembakaran bahan bakar.


Avgas (aviationgasoline) merupakan bahan bakar yang kegunaannya hampir sama dengan avtur, akan tetapi avgas digunakan untuk pesawat terbang yang memiliki ruang pembakaran didalam dan mesinnya berupa piston (piston engine). Selain itu, avgas juga dipergunakan dalam bahan bakar pesawat tempur serta mobil balap.


Avgas didapatkan dari proses pengembangan gasoline (bensin) yang didasarkan pada titik beku, titik nyala dan volality. Perlu diketahui bahwa avgas ini memiliki kandungan timbal yang digunakan untuk menghindari adanya ketukan dalam mesin pesawat ataupun mobil dengan tujuan untuk meningkatkan angka oktan.


LPG (liquefied petroleum gas) adalah gas yang saat ini digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Gas LPG didapatkan dari proses pengolahan minyak bumi yang melalui proses kondensasi. Tujuan gas bumi yang diolah menjadi LPG adalah untuk meringankan pengankutan ke konsumen, hal ini dikarenakan volume gas LPG yang telah melalui proses pencairan akan menjadi lebih ringan volumenya.


Berdasarkan jenisnya, LPG terbagi atas 3 macam, yaitu LPG Propana, LPG Butana dan LPG Mix (merupakan campuran dari LPG Propana dan Butana). Perlu diperhatikan adalah jangan sampai LPG tersebut mengalami kebocoran hingga menimbulkan ledakan yang cukup besar yang membahayakan.


CNG (compressed natural gas) merupakan gas bumi yang telah dipampatkan di tekanan yang tinggi agar volumenya menjadi lebih rendah dari keadaan standarnya. Di Indonesia istilah CNG lebih dikenal dengan istilah BBG (bahan bakar gas). Adapun tujuan dari pemampatan ini adalah supaya menghasilkan lebih banyak gas yang nantinya dapat ditransportasikan tiap satuan volume vesselnya.

Baca Juga :   Doubly linked list compare with circular linked list


Pada proses transportasi gas alam yang kemudian terbentuk CNG membutuhkan setidaknya 3 fasilitas yang diantaranya adalah fasilitas pengiriman, fasilitas transportasi dan fasilitas penerima. Dalam kehidupan sehari-hari CNG dimanfaatkan sebagai bahan bakar pengganti kendaraan ringan hingga menengah.


LNG (liquefied natural gas) merupakan salah satu jenis gas metana yang memiliki komposisi metana sebanyak 90% yang kemudian dicairkan pada suhu -163 derajat celcius serta pada tekanan atmosferik. Sebelum dicairkan, gas tersebut harus terlebih dahulu melalui proses pemurnian dengan tujuan untuk menghilangkan unsur kimia yang tidak begitu penting seperti CO2, H2O, H2S dan Hg.


Proses pemurnian tersebut akan mengurangi volume gas menjadi lebih ringan sehingga hal ini akan membuat LNG menjadi mudah digunakan dalam jumlah yang banyak. Biasanya LNG akan ditransportasikan dengan kapal menuju terminal LNG yang terlebih dahulu akan disimpan dalam sebuah tangki yang memiliki tekanan atmosferik, kemudian LNG tersebut akan dikonversi menjadi gas dan akan disalurkan dengan sistem transmisi.


Gas metana merupakan gas alam murni yang paling banyak terdapat di bumi serta memiliki sifat mudah terbakar. Proses pemurnian metana dapat ditemukan dalam sumur gas, sumur minyak dan sumur kondensat. Setelah melalui proses pemurnian, maka metana siap digunakan sebagai penghasil listrik dengan turbin uap. Selain itu, metana juga digunakan dalam kegiatan rumah tangga untuk memasak, sebagai pemanas ruangan dan lain sebagainya. Akan tetapi perlu berhati-hati dalam pemakaian gas metana ini karena sifatnya yang mudah terbakar.


Etana adalah senyawa gas yang mudah ditemukan setelah gas metana. Etana adalah gas hidrokarbon yang diperolah dari proses penyulingan minyak bumi yang memiliki kalor lebih tinggi dibandingkan dengan metana. Pemanfaatan etana antara lain adalah untuk digunakan dalam produksi etilen, produk polyethylene, kemasan, kawat dan lain sebagainya.


