Apa saja benda yang memiliki energi kinetik?

Apa saja benda yang memiliki energi kinetik?

Jakarta

Energi
terdiri menjadi berbagai jenis, ada dari energi cahaya, kimia, listrik, dan sebagainya. Dikutip dari buku IPA Fisika Jilid 2 untuk SMP dan MTS Kelas VIII karya Mikrajuddin Abdullah, manusia tidak pernah berhasil membuat alat yang menghasilkan energi. Tetapi, manusia hanya bisa menciptakan mesin yang dapat mengubah energi dari satu bentuk ke bentuk lainnya.

Energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan. Energi hanya bisa diubah dari satu bentuk ke bentuk lainnya. Inilah yang disebut dengan hukum kekekalan energi.

Dalam fisika, ada salah satu cabang ilmu mekanika. Cabang ilmu ini mempelajari gerak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa energi mekanik adalah energi yang dimiliki oleh benda karena sifat geraknya.
Energi
mekanik ini terbagi menjadi dua, yaitu potensial dan kinetik.

Energi potensial adalah energi yang dimiliki oleh benda karena posisinya terhadap suatu acuan. Contoh energi potensial adalah, batu yang diletakkan di pinggir meja punya energi potensial yang berbeda dengan batu yang diletakkan di lantai.

Apabila diberi gaya, batu tersebut akan jatuh. Batu yang jatuh itu mempunyai energi. Artinya, batu dapat melakukan pekerjaan.

Sehingga, dapat disimpulkan bahwa energi potensial adalah energi yang tersimpan di dalam sebuah benda karena posisinya terhadap acuan tertentu.

Energi potensial juga terbagi menjadi dua, yaitu energi potensial gravitasi dan energi potensial elastis. Seperti ini pemaparannya:

1. Energi potensial gravitasi adalah energi yang dimiliki benda karena ketinggiannya atas suatu bidang datar sebagai acuan, seperti lantai atau tanah.

2. Energi potensial elastis adalah energi yang terdapat di benda-benda bersifat elastis, seperti karet, pegas, dan busur panah. Energi potensial elastis ini disebabkan kecenderungan benda untuk berada di posisinya yang semula.

Misalnya, busur panah yang belum digunakan akan memiliki energi potensial nol. Tetapi, ketika ditarik, busur panah ini akan memiliki energi potensial karena kecenderungan anak panah kembali ke posisi semula.

Energi Kinetik

Energi kinetik adalah energi yang dipunyai benda karena geraknya. Semakin tinggi kecepatan benda bergerak, maka semakin besar pula energi yang dimilikinya.

Misalnya, ada sebuah batu yang dijatuhkan dari atas meja ke arah gelas di bawahnya. Saat gelas itu masih di atas meja, maka energi potensialnya besar.

Kemudian, sesaat sebelum batu itu mengenai gelas, energi potensialnya mendekati nol. Tetapi, semakin menuju ke bawah energi geraknya juga semakin besar. Energi gerak inilah yang membuat gelas menjadi pecah.

Baca Juga :   Dongeng Teh Kaasup Karya Balarea Lantaran

Itulah penjelasan
energi
mekanik, potensial, dan elastis. Semoga membantu, detikers!

Simak Video “Jokowi: Transisi Energi Akan Mengubah Pekerjaan Hingga Orientasi Bisnis

[Gambas:Video 20detik]
(nah/lus)

Skip to content

Dekan Fakultas Hukum


Dr. M. Citra Ramadhan, SH, M.H

Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat


Anggreni Atmei Lubis, SH, M.Hum

Wakil Dekan Bidang Inovasi, Kemahasiswaan dan Alumni


Nanang Tomi Sitorus, SH, M.H

Dalam kehidupan sehari-hari, tentunya kalian pasti pernah melihat kendaraan berjalan, kipas angin berputar, sampai  bola yang menggelinding.
Namun, sadarkah kalian bahwa sebenarnya kalian sedang menyaksikan langsung peristiwa energi kinetik.
Apa itu energi kinetik?
Berikut ini adalah penjelasan lebih lanjut mengenai pengertian dari energi kinetik beserta dengan rumusnya.

Pengertian Energi Kinetik

Sebelum memahami tentang energi kinetik, alangkah lebih baiknya jika kita mengetahui apa itu definisi dari energi.

