Sebutkan 3 contoh sikap keseimbangan dalam posisi statis

Sebutkan 3 contoh sikap keseimbangan dalam posisi statis

Latihan keseimbangan sangat penting mencegah gangguan internal pada tubuh. Simak beberapa tips gerakan melatih keseimbangan tubuh di sini!


Olahraga biasanya dilakukan dengan tujuan membentuk tubuh atau mengurangi berat badan. Akan tetapi, pernahkah Anda menjadikan olahraga sebagai cara
latihan keseimbangan tubuh?

Nyatanya latihan keseimbangan tubuh sangat dibutuhkan dalam berbagai aktivitas harian. Salah satu manfaat menjaga keseimbangan adalah meningkatkan kemampuan gerak secara keseluruhan.

Latihan keseimbangan juga diketahui dapat memperkuat otot inti tubuh, punggung bawah, dan kaki Anda. Karena itu, latihan keseimbangan akan sangat baik untuk menunjang kebugaran. Bahkan mengurangi risiko untuk Anda cedera saat sudah lanjut usia.

Walau terkesan menantang, latihan keseimbangan bisa mudah dilakukan jika Anda melakukannya secara rutin hingga terbiasa. Anda dapat melakukan beberapa gerakan melatih keseimbangan tubuh berikut ini:

Gerakan menjaga keseimbangan yang bisa Anda coba adalah berdiri dengan satu kaki. Pada prosesnya, Anda bisa melakukan beberapa langkah berikut ini:

  • Jadikan salah satu kaki sebagai tumpuan berat badan Anda.
  • Angkat kaki lainnya ke samping atau ke belakang.
  • Lakukan pada kedua kaki secara bergantian, dengan rentang waktu 30 detik.

2. Berjalan Menggunakan Tumit dan Jari Kaki

Berjalan termasuk gerakan melatih keseimbangan tubuh yang cukup mudah dilakukan. Namun, Anda perlu memperhatikan bahwa aktivitas berjalan di sini menggunakan tumit dan jari kaki.

Berjalanlah sebanyak 20 langkah ke depan dengan tumit dan lakukan bergantian dengan jari kaki. Lakukan juga dengan gerakan berjalan mundur.

Kaki yang kuat akan menurunkan risiko Anda terjatuh. Oleh sebab itu, squat bisa menjadi gerakan melatih keseimbangan tubuh.

Gerakannya bisa melatih kekuatan otot kaki sebagai tumpuan utama tubuh dan mengencangkan otot paha bagian depan.

Cara melakukan squat adalah sebagai berikut:

  • Rentangkan kaki.
  • Tekuk kedua lutut.
  • Turunkan pinggul seakan Anda ingin berjongkok secara perlahan.
  • Lakukan gerakan ini sebanyak 8-10 kali.

Artikel Lainnya: Benarkah Olahraga 30 Menit Lebih Efektif Ketimbang Satu Jam?

4. Memutar Kaki dan Tangan Searah Jarum Jam

Gerakan untuk menjaga keseimbangan tubuh yang bisa dilakukan selanjutnya adalah dengan memutar kaki dan tangan. Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut.

Gerakan tangan:

  • Berdirilah dengan satu kaki.
  • Posisikan tubuh lurus dengan tangan diletakkan di pinggang.
  • Gerakkan sebelah tangan Anda dengan mengikuti posisi jam 12, 3, dan 9 sebaik mungkin tanpa kehilangan keseimbangan tubuh.
  • Lakukan secara berulang dan bergantian dengan tangan lainnya.

Gerakan kaki:

  • Masih dengan posisi berdiri satu kaki, luruskan satu kaki ke depan, lalu bayangkan diri Anda adalah pusat jam.
  • Lalu, arahkan kaki memutar setengah lingkaran seperti arah jarum jam 12, 9, dan 3, dengan tangan terus memegangi pinggang.
  • Lakukan gerakan yang sama pada kaki satunya.

Cara menjaga keseimbangan tubuh lainnya adalah dengan berjalan sambil mengangkat lutut secara bergantian di setiap langkah.