Minyak bumi memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan umat manusia. Sumber penemuan minyak bumi ditemukan melimpah di beberapa bagian negara seperti Arab Saudi, Irak, Iran, Amerika dan beberapa negara di Asia seperti China dan Indonesia. Minyak bumi telah menjadi konsumsi masyarakat dunia dan mempengaruhi tingkat ekonomi secara langsung. Jadi, apa saja manfaat minyak bumi? Berikut ini beberapa diantaranya :


Minyak bumi yang masih mentah memang tidak dapat digunakan secara langsung dan sangat berbahaya. Proses pengolahan minyak bumi melalui beberapa macam tingkatan, seperti proses penyulingan hingga didapatkan beberapa komponen minyak bumi yang lebih ringan. Hasil dari penyulingan ini adalah minyak bumi yang telah menjadi bahan bakar residu seperti bensin, solar, bensol, dan minyak tanah.


Beberapa jenis minyak ini menjadi bahan bakar untuk kendaraan dan menggerakkan mesin diesel. Jadi, terbayang bukan jika tidak ada minyak bumi sebagai sumber bahan bakar, sepertimanfaat batubara.


Produk yang sering kita gunakan untuk kebutuhan dapur adalah seperti gas. Gas cair atau yang lebih sering kita kenal dengan nama LPG juga didapatkan dari hasil pengolahan minyak bumi, selain darimanfaat gas alam. Gas cair merupakan produk dengan nilai yang lebih tinggi dibandingkan dengan bahan bakar untuk kendaraan. Gas cair didapatkan dari sumber minyak bumi yang telah diolah dengan proses penyulingan dan pemurnian khusus.


Senyawa yang dihasilkan dari pengolahan minyak bumi ternyata juga sangat berperan untuk memproduksi beberapa produk kimia. Beberapa produk dihasilkan dari hasil olahan minyak bumi adalah seperti cat minyak, cat dinding, cat mobil, cat kayu dan beberapa produk plastik. Hasil sisa dari pengolahan minyak bumi ini, ternyata tidak dibuang ke alam namun memiliki manfaat yang sangat besar untuk kehidupan manusia.

4.



Sumber Produksi Polimer


Minyak mentah juga bisa menghasilkan polimer khusus yang sangat penting untuk membuat beberapa komponen industri. Salah satu industri yang memakai polimer dari minyak mentah adalah industri plastik. Sementara manusia membutuhkan plastik sebagai tempat untuk meletakkan berbagai benda, menjadi benda rumah tangga, mainan dan berbagai macam kebutuhan sehari-hari.


Berbagai jenis bahan serat seperti rayon, polyester, nilon dan bahan tekstil sintetis ternyata juga memakai komponen dari minyak bumi. Manfaat minyak bumi yang telah melewati berbagai macam tahapan pengolahan akan menghasilkan berbagai macam produk salah satunya bahan campuran serat yang tidak mudah terbakar.


Manusia sangat membutuhkan berbagai macam benda ini dan tergantung dengan sumber minyak mentah karena hingga sekarang belum ditemukan sumber serat yang baru selain minyak bumi.

6.



Sumber Bahan Poliuretan


Bahan poliuretan mungkin akan selalu ada di rumah, namun banyak yang tidak menyadarinya secara langsung. Salah satunya adalah berbagai benda yang mengandung busa. Busa memiliki sifat yang tahan terhadap tekanan dan sangat nyaman untuk digunakan. Produk busa ternyata memakai minyak bumi sebagai bahan poliuretan. Produk ini sangat aman untuk digunakan manusia dan juga ramah lingkungan.

7.



Produk Keperluan Dapur


Berbagai macam produk yang berada di dapur seperti kulkas, kunci pintu, kunci jendela, panel pintu dan kursi ternyata juga melibatkan minyak bumi dalam proses produksinya. Minyak bumi digunakan sebagai sumber pengolahan baik sebagai sumber panas maupun produk sampingan untuk mengolah baja, aluminum maupun besi. Jadi minyak bumi ada disekitar kita dan dalam kehidupan sehari-hari.


Beberapa bagian mobil seperti blok bodi mobil, kabel instalasi listrik, dan berbagai perangkat lain dalam mobil juga membutuhkan minyak mentah. Minyak mentah ini akan diolah dengan berbagai macam cara dan menghasilkan produk utama dan sampingan. Sejumlah serat dihasilkan dalam pengolahan minyak bumi dan dibuat menjadi lapisan blok badan mobil, beberapa komponen elektronik yang lebih ringan dan beberapa cairan untuk mobil seperti minyak rem, minyak pelumas dan bahan bakar mobil.

9.



. Sumber Pengolahan Pupuk


Pupuk pertanian membuat tanaman menjadi lebih subur dan terhindar dari berbagai jenis hama penyakit. Selain menggunakanmanfaat hidrogen, dalam pengolahan pupuk juga membutuhkan beberapa senyawa sintetis yang dihasilkan dari pengolahan minyak mentah. Selain itu, pengolahan minyak mentah juga menghasilkan panas atau sumber tenaga untuk menggerakkan mesin produksi.


