Penggagas pembentukan LBB yang saat itu menjabat Presiden Amerika Serikat ialah

Penggagas pembentukan LBB yang saat itu menjabat Presiden Amerika Serikat ialah

Presiden AS Woodrow Wilson pencetus didirikannya Liga Bangsa-Bangsa pada tahun 1919. / Wikipedia /

LENSA BANYUMAS – Sejumlah peristiwa penting dan bersejarah terjadi pada 25 Januari, salah satunya terbentuknya Liga Bangsa-Bangsa.

Berikut rangkumannya yang dilansirLensa Banyumas.Pikiran-Rakyat.com dari wikipedia, Minggu 24 Januari 2022.

1. Pada 25 Januari 1890, Nelly Bly yang bernama lengkap Elizabeth Jane Cochran yang lahir di Cochran’s Mills, Armstrong County, Pennsylvania, 40 mil timur laut dari Pittsburg, Amerika Serikat 5 Mei 1864 adalah Jurnalis Investigasi pertama. Ia mempunyai nama samaran Nellie Bly mempelopori reportase undercover.

Nellie Bly meninggalkan New York pada 14 Nopember 1889 dan kembali pada 25 Januari 1890.

Baca Juga: Peristiwa Bersejarah Pada 24 Januari, Salah Satunya Tahun Baru Imlek Jadi Hari Libur Nasional di Indonesia

Selama 72 hari itu, Nelly mengunjungi Inggris, Jepang, Tiongkok, Hongkong, Brindisi, Kolombo dan San Francisco.

Ia adalah wanita pertama yang keliling dunia tanpa disertai seorang laki-laki dan menjadi model bagi wanita di seluruh dunia.

Namun beberapa bulan kemudian, George Francis Train memecahkan rekor keliling dunia selama 62 hari.

Dan Nelly Bly meninggal pada usia 57 karena pneumonia.

2. Pada 25 Januari 1919, Liga Bangsa-Bangsa didirikan.

Liga Bangsa-Bangsa adalah sebuah organisasi internasional yang didirikan setelah Konferensi Perdamaian Paris 1919, tepatnya pada 10 Januari 1920.

Fungsi utama LBB yaitu melucuti senjata, mencegah peran melalui keamanan kolektif, menyelesaikan pertentangan antara negara-negara melalui negosiasi dan diplomasi serta  memperbaiki kesejahteraan hidup global.

>

Ide untuk mendirikan LBB dicetuskan oleh Presiden AS Woodrow Wilson, meskipun AS sendiri kemudian tidak pernah bergabung dengan organisasi tersebut.  Sebanyak 42 negara menjadi anggota saat LBB didirikan.

23 di antaranya tetap bertahan sebagai anggota hingga LBB dibubarkan pada tahun 1945. A

Antara 1920-1937, 21 negara masuk menjadi anggota, namun tujuh di antara keduapuluh satu anggota tambahan ini kemudian mengundurkan diri (ada yang dikeluarkan) sebelum 1945.

Baca Juga :   Bahan semikonduktor bisa ditemukan pada berbagai komponen elektronik arti kata semikonduktor adalah

LBB tidak mempunyai angkatan bersenjata dan bergantung kepada kekuatan internasional untuk menjaga agar resolusi-resolusinya dipatuhi.

Woodrow Wilson, Presiden Amerika Serikat pada Perang Dunia Pertama. (Foto-Int.)

PROFESI-UNM.COM
– Woodrow Wilson, presiden Amerika Serikat ke-28 pada tahun 1917 dan mengawali terjunnya Amerika ke dalam kancah Perang Dunia Pertama. Sebelumnya negara ini bersikap netral meskipun Wilson sendiri aktif sebagai penengah untuk mengupayakan perdamaian, baik secara terbuka maupun rahasia, sejak tahun 1914 Pada tahun 1917. Jerman memulai lagi perang kapal selam. Sebagai hasil dari opini publik dan tekanan peristiwa-peristiwa di dunia. Wilson meminta Kongres AS untuk menyatakan perang terhadap Jerman. Kongres memenuhi permintaan itu dengan suara mayoritas. Sebagai putra dari seorang pendeta Presbiterian, Wilson tumbuh di keluarga yang akademis dan ketat dalam menjalankan aturan perilaku.

Setelah belajar ilmu hukum dan lulus dalam ujian profesi pengacara pada tahun 1881, Ia kembali ke dunia akademis. la mengajar di Princeton University (dimana Ia terpilih sebagai rektor) selama 12 tahun, la kemudian terjun ke dunia politik sebagai tokoh Partai Demokrat sampai akhirnya terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat pada tahun 1913. Wilson sangat percaya akan hak-hak semua manusia, dan Ia aktif mengampanyekan persamaan kesempatan di Amerika Serikat. Selama masa pemerintahannya. Wilson berusaha menjaga hubungan damai dengan negara negara lain dengan menghindari penggunaan ancaman atau kekuatan.