Bila Anda masih kesulitan untuk menjaga keseimbangan di awal latihan, lakukan gerakan ini sambil berpegangan pada dinding.

Baca Juga :   Potensi Yang Perlu Aku Kembangkan

6. Berjalan dengan Gerakan Heel-to-Toe

Lakukan gerakan heel-to-toe dengan mengikuti gerakan-gerakan berikut ini:

  • Posisikan tubuh berdiri tegak.
  • Letakkan satu tumit kanan di lantai persis di depan jari kaki kiri.
  • Lakukan gerakan berjalan dengan posisi kaki tersebut secara bergantian, kanan dan kiri.
  • Pastikan pandangan tetap ke depan.

Selain melakukan beberapa gerakan, cara melatih keseimbangan tubuh juga bisa dilakukan dengan tidur yang cukup. Istirahat cukup, yakni 7-8 jam setiap malamnya, bisa menurunkan risiko Anda terjatuh.

Hal ini dikemukakan oleh penelitian dari California Pacific Medical Center, Amerika Serikat, yang menunjukkan adanya keterkaitan antara kurangnya waktu tidur dengan kemungkinan jatuh.

Artikel Lainnya: Tips Membangkitkan Semangat untuk Kembali Olahraga

8. Menaikkan Kaki dengan duduk di Kursi

Melatih keseimbangan Anda sangat penting jika Anda menderita penyakit Parkinson, karena membantu meningkatkan kekuatan dan daya tahan.

Anda juga dapat mencoba pose yoga dengan bantuan kursi ini untuk meningkatkan mobilitas dan kualitas hidup Anda secara keseluruhan. Caranya:

  • Duduk di kursi dengan posisi tulang belakang lurus dan kedua kaki tepat di bawah lutut.
  • Perlahan, luruskan kaki kiri Anda, tahan selama beberapa detik.
  • Turunkan kembali dan ulangi bergantian dengan kaki kanan Anda.
  • Lakukan 1 hingga 3 set dengan 10 hingga 20 repetisi.
  • Untuk menambah kesulitan, latihan ini bisa dilakukan dengan berat pergelangan kaki.

Latihan ini memerlukan penggunaan bola latihan khusus atau exercise ball. Caranya:

  • Ambil posisi plank dengan siku dan lengan di atas bola latihan.
  • Pertahankan otot inti (core muscle), bokong, dan paha depan Anda untuk mempertahankan keselarasan yang tepat.
  • Sejajarkan bahu dan pinggul Anda sehingga sejajar dengan lantai.
  • Tahan posisi ini hingga 3 detik

10. Menguji Keseimbangan Tubuh

Setelah mengetahui cara-cara untuk menjaga keseimbangan tubuh, kini saatnya Anda mengujinya dengan melakukan tiga gerakan di bawah ini:

Berdirilah menggunakan kedua kaki, lalu pejamkan mata. Jika Anda memiliki keseimbangan tubuh yang baik, Anda akan mampu menjaga posisi ini selama 60 detik tanpa adanya pergeseran kaki.

Artikel Lainnya: Ingin Olahraga Saat Hujan? Ini Manfaat dan Bahayanya

Tumpukan beban tubuh pada satu kaki. Biasanya, orang berusia di bawah 60 tahun mampu melakukannya selama rata-rata 29 detik dengan mata terbuka, dan rata-rata 21 detik dengan mata tertutup.

Berjinjitlah menggunakan satu kaki. Jika Anda memiliki keseimbangan tubuh yang baik, Anda dapat melakukannya selama setidaknya 25 detik.

Latihan keseimbangan cocok untuk segala usia dan tingkat kebugaran. Orang dewasa yang lebih tua dan individu dengan kondisi tertentu, seperti penyakit Parkinson, radang sendi, atau multiple sclerosis akan menemukan manfaat besar dalam mempertahankan keseimbangan.

