Faktor faktor apa saja yang mempengaruhi tekanan pada benda padat

Faktor faktor apa saja yang mempengaruhi tekanan pada benda padat

Pada pembelajaran ilmu fisika, faktor-faktor yang mempengaruhi besarnya tekanan adalah dua hal. Fenomena fisika ini terbagi ke dalam tiga, yaitu gas, padat, serta gas, sebenarnya apa perbedaannya?

Perbedaannya terletak pada faktor penentu, bentuk zat, tempat terjadi, serta rumus dan penghitungannya.

Sangat penting untuk mempelajari fenomena ini karena sering ditemui pada kehidupan sehari-hari.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Besarnya Tekanan Adalah?

Terdapat dua faktor yang berpengaruh pada besar pressure, yaitu gaya tekan serta luas bidang tekan. Fenomena ini dalam ilmu fisika merupakan besarnya gaya pada setiap satuan luas bidang tekan atau permukaan.

1. Gaya Tekan

Rumus untuk mencari nilai pada benda padat adalah P = F/A, P adalah tekanan (N/m2) atau (Pascal (Pa)).

F adalah force atau gaya tekan (N), dan A merupakan luas permukaan.

Melansir situs Zenius serta berbagai sumber, tekanan mempunyai satuan internasional Newton per meter persegi.

Selain juga dapat berupa satuan ukur Pascal (Pa), dari seorang Blaise Pascal, fisikawan Prancis.

Pressure adalah besaran turunan dari besaran pokok massa, waktu, serta panjang, juga termasuk besaran vektor (dalam angka dan nilai).

Maksud dari turunan adalah sudah dikalikan atau dibagi dengan satuan lain.

2. Luas Bidang Tekan

Besarnya force atau gaya akan sangat memengaruhi tekanan, besarnya sejalan dengan nilai gaya atau berbanding lurus.

Namun sifatnya berbanding terbalik dengan luas permukaan, semakin luas bidang maka tekanan mengecil.

Fenomena ini dibagi menjadi tiga, mengacu pada jenis zat, padat, gas, dan cair, rumusnya juga berbeda.

Rumus zat padat sudah dijelaskan sebelumnya, yaitu P = F/A, sedangkan zat lain berbeda.

Pada zat cair, fenomena dipengaruhi oleh kedalaman, semakin dalam maka semakin besar, terbukti dari beberapa eksperimen.

Sering dikenal dengan istilah hidrostatik, diamati dari daya pancar tabung berlubang.

Terakhir, ada tekanan zat gas seperti udara yang dipengaruhi tingkat ketinggian, sehingga setiap ketinggian berbeda.

Sedangkan pada ruang tertutup akan berlaku Hukum Boyle, dengan perhitungan khusus.

Seperti penjelasan, bentuk atau rupa zat (padat, gas, cair) akan mempunyai proses perhitungan berbeda.

Namun faktor-faktor yang mempengaruhi besarnya tekanan adalah gaya tekan serta luas bidang tekan (padat).

Fenomena ini dalam ilmu fisika merupakan besarnya gaya pada setiap satuan luas bidang tekan atau permukaan.

Klik dan dapatkan info kost di dekat mu:

Baca Juga :   Siapakah Raja yang melarang sepak bola dimainkan karena menimbulkan banyak kekerasan pada tahun 1365?

Kost Jogja Harga Murah

Kost Jakarta Harga Murah

Kost Bandung Harga Murah

Kost Denpasar Bali Harga Murah

Kost Surabaya Harga Murah

Kost Semarang Harga Murah

Kost Malang Harga Murah

Kost Solo Harga Murah

Kost Bekasi Harga Murah

Kost Medan Harga Murah

Faktor Yang Mempengaruhi Tekanan Zat Gas –
Apabila membicarakan tentang tekanan zat, baik itu zat cair, zat padat, atau zat gas, pastilah itu termasuk pada disiplin ilmu fisika. Yap, fisika adalah ilmu pengetahuan yang mengutamakan adanya eksperimen serta rumus untuk mengukur hasilnya.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita pasti sering menemui berbagai macam zat, misalnya zat padat, zat cair, hingga zat gas. Jika kita uraikan masing-masing zat tersebut, zat cair adalah zat yang memiliki bentuk cair seperti minyak, air, oli, sirup, dan lain-lain. Lalu, ada juga zat padat yang memiliki bentuk keras dan padat, misalnya meja. Sementara zat gas adalah zat yang bentuknya berupa gas atau udara, misalnya balon yang ditiup.

Setiap zat yang memiliki bentuk berbeda tersebut apabila mendapatkan tekanan dari beberapa faktor, hasilnya akan berbeda. Hal tersebut karena pada dasarnya, baik pada zat cair, zat padat, dan zat gas memiliki karakteristik yang berbeda satu sama lain.

Lalu, apa saja ya faktor yang mempengaruhi adanya tekanan zat gas? Apakah perbedaan yang paling mendasar dari ketiga zat tersebut?

Supaya Grameds dapat memahami akan hal tersebut, yuk simak ulasan berikut ini!

Faktor Yang Mempengaruhi Tekanan Zat Gas

Perlu diketahui, tekanan merupakan suatu gaya yang bekerja secara tegak lurus pada suatu bidang dibagi dengan luas bidang tersebut. Nah, berikut adalah faktor-faktor yang mempengaruhi adanya tekanan pada zat gas, yakni:

  1. Volume gas
  2. Perubahan besarnya suhu yang berada di sekitarnya

Tekanan Gas/Udara

Sama halnya dengan zat padat dan zat cair, zat gas tentu saja juga mempunyai tekanan. Tekanan gas/udara adalah suatu tekanan yang menggerakkan massa udara dalam setiap satuan luas tertentu. Alat yang dapat digunakan untuk mengukur tekanan udara disebut dengan barometer.