Ketika akhirnya Amerika terlibat perang, Wilson berusaha mengupayakan penyelesaian damai. Pada tahun 1918. Ia menyusun rencana perdamaian 14 butir (terkenal dengan sebutan Wilson’s Fourteen Points) yang membawa pihak Sekutu dan Jerman ke meja perundingan pada akhir tahun 1918. Wilson mengetuai delegasi Amerika Serikat dalam Konferensi Perdamaian Versailles, Prancis, dimana Ia disambut sebagai pahlawan. Idenya tentang pembentukan Liga Bangsa-Bangsa (League of Nations) diterima dalam konferensi sebagai bagian dari pakta penyelesaian perang. Namun Ia kecewa dengan aspirasi-aspirasi nasionalistis dari negara-negara peserta konferensi, dan Ia terpaksa membuat konsesi terhadap tuntutan-tuntutan nasional, teritorial, dan ekonomi dari negara-negara Eropa pemenang perang terhadap Jerman. Hanya berkat pengaruhnyalah maka sanksi-sanksi yang lebih berat tidak dijatuhkan atas Jerman.

Baca Juga :   Mengapa Rakai Pikatan membuat Candi Plaosan?

Namun, ide Wilson tentang pembentukan Liga Bangsa-Bangsa (LBB) mendapat tentangan di negaranya sendiri. Impiannya bahwa Amerika Serikat menjadi anggota LBB tidak pernah terwujud, sebagian karena sendiri menolak pakta penyelesaian perang diubah. Ia kemudian berkeliling negeri untuk menjelaskan idenya, bahwa keanggotaan AS di LBB sangat penting bagi perdamaian dunia. Tekanan ini membuatnya stroke pada tahun 1919. Namun Wil mengalami terus menentang pembatasan bagi LBB mun Wilson dari tempat tidurnya dan memandang pemilu kepresidenan pada tahun 1920 sebagai referendum untuk menolak atau menerima idenya. Ternyata tokoh Partai Republik, Warren Hardy, yang menentang ide pembentukan LBB, memenangkan pemilu secara telak. Pada tahun 1919, Woodrow Wilson dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian atas visinya tentang pembentukan organisasi internasional yang mengupayakan perdamaian dunia.

Tulisan ini dikutip dari buku yang berjudul “Pidato-Pidato yang mengubah dunia” yang ditulis oleh Simon Sebag Montefiore, diterbitkan oleh Erlangga. (*)


*Reporter: Andi Gusmaniar Irnawati/Editor: Mustika Fitri





Golkar, PAN, dan PPP Bangun Koalisi, Genderang Pemilu 2024 Sudah Ditabuh?


pada 28 Des 2021, 06:00 WIB

Diperbarui
28 Des 2021, 06:00 WIB


Perbesar

Presiden ke-28 Amerika Serikat, Woodrow Wilson (US Library of Congress / Wikimedia / Creative Commons)

Liputan6.com, Washington, DC –
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) merupakan lembaga internasional yang menjadi wadah kerja sama internasional. Kehadiran PBB menjadi simbol globalisasi pada zaman ini.

Salah satu sosok penting dalam hadirnya PBB adalah Woodrow Wilson, presiden ke-28 Amerika Serikat. Woodrow Wilson lahir tepat 165 tahun lalu.

Nama lengkapnya adalah Thomas Woodrow Wilson. Ia lahir pada 28 Desember 1856 di Virginia.

Berdasarkan profilnya di situs White House, Wilson merupakan sosok intelektual. Ia kuliah di College of New Jersey (kini menjadi Universitas Princeton), serta belajar hukum di University of Virginia Law School.

Baca Juga :   Hak warga negara indonesia sesuai uud 1945 adalah

Kemudian, ia meraih gelar doktor di Johns Hopkins University. Ia meraih Ph.D di bidang sejarah pemerintahan. Wilson adalah satu-satunya presiden AS dalam sejarah yang punya gelar doktor.

Sebelum menjadi presiden di negaranya, Wilson menjadi Presiden dari Universitas Princeton.

Ketika menjadi presiden, Wilson berinisiatif untuk membentuk League of Nations (Liga Bangsa-Bangsa) demi menjaga perdamaian dunia.

Meski League of Nations gagal meraih dukungan di Kongres AS, kelak gagasan tersebut berkembang menjadi Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Scroll down
untuk melanjutkan membaca


Perbesar

Presiden Amerika Serikat Woodrow Wilson

Woodrow Wilson terpilih sebagai presiden AS pada 1915. Salah satu programnya adalah menghindari perang yang sedang terjadi di Eropa: Perang Dunia I.

Ternyata, Presiden Wilson memilih untuk terlibat Perang Dunia I pada 2 April 1917. Lawan utamanya adalah Jerman.

Salah satu agenda Presiden Wilson dalam perang ini adalah: “menyediakan jaminan bersama terkait kemerdekaan politik dan integritas politik kepada negara-negara besar maupun kecil.”

AS dan sekutunya berhasil menang, sayangnya agenda Wilson selanjutnya untuk mendukung Liga Bangsa-Bangsa gagal. Ia pun kalah dalam pemilu selanjutnya.

Meski hanya menjabat selama satu periode, sejarah memberikan catatan cemerlang kepada Woodrow Wilson atas perjuangannya. Kritikan terhadap Wilson adalah posisinya dalam hubungan rasial saat itu.

Berdasarkan survei C-SPAN, saat ini Presiden Woodrow Wilson berada di peringkat 13 dalam presiden AS terpopuler. Sebelumnya, ia pernah meraih peringkat 6.

Lanjutkan Membaca ↓

Penggagas pembentukan LBB yang saat itu menjabat Presiden Amerika Serikat ialah

Posted by: pskji.org