Energi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) berarti suatu kemampuan yang dimiliki oleh sebuah benda untuk melakukan suatu kerja. Seiring dengan perkembangan zaman, bentuk-bentuk dari energi ini juga berbagai macam, dan salah satunya adalah energi kinetik.

Energi kinetik merupakan energi yang dimiliki oleh suatu benda yang disebabkan oleh tenaga gerak. Istilah kinetik ini berasal dari bahasa Yunani, ‘
kinetikos’
, yang berarti bergerak. Oleh sebab itu, benda yang bergerak pada kecepatan tertentu pasti memiliki energi kinetik, sementara benda yang diam tidak bergerak tidak mempunyai energi kinetik.

Energi kinetik ini juga disebut dengan energi gerak, dimana pergerakan dari suatu benda bisa menghasilkan energi lainnya, Misalnya adalah energi gerak bisa berubah menjadi energi listrik, akhirnya energi listrik itu bisa dimanfaatkan oleh manusia.

Adapun pergerakan dari suatu benda ini dipengaruhi oleh massa dan kecepatan dari benda. Artinya, kecepatan dari suatu benda dipengaruhi berdasarkan massa dari suatu benda dan energi yang dihasilkan dari energi kinetik itu juga dipengaruhi dari kecepatan. Satuan dari energi kinetik adalah Joule.

Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa ciri-ciri dari energi kinetik adalah:

  • Benda yang bergerak pasti mempunyai energi kinetik.
  • Energi kinetik dipengaruhi kecepatan dan massa benda.
  • Pergerakan dari benda memiliki arah yang beragam.

Jenis-Jenis Energi Kinetik

Energi kinetik terbagi menjadi dua jenis. Jenis-jenis itu diklasifikasikan berdasarkan pergerakan dari suatu benda. Jenis dari energi kinetik itu antara lain:

Jenis translasi ini adalah energi kinetik yang dihasilkan oleh benda yang bergerak lurus dengan arah dan kecepatan yang sama.

Baca Juga :   Contoh Aturan Belajar Di Rumah

Contoh dari jenis ini antara lain:

  • Mobil yang melaju di jalan tol.
  • Tembakan peluru yang bergerak lurus.

Jenis kedua dari energi kinetik adalah rotasi, rotasi ini adalah kondisi ketika sebuah benda berputar. Ketika berputar, besaran energi di dalamnya bisa berubah.

Contoh dari jenis ini adalah:

  • Perputaran bumi mengelilingi matahari
  • Gasing yang berputar pada porosnya
  • Bianglala

Manfaat Energi Kinetik

Energi kinetik secara umum bermanfaat untuk aktivitas sehari-hari dari kehidupan manusia. Namun, sebelum dimanfaatkan oleh manusia, energi kinetik ini lebih dulu diubah menjadi energi lainnya.

Oleh sebab itu, manfaat energi kinetik bisa dilihat dari energi yang dihasilkannya, yaitu:

Energi panas bisa dihasilkan karena adanya gerakan yang dilakukan suatu benda. Panas bisa dihasilkan oleh energi kinetik karena adanya aktivitas dari atom pada permukaan benda.

Manfaat energi kinetik yang berubah menjadi panas itu antara lain:

  • Bisa dimanfaatkan menjadi penghangat ruangan.
  • Menjadi pembangkit listrik.
  • Mematangkan dan menghangatkan suatu masakan.
  • Mendidihkan air.

Energi radiasi adalah energi hasil dari pergerakan suatu gelombang. Hasilnya dikenal dengan gelombang elektromagnetik yang bermanfaat untuk:

  • Menjadi sumber penerangan ruangan.
  • Mengeringkan baju di bawah sinar matahari.

Suara termasuk hasil dari energi kinetik, sebab suara dihasilkan dari getaran yang dilakukan oleh pita suara.

Energi suara ini kemudian dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari manusia, seperti:

  • Berbicara sehari-hari.
  • Sebagai pengeras suara atau speaker.

Contoh Energi Kinetik

Dalam kehidupan sehari-hari, energi kinetik ini mudah sekali ditemui. Karena memang secara tidak sadar energi ini setiap hari dimanfaatkan oleh manusia. Contohnya seperti:

Pembangkit listrik tenaga air ini bisa menghasilkan energi listrik karena pergerakan yang dilakukan oleh turbin. Jadi, pembangkit ini mulai bekerja ketika turbin digerakan oleh arus air yang deras. Kemudian turbin yang berputar akhirnya menghasilkan listrik.