Pada prosesnya, beberapa cara melatih keseimbangan tubuh di atas perlu diimbangi dengan menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Baca Juga

Caranya tentu saja dengan memperhatikan pola makan yang baik, pola tidur, aktivitas fisik, serta stress. Dengan begitu, keseimbangan tubuh dan segala manfaatnya dapat Anda raih dengan lebih optimal.

Baca Juga :   Mengikuti pemilihan ketua kelas dan OSIS merupakan implementasi nilai Pancasila dalam bidang

Chat langsung dengan dokter untuk konsultasi masalah kesehatan Anda lewat fitur LiveChat 24 jam di aplikasi KlikDokter.

(PUT/AYU)

Contoh latihan keseimbangan dapat dilakukan dengan mengayunkan satu kaki ke depan, berdiri satu kaki, hingga menahan tubuh menggunakan satu tangan. Hal ini dilakukan agar Anda dapat bebas bergerak dengan stabil.

12 Apr 2020
|Dina Rahmawati

Ditinjau olehdr. Karlina Lestari

Latihan keseimbangan dapat dengan mudah dilakukan

Latihan keseimbangan yang efektif


Latihan keseimbangan menjadi salah satu unsur kebugaran jasmani.Tak hanya untuk menjaga keseimbangan, latihan ini dapat meningkatkan koordinasi dan kekuatan tubuh sehingga memungkinkan Anda untuk bergerak bebas dengan stabil. Bahkan juga dapat mengurangi risiko terjatuh, dan membuat Anda lebih mudah dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Latihan keseimbangan yang efektif


Latihan keseimbangan dilakukan dengan melibatkan otot-otot inti, punggung bagian bawah, dan kaki. Berikut beberapa latihan keseimbangan yang bisa Anda coba:


Dalam melakukan latihan ini, Anda harus berdiri dengan kaki yang melebar. Lalu, tahan berat badan dengan kaki kiri dan ayunkan kaki kanan lurus ke depan. Tahan selama 30 detik, kemudian turunkan kaki kanan Anda secara perlahan. Ulangilah pada sisi kaki yang berbeda di mana setiap sisi melakukan latihan ini sebanyak 5-10 kali.


Berdirilah dengan tegak, lalu angkat paha kanan Anda dan tahan hingga 15 detik. Pertahankan postur tubuh yang baik di mana tulang belakang, leher, dan kepala sejajar sehingga Anda hanya berdiri dengan satu kaki. Lakukanlah beberapa kali, dan ulangi pada sisi yang berbeda.


Anda dapat meletakkan suatu benda, seperti halnya buku di atas kepala. Lalu, berjalanlah dalam garis lurus, serta pertahankan postur dan keseimbangan Anda agar buku tersebut tidak jatuh. Agar lebih menantang, Anda juga dapat berjalan zig-zag dan melingkar atau bergerak mundur.


Gunakanlah penanda, misalnya kapur untuk membuat garis yang akan diikuti. Berdiri dengan tegak, dan letakkan kedua lengan Anda di samping tubuh. Lalu, langkahkan kaki kanan dalam garis lurus tersebut sehingga tumit menyentuh jari kaki kiri maupun sebaliknya. Lakukan secara perlahan dengan pandangan terus ke depan. Berjalanlah setidaknya 5-20 langkah.


Berdiri yang tegak dengan kaki saling berdekatan. Lalu, tatap titik fokus di lantai dan perlahan turunkan tubuh sambil mengangkat kaki kiri. Letakkan sebagian besar beban tubuh di atas kaki kanan. Jaga tulang belakang tetap lurus, dan ulurkan tangan ke lantai. Tahan selama beberapa detik, kemudian angkat kembali tubuh dan turunkan kaki kiri secara perlahan. Ulangi pada sisi yang lain, dan lakukanlah setidaknya 8 kali di setiap sisi. Agar lebih menantang, Anda bisa melakukannya sambil memegang dumbbell.


