Apa yang dimaksud dengan open order

Apa yang dimaksud dengan open order

25 Jun 2021 by Laruan, Last edit: 25 Jun 2021

Bagi Sobat Pintar yang pernah berbelanja online tentu tidak asing dengan istilah PO. Singkatan ini bisa muncul dimana saja, seperti di caption produk, opsi pembayaran, dan obrolan antara pembeli-penjual. Terkadang istilah ini menimbulkan kerancuan karena ekosistem marketplace setidaknya mengenal tiga (3) arti PO. Informasi ini sangat penting agar tidak muncul salah komunikasi, khususnya bagi Sobat Pintar yang tertarik menjamah bisnis daring.

Secara singkat, PO bisa berarti tiga hal, yakni pre order, purchase order, dan pay-out. Ketiga frasa tersebut memiliki makna yang sangat berbeda. Agar tidak kebingungan, berikut ini kami jabarkan definisinya secara lengkap.

1. Apa itu Pre Order?

Ini menjadi definisi PO yang paling banyak diketahui orang. Pre order adalah sistem dimana pembeli memesan dan membayar barang terlebih dahulu, walaupun belum ada produknya. Jika Sobat Pintar pernah membaca frasa open PO, maka itulah yang dimaksud.

Biasanya, penjual mengadakan pre order untuk barang yang baru bisa diproduksi setelah mencapai kuota minimal, misalnya jaket, kaos, stiker, dan sebagainya. Sementara itu, ada juga sistem open PO yang berdasarkan deadline, misalnya PO ditutup pada akhir bulan.

Bisa dikatakan bahwa sistem ini menguntungkan penjual karena mereka bisa memproduksi barang sesuai jumlah pesanan. Jadi, tidak ada barang yang dibuang.

Sistem open PO menganut dua metode pembayaran, yakni pembayaran satu kali (penuh di awal) dan dua kali (50% DP di awal, 50% sisa setelah barang jadi). Berapapun besarnya, paling tidak pembeli tetap perlu membayar DP sebagai bukti keseriusan. Selain itu, pedagang juga butuh modal untuk memproduksi barang.

2. Apa Itu Purchase Order?

Arti PO yang kedua ini sudah biasa digunakan dalam transaksi bisnis jauh sebelum maraknya bisnis e-commerce. Secara singkat, ini adalah bukti pemesanan barang dari supplier oleh konsumen. Terkadang, PO juga dianggap sebagai dokumen kontrak.

Baca Juga :   Sebutkan tujuan negara sesuai dengan pembukaan uud 1945

Dokumen PO banyak digunakan oleh perusahaan sebagai rekap transaksi dan bukti penagihan. PO disini memuat banyak informasi esensial bagi pembeli, seperti tanggal order, nama pembeli (atau perusahaan), harga barang, metode pembayaran, kuantitas pesanan, alamat pengiriman, dan rincian produk. Konsumen menggunakan dokumen PO sebagai pegangan jika ternyata mereka menerima spesifikasi barang yang berbeda.

Bisnis Online juga mengenal istilah purchase order, meski mungkin wujudnya tidak seformal dokumen PO di dunia bisnis offline. Meski berisi informasi yang sama, PO berbeda dengan invoice. PO bisa dibuat oleh pembeli atau penjual, sedangkan invoice pasti dibuat oleh penjual.

3. Apa Itu Pay-out?

Secara umum, arti PO yang ketiga ini adalah yang paling jarang diketahui orang. Dalam konteks transaksi online, hal ini merupakan pembayaran yang dilakukan dari marketplace (misalnya Tokopedia, Shopee) kepada toko online di platformnya.

Bagi Sobat Pintar yang belum mengetahui, dalam transaksi e-commerce uang dari pembeli tidak langsung diterima oleh penjual, melainkan ditahan dulu oleh pihak marketplace. Kebijakan ini dilakukan untuk melindungi pembeli dari kemungkinan penipuan online. Jadi, setelah pembeli menerima barang dan melakukan konfirmasi di platform, barulah uang diteruskan ke akun penjual.

Setelah menerima uang di akun platform, penjual bisa melakukan pay-out untuk menarik dana ke rekening bank. Beberapa penjual lebih senang menumpuk dana di akun platform, kemudian menarik uang jika sudah terkumpul banyak.

Setelah memahami berbagai arti PO, kini Sobat Pintar sudah semakin siap untuk terjun dalam Bisnis Online. Selain mencari tahu beragam istilah yang banyak digunakan dalam transaksi e-commerce, pastikan Sobat Pintar menuntaskan persiapan lain sebelum memulai bisnis.