Berjalan kaki ini termasuk energi kinetik yang dihasilkan oleh manusia. Ketika berjalan atau berlari, bagian-bagian tubuh melakukan koordinasi agar bisa digerakan.

Mengayuh sepeda ini juga merupakan salah satu contoh energi kinetik. Sebab, ketika seseorang mengayuh pedal sepeda, roda ikut bergerak sesuai dengan arah yang kita inginkan. Mengayuh pedal ini juga bisa menghasilkan energi yang mirip dengan cara kerja PLTA karena sama-sama memutar benda sehingga menghasilkan energi.

Namun, tentunya perlu kayuhan yang sangat kencang agar bisa menghasilkan energi listrik.

Laju kendaraan juga merupakan energi kinetik yang biasa ditemui oleh manusia sehari-hari. Pergerakan dari dalam mesin kendaraan bisa membuat roda dari kendaraan itu berputar dan berjalan sesuai dengan arah yang kita kehendaki.

Baca Juga :   Apa dampak positif dari letak geologis Indonesia?

Bola yang menggelinding merupakan energi kinetik karena bola berputar hingga berpindah tempat.

Kincir angin bisa bergerak karena adanya angin bertiup yang menggerakan kincir. Perputaran dari kincir angin ini kemudian juga bisa dijadikan sebagai pembangkit listrik, yaitu pembangkit listrik tenaga angin.

Cara Mencari Energi Kinetik

Seperti yang telah dijelaskan, energi kinetik atau gerak dari suatu benda dipengaruhi oleh massa dan kecepatan. Contohnya adalah sebuah bola yang ditendang akan memiliki energi kinetik yang besar apabila pergerakannya semakin cepat.

Oleh sebab itu, untuk menghitung energi kinetik, rumus umumnya adalah:

Keterangan:

Ek = Energi kinetik (J)

m = massa benda (kg)

v = kecepatan benda (m/s)

Contoh Soal:

1. Sebuah mobil memiliki massa sebesar 1.560 kg, dan mobil itu melaju dengan kecepatan 54 km/jam. Jika mobil itu mengerem secara mendadak hingga berhenti, berapakah energi kinetik yang dihasilkan?

Jawab:

m = 1.560 kg

v = 54 km/jam = 15 m/s

Ek=
1/
2
m.
v
2

Ek=
1
2
1.560.
15
2

Ek=780.225

Ek=175.500

Jadi energi kinetik yang dihasilkan mobil tersebut ketika direm secara mendadak adalah 175.500 J.

2. Sebuah benda bergerak dengan kecepatan 8  m/s, pergerakan dari benda tersebut kemudian menghasilkan energi kinetik sebesar 1600 Joule. Berapakah massa dari benda tersebut?

Jawab:

Ek = 1600 J

v = 8 m/s

m = ?

1600=
1
2
m.
8
2

1600=
1
2
m.64

1600
64
=
1
2

m

25=
1
2
m.
v
2

25 . 2 = m

m=50

Jadi, massa dari benda tersebut adalah 50 kg.

Dalam menentukan dimensi energi kinetik, dapat dilakukan melalui dua cara. Pertama dengan menggunakan rumus energi kinetik dan kedua melalui satuannya.

Ek=
1/
2
m.
v
2

Ek=
1
2
m.
Jarak
Waktu
2

Ek=
1
2
m.
L
T
2

Ek=
1
2
m.
L
2
T
2

Ek=m.
L
2
.
T
-2

Ek=kg.

panjang
2
waktu
2

Ek=
1
2
m.
L
2
T
2

Ek=m.
L
2
.
T
-2

Dengan dimensi di atas, dapat disimpulkan bahwa energi kinetik tersusun atas massa, panjang, dan juga waktu.

Demikianlah pembahasan mengenai energi kinetik beserta dengan rumus dan contohnya.

Materi seperti energi kinetik ini tentunya akan diajarkan di Sampoerna Academy. Sejak tingkat dasar, siswa di Sampoerna Academy akan diajarkan keahlian STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Math) untuk mempersiapkan karier merka di masa depan.

Pembelajaran di

Sampoerna Academy

juga akan menggunakan ruang kelas teknologi terpadu yang akan metode pembelajaran berbasis STEAM. Untuk informasi lebih lanjut mengenai STEAM di Sampoerna Academy, silakan klik

link ini.

Referensi
Fisika.co.id- Dimensi energi kinetik

Apa saja benda yang memiliki energi kinetik?

Posted by: pskji.org