Berdirilah dengan tegak, lalu angkat paha kanan ke atas. Kencangkan dada, dan turunkan tubuh sambil menepuk tangan di bawah paha. Kemudian, angkat kembali tubuh dan tepuk tangan di atas kepala. Turunkan kaki, dan ulangi pada sisi yang lain. Lakukan latihan ini setidaknya 12 kali.


Posisikan diri seperti

plank

dengan tubuh yang terangkat, dan ditopang oleh kedua tangan. Pertahankan posisi pinggul tetap stabil. Lalu, tahan tubuh dengan tangan kiri sementara tangan kanan melakukan gerakan ke depan dan ke samping. Jika sudah, turunkan kembali tangan kanan ke lantai dan ulangi pada sisi yang lain.



Untuk menambah variasi latihan, Anda dapat menggunakan bola stabilitas. Letakkan kedua siku dan lengan Anda pada bola tersebut, seolah-olah Anda akan melakukan plank. Posisikan juga lutut dan jari-jari kaki menempel pada lantai. Kemudian, angkatlah lutut sehingga bahu dan pinggul sejajar. Tahan posisi ini selama 3 detik, dan turunkan kembali lutut pada lantai. Ulangilah selama beberapa kali.


Latihan keseimbangan dapat dilakukan setiap hari atau kapan pun Anda suka. Akan tetapi, lansia disarankan melakukan latihan sebanyak 3 kali dalam seminggu dengan gerakan-gerakan yang aman untuk usianya.


Manfaat melatih keseimbangan adalah mencegah cedera saat berolahraga. Jika Anda memiliki nyeri punggung, maka latihan keseimbangan juga baik untuk membantu proses penyembuhan.


Melakukan latihan ini pada awalnya mungkin akan terasa sulit. Namun, jika dilakukan secara rutin dan konsisten tentu saja akan membuat Anda terbiasa dan melakukannya dengan mudah. Bila sudah mahir, Anda dapat memvariasikan latihan-latihan tersebut sehingga lebih terasa menyenangkan.


Tai chi dan yoga juga dapat menjadi bentuk latihan keseimbangan yang baik untuk Anda coba. Terlebih lagi latihan ini memberi efek relaksasi pada tubuh, tapi pastikan Anda didampingi oleh instruktur agar tidak keliru.
olahragalatihan fisikadv odyn

Baca Juga :   Saat Berjalan Ke Samping Kiri Maka Arah Pandangan Mata Ke

Healthline. https://www.healthline.com/health/exercises-for-balance#exercises-with-a-ball
Diakses pada 09 April 2020.

Very Well Fit. https://www.verywellfit.com/exercises-for-better-balance-3498203
Diakses pada 09 April 2020.

Heart.org. https://www.heart.org/en/healthy-living/fitness/fitness-basics/balance-exercise
Diakses pada 09 April 2020.

Self. https://www.self.com/gallery/balance-exercises
Diakses pada 09 April 2020.

WebMD. https://www.webmd.com/fitness-exercise/a-z/balance-training

Diakses pada 09 April 2020.

Olahraga ringan yang bisa dilakukan di rumah antara lain jalan di tempat, naik turun tangga, jumping jacks, lompat tali, senam leher, hingga menari.

Sejarah sepak bola sudah dimulai sejak ribuan tahun lalu, sedangkan sejarah sepak bola modern dimulai di Inggris pada abad ke-18. Di Indonesia, organisasi sepak bola modern berdiri pada tahun 1930.

24 Apr 2021
|Nina Hertiwi Putri

Cara push up yang benar dapat memberikan banyak manfaat untuk tubuh dan kesehatan Anda. Beberapa manfaat dari melakukan push up secara rutin antara lain peningkatan kekuatan serta massa otot, hingga penurunan risiko terkena penyakit kardiovaskular.

15 Nov 2020
|Bayu Galih Permana

Dijawab Oleh
dr. Vina Liliana

Dijawab Oleh
dr. Evelin Kwandang

Dijawab Oleh
Tim Dokter Sehatq

Sebutkan 3 contoh sikap keseimbangan dalam posisi statis

Posted by: pskji.org