Apa fungsi sleep pada komputer

Apa fungsi sleep pada komputer

Ilustrasi.

Jakarta: Laptop menjadi perangkat komputasi yang sangat mendukung produktivitas di manapun dan kapanpun. Hampir semua orang yang bekerja saat ini mengandalkan laptop untuk berbagai kebutuhan karena desainnya yang sangat mendukung mobilitas penggunanya. Meskipun memiliki fitur yang sama dengan PC atau komputer desktop yaitu tersedia mode shutdown dan sleep untuk menonaktifkannya. Fitur mode sleep jauh lebih terasa manfaatnya di laptop. Anda bisa meninggalkan laptop untuk melakukan hal lain di sela pekerjaan tanpa harus mematikan laptop, yaitu dengan menggunakan mode sleep. Jadi Anda tidak perlu menyalakan ulang laptop dari awal atau shutdown saat ingin menggunakannya lagi, durasi yang dibutuhkan juga lebih singkat. Namun ternyata mode sleep tidak sepenuhnya bagus untuk laptop terutama apabila Anda ingin laptop memiliki usia panjang atau awet, dikutip dari situs Hampshire College. Anda harus benar-benar mempertimbangkan menggunakan mode sleep atau shutdown pada laptop.

Kapan menggunakan mode sleep?

Laptop dianjurkan menggunakan mode sleep saat Anda hanya meninggalkan laptop untuk waktu yang tidak lama, misalnya saat berpindah meja kerja di cafe atau pindah dari meja kerja ke ruang rapat saat di kantor. Apabila Anda tidak akan menggunakan atau membuka laptop dalam waktu yang cukup lama meskipun hanya 30 menit sebaiknya pilih mode shutdown alias mematikan laptop.

Kenapa menggunakan mode shutdown lebih baik bagi laptop?

1. Pertama karena shutdown membuat laptop mati total dibandingkan sleep sehingga baterai benar-benar tidak tersedot alias tidak ada konsumsi daya.  Pada mode sleep dan tidak terhubung ke sumber listrik, baterai tetap digunakan untuk menjaga memori laptop tetap aktif menyimpan aplikasi atau pekerjaan yang sebelumnya Anda buka dan belum benar-benar tersimpan. 2. Sekalipun laptop dalam keadaan tidak digunakan saat mode sleep namun komponen di dalamnya tetap terhubung ke listrik di baterai dan menghasilkan sedikit suhu panas. Hal ini secara tidak langsung bisa mengurangi usia komponen apalagi laptop dalam keadaan sleep ditaruh di tempat yang minim ruang ventilasi misalnya di dalam tas atau sleeve. 3. Saat laptop dinyalakan setelah mati dalam mode shutdown maka sistem bisa bekerja melakukan pengecekan apabila ada masalah pada komponennya dan membersihkan memori sebelumnya di RAM.

Hal ini yang membuat performa laptop terasa lebih ringan atau cepat setelah di shutdown dibandingkan mode sleep.

Editor : Mohammad Mamduh

Shut down, Restart dan Sleep adalah beberapa opsi di Windows. Yang mana yang Anda harus gunakan? Dan kapan? Cukup sering dari kita sedikit bingung bagaimana untuk menggunakan beberapa opsi tersebut di komputer

Jika Anda menggunakan komputer yang menggunakan Window , Anda mungkin sudah tahu bahwa menu Start memberi Anda dua cara untuk mematikan operasi komputer Anda. Anda dapat mengklik Shutdown (Mematikan), yang pada dasarnya melakukan apa yang dijelaskan oleh namanya, mematikan kinerja komputer. Ada juga opsi Restart, yang mematikan komputer Anda sejenak, tetapi kemudian menyalakannya kembali.

Baca Juga :   Apa yang akan terjadi apabila pemain menyerang dilanggar ketika akan memasukkan bola kedalam ring

Namun selain fakta bahwa komputer tidak kembali lagi setelah Anda mengklik Shut Down, dalam versi terbaru dari sistem operasi Windows, sebenarnya ada perbedaan penting lainnya antara kedua opsi tersebut, menurut pakar perangkat lunak. Mereka tidak mematikan komputer Anda dengan cara yang persis sama, dan mereka harus digunakan dalam situasi yang berbeda.

Apa Fungsi ‘Shutdown’?

