Tulislah 2 pola lantai untuk latihan menari

Tulislah 2 pola lantai untuk latihan menari

Pola lantai Seudati dan Andun

TRIBUNNEWS.COM
– Simak empat jenis pola lantai dalam seni tari dalam artikel ini.

Selain itu, dilengkapi juga dengan fungsi dan tujuan dari pola lantai.

Pola lantai adalah pola yang dibentuk sebagai aturan bagi penari dalam berpindah, bergerak, maupun bergeser posisi saat di panggung agar tampak lebih menarik.

Pola lantai bisa dikatakan sebagai teknik blocking (penguasaan panggung) seorang penari.

Baca juga: Apa itu Sumber Daya Alam? Berikut Manfaat, Contoh hingga Cara Pelestariannya

Baca juga: 34 Nama Pakaian Adat di Indonesia dan Asal Daerahnya

Dikutip dari Modul Pembelajaran SMP Terbuka Seni Budaya Kelas VII Level dan Pola Lantai pada Gerak Tari oleh Sarjiyem dan Frangky (2020), pola lantai sangat penting dalam sebuah tarian berkelompok.

Berikut jenis-jenis pola lantai dalam seni tari lengkap dengan penjelasan masing-masing.

1. Pola Lantai Garis Lurus Diagonal

Pola lantai diagonal dan contoh dalam bentuk ilustrasi (Modul Pembelajaran SMP Terbuka Seni Budaya Kelas VII)

Pola lantai diagonal merupakan pola dalam seni tari yang membentuk garis lurus menyudut ke kanan atas, ke kiri atas, ke kanan bawah ataupun ke kiri bawah.

Pola lantai ini memberikan suatu makna akan kedinamisan dan kekuatan.

2. Pola Lantai Garis Lurus Horizontal

Pola lantai horizontal dan contoh dalam bentuk ilustrasi (Modul Pembelajaran SMP Terbuka Seni Budaya Kelas VII)

Ilustrasi pola gerak tari. /Buku Tematik Kemendikbud

PORTAL PEKALONGAN
– Adik-adik, berikut ini adalah kunci jawaban materi tuliskan kembali pengertian pola lantai pada buku tematik tema 8 kelas 5 SD halaman 60, 63, 65 pembelajaran 2 subtema 2 tentang perubahan lingkungan.

Adik-adik semua, kita akan membahas materi pembelajaran 2 subtema 2 tentang perubahan lingkungan, dan ini kunci jawaban materi tuliskan kembali pengertian pola lantai pada buku tematik tema 8 kelas 5 SD halaman 60, 63, 65.

Sebelum melihat kunci jawaban, cobalah adik-adik menjawab sendiri terlebih dahulu materi tuliskan kembali pengertian pola lantai pada buku tematik tema 8 kelas 5 SD halaman 60, 63, 65 pembelajaran 2 subtema 2 tentang perubahan lingkungan.

Baca Juga :   Negoisasi berarti tawar-menawar harga struktur teks negoisasi adalah

Baca Juga: Kunci Jawaban Tulislah Proses Terjadinya Air Tanah, Tema 8 Kelas 5 SD Halaman 55, 56, 57

Materi tuliskan kembali pengertian pola lantai pada buku tematik tema 8 kelas 5 SD halaman 60, 63, 65 pembelajaran 2 subtema 2 tentang tentang perubahan lingkungan ini dilangsir PORTAL PEKALONGAN dari alumni Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sumarsi, S.Pd.SD, M.Si, guru SD Negeri 3 Kebutuhduwur, berikut pembahasannya.

>

Kunci jawaban tuliskan kembali pengertian pola lantai tema 8 kelas 5 SD halaman 60

Lihatlah peragaan tari daerahmu, baik secara langsung maupun melalui rekaman video. Fokuslah untuk memperhatikan gerak para penari.

1. Bagaimana formasi para penari saat melakukan gerak tari?

2. Bagaimana arah hadap gerak penari selama peragaan tari?

Sumber: Buku Tematik Kelas 5 Kemendikbud


Merdeka.com –

Tari adalah gerak tubuh secara berirama yang dilakukan di tempat dan waktu tertentu untuk keperluan pergaulan, mengungkapkan perasaan, maksud, dan pikiran. Bunyi-bunyian yang disebut musik pengiring tari mengatur gerakan penari dan memperkuat maksud yang ingin disampaikan.

Gerakan tari berbeda dari gerakan sehari-hari seperti berlari, berjalan, atau bersenam. Menurut jenisnya, tari digolongkan menjadi tari rakyat, tari klasik, dan tari kreasi baru. Untuk mempermudah menuturkan keindahan dalam geraknya, kebanyakan penari mengandalkan macam-macam pola lantai seni tari.

Berikut ini informasi lengkap mengenai macam-macam pola lantai seni tari, perhatikan pengertian dan unsurnya telah dirangkum dari Liputan6.com:

2 dari 4 halaman

Seni tari merupakan ekspresi jiwa manusia berupa gerakan ritmis yang diiringi melodi indah. Dalam hal ini, pola lantai dalam seni tari lebih mengarah pada penanda gerak tarian. Penanda untuk berpindah dari satu pola ke pola yang lainnya agar tercipta tarian yang indah dan bermakna. Sederhananya, pola lantai seni tari lebih mengarah pada formasi penari.