Satuan dalam tekanan udara adalah milibar (mb). Jadi, besarnya tekanan udara akan berbanding terbalik dengan ketinggian dari suatu tempat. Semakin tinggi tempat, maka akan semakin rendah pula tekanan udaranya. Hal tersebut berlaku sebaliknya.

Baca Juga :   Biaya-biaya yang dikeluarkan untuk mendukung suatu proses produksi disebut …

Terdapat sebuah eksperimen untuk melihat adanya tekanan dalam zat gas, yakni dengan menggunakan gelas berisi air dan kertas HVS.

Caranya adalah dengan membalikkan gelas berisi air tersebut di atas kertas HVS. Ketika gelas tersebut dibalik, kita dapat melihat bahwa kertas HVS tersebut akan menahan air yang ada di dalam gelas.

Hal tersebut dapat terjadi karena kertas HVS mendapatkan tekanan dari udara luar yang besarnya lebih besar daripada tekanan air yang ada di dalam gelas.

Coba perhatikan ilustrasi mengenai tekanan zat gas berikut!

Lalu, jika erlenmeyer (gelas laboratorium) ditutupi dengan sebuah balon udara, apakah akan terdapat tekanan udara di dalamnya? Jawabannya adalah iya.

Perhatikan ilustrasi berikut ini!

Jika kamu memasukkan erlenmeyer yang berisi air panas dan telah ditutup rapat dengan balon karet ke dalam air dingin, balon karet tersebut akan tertekan ke dalam erlenmeyer. Hal tersebut disebabkan adanya kalor pada partikel gas dalam erlenmeyer yang merambat menuju air dingin.

Pergerakan partikel gas tersebut akan semakin lambat hingga akhirnya menyusut. Penyusutan itu menyebabkan adanya tekanan gas dalam erlenmeyer menjadi semakin rendah dari tekanan gas di luar. Akibatnya, balon karet akan masuk ke dalam erlenmeyer karena adanya tekanan gas dari luar.

Prinsip tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan sebuah balon udara. Yap, balon udara yang berukuran besar itu dapat terbang karena massa jenis total dari balon udara lebih rendah daripada massa jenis udara yang ada di sekitarnya.

Berlangganan Gramedia Digital

Baca SEMUA
koleksi buku, novel terbaru, majalah dan koran yang ada di Gramedia Digital
SEPUASNYA. Konten dapat diakses melalui 2 perangkat yang berbeda.

Rp. 89.000 / Bulan

Massa jenis balon udara ini akan dikendalikan oleh perubahan temperatur yang ada di udara dalam balon. Nantinya, terdapat pilot yang bertugas untuk mengontrol temperatur udara dalam balon menggunakan mesin pembakar yang terdapat di bawah lubang balon.

Saat bara api dari mesin pembakar tersebut memanaskan udara yang ada di dalam balon, berat balon akan menjadi lebih kecil dari gaya ke atas, sehingga balon dapat bergerak ke atas. Perlu diingat bahwa udara panas itu lebih ringan dari udara dingin. Sementara itu, gaya ke atas pada balon adalah sama dengan berat udara dingin yang dipindahkan oleh balon tersebut.

Baca Juga :   Mengapa kota Baghdad sebagai pusat pemerintahan dan ibu kota Dinasti Abbasiyah?

Apabila balon udara tersebut ingin turun, maka mesin pembakar akan mengurangi atau menghentikan pemanasan udara yang ada di dalam balon, supaya suhu udara di dalam balon dapat menurun.

Perbedaan Sifat Zat Padat, Zat Cair, dan Zat Gas

Zat Padat Zat Cair Zat Gas
Mempunyai bentuk dan volume yang tetap Mempunyai volume tertentu, tetapi bentuk tidak tetap, bergantung pada media atau tempat yang digunakan Tidak mempunyai volume dan bentuk tertentu
Jarak antar partikel sangat rapat dan teratur Jarak antar partikel lebih renggang dan susunannya tidak teratur Jarak antar partikel sangat renggang dan susunannya tidak teratur
Partikel-partikelnya tidak dapat bergerak bebas Partikel-partikelnya dapat bergerak, tetapi terbatas Partikel-partikelnya dapat bergerak sangat bebas
Gaya tarik menarik antar partikelnya kuat Gaya tarik menarik antar partikelnya tidak terlalu kuat Gaya tarik menarik antar partikelnya sangat lemah

Pemuaian Zat Gas

Semua zat baik itu padat, cair, maupun gas, pasti akan mengalami pemuaian. Pemuaian adalah proses membesarnya ukuran (volume) bahan yang memiliki massa tetap.

Nah, contoh dari pemuaian zat gas adalah balon yang tiba-tiba meledak. Mengapa sebuah balon yang telah ditiup, tiba-tiba dapat meledak?

Jawabannya adalah karena terdapat pemuaian gas yang ada di dalam balon akibat dari peningkatan suhu.

Selain balon, ada juga contoh lain dari pemuaian zat gas, yakni ban kendaraan yang tiba-tiba meletus. Sama halnya dengan balon, ban kendaraan yang terisi angin terlalu penuh, akan mengalami peningkatan suhu, sehingga gas yang ada di dalam ban tersebut akan memuai dan menyebabkan ban meletus.

Sumber:

Sari, Mutiara Indah. (2018). Buku Ajar IPA SMP/MTS: Tekanan Zat (Padat, Cair, Gas/Udara).

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Faktor faktor apa saja yang mempengaruhi tekanan pada benda padat

Posted by: pskji.org