Pengolahan atau pembangkit listrik juga membutuhkan minyak bumi sebagai sumber panas. Manfaat minyak bumi yang diolah secara khusus dan pembangkit listrik akan menghasilkan tenaga dari uap. Uap panas akan menggerakkan bagian turbin pada pembangkit dan akan diterima oleh penggerak kumparan magnet untuk menghasilkan listrik.

Baca Juga :   Tulisan mengenai review album mahandini dewa budjana merupakan contoh tulisan


11. Komponen Bahan Obat-Obatan


Minyak bumi dapat menghasilkan berbagai macam senyawa dan produk bahan bakar. Bahkan salah satu senyawa yang dihasilkan minyak bumi juga menjadi komponen dasar dalam produksi obat-obatan salah satunya adalah obat sakit kepala atau obat yang mengandung aspirin. Komponen hidrokarbon yang dihasilkan dari senyawa minyak bumi menjadi bahan utama untuk membuat obat-obatan ini.


12. Penggerak Listrik Tenaga Surya


Menciptakan listrik tenaga surya adalah salah satu cara manusia dalam mengembangkan cara-cara baru dalam mendapatkan sumber listrik. Ketika sumber listrik dari alam mulai terbatas makamanfaat matahari, dapat digunakan sebagat tenaga untuk memenuhi kebutuhan listrik manusia. Matahari menyediakan sumber listrik secara alami dan tidak membutuhkan biaya mahal.


Namun sumber yang digunakan untuk menggerakkan penggerak listrik tenaga surya tetap memakai komponen pengolahan minyak bumi seperti bahan resin. Jadi, tetap memakai minyak bumi namun bukan produk utama dari pengolahan minyak bumi.







Bensin
atau
gasoline
(Amerika) atau
petrol
(Inggris) adalah salah satu jenis
bahan bakar minyak
yang dimaksudkan untuk
kendaraan bermotor
roda dua, tiga, dan empat. Secara sederhana, bensin tersusun dari
hidrokarbon
rantai lurus, mulai dari C7 (heptana) sampai dengan C11. Dengan kata lain, bensin terbuat dari molekul yang hanya terdiri dari
hidrogen
dan
karbon
yang terikat antara satu dengan yang lainnya sehingga membentuk rantai.


Jika bensin dibakar pada kondisi ideal dengan
oksigen
berlimpah, maka akan dihasilkan CO2, H2O, dan energi
panas. Setiap kg bensin mengandung 42.4
MJ.

Bensin dibuat dari
minyak mentah, cairan berwarna hitam yang dipompa dari perut bumi dan biasa disebut dengan
petroleum. Cairan ini mengandung hidrokarbon; atom-atom karbon dalam minyak mentah ini berhubungan satu dengan yang lainnya dengan cara membentuk rantai yang panjangnya yang berbeda-beda. Molekul hidrokarbon dengan panjang yang berbeda akan memiliki sifat yang berbeda pula. CH4(metana) merupakan molekul paling “ringan”; bertambahnya atom C dalam rantai tersebut akan membuatnya semakin “berat”. Empat molekul pertama hidrokarbon adalah
metana,
etana,
propana, dan
butana. Dalam temperatur dan tekanan kamar, keempatnya berwujud gas, dengan
titik didih
masing-masing -107, -67,-43 dan -18 derajat C. Berikutnya, dari C5 sampai dengan C18 berwujud cair, dan mulai dari C19 ke atas berwujud padat.


Dengan bertambah panjangnya rantai hidrokarbon akan menaikkan titik didihnya, sehingga pemisahan hidrokarbon ini dilakukan dengan cara
distilasi. Prinsip inilah yang diterapkan di
pengilangan minyak
untuk memisahkan berbagai fraksi hidrokarbon dari minyak mentah.

Cara kerja bensin di dalam mesin pembakaran:


·



Bensin dari tangki masuk ke dalamkarburator. Kemudian bercampur dengan udara. Pada mesin modern, peran karburator digantikan oleh sistem injeksi. Sebuah sistem pembakaran baru yang bisa meminimalisiremisi gas buang kendaraan.


·



Campuran bensin dan udara kemudian dimasukkan ke dalam ruang bakar.


·



Selanjutnya, campuran bensin dan udara yang sudah berbentuk gas, ditekan olehpiston hingga mencapai volume yang sangat kecil.


·



Gas ini kemudian dibakar oleh percikan api dari busi.


·



Hasil pembakaran inilah yang menghasilkan tenaga untuk menggerakkan kendaraan.