Di versi Windows yang lebih lama, Restart dan Shut Down melakukan hal yang sama, menutup program dan mematikan mesin. Tetapi di Windows 8 dan 10, itu berubah karena fitur baru yang disebut Fast Startup, yang dirancang untuk menghilangkan proses lama yang menjengkelkan untuk mengaktifkan dan menjalankan PC Anda.

“Secara default, Windows 10 mengaktifkan opsi Fast Startup ketika pengguna mengklik Shut Down,” jelas Rob Tidrow, chief operating officer Richmond Community Schools di Richmond, Indiana, dan co-editor manual di buku Windows 10 Bible (Dia juga menulis banyak buku petunjuk lainnya tentang perangkat lunak dan teknologi.) “Opsi ini memungkinkan Windows 10 untuk memulai lebih cepat saat berikutnya pengguna memulai Windows. Kelemahan dari opsi ini adalah tidak semua proses dinonaktifkan dari sesi sebelumnya.

Dengan Shut Down, Windows 10 mematikan semua program dan file yang Anda buka, tetapi tidak mematikan window kernel yaitu, inti dari sistem operasi, yang memungkinkan perangkat lunak dan perangkat keras bekerja bersama, kata Tidrow. “Kernel Windows disimpan ke disk, mirip dengan ketika Anda meletakkan komputer Anda ke mode hibernasi sehingga kernel siap untuk boot dengan cepat di lain waktu.”

Meskipun Shut Down dan Fast Startup mungkin tampak jauh lebih nyaman, ada satu hal yang menarik. “Jika ada sesuatu yang rusak dengan driver perangkat keras atau sejenisnya, proses Shut Down tidak menghapusnya,” kata Tidrow.

Apa yang Dilakukan Restart?

Restart, sebaliknya, sebenarnya mematikan semua proses komputer, termasuk kernel, menurut Tidrow. Itu berarti Anda mendapatkan awal yang benar-benar bersih saat komputer dinyalakan kembali, meskipun butuh waktu lebih lama untuk menjalankan semuanya.

“Restart harus digunakan saat menginstal pembaruan/perangkat lunak dan untuk mengatasi kesalahan apa pun,” Microsoft, pembuat sistem operasi, menjelaskan dalam email. Beberapa penginstalan dan pembaruan perangkat lunak sebenarnya mengharuskan Anda menggunakan Restart untuk menyelesaikan prosesnya. Jika komputer Anda membeku atau mengeluarkan beberapa kesalahan lain, Anda harus gunakan restart daripada shutdown, meskipun bagi Anda tampaknya Shut Down akan menjadi opsi yang lebih lengkap.

Baca Juga :   Berikut ini yang bukan merupakan karakteristik kurva indiferensi adalah

Ada beberapa cara untuk memicu atau menggunakan restart, selain menggunakan Start Menu, Anda dapat menekan tombol CTRL+ALT+DELETE, klik salah satu ikon di layar kunci (Lock Screen) yang menandakan tombol restart. Dan jika Anda bernostalgia dengan masa-masa pre-Windows, Anda dapat menggunakan cara lama dengan mengunakan CMD (Command Promt) lalu mengetik
shutdown /r.

Dia menambahkan bahwa memungkinkan untuk menonaktifkan Fast Startup di pengaturan daya komputer Anda, sehingga ketika Anda mematikan komputer, akan menghapus semuanya.

Lantas, bagaimana dengan istilah
Reboot? “Bagi kebanyakan orang,
Reboot
dan
Restart
memiliki arti yang sama. Perbedaan utama dengan kebanyakan komputer, dan Windows 10 adalah bahwa reboot biasanya melibatkan sistem yang dimatikan ke titik di mana motherboard [papan sirkuit cetak utama yang memungkinkan komunikasi antar komponen elektronik] harus menjalankan proses boot loading awal seolah-olah Anda telah menghidupkan komputer dari mati sepenuhnya,” kata Meister. “Memulai ulang, bagaimanapun, melibatkan sistem operasi mematikan dirinya sendiri ke titik di mana Windows akan memuat ulang, tetapi biasanya tidak mengambil langkah ekstra karena harus melalui proses pemuatan boot motherboard.”

Menggunakan Sleep Mode

Semua ini mungkin mengarah pada pertanyaan lain: Haruskah Anda mematikan komputer? karena memungkinkan untuk memasuki mode tidur (sleep mode), sehingga semua program dan file perangkat lunak Anda siap untuk digunakan segera, kapan pun Anda menghidupkan komputer.