Arti & Pengertian Open Order

Apa arti dari Open Order? Anda menemukan 4 arti dari kata Open Order. Anda juga dapat memasukkan sendiri definisi dari Open Order

Baca Juga :   Melalui menggambar manusia dapat menyampaikan gagasan ide, serta simbol sebagai salah satu bentuk

38

30

Perintah yang akan dieksekusi ketika suatu level harga tercapai.

35

32

Order yang tereksekusi.

26

34

 Order yang tereksekusi.

ILUSTRASI OPEN PRE ORDER: Pre Order Free Fire season 21

TRIBUNBATAM.id, BATAM-
Apa itu Open PO ?

Open PO merupakan singkatan dari Open Pre-Order.

Kata ini biasanya sering kita jumpai dalam transaksi jual beli.

Khususnya transaksi jual beli secara online.

Semenjak internet dan Android semakin berkembang, jual beli memang banyak juga dilakukan secara digital.

Sejak saat itu juga semakin banyak pula kata atau istilah yang muncul.

Termasuk dalam transaksi jual beli, terutama dalam transaksi jual beli online.

Ada banyak istilah yang mungkin sedikit asing bagi kita yang merupakan konsumen biasa, seperiti COD, Open PO, DP dan lain sebagainya.

Berikut Tribun Batam rangkum beberapa istilah dalam dunia jual-beli online yang sering digunakan:

Arti Open PO

PO sendiri adalah singkatan dari Pre-order.

Halaman selanjutnya arrow_forward

CIANJURTODAY.COM
– Apa pengertian Pre Order atau PO? Adalah istilah tersebut kerap terdengar di zaman yang sudah serba online untuk urusan jual beli. Lalu apa artinya? Simak ulasannya, ya.

Kini penggunaan online shop sangat marak dilakukan, bahkan telah menjadi hal yang tak bisa dilepaskan dalam keseharian.

Gebrakan ini tentunya menjadi bentuk kemajuan, orang-orang tak perlu kesulitan berdesak-desakan, panas-panasan menuju pusat perbelanjaan. Cukup tekan dan order di rumah, pesanan pun akan diantar.

Dengan seringnya belanja berbasis online, kalian pasti tidak asing dengan istilah pre order atau PO. Istilah ini kerap digunakan para penjual saat menawarkan produknya. Lalu apa pengertian dari Pre Order?

Pengertian Pre Order Adalah

Menurut KBBI, Pre Order adalah suatu perintah untuk melakukan suatu pemesanan barang. Namun Pengertiannya secara umum atau sering disebut (PO) saat ini merupakan sebuah transaksi jual beli online.

Dengan sistem ini, para pembeli diminta melakukan pemesanan untuk mengisi slot orderan penjual ataupun harus membayar sejumlah uang terlebih dahulu diawal.

Setelah itu, baru barang pesannan pun akan datang selang beberapa hari kemudian, sesuai dengan perjanjian yang sudah disepakati dan ditentukan di awal.

Lebih mudahnya, PO ini terjadi ketika seorang penjual melakukan open order produknya di media sosial, dan setelah kuota minimal untuk produksi terpenuhi.

Maka penjual akan meminta pemesan mentransfer pembayaran produk.

Sistem penjualan ini ramai digunakan produsen dan konsumen dalam transaksi jual beli. Dengan cara Pre Order, penjual dapat mengetahui jumlah produk yang harus ia buat, sehingga tidak akan mengalami kelebihan produk.

Pembeli juga dapat melakukan custom pada produk, sehingga dapat sesuai selera.

Agar proses berjalan baik, penjual harus dengan jelas menuturkan produk apa yang dijual, apa saja yang termasuk dalam produknya.

Sehingga, pembeli bisa leluasa mempertimbangkan untuk melakukan order.

Setelah proses transaksi atau pembayaran selesai. Biasanya penjual akan melalukan pembuatan produknya, lalu mengirimnya sesuai alamat.

Proses ini biasanya membutuhkan waktu tergantung, produk apa yang dipesan, dan jangka waktu pre order yang ditetapkan penjual.

Contoh dari kegiatan yang umum terjadi saat ini adalah, seseorang menjual sebuah kue, ia membuka Pre oder atau open PO untuk beberapa waktu.

Orang-orang yang berminat pada produknya, harus mengisi list dan menjelaskan pesanannya secara jelas.

Nantinya akan ada proses transaksi pembayaran yang harus dibuat. Jika sudah sesuai persetujuan, pembeli tinggal menunggu barangnya diantar sesuai waktu yang ditentukan bersama.

Nah itu dia ulasan seputar pengertian Pre Order. Semoga bermanfaat ya, Today People!(ega/sis)

Apa yang dimaksud dengan open order

Posted by: pskji.org

Baca Juga :   Apa yang harus disiapkan untuk pertemuan bisnis