Dalam kenyataannya, pembakaran gas di dalam mesin tidak berjalan dengan sempurna. Salah satu masalah yang sering muncul adalah “ketukan di dalam mesin”, atau disebut sebagai “mesin ngelitik” atau knocking. Jika dibiarkan, knocking dapat menyebabkan kerusakan pada mesin. Knocking terjadi karena campuran udara dan bahan bakar terbakar secara spontan karena tekanan tinggi di dalam mesin, bukan karena percikan api dari busi.


·



Mudah menguap pada temperatur normal.


·



Tidak berwarna, tembus pandang, dan berbau.


·



Mempunyai titik nyala rendah (-10 sampai -15 derajat Celcius).


·



Mempunyai berat jenis yg rendah (0,71 sampai 0,77 kg/l)


·



Dapat melarutkan oli dan karet.


·



Menghasilkan jumlah panas yang besar (9,500 sampai 10,500 kcal/kg).


·



Sedikit meninggalkan jelaga setelah dibakar.

Bilangan oktan
(octane number) merupakan ukuran dari kemampuan bahan bakar untuk mengatasi ketukan sewaktu terbakar dalam bensin. Nilai bilangan 0 ditetapkan untuk n-heptana yang mudah terbakar, dan nilai 100 untuk isooktana yang tidak mudah terbakar. Suatu campuran 30 n-heptana dan 70 isooktana akan mempunyai bilangan oktan :




=(30/100×0) + (70/100×10) = 70


Bilangan oktan bensin dapat ditentukan melalui uji pembakaran sampel bensin untuk memperoleh karakteristik pembakarannya. Karakteristik tersebut kemudian dibandingkan dengan karakteristik pembakaran dari berbagai campuran n-heptana dan isooktana. Jika ada karakteristik yang sesuai, maka kadar isooktana dalam campuran n-heptana dan isooktana tersebut digunakan untuk menyatakan nilai bilangan oktan dari bensin yang diuji.


Bensin memiliki berbagai nama, tergantung pada produsen dan
Oktan. Beberapa jenis bensin yang dikenal di
Indonesia
di antaranya:


o



Premium
,

produksi
Pertamina
yang memiliki
Oktan
88


o



Pertalite
, produksi Pertamina yang memiliki oktan 90


o



Pertamax
, produksi
Pertamina
yang memiliki
Oktan
92.


o



Pertamax Plus
, produksi
Pertamina
yang memiliki
Oktan
95.


o



Pertamax Turbo
, produksi
Pertamina
yang memiliki
Oktan
98.


o



Pertamax Racing
, produksi
Pertamina
yang memiliki
Oktan
100. Khusus untuk kebutuhan balap mobil.


o



Primax 92
, produksi
Petronas
yang memiliki
Oktan
92.


o



Primax 95
, produksi
Petronas
yang memiliki
Oktan
95.


o



Super 92
, produksi
Shell
yang memiliki
Oktan
92.


o



Super Extra 95
, produksi
Shell
yang memiliki
Oktan
95.


o



Performance 92
, produksi
Total
yang memiliki
Oktan
92.


o



Performance 95
, produksi
Total
yang memiliki
Oktan
95.



F.





Dampak Negatif Pembakaran Bahan Bakar Minyak


Pembakaran bahan bakar fosil (batubara, minyak bumi dan gas alam) dapat menyebabkan masalah pencemaran lingkunagan, seperti diantaranya yaitu :


Penggunaan bahan bakar fosil jika pembakarannya tidak sempurna dapat menimbulkan pencemaran udara yang berupa partikulat atau gas dapat membahayakan kesehatan manusia atau kestabilan bumi


Air hujan pada umumnya bersifat asam dengan Ph (derajat keasaman) sekitar 5,7. Jika air hujan mempunyai Ph kurang dari 5,7 disebut hujan asam.

1) Kerusakan hutan 2) Kematian Biota Air 3) Kerusakan bangunan

4) Hujan asam dapat merusak bangunan.





Minyak bumi merupakan
sumber daya alam yang
tersusun dari senyawa hidrokarbon yang dihasilkan oleh alam dari fosil-fosil yang telah terpendam berjuta-juta tahun. Minyak bumi ini memiliki banyak manfaat dan juga dapat mendatangkan kerugian. Kita harus menjaga dan mengggunakan minyak bumi dengan baik dan benar.

https://ilmugeografi.com/ilmu-bumi/proses-pengolahan-minyak-mentah/amp
Semoga Bermanfaat :v

Jika ada kritik dan saran silahkan tulis di kolom komentar

Makalah tentang minyak bumi dan dampak pembakarannya

Posted by: pskji.org