Tidak apa-apa untuk membiarkan sistem Anda tidur selama itu pada hari kerja ketika Anda tidak berniat pergi untuk waktu yang lama, seperti pergi makan siang, kelas atau rapat. Jika pada penghujung hari, atau Anda akan bepergian dengan laptop Anda, atau hanya akan pergi selama beberapa jam, sebaiknya lanjutkan dan gunakan fitur Matikan.

Artikel menarik lainnya:

KEPOINDONESIA.id
– Ada beberapa tombol Power yang bisa kalian gunakan dan bisa kalian manfaatkan sesuai kebutuhan. Sebagai contoh tombol Power yang ada di Start Menu perangkat Windows baik di Laptop atau di Komputer.

Seperti yang kalian ketahui salah satu cara mematikan perangkat desjtop yaitu melakukan Shut Down yang tombolnya bisa kalian temukan di menu Power. Selain Shut Down ada 3 tombol lainnya.

Ada tombol Sleep, Hibernate, dan Restart. Misalnya di perangkat kalian tidak ada tombol Hibernate kemungkinan besar tombol tersebut belum kalian aktifkan. Dari ke empat tombol Power tadi saya rasa sudah banyak yang tau.

Minimal kalian tau fungsi dari tombol Shut Down dan Restart. Karena tombol tersebut merupakan tombol wajib yang sering digunakan dan sudah ada sejak awal. Walaupun kalian tau fungsi dari Restart dan Shut Down, kalian harus tau fungsi kedua tombol lainnya. Untuk itu kali ini saya akan menjelaskan tentang fungsi dan kegunaan dari tombol Shut Down, Restart, Sleep, dan Hibernate. Saya akan menjelaskannya secara singkat karena keempat tombol tadi memiliki fungsi yang sangat jelas.

Baca Juga :   Dibawah ini kelebihan arus listrik AC adalah

Namun sebelum lanjut kalian bisa baca beberapa artikel menarik lainnya yang sudah pernah saya bahas. Seperti tips menunda proses download di IDM supaya tidak error serta cara save gambar lewat aplikasi Paint.

Fungsi Shut Down bisa kalian gunakan untuk mematikan perangkat Laptop atau Komputer yang kalian gunakan. Semua komponen seperti Prosesor, VGA, RAM, HDD atau SDD akan mati secara total. Artinya jika kalian ingin mematikan perangkat kalian wajib menggunakan tombol Shut Down. Jangan gunakan tombol Hibernate atau Sleep karena kedua tombol tadi memiliki fungsi yang berbeda. Secara umum Laptop dan Komputer bisa di atur untuk melakukan Sleep setelah tidak digunakan beberapa saat. Tetapi kalian bisa melakukan Sleep secara langsung jika memang dibutuhkan. Sleep akan menidurkan perangkat desktop dan hanya RAM saja yang akan bekerja. Semua aplikasi yang sedang kalian buka sebelumnya tidak akan tertutup walaupun kalian melakukan Sleep. Hibernate sebenarnya adalah tindak lanjut dari Sleep. Jika Sleep semua aktivitas disimpan di RAM dan perangkat tetap dalam keadaan hidup. Sedangkan Hibernate semua aktivitas disimpan ke penyimpanan baik HDD atau SDD.

Dalam kondisi Hibernate perangkat benar-benar dalam kondisi mati karena lampu indikator di Laptop tidak menyala. Selain itu saat dalam kondisi Hibernate tidak membutuhkan waktu Booting yang lama.

Seperti fungsi Restart atau Reboot pada beberapa perangkat elektronik lainnya, tombol Restart di Windows memiliki fungsi memulai ulang atau menghidupkan ulang. Restart sebenarnya sama seperti Shut Down. Tetapi setelah dimatikan perangkat akan hidup sendiri sampai masuk ke menu kembali. Cara ini biasanya dilakukan untuk mengatasi beberapa masalah dan error yang muncul.Itu dia penjelasan dari saya mengenai beberapa tombol yang biasa ditemui di perangkat Windows. Kalian bisa menggunakan tombol tersebut sesuai dengan kebutuhan dan jangan sampai salah menggunakan tombol Shut Down, Sleep, dan Hibernate.

Sebelum saya akhiri pembahasan kali ini bagi kalian yang mengalami baterai Laptop tidak mau penuh kalian bisa baca artikel yang sudah pernah saya bahas sebelumnya. Saya sudah pernah membahas mengenai solusi baterai Laptop yang tidak mau penuh.

Apa fungsi sleep pada komputer

Posted by: pskji.org