Meski disebut dengan formasi, tetapi pola lantai seni tari bisa diterapkan pada penari tunggal. Tak hanya bagi penari yang berkelompok dan berpasangan saja. Sebab pola lantai seni tari pada dasarnya ditujukan untuk mengatur komposisi tarian juga, tak sekadar posisi agar nampak lebih rapi.

Baca Juga :   What are two ways to tell if someone is actively listening?

Bagi para penari pola lantai seni tari ini akan sangat berguna untuk latihan. Sebab, penari jadi lebih mudah menghafal gerakan dan komposisi tarinya. Tentu akan membuat komposisi yang awalnya terlihat sulit menjadi mudah dikuasai. Selain itu, penari juga bisa menjadi nampak lebih lincah dari biasanya.

3 dari 4 halaman

Wiraga

Unsur dalam seni tari yang pertama adalah raga atau disebut wiraga yang memiliki arti bahwa penari wajib menampilkan gerakan badan pada posisi duduk maupun berdiri. Wiraga di ambil dari Bahasa Jawa yang artinya adalah raga, dan dikenal sebagai gerakan tari.

Pada saat menari, para penari harus menonjolkan seluruh gerakan tubuh yang ritmis, dinamis dan estetis. Seni tari memiliki gerak murni yang tariannya tidak memiliki maksud tertentu. Dan memiliki gerak maknawi yang gerakannya memiliki maksud dan tujuan tertentu. Seperti gerakan memutar pergelangan tangan, artinya penari tersebut menunjukkan keluwesan. Sedangkan gerakan berdecak pinggang yang dilakukan penari lelaki, memiliki arti wibawa atau kekuasaan.

©shutterstock.com/Warren Goldswain

Wirama

Unsur dalam seni tari berikutnya adalah wirama atau irama, yang artinya setiap gerakan tari harus bersifat ritmis sesuai dengan alunan musik yang mengiringinya. Irama atau musik yang digunakan dalam seni tari, biasanya berasal dari rekaman lagu atau langsung dari instrumen musik yang dibawakan oleh pemusik.

Namun di dalam beberapa tarian, gerakan tari juaga bisa dilakukan dengan mengikuti irama dari tepukan tangan, hentakan kaki, hitungan hingga nyanyian yang dibawakan penari. Musik atau irama yang ada dalam unsur seni tari bertujuan untuk membuat suasana menjadi lebih hidup, harmonis dan sesuai dengan makna tarian tersebut.

Wirasa

Unsur seni tari yang selanjutnya adalah wirasa atau rasa, yang memiliki arti bahwa tarian tersebut bisa menyampaikan sebuah pesan perasaan, dari setiap gerakan yang dibawakan oleh penari. Pesan perasaan ini akan tersampaikan dari ekspresi yang dibawakan oleh penari.

Bagi seorang penari, penjiwaan dan ekspresi wajah saat menari sangatlah penting. Jika seorang penari mendapatkan karakter sebagai perempuan, maka ia harus menari dengan gerakan lemah gemulai, dan mimik wajah yang ramah.

Baca Juga :   Sebutkan dan jelaskan dampak dari Kelangkaan

4 dari 4 halaman

1. Vertikal

Pola lantai vertikal memiliki pola lurus memanjang. Memiliki fungsi membentuk formasi lurus dari depan ke belakang atau sebaliknya. Pola ini dilakukan oleh penari lebih dari satu orang.
Pola ini digunakan tarian klasik, karena pola lantai yang satu ini melambangkan antara ikatan manusia dengan Tuhannya. Sehingga pola lantai ini memiliki arti magis, yang kuat dan mendalam.

Tarian tradasional Indonesia yang menggunakan pola lantai ini adalah tari Serimpi dari Jawa Tengah, tari Yospan dari Papua, tari Pasambahan dari Sumatera Barat dan tari Baris Cengkedan dari Bali.

2. Melengkung

Pola garis lantai selanjutnya adalah pola lantai melengkung, yang terdiri dari beberapa jenis bentuk pola lantai, yaitu garis lingkaran, angka delapan, huruf U dan lengkung ular. Pola lantai lengkung ini bisa membuat tarian tradisional menjadi lebih indah.

Tarian tradisional banyak yang menggunakan pola lantai jenis melengkung, seperti tari Ma’badong Toraja dari Sulawesi Utara, tari Piring dari Sumatera Barat dan tari Randai dari Sumatera Barat.

3. Horizontal

Selain pola melengkung ada pula pola lantai horizontal ini memiliki bentuk barisan, dengan posisi penarinya berjajar dari kiri ke kanan, atau berjajar dari kanan ke kiri. Pola lantai horizontal ini memiliki arti yang melambangkan antara ikatan manusia satu dengan manusia yang lain. Beberapa tarian tradisional dari Indonesia, yang menggunakan pola lantai horizontal, yaitu tari Indang dari Sumatera Barat dan tari Saman dari Aceh.

4. Diagonal

Terakhir, ada pola lantai diagonal memiliki bentuk garis menyudut ke kanan atau ke kiri, yang dilakukan oleh para penari, agar tarian terlihat lebih kokoh dan kuat. Pola lantai yang satu ini bisa membuat penari menjadi lebih indah, saat membawakan suatu tarian.

Tarian tradisional yang menggunakan pola lantai ini, yaitu tari Sekapur Sirih dari Jambi, tari Gending Sriwijaya dari Sumatera Selatan, dan tari Pendet dari Bali.

Tulislah 2 pola lantai untuk latihan menari

Posted by: pskji.org